Sholahudin, Sholahudin
Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Menguak Konsep Pendidikan Eko-Religius KH. MA. Sahal Mahfudh Sholahudin, Sholahudin
Satya Widya: Jurnal Studi Agama Vol 2 No 1 (2019): Satya Widya: Jurnal Studi Agama
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/swjsa.v2i1.55

Abstract

Meningkatnya kerusakan lingkungan hidup merupakan bencana bagi manusia secara umum. Kerusakan lingkungan juga menjadi sorotan oleh KH Sahal Mahfudh, seorang ulama’ kharismatik dari Pati Jawa Tengah. Beliau menganggap bahwa manusia adalah makhluq yang paling bertanggungjawab atas kerusakan lingkungan. Penelitian ini menguak konsepsi pendidikan lingkungan hidup yang ditelurkan oleh KH Sahal Mahfudh. Dengan metodologi penelitian kualitatif dan melakukan penelitian dengan teknik interview dan observasi penelitian ini berhasil mengungkapkan bahwa  Kiai sahal memiliki konsepsi pendidikan lingkungan hidup yang perlu untuk digali lebih mendalam lagi.Konsepsi tersebut berdasarkan bahwa tujuan hidup manusia adalah sa’adah fid daroin (kebahagiaan didunia dan akherat), untuk menuju kesana, manusia perlu menjaga lingkungan sebagai masis dari kehidupan mereka. Kata Kunci: Pendidikam Eko religius, KH Sahal Mahfudh
KONSEP AL-ṢIRᾹṬ AL-MUSTAQĪM DALAM AL-QUR`AN (Studi Tafsir Tematik Ayat-ayat yang Menjelaskan Term Al-Ṣirāṭ Al-Mustaqīm) Rahman, Arief; Maya, Rahendra; Sholahudin, Sholahudin
Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 3, No 02 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1066.599 KB) | DOI: 10.30868/at.v3i02.317

Abstract

Tulisan ini mendiskusikan tentang salah satu term dalam al-Qur’an yaitu kata  Al-Ṣirāṭ Al-Mustaqīm yang diungkapan Allah dalam banyak surat.  Untuk menggali makna tersebut penulis menelusuri dan mengkajinya berdasarkan pandangan mufassir dan sarjana muslim terhadapnya. Secara ringkas penulis simpulakan bahwa Al-Ṣirāṭ Al-Mustaqīm adalah satu-satunya jalan kebenaran yang dapat menghantarkan seseorang menuju Allah dan surga-Nya. Jika ditelusuri melalui lembaran sejarah, akan didapati bahwa penyimpangan dari  Al-Ṣirāṭ Al-Mustaqīm disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya syubhat/kebodohan, shahwat/hawa nafsu, dan juga dikarenakan peranan setan dalam menjerumuskan manusia sangat dominan. Adapun pendekatan dalam penulisan artikel ini adalah melalui pendekatan kepustakaan dengan mengkaji  dan menelaah sumber data yang berkaitan dengan kata Al-Ṣirāṭ Al-Mustaqīm dalam al-Qur’an. Dalam artikel ini penulis mendapatkan adanya perbedaan pemaknaan antar mufassir terhadap kata al-Ṣirāṭ al-Mustaqīm yang terdapat dalam al-Qur’an. Sebagian mereka ada yang menyatakan bahwa Al-Ṣirāt al-Mustaqīm adalah Islam, ada yang menyatakan Al-Ṣirāt al-Mustaqīm adalah al-ḥaqq (kebenaran), lainnya lagi berkata bahwa al-Ṣirāṭ al-Mustaqīm, adalah Nabi Muhammad  dan kedua sahabatnya, Abu Bakar dan Umar rodhiallahu an’hu.