Purnamasari, Neza
Seminar Nasional Keperawatan

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGGUNAAN ALKOHOL SEBAGAI DESINFEKTAN PADA TERAPI KOMPLEMENTER BEKAM Wahyuni, Dian; Herliawati, Herliawati; Purnamasari, Neza
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 3, No 1 (2017): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2017
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini terapi komplementer banyak diminati oleh masyarakat dunia, salah satunya Cupping/hijamah/bekam. Alat bekam harus dalam kondisi bebas kuman saat akan dipakai untuk menghindari terjadinya infeksi silang. Proses sterilisasi tidak mungkin dilakukan di saat kerja lapangan, oleh karena itu dilakukan desinfeksi dengan menggunakan alkohol 70%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai ALT pada alat bekam setelah diberi alkohol 70%. Pengambilamsampel dan pemeriksaan dilakukan oleh tim Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang. Hasilnya sebelum dan sesudah kegiatan bekam, kap/mangkuk bekam ALT 0 MO steril. Hal ini menunjukan bahwa pembersihan segera alat bekam dengan alkohol 70% dapat menghambat pertumbuhan kuman dengan cara denaturasi protein kuman.
GAMBARAN INDEKS MASSA TUBUH DAN AKTIVITAS FISIK AKSEPTOR KONTRASEPSI DMPA Purnamasari, Neza; Wahyuni, Dian; Maulida, Mutia Nadra
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 3, No 1 (2017): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2017
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kadar glukosa darah yang berlebih merupakan awal dari gangguan glokosa darah yang dapat menimbulkan penyakit diabetes. Banyak faktor yang mempengaruhi kadar glukosa darah pada akseptor kontrasepsi DMPA, seperti aktivitas fisik dan indeks massa tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran indeks massa tubuh dan aktivitas fisik dari akseptor kontrasepsi DMPA. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan non probability sampling dan dilakukan secara purposive sampling berjumlah 43 responden. Selanjutnya data dianalisis dan didapatkan hasil sebagian besar responden memiliki indeks massa tubuh normal (44,2%) dan aktivitas fisik sedang (48,8%) serta berat (48,8%). Indeks massa tubuh yang normal dan aktivitas fisik yang berat akan menekan angka kejadian prediabetes akibat kadar glukosa darah yang tidak terkontrol
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT MENGENAI PERAWATAN PALIATIF Maulida, Mutia Nadra; Oktadini, Nabila Rizky; Purnamasari, Neza
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 3, No 1 (2017): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2017
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan paliatif sebagai pendekatan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dan keluarga dalam menghadapi masalah terkait dengan penyakit mengancam jiwa. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap perawat mengenai perawatan paliatif. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang berada di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang pada tahun 2017. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan non probability sampling dan dilakukan secara purposive sampling berjumlah 54 responden. Selanjutnya data dianalisis dan didapatkan hasil sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (79.6%), usia responden < 30 tahun (53.7%), responden berpendidikan diploma III (70.4%), dan masa kerja < 5 tahun (55.6%) serta semua responden belum pernah mengikuti pelatihan mengenai perawatan paliatif (100%). Dari hasil analisis pengetahuan dan sikap, mayoritas pengetahuan (64.8%) dan sikap (59.3%) responden mengenai perawatan paliatif masih kurang. Menurut Craig (2007) seluruh anggota tim perawatan paliatif harus memenuhi kriteria dan kesadaran akan tugas dan tanggungjawabnya yaitu akan memberikan perawatan secara individu dan keluarga dengan mendukung nilai, harapan dan kepercayaan, jika dilaksanakan dengan baik maka akan meningkatkan kualitas hidup pasien dan keluarga antara lain dengan adanya pengetahuan dan sikap yang baik maka pelaksanaan perawatan paliatif juga akan baik.