Darajat, Anwar Hakim
Universitas Islam Balitar

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PELAYANAN PROGRAM POKOK POSYANDU DI DESA DOKO KECAMATAN DOKO KABUPATEN BLITAR DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGI KELUARGA Darajat, Anwar Hakim
Translitera : Jurnal Kajian Komunikasi dan Studi Media Vol 4 No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.549 KB) | DOI: 10.35457/translitera.v4i1.343

Abstract

Seiring arah kemajuan skema pembangunan, sudah diagendakan target kebijakan pembangunan di bidang kesehatan, hal tersebut sudah dituliskan  di agenda Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2010-2014 di Bidang Kesehatan. Tujuan pembangunan kesehatan ditargetkan dapat mengantarkan pemenuhan kesejahteraan masyarakat yang dibuktikan dengan meningkatnya beragam indikator pembangunan Sumber Daya Manusia, contohnya meningkatnya derajat kesejahteraan pada tingkatan gizi masyarakat. Posyandu adalah salah satu model  Kesehatan Bersumber Daya Manusia (UKBM) yang dilaksanakan, diatur dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan  masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan. Hasil penelitian adalah: Kesimpulannya adalah: (1) Pelayanan Program Pokok Posyandu bebas dapat diperoleh oleh siapa saja utaamanya yang sudah memiliki buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak), (2) Pelaksanaan sudah sesuai dengan mekanisme pelayanan Program Pokok Posyandu dan mengikuti mekanisme Sistim 5 langkah yaitu pendaftaran, penimbangan, pencatatan, pelayanan kesehatan dan penyuluhan, (3) Waktu pemenuhan pelayanan sudah sesuai dengan prosedur, seperti untuk waktu pemberian Imunisasi dan Vitamin mengikuti ketentuan jadwalnya. (4)  Kendala pelayanan dalam pelaksanaan Program Pokok Posyandu di Desa Doko adalah tentang Kader Posyandu yang masih kurang, sarana dan prasarana belum maksimal, (5) Kajian program posyandu di Desa Gandusari dari erspektif Sosiologi Keluarga bahwa  program posyandu yang memperhatikan dan merawat kesehatan ibu dan anak berarti mendukung dan mensukseskan tercapainya keluarga yang sehat dan bahagia sejahtera dan sakinah mawadah warrohmah, Saran: Diharapkan pada stakeholder agar segera memberikan pembenahan Posyandu terkait pemenuhan jumlah kader yang kurang dan memberikan motivasi selalu kepada kader yang aktif.
PERAN KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT DALAM PEMBENTUKAN ETIKA DAN PENGEMBANGAN POTENSI MASYARAKAT DESA KARANGSONO Alfianti, Mufrida Devi; Darajat, Anwar Hakim
Translitera : Jurnal Kajian Komunikasi dan Studi Media Vol 5 No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.705 KB) | DOI: 10.35457/translitera.v5i1.357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah peran organisasi KIM dalam pembentukan etika dan mengembangkan potensi masyarakat desa Karangsono. Tidak sedikit masyarakat di Desa ini yang belum menemukan ataupun mengembangkan potensi yang mereka miliki. Oleh karena itu KIM dibentuk untuk menjadikan masyarakat yang berpotensial dan beretika. Penelitian ini menggunakan Metode Kualitatif yaitu dengan mengumpulkan data hasil wawancara dengan narasumber. Fokus penelitian ini adalah peran organisasi KIM dalam membentuk etika dan mengembangkan potensi masyarakat Desa Karangsono. Data yang telah diperoleh dari hasil wawancara dikumpulkan dengan baik yang kemudian akan dijadikan sebuah rangkuman. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah berbagai upaya telah ditempuh untuk membentuk etika dan pribadi masyarakat menjadi pribadi yang baik serta mengembangkan bakat yang belum tersalurkan. Karena seluruh lapisan masyarakat desa Karangsono belum sepenuhnya mampu untuk mengembangkan bakat mereka. Bahkan tidak semua memiliki etika yang baik. Selain itu, KIM desa Karangsono juga berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat melalui program-program kerja yang telah ditetapkan. KIM dengan bentuk partisipasinya sangat mempengaruhi anggotanya. Organisasi ini membantu tentang bagaimana cara mengambil sebuah keputusan dan bertindak secara tepat dalam sebuah kehidupan. Oleh karena itu dengan adanya organisasi ini, diharapkan etika yang dimiliki masyarakat memiliki nilai positive dan potensi masyarakat akan berkembang sesuai dengan bakat yang mereka miliki.