Permatasari, Hedwigis Dian
Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas model pembelajaran “rombel” terhadap kompetensi keterampilan vokasional siswa tunagrahita di Sekolah Luar Biasa Negeri Pembina Yogyakarta Permatasari, Hedwigis Dian
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1675.53 KB) | DOI: 10.30738/wiyata dharma.v5i1.3299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas model pembelajaran rombongan belajar pada keterampilan vokasional siswa tunagrahita di SLB N Pembina Yogyakarta. Hal-hal yang diteliti meliputi: perencanaan, pelaksanaan, hasil pembelajaran serta kendala dan hambatan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji kepercayaan data diperoleh dengan trianggulasi data. Analisis data dilakukan dengan cara deskriptif kualitatif di mana tahapannya meliputi menelaah data, menyusun data kemudian berdasarkan susunan data ditarik kesimpulan.Rombongan belajar di SLB N Pembina Yogyakarta terdiri dari 9 keterampilan vokasional yaitu  Tata Boga, Teknik dan Informatika, Keramik, Pertanian, Tata Busana, Tata Kecantikan, Otomotif, Tekstil serta Perkayuan. Satu kelas rombel keterampilan terdiri dari siswa SMPLB hingga SMALB tunagrahita. 90% materi pembelajaran merupakan materi praktik keterampilan. Kurikulum dibuat mengacu pada tematik vokasional sehingga pembelajaran dilaksanakan bukan lagi berdasarkan satuan pendidikan dalam pelajaran-pelajaran yang terpisah tetapi dilaksanakan berdasarkan tema. Proses pembelajaran dilaksanakan menggunakan pendekatan team teaching di mana proses perencanaan, pembelajaran hingga evaluasi dilaksanakan oleh team guru yaitu oleh kelompok guru keterampilan, cooperative learning dan pembelajaran individual. Meskipun model pembelajaran adalah rombongan belajar namun mempertimbangkan karakteristik  siswa  tunagrahita  maka  sangat  ditekankan  pembelajaran  secara  individual  untuk menggali potensi setiap siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran rombongan belajar dapat meningkatkan kompetensi siswa tunagrahita diukur dari keterampilan yang dikuasai. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran rombongan belajar efektif dalam meningkatkan kompetensi keterampilan siswa tunagrahita.