Articles

Found 2 Documents
Search

Aplikasi Principle Component Analysis dan Directed Principal Component untuk Pemetaan Alterasi Hidrotermal menggunakan Citra ASTER di Kecamatan Kokap, Kulon Progo Raharja, Bayu; Setianto, Agung; Titisari, Anastasia Dewi
Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral Vol 20, No 3 (2019): Article in Press
Publisher : Pusat Survei Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3979.079 KB) | DOI: 10.33332/jgsm.geologi.20.3.119-131

Abstract

Endapan emas di daerah Kokap, Kabupaten Kulon Progo yang berasosiasi dengan endapan tipe epitermal terbentuk akibat adanya proses alterasi hidrotermal. Pemanfaatan data penginderaan jauh untuk pemetaan alterasi telah berhasil dilakukan diberbagai lokasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan citra ASTER saluran visible near infrared (VNIR) dan saluran shortwave infrared (SWIR) dalam memetakan jenis alterasi menggunakan metode Principle Component Analysis (PCA) dan Directed Principal Component (DPC). Klasifikasi multispektral selanjutnya dilakukan untuk membedakan tipe alterasi hidrotermal menggunakan kombinasi saluran hasil PCA dan DPC. Keberhasilan pemetaan alterasi hidrotermal dievaluasi secara statistik menggunakan confusion matrix. Tingkat akurasi yang dapat diterima adalah sebesar 85% dengan koefisien kappa lebih besar dari 0.8. Hasil penelitian menunjukkan metode DPC memiliki akurasi lebih baik dari PCA dalam memetakan tipe alterasi meskipun tingkat akurasi keduanya dibawah batas yang ditentukan. Saluran ASTER yang paling baik digunakan untuk memetakan tipe alterasi hidrotermal di lokasi penelitian adalah 1, 2, 4, dan 6.
Estimasi Laju Erosi Pada Beberapa Daerah Tangkapan Air Waduk Di Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo Dengan Sistem Informasi Geografi Yuningsih, Sri Mulat; Raharja, Bayu; Sudono, Irfan; Fauzi, Fauzi
JURNAL SUMBER DAYA AIR Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Pusat Litbang Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2137.286 KB) | DOI: 10.32679/jsda.v8i1.355

Abstract

Soil affected by erosion will be carried by the flow of surface water into the river and would enter into the reservoir. This causes siltation of reservoirs that have done studies to estimate the amount of erosion rate in this case performed on Dawuhan Reservoir Catchment Area, Gondang Reservoir, and Nglambangan Reservoir, Bengawan Solo River Basin. One method often used in measuring the level of vulnerability to erosion is a method of USLE (Universal Soil Loss Equation). Erosion prediction with USLE method can also use GIS in its calculations. Geographic Information System (GIS) is a spatially-based technologies that are very popular today. Utilization of GIS-based spatial modeling pixels as a tool in predicting erosion can help the accuracy of the data generated, especially on lands that have a complex topography. The results of the analysis can be concluded greatest erosion rate occurred in the catchment areas of Nglambangan Reservoir with 75,327.93 tons / year with erosion rate27,18 tons/Ha/year. The rate of erosion found on the location of the second largest Gondang Reservoir with a total annual erosion rate of 7,347.77 tons / year with erosion rate 3,08 tons/Ha/year.