Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Efisiensi Hasil Pencacahan Terhadap Tipe Pencacah Dan Material Sampah Anggry, Adhe; Subkhan, Subkhan
Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Vol 9 No 02 (2017): Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur
Publisher : Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33504/manutech.v9i02.47

Abstract

Sampah merupakan salah satu dari sekian banyak masalah sosial yang dihadapi masyarakat.Untuk mengatasi masalah sampah, diperlukan sebuah teknologi mengolah sampah itu sendiri. Beberapakajian telah dilakukan, salah satunya adalah rancang bangun mesin pencacah sampah. Terdapatbeberapa penelitian tentang rancang bangun mesin pencacah sampah. Namun demikian, analisisdilakukan pada satu tipe pencacah dengan material sampah tertentu. Penelitian ini bertujuan untukmendapatkan hasil analisis efisiensi hasil pencacah terhadap tipe pencacah dan material sampah.Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Tipe pencacah dan material sampah digunakansebagai peubah bebas. Prosentase hasil cacahan dipilih sebagai peubah tergantung dengan kecepatanputar dan waktu pencacahan sebagai peubah penyerta. Berdasarkan hasil eksperimen baik secarakualitatif maupun kuantitatif menunjukkan bahwa sampah botol plastik memiliki kecocokan dengan tipeshear, sampah rumput memiliki kecocokan dengan tipe swing dan sampah ranting memiliki kecocokandengan tipe crusher.
Rancang Bangun Mekanisme Fess Sebagai Alat Pembanding Pengaruh Geometri Flywheel Terhadap Energi Kinetik Yang Dihasilkan Anggry, Adhe; Dharta, Yuli; Wiguna, Andri; Armada, Armada; Martasari, Ririn
Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Vol 8 No 02 (2016): Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur
Publisher : Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33504/manutech.v8i02.3

Abstract

Saat ini, semakin banyak orang mulai tertarik pada “free-energy”. “Free-energy” yang dimaksudadalah sumber energi yang dapat digunakan secara gratis tanpa harus membayar. Sumber “freeenergy” tersebut adalah matahari, hujan, angin, gelombang, pasang-surut. Sumber lain seperti gravitasi,muatan listrik pada atmosphir dan ionsphir, dan massa. FESS (Flywheel Energy Storage System) adalahsuatu upaya untuk menyimpan energi kinetik yang dihasilkan dari putaran flywheel dimana output dayalistrik dari generator sebagai input untuk motor penggerak. Massa flywheel sangat berpengaruhterhadap besarnya daya yang dihasilkan oleh generator yang dimana flywheel akan berfungsi sebagaiperangkat atau penyalur energi sementara pada generator induksi untuk nantinya mengubah energimekanik menjadi energi listrik dan sebaliknya. Dalam sistem ini desain flywheel menjadi sangat pentinguntuk dapat menyimpan energi kinetik. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun mekanismeFESS sebagai alat pembanding pengaruh geometri flywheel terhadap energi kinetik yang dihasilkan.Metode penelitian dilakukan dengan membuat 3 (tiga) desain geometri flywheel yang berbeda,kemudian dianalisis dengan bantuan FESS. Dari hasil percobaan, flywheel 1 dengan tipe ring-webconcave menghasilkan energi kinetik sebesar 312,30 J dan energi spesifik sebesar 31,23 J/kg, padaflywheel 2 yaitu tipe arm-straight diperoleh energi kinetik sebesar 316,73 J dan energi spesifik sebesar31,67 J/kg dan flywheel 3 dengan tipe ring-web-straight diperoleh energi kinetik sebesar 284,997 J danenergi spesifik sebesar 28,49 J/kg. Dari data penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa masingmasing desain geometri flywheel memiliki konstribusi yang berbeda terhadap kinerja penyimpan energi.
Uji Mesin Crusher Brondolan Sawit dengan Mata Potong Circular Saw Standar Anggry, Adhe; Subkhan, Subkhan
Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Vol 11 No 01 (2019): Manutech: Jurnal Teknologi Manufaktur
Publisher : Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33504/manutech.v11i01.93

Abstract

Brondolan sawit adalah buah bagian luar dari tandan yang lepas dan jatuh ke tanah. Brondolan sawit berpotensi digunakan sebagai bahan pakan. Pengolahan brondolan sawit untuk bahan pakan perlu dilakukan proses perusakan struktur bahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas crusher brondolan sawit menggunakan mata potong standar dan menentukan putaran poros yang tepat. Pada penelitian ini mesin crusher dirancang dengan menggunakan 13 buah mata potong circular saw standar dimensi  4 x 1.75 mm, jumlah gigi 40 buah dan Jarak antara mata potong 5 mm. Mesin ini menggunakan sumber tenaga penggerak berupa motor listrik 3 phase dengan daya 3 HP dan mempunyai kecepatan putar sebesar 1420 rpm dan rasio putaran pada poros 1:1. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan melakukan perbandingan putaran poros terhadap kualitas crusher brondolan sawit. Karakteristik kualitas yang dituju adalah semakin kecil semakin baik. Hasil penelitian, diperoleh kapasitas efektif mesin sebesar 30 kg/jam. Kualitas crusher pada putaran poros 700 rpm diperoleh ukuran panjang sabut 1-30 mm dan volume butiran cangkang dan biji 8-27 mm3 sedangkan pada putaran poros 1420 rpm diperoleh ukuran panjang sabut 1-20 mm dan volume butiran cangkang dan biji 4-12 mm3. Dari hasil eksperimen menunjukkan bahwa mata potong circular saw standar mampu menghancurkan brondolan sawit dan putaran poros mempengaruhi kualitas crusher. Putaran poros 1420 rpm mempunyai kualitas crusher yang lebih baik dibandingkan dengan putaran poros 700 rpm.