Articles

Found 4 Documents
Search

Penggunaan Metode Particle Swarm Optimization (PSO) pada Optimasi Multirespon Gaya Tekan dan Momen Torsi Penggurdian Material Komposit Glass Fiber Reinforce Polymer (GFRP) yang ditumpuk dengan Material Stainless Steel (SS) Sateria, Angga; Saputra, Indra Dwi; Dharta, Yuli
Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Vol 10 No 01 (2018): Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur
Publisher : Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33504/manutech.v10i01.52

Abstract

Metode Particle Swarm Optimization (PSO) adalah salah satu metode yang digunakan untuk optimasi multirespon pada proses manufaktur. Pada penelitian ini, material yang digunakan adalah Material komposit Glass fiber reinforced polymer (GFRP) yang direkatkan dengan material baja tahan karat (stainless steel). Proses pemesinan yang digunakan adalah proses gurdi yang dilakukan pada mesin CNC vertikal Brother TC-22A-O. Gaya tekan dan momen torsi adalah respon yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja proses gurdi tersebut. Karakteristik kualitas dari respon ini "semakin kecil semakin baik". Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kombinasi parameter-parameter proses untuk mencapai karakteristik kinerja yang diperlukan dalam proses penggurdian material GFRP-SS menggunakan metode particle swarm optimization (PSO). Tiga parameter proses yang dipilh yaitu sudut ujung pahat, kecepatan spindel,dan kecepatan makan digunakan sebagai parameter proses. Sudut ujung pahat memiliki dua level, kecepatan spindel dan kecepatan makan memiliki tiga level. Oleh karena itu, faktorial 2 x 3 x 3 digunakan sebagai design eksperimen. Eksperimen direplikasi sebanyak dua kali. Gaya tekan dan momen torsi  yang minimum dapat diperoleh dengan menggunakan sudut ujung pahat, kecepatan spindel,dan kecepatan makan masing-masing adalah 118o ,2330 rpm, dan 65 mm/menit.
Potensi Pengembangan Komposit Berpenguat Serat Kulit Gaharu Sebagai Material Pengganti Fiberglass Pada Pembuatan Dashboard Masdani, Masdani; Dharta, Yuli
Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Vol 10 No 01 (2018): Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur
Publisher : Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33504/manutech.v10i01.56

Abstract

Perkembangan dunia industri dalam pemanfaatan komposit sebagai pengganti bahan logam yang banyak digunakan adalah fiberglass. Namun demikian, fiberglass dianggap tidak ramah lingkungan karena limbahnya sulit terurai. Seiring dengan kemajuan teknologi maka saat ini telah banyak digunakan dari bahan komposit dengan serat alam. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan data tentang kemampuan mekanik berupa kekuatan tarik, kekuatan impak serta bentuk fisik dari serat kulit gaharu menggunakan matriks polyester BQTN 157 dengan variasi fraksi volume yang dibuat dengan metode hand lay-up. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dalam bidang otomotif, industri manufaktur dan peralatan rumah tangga yang ramah lingkungan. Nilai maksimum kekuatan tarik adalah 34,574 MPa terdapat pada fraksi volume serat 45%. Namun ada penurunan nilai kekuatan tarik pada fraksi volume serat 50% yaitu 22,635 MPa, ini disebabkan karena banyaknya kandungan serat sehingga penyebaran matriks terhadap serat tidak merata. Nilai kekuatan impak maksimum yaitu 62,76 kJ/m2 pada persentase volume serat 50%. Berdasarkan hasil pengujian perbandingan fraksi volume serat dan matriks sangat mempengaruhi kekuatan tarik dan impak. Hasil ini menunjukkan uji tarik dan uji impak sudah memenuhi standar plastik yang digunakan dashboard mobil.
Rancang Bangun Mekanisme Fess Sebagai Alat Pembanding Pengaruh Geometri Flywheel Terhadap Energi Kinetik Yang Dihasilkan Anggry, Adhe; Dharta, Yuli; Wiguna, Andri; Armada, Armada; Martasari, Ririn
Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Vol 8 No 02 (2016): Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur
Publisher : Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33504/manutech.v8i02.3

Abstract

Saat ini, semakin banyak orang mulai tertarik pada “free-energy”. “Free-energy” yang dimaksudadalah sumber energi yang dapat digunakan secara gratis tanpa harus membayar. Sumber “freeenergy” tersebut adalah matahari, hujan, angin, gelombang, pasang-surut. Sumber lain seperti gravitasi,muatan listrik pada atmosphir dan ionsphir, dan massa. FESS (Flywheel Energy Storage System) adalahsuatu upaya untuk menyimpan energi kinetik yang dihasilkan dari putaran flywheel dimana output dayalistrik dari generator sebagai input untuk motor penggerak. Massa flywheel sangat berpengaruhterhadap besarnya daya yang dihasilkan oleh generator yang dimana flywheel akan berfungsi sebagaiperangkat atau penyalur energi sementara pada generator induksi untuk nantinya mengubah energimekanik menjadi energi listrik dan sebaliknya. Dalam sistem ini desain flywheel menjadi sangat pentinguntuk dapat menyimpan energi kinetik. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun mekanismeFESS sebagai alat pembanding pengaruh geometri flywheel terhadap energi kinetik yang dihasilkan.Metode penelitian dilakukan dengan membuat 3 (tiga) desain geometri flywheel yang berbeda,kemudian dianalisis dengan bantuan FESS. Dari hasil percobaan, flywheel 1 dengan tipe ring-webconcave menghasilkan energi kinetik sebesar 312,30 J dan energi spesifik sebesar 31,23 J/kg, padaflywheel 2 yaitu tipe arm-straight diperoleh energi kinetik sebesar 316,73 J dan energi spesifik sebesar31,67 J/kg dan flywheel 3 dengan tipe ring-web-straight diperoleh energi kinetik sebesar 284,997 J danenergi spesifik sebesar 28,49 J/kg. Dari data penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa masingmasing desain geometri flywheel memiliki konstribusi yang berbeda terhadap kinerja penyimpan energi.
Tinjauan Performansi Bubut Doll LT13 Terhadap Penyimpangan Kebulatan Benda Kerja Ariyanto, Ariyanto; Husman, Husman; Dharta, Yuli
Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Vol 9 No 02 (2017): Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur
Publisher : Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33504/manutech.v9i02.45

Abstract

Mesin mesin manufaktur dengan kualitas yang tinggi dan mampu menghasilkan benda kerjadengan kualitas yang baik sangat diperlukan oleh industri manufaktur. Penggunaan mesin dengankualitas tinggi harus didukung oleh kemampuan untuk mengoperasikan dan kemampuan untukmelakukan perawatan, kemampuan ini berguna untuk mempertahankan kondisi mesin agar dapatmenghasilkan kualitas benda yang baik. Penggunaan mesin perkakas dengan kualitas tinggi jugadigunakan di Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung , salah satu jenis mesin yang digunakantersebut adalah mesin bubut doall LT13 dengan jumlah sebanyak enam unit, Penggunaan mesin iniuntuk mendukung keperluan penyelenggaraan pendidikan dan untuk menghasilkan suku cadang. Mesinbubut Doall LT13 sudah digunakan selama 22 tahun, selama periode tersebut kemungkinan terjadipenyimpangan geometri mesin, penyimpangan yang terjadi dapat mengakibatkan penurunan kualitasbenda kerja yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan mesin dengan caramengukur kebulatan benda uji hasil proses pembubutan, kebulatan benda uji dianalisa denganmenggunakan metoda lingkaran daerah minimum. Dari pengujian kebulatan yang telah dilakukanpenyimpangan kebulatan yang mampu dicapai oleh mesin bubut doall lt 13 sebagai berikut 0,082 mmpada mesin bubut nomor 8. 0,073 mm pada mesin bubut nomor 5, 0,057 mm pada mesin bubut nomor7, 0,051 mm pada mesin bubut nomor 2, 0,048 mm pada mesin bubut nomor 6 dan 0,046 mm padamesin bubut nomor 3.