Masturoh, Masturoh
STIKES BHAMADA SLAWI

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG STIMULASI PERKEMBANGAN ANAK DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 48-60 BULAN DI TK MASYITOH V DESA MARGASARI KECAMATAN MARGASARI KABUPATEN TEGAL Anggraeni, Ika Esti; Masturoh, Masturoh; Naharani, Adrestia Rifki; Naharani, Adrestia Rifki
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap anak perlu mendapat stimulasi rutin sedini mungkin dan terus menerus pada setiap kesempatan. Stimulasi tumbuh kembang anak dilakukan oleh ibu dan ayah yang merupakan orang terdekat dengan anak, pengganti ibu/ pengasuh anak, anggota keluarga lain dan kelompok masyarakat dilingkungan rumah tangga masing – masing dan dalam kehidupan sehari – hari. Pengetahuan dan peranan ibu sangat bermanfaat bagi proses perkembangan anak secara keseluruhan karena ibu dapat segera mengenali kelebihan proses perkembangan anaknya dan sedini mungkin memberikan stimulasi pada tumbuh kembang anak yang menyeluruh dalam aspek fisik, mental, dan sosial. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 28 siswa TK Masyitoh V Desa Margasari. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Stimulasi Perkembangan Anak Dengan Perkembangan Pada Anak Usia 48 – 60 Bulan Di TK Masyitoh V Desa Margasari Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal dengan hasil uji statistik Chi Square diperoleh nilai X2 hitung = 20,741 dan X2 tabel = 5,591 dan p value hitung = 0,0001, maka X2 hitung > X2 tabel dan p value hitung <  = 0,05.   
ANALISIS FAKTOR RISIKO STATUS KESEHATAN IBU TERHADAP KEJADIAN PRE EKLAMSIA DI KABUPATEN TEGAL Masturoh, Masturoh; Siswati, Siswati; Fatkhiyah, Natiqotul
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preeklampsia ialah penyakit dengan tanda-tanda hipertensi, edema dan proteinuria yang timbul karena kehamilan, namun penyebabnya belum diketahui secara pasti. Pada kondisi berat preeklampsia dapat menjadi eklampsia dengan penambahan gejala kejang. Deteksi preeklampsia dalam pelayanan antenatal merupakan salah satu penerapan peran dan fungsi bidan sebagai pelaksana. Untuk itu kompetensi bidan yang meliputi pendidikan, pengetahuan dan ketrampilan harus dimiliki oleh bidan dalam melaksanakan praktik kebidanan secara aman dan bertanggungjawab pada berbagai tatanan pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui analisa factor risiko status kesehatan ibu hamil terhadap terjadinya pre eklamsi di Kabupaten Tegal. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain Case Control Study. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel minimal yaitu sejumlah 30 sampel. Data yang diperoleh dianalisa menggunakan Ood Rasio, dengan membendingkan insiden antara kelompok kasus dengan kelompok control. Hasil penelitian menunjukan bahwa ibu hamil dengan usia < 20 tahun dan > 35 tahun mempunyai resiko terjadi pre eklamsi 7,9 kali disbanding ibu hamil dengan usia reproduksi sehat (20-35 tahun), ibu hamil dengan primigravida mempunyai risiko terjadi pre eklamsia 1,6 kali dibandingkan dengan multiparitas, ibu hamil dengan jarak kehamilan < 2 tahun mempunyai risiko terjadi pre eklamsi dibandingkan dengan ibu dengan jarak kelahiran 2 tahun atayat hipertensi atau lebih, ibu hamil yang mengalami hipertensi mempunyai risiko 16,42 kali terjadi pereeklamsi dibandingkan ibu hamil yang tidak mempunyai riwayat hipertensi dan ibu hamil dengan riwayat preeklamsi mempunyai risiko 3,26 kali terjadi preeklamsi dibandingkan dengan ibu hamil yang tidak ada riwayat preeklamsi.
HUBUNGAN KEIKUTSERTAAN KELAS IBU HAMIL DENGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI WILAYAH PUSKESMAS SLAWI Fitriani, Yuni; Rejeki, Sri Tanjung; Masturoh, Masturoh
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 9 No 2 (2018)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu dan anak merupakan kelompok paling rentan. Hal ini menjadi alasan pentingnya upaya kesehatan ibu dan anak menjadi salah satu prioritas pembangunan kesehatan di Indonesia sehingga penilaian terhadap status kesehatan dan kinerja upaya kesehatan ibu dan anak penting untuk dilakukan. Keberhasilan upaya kesehatan ibu diantaranya dapat dilihat dari indikator Angka Kematian Ibu (AKI). Jumlah kasus kematian ibu di Kabupaten Tegal pada tahun 2016 sebanyak 27 kasus, mengalami penurunan dibandingkan jumlah kasus kematian ibu tahun 2015 sebanyak 33 kasus. Salah satu upaya menurunkan angka kematian ibu dan anak yaitu dengan meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang tanda-tanda bahaya kehamilan, pengetahuan tersebut bisa diperoleh dengan mengikuti kelas ibu hamil. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil sejumlah 30 ibu hamil di wilayah Puskesmas Slawi kabupaten Tegal dari bulan maret sampai april 2018. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis bivariat dengan chi square. Hasil penelitian ini adalah tidak ada hubungan keikutsertaan kelas ibu hamil dengan pengetahuan ibu tentang tanda bahaya kehamilan di wilayah Puskesmas Slawi kabupaten Tegal dengan nilai p value= 0,235 dimana p > 0,05. Kata kunci : ,,.