Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PREDICT, OBSERVE, EXPLAIN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPA PADA MATERI FLUIDA STATIS DI SMA NEGERI 6 PALU Rahwan, Rahwan; Syamsu, Syamsu; Kendek, Yusuf
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 7, No 1 (2019): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.131 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Predict, Observe, Explain terhadap hasil belajar  siswa kelas XI IPA pada materi fluida statis di SMAN 6 Palu. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen kuasi dengan desain non randomized pretest-posttest control group. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 6 Palu. Teknik Sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Proposive Sampling dengan sampel penelitian adalah kelas XI IPA 1 sebagai kelopok eksperimen dan kelas XI IPA 2 sebagai kelompok kontrol. Instrumen hasil belajar fisika berupa tes pilihan ganda yang telah divalidasi. Tes hasil belajar fisika yang diperoleh menunjukkan bahwa skor rata-rata kelompok eksperimen 17,02 lebih tinggi dari pada kelompok kontrol yaitu 13,70. Uji hipotesis Uji-t (dua pihak), diperoleh  dan  pada taraf nyata . Ini berarti bahwa nilai  berada diluar daerah penerimaan . Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran POE terhadap hasil belajar  siswa kelas XI IPA pada materi fluida statis SMA Negeri 6 Palu
PENGGUNAAN H2O2 PADA PROSES PENDINGINAN IKAN LAYANG (Decapterus sp.) Sandra, Lovi; Rahwan, Rahwan
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 6 No 2 (2015): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.363 KB) | DOI: 10.5281/jsapi.v6i2.290

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui penggunaan H2O2 pada proses pendinginan ikan layang (Decapterus sp.) di Usaha Dagang Bapak Didik Rudianto, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.  Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 06 Februari sampai 06 Mei 2015.Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei.Jenis data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder.  Data primer dikumpulkan dengan cara observasi lapangan, wawancara, partisipasi langsung, dan dokumentasi. Sedangkan data sekunder dikumpulkan dengan cara penelusuran berbagai pustaka yang terkait dengan materi penelitian.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pendinginan ikan  meliputi: pengadaan bahan baku, pengangkutan, penimbangan, pemberian es curai, peletakan ikan layang, pemberian garam, dan pemberian atau penambahan hydrogen peroksida (H2O2) jika sangat mendesak atau diperlukan yang berfungsi agar perut ikan tidak pecah ketika jarak tempuh pengiriman ikan jauh. Dosis penggunaan hydrogen peroksida (H2O2) pada proses pendinginan ikan yaitu + 50 ml hidrogen peroksida setiap 1 kwintal ikan  dengan pengenceran + 3 liter air. Pemakaian hydrogen peroksida dengan dosis tersebut  dilarang menurut Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia nomor 52/KEPMEN-KP/2014.