Putra, Aan
Unknown Affiliation

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

EFFECT OF MODEL-ELICITING ACTIVITIES (MEAS) APPROACH ON STUDENTS' MATHEMATICAL COMMUNICATION SKILLS Rema Anggralia; Ria Deswita; Selvia Erita; Mhmd. Habibi; Putra, Aan
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 02 (2019): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.487 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v9i02.7534

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan Model-Eliciting Activities (MEAs) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan penelitian the non equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 2 Sungai Penuh yang terdiri dari tujuh kelas. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari kelas VIII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII D sebagai kelas kontrol yang dipilih dengan teknik cluster random sampling. Pada kelas eksperimen diberikan pendekatan MEAs sedangkan kelas kontrol diberikan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian menggunakan tes bentuk uraian untuk mengukur kemampuan komunikasi matematis. Data hasil tes kemampuan komunikasi matematis dianalisis menggunakan independent t-test. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pendekatan MEAs terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Kata Kunci: Pendekatan Model-Eliciting Activities (MEAs), Kemampuan Komunikasi Matematis
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUICK ON THE DRAW DENGAN MASALAH OPEN-ENDED TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA Putra, Aan; Ulandari, Nelpita; Sepnila, Delsa
Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pascasarjana Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33449/jpmr.v5i1.10632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Quick on The Draw dengan masalah Open-Ended terhadap pemahaman konsep matematis siswa pada pembelajaran matematika. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Kerinci sejumlah 60 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII C sebagai kelas control. Pengumpulan data menggunakan tes pemahaman konsep. Teknik analisis data dengan melakukan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Quick on The Draw dengan masalah Open-Ended berpengaruh terhadap pemahaman konsep matematis siswa.
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN GEOGEBRA DALAM UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA Yanti, Ratni; Laswadi, Laswadi; Ningsih, Febria; Putra, Aan; Ulandari, Nelpita
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2019): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v10i2.4399

Abstract

Pemahaman konsep matematis merupakan kemampuan dasar yang sangat penting bagi siswa, namun kenyataan yang terjadi di lapangan pemahaman konsep matematis siswa masih rendah. Secara teori, pendekatan saintifik berbantuan Geogebra dapat meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan dan perbedaan pemahaman konsep matematis siswa yang menggunakan pendekatam saintifik berbantuan Geogebra dan yang menggunakan pembelajaran biasa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen pada populasi siswa kelas XI MIA MA Negeri 1 Kerinci. Sampel penelitian ini adalah kelas XI MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 2 sebagai kelas kontrol yang dipilih melalui teknik random sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes untuk mengukur pemahaman konsep matematis siswa. Untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep siswa digunakan rumus N-gain, sedangkan untuk mengetahui perbedaaan pemahaman konsep matematis siswa kelas eksperimen dan kontrol dilakukan uji-t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan peningkatan pemahaman konsep matematis siswa yang menerapkan pendekatan saintifik berbantuan Geogebra dan yang menggunakan pembelajaran biasa.The mathematical concepts understanding was a basic ability that must mastered by students. In the fact, the students? mathematical concepts understanding was still low. By the thoery, the scientific approach assisted Geogebra can improve students' mathematical concept understanding. This research aims to determine the improvement and differences in mathematical concepts understanding of students who used scientific approaches assisted Geogebra and the students? who used ordinary learning. This research was a quantitative research with experimental methods and eleventh-grade of science students (MIA) in MA Negeri 1 Kerinci as population. The sample of this study was XI MIA 1 students  as an experimental group and XI MIA 2 students as a control group that selected through random sampling technique. The instrument used was test to mesaure the students? mathematical concepts understanding. To determine the increasing of students? mathematical concepts, N-gain formula was used. While t-test was used to determine the differences in mathematical concepts understanding of students in experimen and control group. The result of data analysis shown that there is the significant difference in students? mathematical concepts understanding who used scientific approaches assisted Geogebra and the students? who used ordinary learning.  
Penggunaan Strategi Mind Web untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Oktari, Geci; Putra, Aan; Putri, Rahmi; Ningsih, Febria
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.348 KB) | DOI: 10.25273/jems.v6i2.5364

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan pemahaman konsep matematika siswa yang diajar dengan strategi Mind Web dibandingkan dengan pemahaman konsep matematika siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Populasi penelitian ini adalahsiswa kelas VIII SMP Negeri 26 Kerinci. Kelas sampel adalah kelas VIII A dan VIII B sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengumpulan data yang berupa tes pemahaman konsep matematis berbentuk soal uraian yang telah disesuaikan dengan indikator pemahaman konsep matematis. Data hasil tes akhir dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil uji t menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa yang diajar dengan menggunkan Mind Web lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional. The purpose of this study was to determine the comparison of students' mathematical concepts understanding that taught by the Mind Web strategy and students' that taught by conventional learning. This research was experimental research. The population in this research was all of the eighth-grade students OF SMP Negeri 26 Kerinci. The samples were VIII A and VIII B as the experimental group and the control group. The data collected by tests of mathematical concepts understanding in essay form that has been adapted to the indicators of mathematical concepts understanding. The data of the final test were analyzed using the t-test. The result of the t-test shown that students? mathematical concepts understanding that taught by Mind Web was better than students? mathematical concepts understanding that taught by conventional learning.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Penemuan Terbimbing Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Putra, Aan; Syarifuddin, Hendra
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (729.463 KB) | DOI: 10.25273/jems.v6i1.5327

Abstract

Pemahaman konsep matematika merupakan salah satu kemampuan dasar yang harus dikuasai oleh siswa sebagai modal awal untuk menguasai kemampuan matematis yang lebih kompleks. Untuk mengoptimalkan pemahaman konsep matematis siswa, proses pembelajaran matematika yang memfasilitasi siswa untuk menemukan konsep dan mengkonstruksi sendiri pemahamannya tentang konsep tersebut merupakan salah satu solusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan siswa terhadap pengembangan bahan ajar berupa lembar kerja yang dapat memfasilitasi siswa menemukan dan mengkonstruksi konsep matematika. Data dikumpulkan melalui wawancara, lembar observasi, angket dan analisis dokumen. Hasil pengumpulan data menunjukkan bahwa (1) pemahaman konsep siswa tergolong rendah, (2) proses pembelajaran belum memfasilitasi siswa menemukan dan mengkonstruksi konsep, dan (3) bahan ajar yang digunakan hanya berupa ringkasan materi dan sekumpulan soal. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, peneliti merekomendasikan pengembangan bahan ajar berbasis penemuan terbimbing dalam bentuk lembar kerja siswa untuk mempermudah guru dalam membimbing siswa dalam melakukan kegiatan penemuan. The mathematical concepts understanding was one of the basic abilities that must be mastered by students as initial capital to master more complex mathematical abilities or skills. To optimize students' mathematical concepts understanding, the process of learning mathematics that facilitates students to find concepts and construct their own understanding of these concepts was a solution. This study aims to analyze student needs for developing teaching materials in students? worksheets form that can facilitate students to discover and construct mathematical concepts. The data collected through interviews, observation sheets, questionnaires and document analysis. The results of data collection show that (1) students' mathematical concepts understanding was low, (2) the learning process has not facilitated students to find and construct their concepts, and (3) teaching materials used were just as summary of material and some sets of questions. Based on the results of the needs analysis, the researcher recommends the development of teaching materials based on guided discovery like students? worksheets to facilitate the teacher in guiding students in conducting the discovery activities.
Pengaruh model pembelajaran berbasis masalah pada materi statistika terhadap kemampuan penalaran statistik siswa Wulansari, Thania; Putra, Aan; Rusliah, Nur; Habibi, Mhmd
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2019): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v10i1.3647

Abstract

Kurikulum 2013 menuntut digunakannya pembelajaran yang berpusat pada siswa (student centered) sedangkan kenyataan yang terjadi di lapangan pembelajran masih terpusat pada guru. Kemampuan penalaran statistis cukup penting di era global ini dan jarang diteliti. Oleh karena itu digunakan pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan kemampuan penalaran statistis siswa.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan penalaran statistis siswa yang mengikuti proses pembelajaran dengan menggunakan proses pembelajaran berbasis masalah serta kemampuan penalaran statistis siswa yang mengikuti proses pembelajaran biasa di kelas VIII SMP Negeri 35 Kerinci. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen desain Quasi Experimental bentuk The Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 35 Kerinci dan sampel dipilih menggunkan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 27 orang siswa kelas VIII B sebagai kelas eksperimen dan 27 orang siswa kelas VIII A sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes penalaran statistis. Pengolahan data pada tes akhir dilakukan melalui uji hipotesis menggunakan uji t yang dihitung menggunkan SPSS. Pada tingkat kepercayaan 95% dengan ? = 0,05 diperoleh nilai signifikansi 0,001. Karena nilai signifikansi < ? = 0,05 berarti hipotesis penelitian ini diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan penalaran statistis siswa.Kata kunci: Kemampuan Penalaran Stistis; Model Pembelajaran Berbasis Masalah
Efektivitas Model Pembelajaran Inquiry terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Teorema Pythagoras Ulandari, Nelpita; Putri, Rahmi; Ningsih, Febria; Putra, Aan
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2019): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2019, In Press
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.861 KB) | DOI: 10.31004/cendekia.v3i2.99

Abstract

By the theory, the inquiry learning model can improve the students' mathematical creative thinking skills due to the students learn by themselves intensively, involved in the learning process directly and they can find and investigate any problems logically and systematically. This study aims to find out the inquiry learning process in the Pythagorean Theorem topic and its effectiveness to increase the sudents? mathematical creative thinking skills. This research used the mixed method with sequential exploratory model. The population of this research is the VIII students of the state islamic junior high school (MTsN) 6 Kerinci. The VIII C and the VIII A of MTsN 6 Kerinci were selected as the experimental and the control group through random sampling technique. The data of learning process was obtained through observation and the data of students' mathematical creative thinking skills was obtained through the tests of mathematical creative thinking skills. The results of data analysis concluded that the inquiry learning model was effective to improve the students? mathematical creative thinking skills.&nbsp;&nbsp;&nbsp;
Pengaruh Strategi Belajar Aktif Sortir Kartu Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Gunawan, Rilla Gina; Putra, Aan
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2019): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2019, In Press
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.069 KB) | DOI: 10.31004/cendekia.v3i2.119

Abstract

The aim of this research is finding students' mathematical problem-solving skills based on high, medium and low initial knowledge. This research is a quasi-experimental study. The research sample used students in VIIIA and students in VIIIB SMPN 1 Kerinci that selected using random sampling techniques. The research data were processed using the t-test and the Mann Whitney test to comparing students' problem-solving skills that using active learning strategy sorting cards and problem-solving skills of students using ordinary learning. The result of data analysis showed that the mathematical problem-solving skill of students with high, medium and low initial knowledge was better than the mathematical problem-solving skill of students with the same initial knowledge that used ordinary learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa berdasarkan pengetahuan awal tinggi, sedang dan rendah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu. Sampel penelitian yang digunakan adalah siswa di VIIIA dan siswa di VIIIB SMPN 1 Kerinci yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Data hasil penelitian diolah menggunakan uji t dan uji Mann Whitney dengan tujuan membandingkan kemampuan pemecahan masalah siswa yang menggunakan strategi belajar aktif sortir kartu dan kemampuan pemecahan masalah siswa yang menggunakan pembelajaran biasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan pengetahuan awal tinggi, sedang dan rendah lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan kemampuan awal yang sama yang menggunakan pembelajaran biasa.