Banjarnahor, Betty
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

SEBARAN SEDIMEN TERSUSPENSI DI PERAIRAN MUARA SUNGAI BENGAWAN SOLO, GRESIK, JAWA TIMUR Banjarnahor, Betty; Atmodjo, Warsito; Hariyadi, Hariyadi
Journal of Oceanography Vol 5, No 4 (2016)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Muara Sungai Bengawan Solo berpotensi mengalami pendangkalan akibat terendapnya sedimen tersuspensi dalam kurun waktu tertentu.Pendangkalan dapat merubah garis pantai dan mengganggu aktivitas pelayaran.Daerah yang mengalami pendangkalan dapat diidentifikasi dengan konsentrasi dan arah sebaran sedimen tersuspensi, khususnya yang dipengaruhi oleh pasang surut laut dan debit sungai.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola sebaran sedimen tersuspensi dan arah dominansi sebaran sedimen tersuspensi khususnya pada musim peralihan II bulan Oktober tahun 2015.Materi penelitian terbagi menjadi dua yaitu materi utama dan pendukung.Materi utama berupa percontoh air laut, arus laut dan pasang surut.Materi pendukung berupa peta dasar RBI dan LPI serta kondisi lingkungan lokasi penelitian. Penelitian ini menggunakan metode survey, sedangkan penentuan lokasi menggunakan metode purposive sampling dengan area sampling dan disproportionated stratified random sampling untuk penentuan lokasi stasiun pengambilan percontoh air laut sebanyak 20 stasiun. Analisa percontoh air laut menggunakan metode gravimetric sedangkan arah pergerakan arus laut dimodelkan menggunakansoftware MIKE 21.Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi rata-rata sedimen tersuspensi pada saat surut menuju pasang di kedalaman 0,2 d sebesar 156 mg/L, kedalaman 0,6 d sebesar 223 mg/L dan kedalaman 0,8 d sebesar 261 mg/L. Konsentrasi rata-rata sedimen tersuspensi pada saat pasang menuju surut di kedalaman 0,2 d sebesar 164 mg/L, kedalaman 0,6 d sebesar 212 mg/L dan kedalaman 0,8 d sebesar 252 mg/L.Debit sesaat Sungai Bengawan Solo stasiun 1 sebesar 0,265 mg/L (anak sungai 1), stasiun 2 sebesar 0,280 mg/L (anak sungai 2) dan stasiun 3 sebesar 0,441 mg/L (percabangan sungai). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebaran sedimen tersuspensi dipengaruhi oleh pergerakan arus pasang surut dan debit sungai sedangkan konsentrasi sedimen tersuspensi sebagian besar bersumber dari daratan. Sedimen tersuspensi tertinggi terletak pada lokasi pengambilan data yang berada di depan daratan pasang surut dan semakin berkurang kearah laut.