Articles

Found 5 Documents
Search

KEANEKARAGAMAN JENIS KRUSTASEA DI KAWASAN MANGROVE KABUPATEN PURWOREJO, JAWA TENGAH (Biodiversity of Crustacea in Mangrove Area, Purworejo Regency, Central Java) Rahayu, Slamet Mardiyanto; Wiryanto, Wiryanto; Sunarto, Sunarto
Jurnal Sains Dasar Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Sains Dasar
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.682 KB) | DOI: 10.21831/jsd.v6i1.12643

Abstract

dan pendidikan. Luas kawasan mangrove di Kabupaten Purworejo semakin berkurang akibat adanya penebangan, pemukiman, tambak, dan pertanian. Ada tiga stasiun, yaitu mangrove lebat (Desa Gedangan), mangrove sedang (Desa Jatikontal), dan mangrove jarang (Desa Ngentak). Ditemukan 19 jenis dari 6 famili krustasea yaitu Ocypodidae, Sesarmidae, Portunidae,Alpheidae, Palaemonidae, dan Penaeidae. Terdapat empat jenis krustasea bernilai ekonomi tinggi. Kepadatan krustasea tertinggi di stasiun I, terendah di stasiun III. Indeks keanekaragaman (H?) krustasea di seluruh stasiun termasuk kategori sedang dengan. Indeks keseragaman (E) krustasea di seluruh stasiun termasuk kategori sedang. Indeks  dominansi (C) krustasea di seluruh stasiun termasuk kategori rendah. Vegetasi mangrove pada stasiun I adalah Rhizophora mucronata, Nypa fruticans, Sonneratia alba, dan Hibiscus tiliaceus. Vegetasi mangrove pada stasiun II adalah Sonneratia caseolaris, Rhizophora stylosa, N.fruticans, H.tiliaceus, dan Morinda citrifolia.Vegetasi mangrove pada stasiun III adalah S.alba, S.caseolaris, N.fruticans, dan R.mucronata. Kondisi faktor lingkungan di seluruh stasiun relatif baik untuk kehidupan mangrove dan krustasea. Kata Kunci: krustasea, mangrove, Purworejo, keanekaragaman Kata Kunci: krustasea, mangrove, Purworejo, keanekaragaman 
Avifauna Di Desa Makmur Jaya, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat Rahayu, Slamet Mardiyanto
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 5, No 2: September 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v5i2.9235

Abstract

Biodiversity is a component that is sensitive to changes in land use. Birds are an avifauna found in almost every place and have an important position as one of Indonesia's animal wealth. The high level of biodiversity is not supported by data and information about its distribution, the taxonomy is still limited and not well documented. Based on this, it is necessary to explore the distribution of birds in various regions, so that they can be collected in a database to support the bioconservation program. Therefore, this research needs to be done to determine the type of avifauna in Makmur Jaya Village, Tikke Raya District, Pasangkayu Regency, West Sulawesi Province. The research was in the form of exploration by observing and recording the species of birds found. Based on the research found 23 types of avifauna in Makmur Jaya Village, Tikke Raya District, Pasangkayu Regency, West Sulawesi Province, namely: Alcedo atthis, Aythya australis, Rhyticeros cassidix, Chalcophaps stephani,  Streptopelia chinensis, Macropygia amboinensis albicapilla, Corvus enca, Turacoena manadensis, Phaenicophaeus calyorhynchus, Dicrurus hottentottus, Todiramphus chloris, Hirundo tahitica, Aethopyga siparaja, Nectarinia jugularis, Passer montanus, Gallus gallus, Loriculus stigmatus, Pycnonotus aurigaster, Gallirallus torquatus, Ninox punctulata, Phylloscopus sarasinorum, and  Bubulbus ibis.
KEANEKARAGAMAN MANGROVE DI DESA GEDANGAN, KECAMATAN PURWODADI, KABUPATEN PURWOREJO, JAWA TENGAH Rahayu, Slamet Mardiyanto; Syuhriatin, Syuhriatin; Wiryanto, Wiryanto
EnviroScienteae Vol 14, No 1 (2018): EnviroScienteae Volume 14 Nomor 1, April 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/es.v14i1.4895

Abstract

This research aims to know the diversity of mangrove in Gedangan Village, Purwodadi Subdistrict, Purworejo Regency, Central Java. This research conducted on June-September 2016 with purposive sampling methods with three station. Based on the results of the research are nine mangrove species found are rhizophora mucronata, sonneratia alba, nypa fruticans, hibiscus tiliaceus, ipomoea pescaprae, acanthus ilicifolius, gymnanthera paludosa, wedelia biflora, and scirpus sp. Diversity of tree mangrove are low (H? station 2=0,95 and H? station 3= 0,15). Diversity of sapling mangrove are low with H? in station 1, 2, and 3 are 0,2; 0,68; dan 0,08. And the diversity of mangrove seedling and lower plants are medium with H? in station 1, 2, and 3 are 1,17; 1,56; and 1,48. Environment condition in all station is relatively good to support the life of mangrove plant. That is temperature  28-30 0C; pH 7-8; DO 4,0-6,5 mg/l; salinity 6-9 ppt; and sandy mud substrate.
KESESUAIAN VEGETASI DALAM MITIGASI BENCANA TSUNAMI DI TELUK SEPI, LOMBOK BARAT Andini, Arista Suci; Rahayu, Slamet Mardiyanto
MEDIA BINA ILMIAH Vol 14, No 3: Oktober 2019
Publisher : BINA PATRIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.848 KB) | DOI: 10.33758/mbi.v14i3.310

Abstract

Kabupaten Lombok Barat terletak di Pulau Lombok yang termasuk dalam wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat yang rentan terhadap adanya bencana gempa bumi yang berpotensi tsunami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan yang berperan dalam mitigasi bencana tsunami di Teluk Sepi, Kabupaten Lombok Barat. Penelitian dilakukan dengan metode eksplorasi terhadap vegetasi  yang berperan dalam mitigasi tsunami di Teluk Sepi, Kabupaten Lombok Barat. Terdapat 9 jenis tumbuhan yang berpotensi dalam mitigasi tsunami di Teluk Sepi, Kabupaten Lombok Barat, yaitu  Rhizopora apiculata, Rhizophora mucronata, Rhizophora stylosa, Sonneratia alba, Sonneratia caseolaris, Avicenia lanata, Avicenia officinalis, Cocos nucifera, dan Hibiscus tiliaceus
Tumbuhan Antipiretik Di Desa Sesaot, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat Rahayu, Slamet Mardiyanto
Journal of Pharmaceutical Science and Medical Research Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.677 KB) | DOI: 10.25273/pharmed.v2i2.4876

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman hayati tinggi, termasuk tumbuhan. Pemanfaatan tumbuhan sebagai obat telah dikenal oleh masyarakat Indonesia sejak lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan yang berkhasiat sebagai antipiretik yang ada di pekarangan rumah tempat tinggal masyarakat Desa Sesaot, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Penelitian dilakukan dengan metode eksplorasi dengan mengamati jenis-jenis tumbuhan yang ada di pekarangan rumah tempat tinggal masyarakat Desa Sesaot, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Berdasarkan penelitian diperoleh 11 jenis tumbuhan yang berkhasiat sebagai antipiretik yang ada di pekarangan rumah tempat tinggal masyarakat Desa Sesaot, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, yaitu Amaranthus spinosus (Bayam), Annona muricata (Sirsak), Carica papaya (Pepaya), Curcuma domestica (Kunyit), Hibiscus rosasinensis (Kembang Sepatu), Musa paradisiaca (Pisang), Nephelium lappaceum (Rambutan), Tamarindus indica (Asam), Tinospora crispa (Antawali), Solanum nigrum (Ranti), dan Zingiber officinale (Jahe).