p-Index From 2015 - 2020
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal AGRIMOR
Sipayung, Boanerges Putra
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor Penawaran Kentang di Provinsi Sumatera Utara (Periode 2003-2012) Sipayung, Boanerges Putra; Ginting, Rahmanta
AGRIMOR Vol 4 No 1 (2019): AGRIMOR - January 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.248 KB) | DOI: 10.32938/ag.v4i1.692

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor yang mempengaruhi penawaran kentang di Provinsi Sumatera Utara. Data yang digunakan adalah data time series per dua bulan dimulai dari tahun 2003 sampai tahun 2012. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan model OLS( Ordinary Least Square), dianalisis dengan Eviews 8. Hasil estimasi penawaran secara statistik dan ekonometrik hasil regresi dapat digunakan sebagai model penawaran kentang di Provinsi Sumatera Utara. Hasil analisis penawaran bahwa harga ubi kayu dan luas panen berpengaruh signifikan terhadap penawaran kentang di Provinsi Sumatra Utara.
ANALISIS HARGA POKOK PRODUKSI USAHATANI BAWANG PUTIH BERDASARKAN LUAS LAHAN DESAFATUNENO KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Kono, Marsela; Sipayung, Boanerges Putra
AGRIMOR Vol 5 No 1 (2020): AGRIMOR - Januari 2020
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/ag.v5i1.902

Abstract

Perhitungan harga pokok produksi penting untuk mengetahui kondisi harga  dari bawang putih. Penelitian ini bertujuan mengetahui harga pokok produksi dan keuntungan relatif yang diperoleh petani bawang putih Di Desa Fatuneno Kabupaten Timor Tengah Utara. Penelitian dilakukan dari bulan April 2019 sampai bulan Agustus 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini  metode deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa harga pokok produksi berdasarkan luas lahan terkecil Rp. 78.971, dan luas lahan terbesar Rp.28.921, ini lebih tinggi dari perhitungan petani untuk luas lahan terkecil sebesar Rp 20.301 luas lahan terbesar  Rp 13.242. Rasio keuntungan usahatani bawang putih di desa Fatuneno dengan luas lahan terkecil sebesar 1,48 dan luas lahan terbesar 2,27, dengan rata-rata R/C rasio sebesar 1,76.