Articles

Found 17 Documents
Search

ECONOMIC FEASIBILITY STUDY OF LITOPENAEUS VANNAMEI SHRIMP FARMING: NANOBUBBLE INVESTMENT IN INCREASING HARVEST PRODUCTIVITY Mauladani, Syifa; Rahmawati, Asri Ifani; Absirin, Muhammad Fahrurrozi; Saputra, Rizki Nugraha; Pratama, Aprian Fajar; Hidayatullah, Arief; Dwiarto, Agus; Syarif, Ahmad; Junaedi, Hardi; Cahyadi, Dedi; Saputra, Henry Kasman Hadi; Prabowo, Wendy Tri; Kartamiharja, Ujang Komarudin Asdani; Noviyanto, Alfian; Rochman, Nurul Taufiqu
Jurnal Akuakultur Indonesia Vol. 19 No. 1 (2020): Jurnal Akuakultur Indonesia
Publisher : ISSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19027/jai.19.1.30-38

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kelayakan ekonomi usaha budidaya udang Litopenaeus vannamei dengan padat tebar 400 ekor/m2 selama 56 hari. Penelitian ini dilakukan pada kolam HDPE berukuran 800 m2 dengan menggunakan nanobubble dan non-nanobubble. Tingkat sintasan udang dan total panen pada kolam nanobubble berturut-turut meningkat mencapai 92% dan 2.255 kg. Parameter ekonomi yang dihitung terdiri dari Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP), Break Even Point (BEP), Benefit Cost Ratio (B/C Ratio), dan Sensitivity Analysis (SA). Biaya investasi total yang dibutuhkan untuk budidaya ini yaitu Rp 182.887.700. Pendapatan per siklus diestimasi mencapai Rp 157.850.000 dengan harga jual Rp 70.000 per kg udang. PP diestimasi setelah 4 siklus dengan NPV Rp 172.329.247 diproyeksikan setelah 10 siklus. Nilai IRR diestimasi sebesar 18% dan BEP diraih setelah produksi udang mencapai 7.058 kg. Rasio B/C diestimasi sebesar 1,26 dan SA menunjukkan bahwa produktivitas merupakan parameter yang paling berpengaruh dalam analisis ini. Berdasarkan hasil studi, budidaya udang menggunakan nanobubble layak diberi investasi.
HUBUNGAN IKLIM SEKOLAH DAN SARANA PRASARANA SEKOLAH TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI SISWA DI MA NEGERI SIDOARJO HIDAYATULLAH, ARIEF
Inspirasi Manajemen Pendidikan Vol 4, No 1 (2016): Inspirasi Manajemen Pendidikan
Publisher : Inspirasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Motivasi berprestasi sangat dibutuhkan oleh siswa agar dapat berprestasi. Salah satu faktor terpenting untuk menumbuhkan motivasi tersebut adalah iklim sekolah yang baik dan memenuhi kebutuhan rasa aman bagi siswa. Selain itu, juga dibutuhkan sarana prasarana sekolah yang baik agar dapat menunjang proses pembelajaran di sekolah.Oleh karenanya, penelitian ini bertujuan untuk mengukur hubungan antara iklim sekolah dan sarana prasarana sekolah terhadap motivasi berprestasi siswa di MA Negeri Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional.Sampel dalam penelitian ini berjumlah 308 siswa yang didapat melalui teknik sampling proportionate stratified random sampling, yaitu teknik yang digunakan bila populasi mempunyai anggota yang tidak homogen dan berstrata secara proporsional. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah angket atau kuisioner. Untuk menguji hipotesis hubungan antara dua variable independen dengan satu variable dependen, data yang didapat kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi product moment dan korelasi ganda. Dari hasil analisis data menggunakan uji korelasi ganda, diperoleh nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,458 dan koefisien determinasi sebesar 0,458a = 0,268, yang berarti bahwa variabel independen yaitu iklim sekolah dan sarana prasarana sekolah berhubungan dengan motivasi berprestasi siswa sebesar 26,8 %.Hasil analisis data di atas diharapkan dapat menjadi informasi dan masukan bagi warga sekolah, khususnya di MA Negeri Sidoarjo untuk senantiasa mengoptimalkan motivasi berprestasi siswa dengan meningkatkan iklim sekolah dan sarana prasarana sekolah dalam proses kegiatan pembelajaran di tiap kelas. Kata kunci: Iklim Sekolah, Sarana Prasarana Sekolah, dan Motivasi Berprestasi Siswa Abstract Achievement motivation is needed by students in order to excel. One of the most important factors for motivation is a good school climate and meet the needs of security for students. Moreover, it also takes a good school infrastructure in order to support the learning process in schools. Therefore, this study aims to measure the relationship between school climate and school infrastructure to student achievement motivation in MA State Sidoarjo.This study uses a quantitative approach to the type of correlational research. The sample in this study amounted to 308 students obtained through proportionate stratified random sampling technique sampling, which is a technique that is used when the population have a member that is not homogeneous and stratified proportional. The data collection techniques used in this study was a questionnaire or questionnaires. To test the hypothesis of a relationship between two independent variables with the dependent variable, the data obtained were analyzed using product moment correlation test and multiple correlation.From the analysis of data using multiple correlation test, the value of the correlation coefficient (R) of 0.458 and a coefficient of determination of 0,458a = 0.268, which means that the independent variables are school climate and school infrastructure related to student achievement motivation by 26.8%.The results of the analysis of the above data is expected to be information and advice for residents of the school, especially in the MA State Sidoarjo to continuously optimize student achievement motivation to improve school climate and school infrastructure in the process of learning in each class.Keywords: School Climate, School Infrastructure and Student Achievement Motivation
DAMPAK PENDIDIKAN TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL, EKONOMI DAN BUDAYA MASYARAKAT DESA TERPENCIL (STUDI DI MASYARAKAT DESA SAI KABUPATEN BIMA) Firdaus, Firdaus; Hidayatullah, Arief
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan Vol 6, No 2 (2019): Komunikasi Kearifan Lokal
Publisher : Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.509 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk; mendeskripsikan dampak pendidikan terhadap perubahan sosial, ekonomi dan budaya masyarakat di desa Desa Sai Kabupaten Bima. Salah satu faktor penyebab terjadinya perubahan dalam individu dan masyarakat yaitu pendidikan. Pada masyarakat Desa Sai Kabupaten Bima perubahan yang disebabkan oleh pendidikan juga sudah banyak terjadi baik itu dari segi struktural masyarakat seperti pola perilaku dan pola interaksi anggota masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, penelitian ini bertempat di Desa Sai Kecamatan Soromandi kabupaten Bima. Tehnik penentuan sampel penelitian yaitu Snowball Sampling, tehnik pengumpulan data yang digunakan yaitu; Observasi, wawancara tak terstruktur dan dokumentasi. Teknik Analisa Data; Reduksi Data, Display Data, Pengambilan Kesimpulan dan Verifikasi. Kesimpulan yaitu; (1) Perubahan Sosial Yang Disebabkan Oleh Pendidikan Di Desa Sai Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima. Bentuk perubahan sosial yang disebabkan oleh pendidikan di Desa Sai Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima yaitu: Strata Sosial, Sistem mata pencaharian, Jenis keahlian, Kadaan masyarakat, Sistem pergaulan hidup, Kebutuhan hidup, Sarana dan prasarana desa, dan Interaksi social. (2) Perubahan Budaya Yang Disebabkan Oleh Pendidikan Di Desa Sai Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima. Pada masyarakat Desa Sai perubahan kebudayaan juga terjadi, perubahan-perubahan tersebut dipengaruhi oleh banyak faktor, namun berikut ini perubahan budaya yang disebabkan oleh pendidikan, yaitu; Bahasa, Sistem Pengetahuan, Sistem Kemasyarakatan atau Organisasi Sosial, Sistem peralatan hidup atau teknologi (Alat pertanian dan Alat-Alat  nelayan), Sistem Mata Pencaharian Hidup, Sistem religi (kepercayaan akan keberadaan parafu atau roh nenek moyang yang suci), Kesenian (Seni ukir, Seni suara dan Seni tari). Selain dari ketujuh unsur budaya diatas perubahan budaya yang disebabkan oleh pendidikan dimasyarakat desa sai juga terdapat dari budaya yang berubah yaitu; budaya weha rima dan budaya teka ra ne,e. (3) Perubahan Ekonomi Yang Disebabkan Oleh Pendidikan Di Desa Sai Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima. Pada masyarakat desa sai, tingkat pendidikan yang tinggi memungkinkan untuk peningkatan kesejahteraan hidup masyarkat di Desa Sai. Perubahan ekonomi yang terjadi pada masyarakat Desa Sai seperti: Sistem mata pencaharian yang kompleks, Jenis tanaman pertanian yang komleks, Jenis peternakan yang kompleks dan Transportasi darat dan air yang lancar.
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN BANJIR BANDANG KOTA BIMA PADA RUBRIK MEDIA ONLINE VISIONER.CO.ID EDISI 25 – 28 DESEMBER 2016 WILDAN, MUHAMAD; HIDAYATULLAH, ARIEF
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan Vol 5, No 1 (2018): Januari-Juni 2018
Publisher : Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.098 KB)

Abstract

Media Online atau biasa disebut dengan internet adalah hasil dari persilangan teknologi komunikasi yang menawarkan kepada pengguna sebagai media yang berfungsi sebagai alat komunikasi antar manusia atau juga disebut media interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana framing tentang pemberitaan banjir bandang Kota Bima pada rubrik media online visioner.co.id edisi 25 ? 28 Desember 2016. Metode yang digunakan adalah model analisis framing Pan dan Kosicki. Analisis framing merupakan versi terbaru dari pendekatan analisis wacana, khususnya untuk menganalisis teks media. Konsep framing telah digunakan secara luas dalam literatur ilmu komunikasi untuk menggambarkan proses penyeleksian dan penyorotan aspek-aspek khusus sebuah realita oleh media. Dari hasil analisis data maka framing media online visioner.co.id tentang banjir bandang di Bima sebagai berikut: (1) Dari struktur sintaksis pemberitaan media visioner.co.id kurang berimbang akibat tumpang tindihnya informasi dan kurangnya kutipan yang sesuai dengan pendapat penulis sebagai penguat informasi dalam pemberitaan. (2) Dari struktur Skrip How menjadi ciri khas tersendiri bagi media online visioner.co.id dimana informasi lebih, disajikan bagi para pembaca. (3) Struktur tematik menegaskan seorang tokoh menjadi lebih menonjol dimana visioner.co.id melakukan pencitraan terhadap tokoh-tokoh yang memiliki kedekatan dengan penulis. (4) Struktur Retoris penggunaan Idiom digunakan untuk mengajak pembaca agar ikut merasakan apa yang dirasakan oleh penulis. visioner.co.id adalah salah satu media online di Kota Bima yang memiliki ideologi dengan membingkai seorang tokoh untuk menjadi sorotan (pencitraan) dan selalu memberikan informasi lebih terperinci terhadap pemberitaannya menjadikan para pembaca untuk lebih pintar dalam menyerap informasi.
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN TENTANG PEMILIHAN UMUM GUBERNUR PROVINSI NTB PERIODE 2018-2023 PADA MEDIA ONLINE BIMAKINI.COM DAN STABILITAS.COM EDISI 15 MEI-23 JUNI 2018 Andriani, Teti; Hidayatullah, Arief; Ishaka, Mukhlis
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan Vol 5, No 2 (2018): Volume 5, Nomor 2, Desember 2018
Publisher : Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.039 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Pemilihan Umum Gubernur Provinsi NTB, adapun yang menjadi tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui framing berita tentang Pemilihan Umum Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat periode 2018-2023 pada media online Bimakini.com dan Stabilitas.com edisi 15 Mei-23 Juni. Pendekatan dalam penelitian kualitatif yakni kualitatif interpretatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni dengan cara mengunduh data-data pada website media online Stabilitas.com dan Bimakini.com sebagai sumber data utama. Teknik dalam menganalisis data penelitian menggunakan model analisis framing Pan dan Gerald M. Kosicki.  Kemudian hasil dalam penelitian ini adalah bahwa media Online Bimakini.com yang hanya melihat sosok dari kedua pasangan tersebut yang memiliki jiwa sosial tinggi dan ingin lebih dekat dan bersilaturahmi langsung dengan masyarakat NTB. Berbeda dengan media online Stabilitas.com yang membingkai berita tentang Pemilihan Umum Gubernur Provinsi NTB edisi 15 Mei-27 Juni 2018, berita tersebut lebih meyakinkan bahwa pasangan Zul-Rohmi ini akan mendapatkan suara teratas dan pasti akan menang di Kota dan Kabupaten Bima. Jadi, kedua media online tersebut lebih menonjol memberitakan tentang kegiatan dari pasangan cawagub No 3 dan bernilai positif dimata masyarakat, dibandingkan dengan pasangan cawagub yang lainnya.
POLA KOMUNIKASI KEPALA SUKU DALAM PELESTARIAN BUDAYA PERNIKAHAN DAN KESENIAN TRADISONAL Hidayatullah, Arief
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan Vol 3, No 1 (2016): Januari-Juni 2016
Publisher : Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.221 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi realitas keberagaman identitas yang dimiliki manusia. Bahwa manusia baik sebagai individu maupun kelompok, memiliki ciri masing­masing yang disebutbudaya atau kebudayaan. Begitu juga dengan kebudayaan masyarakat Donggo (dou Donggo)di Bima, NTB. Dou Donggo merupakan masyarakat asli suku Mbojo (Bima), yang mendiamisalah satu wilayah administratif kecamatan di Kabupaten Bima, yaitu Kecamatan Donggo. DouDonggo menjadi bagian masyarakat Bima yang masih memegang teguh nilai­nilai kebudayaanasli suku Mbojo. Kepatuhan mereka dengan tetap memegang teguh nilai­nilai kebudayaan,tidak terlepas dari peran pemimpin mereka, yakni Ncuhi. Ncuhi merupakan sebutan dou donggountuk kepala sukunya. Menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan studi lapangandi Desa Kala, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, peneliti meneliti bentuk komunikasi Ncuhidalam upayanya melestarikan budaya pernikahan dan kesenian tradisional dou Donggo. Darihasil penelitian ditemukan, keberadaan Ncuhi sebagai penerus atau pewaris kebudayaan lokaltidak lagi berfungsi secara maksimal. Ncuhi hanya melakukan komunikasi antarpersonal,kelompok dan publik kepada generasi yang lebih muda untuk mewarisi nilai­nilai kebudayaan.Tidak ada lagi komunikasi secara organisasi, maupun menyebarkan dengan media massa untukmelestarikan kebudayaan pernikahan dan kesenian.
PERILAKU JURNALIS DALAM PENYELENGARAAN PERS DI BIMA HIDAYATULLAH, ARIEF
Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan Vol 4, No 2 (2017): Juli-Desember 2017
Publisher : Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.399 KB)

Abstract

Penelitian  ini  berjudul ?Perilaku  Jurnalis  dalam  Penyelenggaraan  Pers  di  Bima?. Setelah rezim Orde Baru tumbang ?Revolusi Mei 1998?, kini Indonesia mulai memasuki era keterbukaan. Rakyat Indonesia, termasuk Pers, juga mulai menikmati kebebasan berbicara, berkumpul dan berorganisasi. Departemen Penerangan, yang dulu dikenal sebagai lembaga pengontrol media, dibubarkan. UU Pers pun diperbaiki dengan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pokok Pers. Dihilangkannya pembredelan Pers oleh negara. Dibukanya kesempatan untuk mendirikan Pers seluas-luasnya. Bima sebagai salah satu kota administratif yang berada di pulau Sumbawa provinsi Nusa Tenggara Barat tentu saja memiliki lembaga pers yang didirikan oleh masyarakatnya. Keberadaan pers dalam suatu sistem masyarakat Bima  menjadi sangat penting untuk membangun Bima (Kota Bima dan Kabupaten Bima) terutama dalam penyebaran informasi. Untuk mengetahui bagaimana perilaku jurnalis dalam penyelenggaraan pers di Bima, maka penelitian ini dilakukan.  Dengan  menggunakan  metode  penelitian  kualitatif, peneliti menemukan fenomena perilaku jurnalis di Bima: (1) Subyek penelitian mengklaim diri sebagai jurnalis professional. Kalau dilihat dari perilaku mereka dalam menjalankan aktivitas jurnalismenya, hanyak hal yang menyalahi etika jurnalis professional. Mereka lebih mengandalkan formalitas, seperti mereka memiliki media resmi, ada kartu pers, melakukan aktivitas jurnalisme secara teratur, tidak memeras dan berbagai perilaku yang mereka anggap itu tidak menyalahi UU maupun KEJI, padahal banyak hal yang diatur dalam regulasi tersebut yang mereka langgar. (2) Membangun relasi yang sangat akrab dengan sumber berita.  Padahal, relasi yang "mesra bisa saja akan mempengaruhi jurnalis dalam memberitakan suatu kasus. Ketika jurnalis sudah akrah dengan pejabat yang memiliki kasus, maka akan mempengaruhi suhjektivitas jurnalis dalam memberitakan kasus tersebut. (3) Sebagian subyek penelitian mengatakan sulit untuk membuktikan jurnalis yang menerima amplop. Tapi ada juga instrumen penelitian yang mengaku menerima amplop berserta isinya, asalkan tidak meminta kepada sumber berita. (3) Selain menjalankan aktivitas resminya sebagai pencari informasi, ada juga jurnalis yang melakukan kegiatan-kegiatan lain. Seperti menjual hasil karya foto hasil dari foto saat menjalankan tugas jurnalistiknya. (4) Perilaku terakhir yang berhasil diidentifikasi dalam penelitian ini adalah adanya istilah jurnalis bodrek. Jumalis bodrek ini merupakan istilah yang diberikan para jurnalis resmi/profesional kepada seseorang atau sekelompok orang yang melakukan kegiatan seperti kegiatan jurnalis resmi/profesional.
IN VITRO FERMENTATION OF GOAT RUMENT FED WITH FORAGE COMPLETE RATION BASED ON PALM PLANTATION WASTE Biyatmoko, Danang; Rostini, Tintin; Zakir, Irwan; Hidayatullah, Arief
UNEJ e-Proceeding Proceeding of International Conference on Food Sovereignty and Sustainable Agriculture (FoSSA) 2017
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Palm oil plantation in Kalimantan has potency as a carrying capacity in the development oflivestock, as a source of forage feed source of ruminant livestock. The purpose of thisresearch was to know the digestibility of in vitro complete forage wafer. The method used inthis study was Completely Randomized Design consisting of 5 treatments and 4 replicationsso that there were 20 units of experiments: PT0 = 50% field grass + 50% Legume. PT1 = 50%palm plantation waste + 50% legume; PT2 = 50% palm plantation waste + 50% grass ; PT3 =50% Waste Palm Plantation + 25% Legume + 25% Grass Field. PT4 = 100% Palm Waste.Parameters evaluated were physical properties, wafer quality and characteristics offermentation digestion digestibility of local goat rument fluid. The results showed that theutilization of palm plantation waste with wafer technology had water content, absorbency,density and good texture on PT4 treatment which was 50% of palm plantation waste, 25%lugume and 25% field grass, and also had good nutrition.
FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERMINTAAN BAWANG MERAH DI KECAMATAN AMUNTAI SELATAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Hidayatullah, Arief; Riswandi, Riswandi
RAWA SAINS : JURNAL SAINS STIPER AMUNTAI Vol 1 No 1 (2011): Edisi Desember
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT STIPER AMUNTAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.182 KB) | DOI: 10.36589/rs.v1i1.5

Abstract

       This study aims to (i) determine the magnitude of demand for shallots by households in Amuntai Selatan Subdistrict, (ii) find out the amount of expenditure for shallot demand by households in South Amuntai Subdistrict and (iii) to know the effect of socio-economic factors on the demand by households in the Amuntai Selatan District. This research was carried out in six villages in Amuntai Selatan District, namely Kota Raja, Jumba, Murung Sari, Mamar, Paring Bay and Cempaka using cluster random sampling multistage way. Based on the results of the study, the average demand for shallots by households is 1.44 kg / month. Expenditures for demand for shallots in a month is Rp. 8,338.33 or 0.52% of total family income. From the results of correlation analysis and t-test there is a significant relationship between the level of demand for shallots with the number of family members and tastes, while family income factors, prices of shallots, formal education level of housewives, age of housewives and areas of origin of housewives are not has a significant relationship to the demand for shallots. Path analysis was obtained, that variable was total family income, variable price of shallots, variable number of family members, variable level of education of housewives, variable age of housewives, regional variables of origin of housewives, and variable tastes of housewives had a total effect on demand Red onion
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN TELUR ITIK DI DESA TELUK BARU KECAMATAN AMUNTAI SELATAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN Hidayatullah, Arief; Kusumayana, Purna; Najah, Munatun
RAWA SAINS : JURNAL SAINS STIPER AMUNTAI Vol 2 No 2 (2012): Edisi Desember
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT STIPER AMUNTAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.389 KB) | DOI: 10.36589/rs.v2i2.18

Abstract

       This study aims to determine the strengths, weaknesses, opportunities and threats in the marketing of duck eggs in the Teluk Baru Village Amuntai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Utara Regency Kalimantan Selatan Province. Results of research conducted in the Teluk Baru Kecamatan Amuntai Selatan District Hulu Sungai Utara Regency Kalimantan Selatan Provinve to the marketing of duck eggs using the formulation and selection strategy is based on the analysis of internal and external environments using IFE and EFE matrix, the values obtained from the analysis of external factors (EFE) of 2.967, and for the value of the analysis of internal factors (IFE) of 2.98. It can be concluded that the marketing of duck eggs in North Hulu Sungai is medium. Marketing the placement of duck eggs is in cell V with a strategy to hold and maintain. The main types of strategies that can be applied are intensive strategies, market penetration strategies, product development.