Articles

Found 4 Documents
Search

RANCANG BANGUN ALAT PRODUKSI ”BANDREK” UNTUK MENGOPTIMALKAN PROSES KRISTALISASI DAN MEMINIMALKAN RESIDU PRODUK Setyaningrum, Ratih; jazuli, Jazuli; Lestari, Kurniawati Puji
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 11, No 1 (2020): JURNAL SIMETRIS VOLUME 11 NO 1 TAHUN 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.533 KB) | DOI: 10.24176/simet.v11i1.3586

Abstract

Proses pengkristalan serbuk bandrek manual pada UKM Ayuk dusun Mangun, Limbangan, mengakibatkan kelelahan pekerja dan menghasilkan residu sebanyak 40% berupa gumpalan kristal besar menyerupai permen. Residu dihasilkan pada kondisi suhu pemasakan 85-90°C dan kecepatan aduk 40 Rpm dengan tenaga manusia. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti merancang alat pengkristal bandrek menggunakan Desain Eksperimen Taguchi untuk mencapai kondisi ideal guna meminimalkan residu dan mengurangi kerugian secara kuantitatif. Alat yang dirancang digunakan dalam percobaan sebanyak 16 kali sehingga menghasilkan kondisi ideal atau kondisi optimum pada setting suhu 95°-100° C dan kecepatan aduk dengan 80 Rpm. Terlihat adanya penurunan jumlah residu yang sebelumnya 40% menjadi 19% pada hasil implementasi.   
WAYANG GAGA AS A MEDIA OF CREATIVITY EDUCATION FOR STUDENTS AT NONGKOSAWIT 02 ELEMENTARY SCHOOL SEMARANG Setyaningrum, Heny; Jazuli, Jazuli; Triyanto, Triyanto
Catharsis Vol 8 No 4 (2019): December 2019
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/catharsis.v8i4.35745

Abstract

Wayang Gaga is a contemporary puppet made from grass. Wayang Gaga is staged with a simple story and triggers communication between the players and the audience. Wayang Gaga can be used as a medium for creativity education for children through the process of creating and appreciating. This study aims to examine Wayang Gaga as a medium for creativity education for elementary school children. Research location in Nongkosawit Public Elementary School 02, Jl. Randusari, RT.06/RW.02, Nongkosawit, Gunungpati District, Semarang City. Data collection techniques use observation, interviews, and documentation. The data validation technique uses source triangulation. Data analysis techniques refer to Miles and Huberman with data reduction procedures, data presentation and conclusion drawing. The results showed that Wayang Gaga can be used as a medium for creativity education for elementary school children through the process of making puppets (creations) to short performances by students (appreciation). Weaving skills, the breadth of thinking and the flexibility of speaking in public when being a puppeteer is one of the characteristics of creativity that results from learning activities using the Wayang Gaga media. Specific creativity can be seen from the personalities of students involved in a series of creative processes namely Wayang Gaga workshops and performances, supported by internal and external driving factors, so as to produce a creative product in the form of Wayang Gaga and its performances. This research is expected to bring up new educational media based on local wisdom, so that in addition to developing creativity students can also recognize and love the arts in their own area.      
PENGARUH KEPEMIMPINAN, MOTIVASI DAN PELATIHAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI KOMISI INFORMASI PROVINSI KEPRI Jazuli, Jazuli
BENING Vol 7, No 1 (2020): Mei 2020
Publisher : University of Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/bening.v7i1.2207

Abstract

Kepemimpinan merupakan kegiatan mempengaruhi orang lain supaya mereka dapat bekerja sama mencapai tujuan yang diinginkan, dan bukan hanya jabatan semata yang memberi kualifikasi kepada seorang supaya memimpin bahkan lebih dari itu, bahwa kepemimpinan adalah kesanggupan yang dimiliki oleh seseorang untuk mempengaruhi pendapat, sikap, dan tingkah laku orang lain. Keberadaan Pemimpin sangat dibutuhkan dalam mendukung kegiatan proses aktifitas di setiap organisasi, Berdasarkan pada tujuan penelitian tersebut, maka dalam penelitian ini penulis menggunakan metode analisi linier berganda, metode ini di pilih karena dapat menganalisis pengaruh Kepemimpinan, motivasi dan pelatihan kerja terhadap  Kinerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahawa kepemimpinan secara parsial mempunyai pengaruh yang sangat positif terhadap kinerja pegawai komisi informasi Kepri, hal ini ditunjukkan oleh nilai t hitung sebesar  51,2 % dengan nilai signifikan 0,002 (0, 2 % ), sedangkan untuk nilai t hitung pelatihan mempunyai penagruh dengan tinggkat ke dua dengan nilai 43,7 % dengan nilai signifikan 0,020 ( 2 % ), sedangkan untuk Motivasi memiliki  nilai t hitung 42,1 % dengan nilai signifikan 0,75 ( 7,5 % ), selanjutkan secara simultan kepemimpinan dan pelatihan serta motivasi mempunyai pengaruh yang sangat signifikan terhadap Kinerja pegawai komisi Informasi Kepri, hai ini ditunjukkan nilai F hitung sebesar 63,933 > nilai F table 2.90,  Artinya dapat disimpulkan bahwa ketiga variabel bebas kepemimpinan, motivasi kerja dan pelatihan  secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Dengan demikian disarankan kepada pimpinan dan sekretaris untuk dapat memberikan kepemimpinanya dengan berlaku  adil dan tidak diskriminatif. Kata Kunci : Kepemimpinan, Motivasi, Pelatihan Kerja, Kinerja Pegawai 
Rancang Bangun Aplikasi Sistem Pakar untuk Menganalisa Penyebab Kerusakan Komputer Said, Ilham M.; Jazuli, Jazuli
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam mengoperasikan komputer tentu sering mengalami masalah dengan sistem operasi Windows,seperti komputer lambat ketika membaca data, icon-icon yang hilang di dekstop, sistem crash aplikasi atau fileyang tidak dapat dijalankan, ataupun muncul pesan kesalahan yang tidak dimengerti, masalah-masalah yangmuncul ini tidak jarang berakibat fatal sehingga mengganggu pekerjaan atau aktifitas yang sedang dilakukan.Salah satu solusi yang tepat untuk masalah tersebut diatas dengan menerapkan perancanganberorientasi obyek yang mengikuti aturan Hierarki (aturan pohon) yaitu setiap tahapan akan memunculkanbeberapa tahapan baru dan teknik inferensi Forward Reasoning dengan teknik penelusuran data Dept FirstSearch, dengan metode penalaran maju sistem akan memberikan informasi untuk permasalahan yangdihadapi.Hasil pengujian menunjukkan solusi permasalahan untuk setiap masalah kerusakan komputer dapatmembantu pemakai komputer untuk mengenali dan menangani kerusakan komputer.Kata kunci: Sistem Pakar, Basis Pengetahuan, Forward Reasoning, Dept First Search.