Hidayat, Ahid
Universitas Halu Oleo

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK MELALUI MODEL ROLE PLAYING (BERMAIN PERAN) Surastini, Ni Wayan Lilis; Hidayat, Ahid
JURNAL RISET GOLDEN AGE PAUD UHO Vol 2, No 1: Maret 2019
Publisher : Jurusan PG-PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.841 KB) | DOI: 10.36709/jrga.v2i1.8303

Abstract

 Tujuan pelaksanaan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak melalui model bermain peran di Kelompok B TK Dian EkawatiKendari. Subjek dalam penelitian ini adalah anak Kelompok B TK Dian Ekawati Kendari yang berjumlah 20 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dan dilaksanakan 2 (dua) siklus, setiap siklus terdiri atas: perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Hasil penelitian pada siklus I diperoleh persentase sebesar 88,8% sedangkan aktivitas belajar anak diperoleh persentase 88,8%. Pada siklus II, persentase ketercapaian aktivitas mengajar guru mengalami peningkatan menjadi 94,7%, sedangkan persentase ketercapaian aktivitas belajar anak juga mengalami peningkatan menjadi 94,4%. Berdasarkan hasil evaluasi tentang kemampuan berbicara anak dengan menggunakan model bermain peran menunjukkan bahwa hasil observasi diperoleh persentase sebesar 50% dan mengalami peningkatan pada siklus I yaitu sebesar 65%. Pada siklus II diperoleh persentase sebesar 95%.  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa keterampilan sosial anak Kelompok B TK Dian Ekawati Kendari dapat ditingkatkan melalui model bermain peran.Kata kunci: Pembelajaran, Kemampuan Berbicara Anak, Bermain Peran
Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Melalui Media Kartu Huruf Putri, Nur Eka; Hidayat, Ahid
JURNAL RISET GOLDEN AGE PAUD UHO Vol 1, No 3: November 2018
Publisher : Jurusan PG-PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.712 KB) | DOI: 10.36709/jrga.v1i3.9107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui media kartu huruf di Kelompok B TK Kartika XX-46 Kendari. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dimana setiap siklus terdiri dari empat kali pertemuan. Tahap-tahap dalam penelitian ini mengikuti prosedur penelitian tindakan kelas, yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi atau pengamatan, dan (4) refleksi.  Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan anak didik di Kelompok B TK Kartika XX-46 Kendari yang berjumlah 20 anak didik yang terdiri atas 9 orang anak perempuan dan 11 orang anak laki-laki dengan rentang usia 5-6 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar. Sebelum tindakan diperoleh persentase sebesar 40% dan mengalami peningkatan pada siklus I yaitu sebesar 15% sehingga menjadi 65%. Pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 20% dari siklus I sehingga menjadi 85%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan membaca permulaan anak di Kelompok B TK Kartika XX-46 Kendari dapat ditingkatkan melalui media kartu huruf.Kata Kunci: Kemampuan Membaca, Permulaan Anak, Media Kartu Huruf
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KINESTETIK ANAK MELALUI PERMAINAN LARI KARUNG Fitriani, Fitriani; Hidayat, Ahid
JURNAL RISET GOLDEN AGE PAUD UHO Vol 2, No 2: Juli 2019
Publisher : Jurusan PG-PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.521 KB) | DOI: 10.36709/jrga.v2i2.8360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kinestetik anak melalui permainan lari karung di Kelompok B TK Sangia Jampaka Kabupaten Buton Tengah. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Tahap-tahap dalam penelitian ini mengikuti prosedur penelitian tindakan kelas.  Tahapan dalam penelitian ini yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan evaluasi, dan (4) refleksi. Subjek dalam penelitian adalah guru dan anak di TK Sangia Jampaka Kabupaten Buton Tengah. Berdasarkan analisis data hasil observasi aktivitas mengajar guru pada siklus I diperoleh presentase ketercapaian sebesar 66,67%, sedangkan siklus II presentase ketercapaian aktivitas mengajar guru mengalami peningkatan menjadi 83,33. Pada aktivitas belajar anak pada siklus I presentase ketercapaian sebesar 83,33%, sedangkan presentase ketercapaian aktivitas belajar anak pada siklus II juga mengalami peningkatan menjadi 91,67. Berdasarkan analisis data aktivitas hasil belajar  pada siklus I diperoleh presentase 73,33%. Pada siklus II diperoleh presentase sebesar 93,33%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan kinestetik anak di TK Sangia Jampaka Kabupaten Buton Tengah dapat ditingkatkan melalui permainan lari karung.Kata kunci: Kemampuan Kinestetik, Permainan Lari Karung, Anak.
Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Melalui Kegiatan Bermain Lempar Tangkap Bola Plastik Astuti, Astuti; Pabunga, Dorce Banne; Hidayat, Ahid
JURNAL RISET GOLDEN AGE PAUD UHO Vol 2, No 3: November 2019
Publisher : Jurusan PG-PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.686 KB) | DOI: 10.36709/jrga.v2i3.9192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak melalui kegiatan bermain lempar tangkap bola plastik di Kelompok B PAUD Sariwangi Kecamatan Wakorumba Selatan Kabupaten Muna. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan anak didik pada kelompok B PAUD Sariwangi Kecamatan Wakorumba Selatan Kabupaten Muna yang berjumlah 15 orang anak yang terdiri atas 7 orang anak laki-laki dan 8 orang anak perempuan dengan rentang usia 5-6 tahun. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Tahap-tahap dalam penelitian mengikuti prosedur Penelitian Tindakan kelas, yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan atau observasi, dan (4) refleksi. Berdasarkan hasil analisis belajar anak tentang Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Melalui Kegiatan Bermain Lempar tangkap Bola Plastik pada siklus I diperoleh persentase ketercapaian sebesar 60% atau 8 anak didik dan mengalami peningkatan pada siklus II dengan persentase ketercapaian sebesar (86,66%) atau 13 anak didik dari 15 anak. Kata Kunci :  Kemampuan Motorik Kasar, Anak,  Lempar Tangkap Bola Plastik.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI MEDIA PAPAN FLANEL DI KELOMPOK B TK NEGERI HARAPAN KITA ALEBO KABUPATEN KONAWE SELATAN marfiani, marfiani; Hidayat, Ahid
Jurnal Smart PAUD Vol 2, No 2: Juli 2019
Publisher : Jurusan PG-PAUD Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.049 KB) | DOI: 10.36709/jspaud.v2i2.7286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui media papan flanel di kelompok B TK Negeri Harapan Kita Alebo Kabupaten Konawe Selatan. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan anak didik yang berjumlah 16 orang yang terdiri atas 7 anak laki-laki dan 9 anak perempuan  dengan rentan usia 5-6 tahu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan analisis data hasil observasi aktivitas mengajar guru pada siklus I diperoleh  persentase ketercapaian sebesar 73,3%, aktivitas belajar anak didik diperoleh persentase ketercapaian sebesar 69, 28%, sedangkan hasil belajar anak berupa peningkatan kemampuan membaca permulaan melalui media papan flanel sebelum dilakukan tindakan sebesar 37,5%. anak memperoleh nilai BSB dan BSH kemudian meningkat pada siklus I sebesar 62,5%. Pada siklus II, persentase ketercapaian aktivitas mengajar guru mengalami peningkatan menjadi 93,33%, persentase ketercapaian aktivitas belajar anak didik juga mengalami peningkatan menjadi 92.37% dan hasil belajar anak berupa peningkatan kemampuan membaca permulaan  melalui  media papan flanel meningkat sebesar 87,5%.Kata kunci: kemampuan membaca permulaan, media papan flanel
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PUISI MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL SISWA KELAS V SDN 1 LANGORI Irawati, Irawati; Hidayat, Ahid; La Rabani, La Rabani; Mansyur, Mansyur
Jurnal Ilmiah Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2019): Terbit 2 kali dalam setahun
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.154 KB) | DOI: 10.36709/jipsd.v1i2.11049

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca puisi siswa kelas V SDN 1 Langori Kabupaten Kolaka melalui penerapan pembelajaran kontekstual. Prosedur penelitian yaitu; (a) perencanaan (planning), (b) pelaksanaan tindakan (action), (c) observasi dan evaluasi (observation and evaluation), dan (d) refleksi (reflection). Data dalam penelitian ini terdiri dari data kualitatif dan data kuantitatif. Deskripsi kualitatif digunakan untuk menganalisis aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran membaca puisi dengan pendekatan kontekstual. Deskripsi kuantitatif digunakan untuk menganalisis data peningkatan kemampuan membaca puisi siswa setelah pembelajaran dilaksanakan dalam setiap siklusnya. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu dari kemampuan membaca puisi mengalami peningkatan yakni pada tindakan siklus I nilai ketuntasan secara klasikal adalah 45% dan nilai rata-rata siswa mencapai 65,05. Pada siklus II hasil belajar siswa untuk kemampuan membaca puisi mengalami peningkatan yakni nilai ketuntasan secara klasikal adalah 85% yang telah memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 70, dan nilai rata-rata siswa mencapai 77,85. Pada siklus I pertemuan pertama aktivitas guru mencapai 47,05%, dan pada pertemuan kedua mencapai 58,82%. Pada siklus II pertemuan pertama aktivitas guru meningkat menjadi 64,70%, dan pada pertemuan kedua mencapai 94,11%. Dan aktivitas belajar siswa pada siklus I pertemuan pertama mencapai 45,45% dan pertemuan kedua 54,54%. Pada siklus II pertemuan pertama mencapai 72,72% dan meningkat pada pertemuan kedua mencapai 90,90 %.Kata kunci: Model Pembelajaran, Kontekstual, Hasil Belajar