Articles

Found 7 Documents
Search

UPAYA PROMOTIF DAN PREVENTIF KESEHATAN JIWA MELALUI DETEKSI DINI BERBASIS WEB Novianti, Evin; Tobing, Duma Lumban; Wibisono, Bayu
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : PPNI JAWA TENGAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.8.1.2020.69-74

Abstract

Kader merupakan tenaga potensial di masyarakat yang memiliki peranan penting dalam meningkatkan kesehatan jiwa masyarkat. Perberdayaan kader kesehatan jiwa dapat dilakukan dengan memberikan pelatihan deteksi dini berbasis web agar kader memiliki pemahaman tentang masalah kesehatan jiwa, mendeteksi dini ganggguan jiwa dan melakukan rujukan puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas pelatihan deteksi dini berbasis web dalam upaya promotif dan preventif kesehatan jiwa. Desain Quasi experiment pre and post test without control group? dengan intervensi pelatihan deteksi dini berbasis web digunakan dalam penelitian ini. Sampel penelitian ini terdiri dari 18 orang kader kesehatan yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisa data dilakukan dengan membandingkan data sebelum dan sesudah mendapatkan pelatihan deteksi dini berbasis web terhadap kemampuan kognitif dan psikomotor dengan menggunakan uji statistik paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan kemampuan kognitif dan psikomotor yang signifikan  p value 0,000 (p < 0,05). Salah satu upaya promotif dan preventif kesehatan jiwa dapat dilakukan melaui deteksi dini berbasis web. Kata kunci: deteksi dini, kader, kesehatan jiwa PROMOTIVE AND PREVENTIVE EFFORTS FOR MENTAL HEALTH THROUGH WEB-BASED DETECTION EARLY ABSTRACTCadres are potential workers in the community who have an important role in improving the mental health of the community. Empowerment of mental health cadres can be done by providing web-based early detection training so that cadres have an understanding of mental health problems, early detection of mental disorders and make a referral of health centers. This study aims to analyze the effectiveness of web-based early detection training in mental health promotion and prevention efforts. Quasi-experiment design pre and post-test without control group "with a web-based early detection training intervention used in this study. The sample of this study consisted of 18 health cadres taken using a purposive sampling technique. Data analysis was performed by comparing data before and after getting web-based early detection training on cognitive and psychomotor abilities using a paired t-test statistical test.The results showed a significant change in cognitive and psychomotor abilities, p-value 0,000 (p <0.05. One of the promotive and preventive efforts of mental health can be done through web-based early detection. Keywords: early detection, cadres, mental health
Efektifitas terapi supportif terhadap kualitas hidup lansia dengan hipertensi Tobing, Duma L.; Novianti, Evin
Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 9 No 03 (2019): Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Edisi September 2019
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.136 KB) | DOI: 10.33221/jiiki.v9i03.230

Abstract

Lansia yang telah didiagnosis hipertensi tidak dapat lepas dari minum obat setiap hari, kontrol makanan, gaya hidup dan emosi yang setiap menitnya dapat berubah dapat mempengaruhi kualitas hidup lansia. Disamping itu kemunduran kondisi fisik akibat hipertensi, mempengaruhi ketahanan tubuh lansia terhadap gangguan atau serangan infeksi dari luar. Hal inilah yang dapat memperberat kualitas hidup lansia Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan &nbsp;efektivitas terapi kelompok suportif terhadap kualitas hidup lansia dengan hipertensi di Kelurahan Limo, Depok. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi experimental pre and post test with control group?. Sampel penelitian berjumlah 44 orang yang dibagi dalam 2 kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden adalah perempuan (93,19%), pendidikan terbanyak adalah SD (47,72%), sebagian besar responden (61,36%) tidak teratur minum obat, usia rata-rata responden adalah 60,34 tahun, rata-rata lama sakit adalah 4,17 tahun, rata-rata tekanan darah sistole adalah 154,54 mmHg dan rata-rata tekanan darah diastole adalah 95,23 mmHg. &nbsp; Kata Kunci : &nbsp;Hipertensi, Lansia, Kualitas Hidup, Terapi Kelompok Suportif
MANAJEMEN ASUHAN KEPERAWATAN POTENSIAL PEMBENTUKAN IDENTITAS DIRI REMAJA DENGAN PENDEKATAN MODEL HEALTH PROMOTION DI KELURAHAN KATULAMPA BOGOR TIMUR Novianti, Evin
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 1 (2014): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2269.773 KB)

Abstract

Upaya kesehatan remaja di masyarakat masih bersifat fisik, sedangkan upaya kesehatan psikologi seperti stimulasi perkembangan remaja belum terlihat. Tujuannya mendesiminasikan hasil tentang upaya Health Promotion di masyarakat bagi pembentukan identitas diri remaja lewat terapi spesialis keperawatan jiwa. Terapi spesialis keperawatan jiwa membantu mencegah masalah kesehatan, mendidik dan mengembangkan potensi kelompok remaja. Namun dengan karakteristik dan masalah anggota yang berbeda, diperlukan terapi tambahan sesuai dengan masalah yang tengah dihadapi oleh remaja. Remaja dengan kesulitan bersikap asertif diberikan tambahan terapi Assertiveness Training, remaja yang kurang mampu berkenalan & berkomunikasi diberi tambahan terapi Social Skill Training dan remaja yang tidak sedang memiliki masalah keduanya tapi membutuhkan wadah untuk saling mendukung, dibentuk lah Self Help Group. Analisa dilakukan dengan menggunakan pendekatan model konsep Health Promotion dari Nola J.Pender. Hasil penulisan ini adalah Terapi kelompok terapeutik direkomendasikan untuk dilakukan pada tatanan pelayanan kesehatan di masyarakat sebagai bentuk pelayanan kesehatan jiwa promotif bagi remaja di masyarakat
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG JAJANAN DENGAN PEMILIHAN JAJANAN UNTUK ANAK USIA TODLER DI RW 13 KELURAHAN JATISAMPURNA BEKASI TAHU 2012 Marcelina, Lina Ayu; Herlina, Herlina; Maulina, Maulina; novianti, evin
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 1 (2014): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.77 KB)

Abstract

Pada usia todler, anak belum memiliki kemampuan untuk menentukan jajanan mana yang baik untuk mereka sehingga peranan ibu sangat dibutuhkan dalam hal ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan ibu tentang jajanan dengan pemilihan jajanan untuk anak usia todler. Sampel total sampling sebanyak 42 ibu. Makanan jajanan merupakan makanan dan minuman yang dijual oleh pedagang dan dapat langsung dimakan tanpa pengolahan lebih lanjut. Pemilihan jajanan ibu dibagi menjadi jajanan sehat dan tidak sehat dan untuk mengidentifikasi digunakan kuisioner yang diisi oleh responden. Hasil penelitian sebagian besar responden berusia > 32 tahun, memiliki pendidikan menengah ke atas, tidak bekerja, membeli jajanan di minimarket,  memiliki pengetahuan tinggi dan memilih jajanan sehat. Uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara usia ibu dengan pemilihan jajanan (P 0.209dan OR 0.338),terdapat hubungan antara pendidikan ibu (P 0.020 dan OR 7.000), pekerjaan ibu (P 0.031 dan OR 5.909) dan pengetahuan ibu tentang jajanan (P  0.017 dan  OR 6.000) dengan pemilihan jajanan. Orang tua diharapkan lebih aktif dalam mencari informasi makanan jajanan yang sehat sehingga bisa diterapkan saat memilih jajanan untuk anak.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI IBU MENGELOLA EMOSI ANAK USIA SEKOLAH MELALUI TERAPI KELOMPOK ASSERTIVENESS TRAINING Novianti, Evin; Keliat, Budi Anna; Nuraini, Tuti; Susanti, Herni
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 15, No 2 (2012): July
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.873 KB) | DOI: 10.7454/jki.v15i2.35

Abstract

Anak usia sekolah yang belum mampu mengolah masalahnya dengan tepat, rentan berperilaku emosional. Tujuan penelitianmemperoleh gambaran pengaruh terapi kelompok Assertiveness Training (AT) terhadap kemampuan komunikasi ibu mengelolaemosi anak usia sekolah. Sampel pada kelompok intervensi dan kontrol masing-masing 32 orang. Hasil penelitianmemperlihatkan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi asertif ibu pada kelompok yang mendapat AT meningkat secarabermakna (p< 0,05; ?= 0,05). Pada kelompook ibu yang tidak mendapat AT, kemampuan komunikasi ibu menurun secarabermakna (p< 0,05; ?= 0,05). Kemampuan anak mengelola emosi meningkat bermakna (p< 0,05; ?= 0,05) yang ibunya mengikutiAT, sedangkan pada kelompok yang ibunya tidak mendapat AT menurun bermakna (p< 0,05; ?= 0,05). Terapi inidirekomendasikan pada pelayanan kesehatan di masyarakat khususnya anak usia sekolah.
The Utilization of School Health Unit in Promoting Children's Mental Health in Kelurahan Limo Depok Novianti, Evin; Tobing, Duma Lumban
MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2019): MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.35 KB) | DOI: 10.25170/mitra.v3i2.857

Abstract

School Health Unit (UKS) is conceived to accommodate children's problems, either physically, psychologically, emotionally, morally, or spiritually. However, in its implementation, the majority of UKS in schools tend to handle physical complaints rather than provide more holistic services. The purpose of this commmunity-empowerment activity was to increase the role of nurses in the physical and mental health promotion of school children by examining the UKS role in Elementary State School (SDN) 01 Limo. The community-empowerment activity carried out included the provision of material about growing children both physically and mentally, training parents to communicate assertively with the child by responding positively to the child's emotions. Before the activity was implemented, 60 respondents were measured for their ability to handle the material and the assertive communication. By using the Paired T-test, the result of a significant influence on the improvement of knowledge, attitudes and psychomotor with pvalue = 0,000 (P &lt; 0.05) was obtained. The respondents? knowledge increase by 6.51 points, psychomotor 5.73 points, and attitude 2.46 points. It was concluded that mental health promotion efforts incorporated in UKS should be continued as the flagship program of SDN 01 Limo.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK KADER KESEHATAN JIWA Novianti, Evin; Tobing, Duma Lumban
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.286 KB)

Abstract

ABSTRAKMasalah kesehatan jiwa masyarakat tidak bisa dipandang sebelah mata, banyakkasus-kasus gangguan kejiwaan yang luput dari perhatian keluarga. Untuk itu, perludiciptakan kondisi wilayah yang siaga terhadap kesehatan jiwa warganya. Perluadanya keterlibatan masyarakat desa setempat dalam upaya mencapai tujuan. Strategipemberdayaan masyarakat bermanfaat untuk mengidentifikasi, mengatasi masalahkesehatan jiwa dan mempertahankan kesehatan jiwa di wilayahnya. Pemberdayaanmasyarakat merupakan proses pengembangan potensi baik pengetahuan maupunketerampilan masyarakat sehingga mereka mampu mengontrol diri dan terlibat dalammemenuhi kebutuhan mereka sendiri. Tujuan pelaksanaan program ini adalahmembentuk Kader Kesehatan Jiwa di masing-masing RW (KKJ) denganmengintegrasikan program kesehatan di Puskesmas Grogol Kelurahan Limo Depok.Tujuan kedua adalah meningkatkan kemampuan kader dalam melakukan deteksi dinimasalah kesehatan jiwa di masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputipelatihan kader yang telah ada yaitu kader posbindu tentang kesehatan jiwa sesuaiusia, pelatihan melakukan deteksi dini, pelatihan melakukan buku pedoman KKJ danbuku deteksi dini kesehaan jiwa. Hasil abdimas menunjukkan peningkatankemampuan komunikasi orang tua dilihat dari pengetahuan, sikap, dan psikomotoribu. Terdapat peningkatan sebelum dan sesudah diberikan materi rata-ratapeningkatan sebesar 14,72%.