Articles

Found 11 Documents
Search

UPAYA PROMOTIF DAN PREVENTIF KESEHATAN JIWA MELALUI DETEKSI DINI BERBASIS WEB Novianti, Evin; Tobing, Duma Lumban; Wibisono, Bayu
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : PPNI JAWA TENGAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.148 KB) | DOI: 10.26714/jkj.8.1.2020.69-74

Abstract

Kader merupakan tenaga potensial di masyarakat yang memiliki peranan penting dalam meningkatkan kesehatan jiwa masyarkat. Perberdayaan kader kesehatan jiwa dapat dilakukan dengan memberikan pelatihan deteksi dini berbasis web agar kader memiliki pemahaman tentang masalah kesehatan jiwa, mendeteksi dini ganggguan jiwa dan melakukan rujukan puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas pelatihan deteksi dini berbasis web dalam upaya promotif dan preventif kesehatan jiwa. Desain Quasi experiment pre and post test without control group? dengan intervensi pelatihan deteksi dini berbasis web digunakan dalam penelitian ini. Sampel penelitian ini terdiri dari 18 orang kader kesehatan yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisa data dilakukan dengan membandingkan data sebelum dan sesudah mendapatkan pelatihan deteksi dini berbasis web terhadap kemampuan kognitif dan psikomotor dengan menggunakan uji statistik paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan kemampuan kognitif dan psikomotor yang signifikan  p value 0,000 (p < 0,05). Salah satu upaya promotif dan preventif kesehatan jiwa dapat dilakukan melaui deteksi dini berbasis web. Kata kunci: deteksi dini, kader, kesehatan jiwa PROMOTIVE AND PREVENTIVE EFFORTS FOR MENTAL HEALTH THROUGH WEB-BASED DETECTION EARLY ABSTRACTCadres are potential workers in the community who have an important role in improving the mental health of the community. Empowerment of mental health cadres can be done by providing web-based early detection training so that cadres have an understanding of mental health problems, early detection of mental disorders and make a referral of health centers. This study aims to analyze the effectiveness of web-based early detection training in mental health promotion and prevention efforts. Quasi-experiment design pre and post-test without control group "with a web-based early detection training intervention used in this study. The sample of this study consisted of 18 health cadres taken using a purposive sampling technique. Data analysis was performed by comparing data before and after getting web-based early detection training on cognitive and psychomotor abilities using a paired t-test statistical test.The results showed a significant change in cognitive and psychomotor abilities, p-value 0,000 (p <0.05. One of the promotive and preventive efforts of mental health can be done through web-based early detection. Keywords: early detection, cadres, mental health
TINGKAT RESILIENSI DENGAN IDE BUNUH DIRI PADA REMAJA Putri, Kania Febrya; Tobing, Duma Lumban
Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 10 No 01 (2020): Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Edisi Maret 2020
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.9 KB) | DOI: 10.33221/jiiki.v10i01.392

Abstract

Pendahuluan: World Health Organization (WHO) menetapkan bunuh diri sebagai fenomena global di seluruh wilayah di dunia penyebab kematian terbanyak kedua di tahun 2016 dengan rentang usia 15-26 tahun. Banyaknya perubahan yang terjadi pada masa remaja, seperti fisik, hormonal, sosial, dan psikososial, sering kali memicu ketidakstabilan emosi pada remaja yang berujung pada timbulnya ide bunuh diri. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu kemampuan agar remaja dapat beradaptasi dengan baik, salah satunya dengan meningkatkan resiliensi Tujuan: Tujuan penelitian, yaitu untuk mengetahui hubungan tingkat resiliensi dengan ide bunuh diri pada remaja. Desain: Penelitian ini melibatkan 231 responden berusia 15 sampai 17 tahun yang akan diminta untuk mengisi data demografi, Connor Davidson Resilience Scale (CD-RISC), dan Suicidal Ideation Questionnaire (SIQ). Hasil: Hasil penelitian menemukan adanya hubungan antara tingkat resiliensi dengan ide bunuh diri. Terdapat temuan menarik, ide bunuh diri juga ditemukan pada remaja dengan orang tua tidak bercerai dan tingkat resiliensi sedang. Kesimpulan: Meningkatkan resiliensi dapat menjadi salah satu upaya penting untuk mencegah dan mengurangi ide bunuh diri pada remaja.
PENGARUH PENYULUHAN GIZI BUAH SAYUR SEHAT DAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA ANAK-ANAK TK DI KOTA DEPOK Sofianita, Nur Intania; Apriningsih, Apriningsih; Tobing, Duma Lumban
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v10i1.10

Abstract

Menurut data Riskesdas 2013 proporsi rerata nasional perilaku konsumsi kurang sayur dan atau buah  sebesar 93,5%, dengan melihat hasil tersebut dapat menggambarkan pola makan penduduk Indonesia kurang mengkonsumsi sayur dan buah. penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatkan pengetahuan dan perubahan perilaku anak-anak TK sehingga mau membiasakan diri untuk mengkonsumsi sayur dan buah. Responden penelitian adalah anak-anak TK di Kota Depok, terdapat 11 TK yang tersebar di 11 kecamatan  di Kota Depok. Metode penyuluhan dengan menggunakan media poster, leaflet, permainan kartu dan booklet mengenai sayur  buah, dan PHBS. Hasil penelitian menunjukkan  responden yang mengikuti program kegiatan penyuluhan berjumlah 340 anak dengan rata-rata umur 4 -6 tahun. Responden laki-laki sebesar 49,11% dan 50,89% perempuan. Kemudian pengetahuan setelah dilakukan penyuluhan gizi sayur buah dan PHBS mengalami peningkatan sebesar 2,94% untuk pengetahuan gizi sayur, 6,19%  untuk pengetahuan gizi buah dan 5,3% untuk pengetahuan PHBS.  Kata Kunci : Penyuluhan Gizi, Anak TK, PHBS, Gizi Seimbang
The Utilization of School Health Unit in Promoting Children's Mental Health in Kelurahan Limo Depok Novianti, Evin; Tobing, Duma Lumban
MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2019): MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.35 KB) | DOI: 10.25170/mitra.v3i2.857

Abstract

School Health Unit (UKS) is conceived to accommodate children's problems, either physically, psychologically, emotionally, morally, or spiritually. However, in its implementation, the majority of UKS in schools tend to handle physical complaints rather than provide more holistic services. The purpose of this commmunity-empowerment activity was to increase the role of nurses in the physical and mental health promotion of school children by examining the UKS role in Elementary State School (SDN) 01 Limo. The community-empowerment activity carried out included the provision of material about growing children both physically and mentally, training parents to communicate assertively with the child by responding positively to the child's emotions. Before the activity was implemented, 60 respondents were measured for their ability to handle the material and the assertive communication. By using the Paired T-test, the result of a significant influence on the improvement of knowledge, attitudes and psychomotor with pvalue = 0,000 (P &lt; 0.05) was obtained. The respondents? knowledge increase by 6.51 points, psychomotor 5.73 points, and attitude 2.46 points. It was concluded that mental health promotion efforts incorporated in UKS should be continued as the flagship program of SDN 01 Limo.
Desain Model Basisdata Monitoring Perawatan dan Perkembangan Kesehatan Anak Paud Melalui Metode Holistik Integratif Krisnanik, Erly; Rahayu, Tri; Tobing, Duma Lumban
Informatik : Jurnal Ilmu Komputer Vol 15, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristekdikti RI) telah mencanangkan program untuk kesehatan masyarakat yang dituangkan kedalam Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) tahun 2017-2045. Kualitas hidup sumber daya manusia (SDM) merupakan pondasi utama bagi pembangunan, hal ini disebkan karena kualitas SDM sangat menentukan kemajuan suatu bangsa. Kualitas SDM antara lain dicerminkan oleh derajat kesehatan, tingkat intelegensia, kematangan emosional dan spiritual yang ditentukan oleh kualitas anak sejak janin dalam kandungan hingga anak berusia 6 tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas hidup anak paud melalui desain model basisdata    monitoring kesehatan anak paud melalui metode pendekatan holistic integratif yang terdiri dari beberapa aspek: 1) Pemenuhan gizi bagi anak paud, 2) Penjadwalan imunisasi dan 3) Perawatan pertumbuhan anak paud. sedangkan manfaat dari penelitian ini adalah memberikan kemudahan pada pengelola Paud untuk memonitoring anak didiknya dalam pemeliharaan kesehatan mulai dari kebutuhan gizi, pemberian imunisasi yang teratur dan pertumbungan/ perkembangan anak Paud Metodologi penelitian yang digunakan dalam pengembangan desain model basisdata    menggunakan Basisdata    Life Cycle (DBLC
PEMBERDAYAAN KELOMPOK KADER KESEHATAN JIWA Novianti, Evin; Tobing, Duma Lumban
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.286 KB)

Abstract

ABSTRAKMasalah kesehatan jiwa masyarakat tidak bisa dipandang sebelah mata, banyakkasus-kasus gangguan kejiwaan yang luput dari perhatian keluarga. Untuk itu, perludiciptakan kondisi wilayah yang siaga terhadap kesehatan jiwa warganya. Perluadanya keterlibatan masyarakat desa setempat dalam upaya mencapai tujuan. Strategipemberdayaan masyarakat bermanfaat untuk mengidentifikasi, mengatasi masalahkesehatan jiwa dan mempertahankan kesehatan jiwa di wilayahnya. Pemberdayaanmasyarakat merupakan proses pengembangan potensi baik pengetahuan maupunketerampilan masyarakat sehingga mereka mampu mengontrol diri dan terlibat dalammemenuhi kebutuhan mereka sendiri. Tujuan pelaksanaan program ini adalahmembentuk Kader Kesehatan Jiwa di masing-masing RW (KKJ) denganmengintegrasikan program kesehatan di Puskesmas Grogol Kelurahan Limo Depok.Tujuan kedua adalah meningkatkan kemampuan kader dalam melakukan deteksi dinimasalah kesehatan jiwa di masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputipelatihan kader yang telah ada yaitu kader posbindu tentang kesehatan jiwa sesuaiusia, pelatihan melakukan deteksi dini, pelatihan melakukan buku pedoman KKJ danbuku deteksi dini kesehaan jiwa. Hasil abdimas menunjukkan peningkatankemampuan komunikasi orang tua dilihat dari pengetahuan, sikap, dan psikomotoribu. Terdapat peningkatan sebelum dan sesudah diberikan materi rata-ratapeningkatan sebesar 14,72%.
DESAIN MODEL BASISDATA MONITORING PERAWATAN DAN PERKEMBANGAN KESEHATAN ANAK PAUD MELALUI METODE HOLISTIK INTEGRATIF Krisnanik, Erly; Rahayu, Tri; Tobing, Duma Lumban
Informatik : Jurnal Ilmu Komputer Vol 15, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1363.461 KB)

Abstract

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristekdikti RI) telah mencanangkan program untuk kesehatan masyarakat yang dituangkan kedalam Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) tahun 2017-2045. Kualitas hidup sumber daya manusia (SDM) merupakan pondasi utama bagi pembangunan, hal ini disebkan karena kualitas SDM sangat menentukan kemajuan suatu bangsa. Kualitas SDM antara lain dicerminkan oleh derajat kesehatan, tingkat intelegensia, kematangan emosional dan spiritual yang ditentukan oleh kualitas anak sejak janin dalam kandungan hingga anak berusia 6 tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas hidup anak paud melalui desain model basisdata    monitoring kesehatan anak paud melalui metode pendekatan holistic integratif yang terdiri dari beberapa aspek: 1) Pemenuhan gizi bagi anak paud, 2) Penjadwalan imunisasi dan 3) Perawatan pertumbuhan anak paud. sedangkan manfaat dari penelitian ini adalah memberikan kemudahan pada pengelola Paud untuk memonitoring anak didiknya dalam pemeliharaan kesehatan mulai dari kebutuhan gizi, pemberian imunisasi yang teratur dan pertumbungan/ perkembangan anak Paud Metodologi penelitian yang digunakan dalam pengembangan desain model basisdata    menggunakan Basisdata    Life Cycle (DBLC
TINGKAT DEPRESI DENGAN IDE BUNUH DIRI PADA REMAJA Tobing, Duma Lumban; Mandasari, Linda
Indonesian Journal of Health Development Vol 2 No 1 (2020): IJHD
Publisher : Fakultas Ilmu kesehatan UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa&nbsp; remaja&nbsp; mulai&nbsp; muncul&nbsp; berbagai&nbsp; macam&nbsp; masalah&nbsp; yang&nbsp; dihadapinya,&nbsp; salah&nbsp; satunya&nbsp; depresi.&nbsp; Selain&nbsp; itu, ditambah&nbsp; dengan&nbsp; berbagai&nbsp; keadaan&nbsp; yang&nbsp; membuat&nbsp; keadaan&nbsp; depresi&nbsp; semakin&nbsp; meningkat&nbsp; kemudian&nbsp; akan menimbulkan&nbsp; dampak&nbsp; depresi&nbsp;&nbsp; yang&nbsp; tidak&nbsp; teratasi&nbsp; yaitu&nbsp; ide&nbsp; bunuh&nbsp; diri.&nbsp; Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat depresi dengan ide bunuh diri pada remaja SMA X di Jakarta. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan ?Cross Sectional?. Teknik pengambilan sampel&nbsp; penelitian ini dengan cara simple random sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 247 siswa. Hasil analisis data penelitian menggunakan uji spearmen dengan hasil p value 0,000&nbsp; ( p&nbsp; value&nbsp; &lt;&nbsp; 0,05).&nbsp; Hasil&nbsp; uji&nbsp; analisis&nbsp; menunjukkan&nbsp; bahwa&nbsp; adanya&nbsp; hubungan&nbsp; tingkat&nbsp; depresi&nbsp; dengan&nbsp; ide bunuh diri pada remaja di SMA X Jakarta . Hasil penelitian ini diharapkan untuk mengadakan penyuluhan kesehatan mental, cara mendeteksi risiko mengalami depresi dan dampak-dampaknya, mengontrol emosi dan konseling. Sehingga dampak dari depresi yang menyebabkan memunculkannya ide bunuh diri dapat teratasi.
HUBUNGAN STRES DENGAN KOPING ORANG TUA PADA ANAK TUNAGRAHITA USIA SEKOLAH DI YAYASAN DARMA ASIH SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) BAGIAN C DAN C1 DEPOK Tobing, Duma Lumban
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan anak tuna grahita (retardasi mental) membawa stres tersendiri bagi kehidupan keluarga, termasuk didalamnya trauma psikologik, masalah dalam pengasuhan anak, beban finansial, dan isolasi sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan stres dengan koping orangtua pada anak retardasi mental usia sekolah (6 ? 12 tahun). Desain penelitian ini menggunakan metode Cross-Sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara Total Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak retardasi mental di Yayasan Dharma Asih SLB yang berjumlah 30 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang mencakup data demografi dan pernyataan mengenai stres dan koping keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan bermakna antara stres dengan koping orangtua pada anak tunagrahita (p = 0,013).
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN KLIEN KANKER YANG MENJALANI KEMOTERAAPI DI RSPAD GATOT SOEBROTO JAKARTA PUSAT Tobing, Duma Lumban; Septyadita, Hera
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan adalah sebuah perasaan emosi dari pengalaman individu secara subjektif, perasaan ketakutan tidak dapat dispesifikan secara objektif, kegelisahan yang muncul juga tidak diketahui sebabnya, perasaan itu timbul setiap permulaan baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi tentang hubungan dukungan sosial keluarga dengan tingkat kecemasan klien kanker yang menjalani kemoterapi. Sampel purposive sampling sebanyak 30 responden. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa usia, jenis kelamin, status pernikahan, status pendidikan, jenis kanker dan stadium kanker memiliki hubungan yang bermakna terhadap dukungan sosial keluarga terhadap klien kanker karena memiliki p value < 0,05.