Hasti Hasmira, Mira
Unknown Affiliation

Published : 9 Documents
Articles

Found 9 Documents
Search

Manjamu Niniak Mamak Vebri, Loveni; Hasti Hasmira, Mira
Jurnal Perspektif Vol 2 No 3 (2019): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v2i3.99

Abstract

This study aims to describe the public's knowledge of the punishment and sanctions of manjamu niniak mamak for offenders of traditional rules in Nagari Tandikek. Analyzed by Ward Goodenough's ethnoscience theory and using ethnographic types. The selection of informants was done by purposive sampling, the number of informants was 28 people. Data collection is done by observation, interview and documentation study. From the results of the study it was concluded that the customary rules were known to the Nagari Tandikek community, but there were differences in knowledge among the community regarding the existence of the Manjamu niniak mamak program for perpetrators of violating traditional rules. The functions held by the program for the management of makak for perpetrators of violations of traditional rules according to traditional elites are as follows; community signs violate customary rules, control community behavior, manabuih doso, restore the honor of mamak niniak, establish broken kinship relationships, repressive control, socialization of customary values ??and rules. While the knowledge of the general public among the gentlemen and mothers is as an apology for the perpetrators of the Muslim community and the community and acknowledging their mistakes. The young generation only considers the program of Manjamu ninik mamak as an event to return violators of the adat rules that have been expelled from the village.
Faktor-Faktor Penyebab Kepatuhan Siswa Kelas X Dalam Mematuhi Peraturan Di SMA Negeri 2 Bukittinggi Hasugian, Santalia; Hasti Hasmira, Mira
Jurnal Perspektif Vol 2 No 3 (2019): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v2i3.85

Abstract

Pelitian ini dilatar belakangi kepatuhan kelas XI lebih meningkat dibanding kelas X dan XII. padahal kelas XI itu mengalami tahap menentang (trotzalter). Tujuan penelitian untuk mengetahui, menjelaskan dan mendeskripsikan Faktor-faktor penyebab kepatuhan pada siswa kelas XI dalam mematuhi peraturan di SMA Negeri 2 Bukittinggi. Teori penelitian ini Teori kontrol sosial yang dikemukakan oleh Hirschi. Metode penelitian yang digunakan  deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data berupa observasi, Wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data  model analisis interaktif oleh  Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor penyebab kepatuhan pada siswa kelas XI terdiri dari dua faktor. Faktor Eksternal yaitu, kontrol sosial  cara lisan, hukuman  berupa menghafal al-qur?an dan GBLS, input siswa kelas XI dan ceramah dari guru mata pelajaran yang sedang mengajar. Faktor internal yaitu, takut dimarahi orang tua, kesadaran diri sendiri, ejekan  teman sebaya, merasa tanggung jawab sebagai siswa, kontrol sosial guru di kelas, takut nilai kedisiplinan (C), motivasi diri sendiri.
MAKNA CANTIK DI KALANGAN MAHASISWA FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI PADANG ANGKATAN 2015 Wahyuni, Sri; Erianjoni, Erianjoni; Hasti Hasmira, Mira
Jurnal Perspektif Vol 1 No 4 (2018): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v1i4.46

Abstract

Abstrak Artikel ini membahas tentang makna cantik dikalangan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial UNP Angkatan 2015. Penelitian ini dilatarbelakangi karena keingintahuan penulis akan bagaimana makna cantik bagi  mahasiswa. Karena diketahui dari hasil pengamatan penulis ditemukan adanya perbedaan persepsi dalam hal memaknai cantik yang cenderung dilihat dari penampilan sehingga mahasiswa berusaha tampil cantik dengan memakai riasan ke kampus sehingga cantik menjadi sebuah kebutuhan akan pengakuan sosial, penghargaan dan aktualisasi diri. Oleh karena itu, penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teori Fenomenologi oleh Alfred Schutz. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan tipe penelitian studi fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat berbagai persepsi cantik bagi setiap mahasiswa dalam berpenampilan ke kampus. Mahasiswa memaknai cantik lebih kepada makna objektif yang dilihat dari segi: (1) berkulit putih, (2) berpenampilan menarik, (3) wajah (4) sikap dan perilaku daripada makna subjektif yang dilihat dari segi hati, jiwa dan berpikiran positif. Para mahasiwa yang ingin terlihat cantik menganggap jika mereka merias diri dan mengikuti trend  maka mereka akan diterima dalam lingkungan sosial.    
INTERAKSI ANTARA MUCIKARI PERE DAN PELANGGAN DALAM PROSTITUSI PELAJAR DI KOTA PADANG Rizky, Randha; Erianjoni, Erianjoni; Hasti Hasmira, Mira
Jurnal Perspektif Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v2i1.59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan meskripsikan persaingan antara sesama mucikari dalam prostitusi pelajar di Kota Padang. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakaan teori interaksi sosial yang dikemukakan oleh Gillin dan Gillin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus. Pemilihan informan dilakukan secara snowball sampling dengan jumlah informan 17 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi partisipasi pasif, wawancara mendalam, dokumentasi, serta validitas data dilakukan dengan triangulasi data. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis interaktif seperti yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman dengan langkah-langkah pengumpulan data, reduksi, penyajian dan kesimpulan. Hasil penelitian dari persaingan antara sesama mucikari dalam prostitusi pelajar di Kota Padang adalah; 1) persaingan dalam mencari dan mempertahankan pelanggan, 2) persaingan dalam mencari dan mempertahankan pere, 3) persaingan dalam membentuk dan mempertankan jaringan.
Manyanda: Studi Struktural Fungsional Manyanda di Nagari Talang Kabupaten Solok Mita, Mutiara; Fitriani, Erda; Hasti Hasmira, Mira
Jurnal Perspektif Vol 2 No 3 (2019): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v2i3.91

Abstract

Abstrak Manyanda menurut bahasa Minangkabau ialah menyandarkan diri pada sebuah tumpuan. Manyanda identik dilakukan ketika duduk dan bersandar pada sebuah dinding, namun berbeda dengan manyanda yang ada di Nagari Talang Kabupaten Solok. Riset ini membahas fungsi manyanda pada upacara kematian di Nagari Talang. Pendekatan yang digunakan dalam pendekatan ini yaitu pendekatan kualitatif tipe etnografi. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori Struktural Fungsional Radcliffe-Brown. Hasil penelitian menjelaskan bahwa manyanda berfungsi untuk masyarakat Nagari Talang. Fungsi manyanda yaitu  untuk menjaga dan membina struktur struktur sosial masyarakat Nagari Talang, menjalin hubungan silahturahmi, hubungan kekeluargaan, menumbuhkan rasa kebersamaan, mempererat tali persaudaraan, rasa saling menghargai, sebagai rasa tanggung jawab, mempererat kohesi dan solidaritas sosial, kepedulian sosial dan rasa kebersamaan sebagai bagian dari struktur masyarakat.  
Semiotik Panggilan Pasutri Pada Kalangan Remaja di Daerah Pasaman Barat Samosir, Uli Arta Meritua; Hasti Hasmira, Mira
Jurnal Perspektif Vol 2 No 3 (2019): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v2i3.80

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan peneliti dalam melihat penggunaan panggilan pasutri di kalangan remaja yang berpacaran di daerah Pasaman Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan makna dari panggilan pasutri. Penelitian ini menggunakan kajian semiotik berdasarkan kajian semiotik model Charles Sanders Peirce. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling dengan jumlah informan 35 orang informan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi yang dianalisis dengan menggunakan model triangle meaning semiotics. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa makna dari penggunaan panggilan pasutri di kalangan remaja yang berpacaran di Pasaman Barat yaitu ketika punya pacar, maka harus memiliki panggilan spesial. Ketika merasa rindu dan lelah harus diungkapkan dengan menggunakan panggilan pasutri agar apa yang dirasakan dapat tercurahkan. Selain itu makna panggilan pasutri yaitu panggilan pasutri dalam sebuah hubungan dapat meningkatkan keakraban atau kedekatan antara perempuan dan laki-laki yang sedang berpacaran. Dan yang terakhir makna  dari panggilan pasutri yaitu ketika seseorang menggunakan panggilan pasutri pada saat berpacaran, maka hubungan mereka merupakan suatu hubungan pacaran yang serius. Selain itu penggunaan panggilan pasutri pada saat berpacaran ini juga dapat meningkatkan keseriusan dalam menjalin suatu hubungan.
Peluang Usaha Bagi Masyarakat Nagari Sungai Pinang untuk Pengembangan Ekowisata Hasti Hasmira, Mira; Fitriani, Erda
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 2 (2019): Edisi Juli-Desember 2019
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi/vol1-iss2/14

Abstract

Masyarakat Nagari Sungai Pinang merupakan daerah wisata yang memiliki keindahan alam yang sangat indah. Masyarakatnya memiliki animo yang sangat tinggi untuk pengembangan ekowisata. Namun, karena kurangnya SDM, hal ini menjadi terkendala. Termasuk dalam upaya peningkatan perekonomian melalui kegiatan wisata. Tulisan ini menjelaskan tentang kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dalam upaya peningkatan kualitas SDM untuk pengembangan perekonomian dalam dunia wisata. Kegiatan yang dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi kewirausahaan, tepatnya tentang bagaimana membaca peluang usaha. Peluang usaha yang dimaksud disesuaikan dengan situasi yang ada di Nagari Sungai Pinang. Pada akhir kegiatan ini terbentuk kepengurusan dan dua kelompok usaha yang dirasa sesuai dengan situasi yang ada di Nagari Sungai Pinang.
Proses Penyampaian Pesan Melalui Tari Gandai di Desa Dusun Baru V Koto Kecamatan Air Dikit Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu Vernando, Alim; Hasti Hasmira, Mira; Mardhiah, Desy
Culture & Society: Journal Of Anthropological Research Vol 1 No 2 (2019): Culture & Society: Journal of Anthropological Research (December 2019)
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/culture/vol1-iss2/18

Abstract

Masyarakat Desa Dusun Baru V Koto memiliki seni tari tradisional  yaitu tari gandai. Tari gandai adalah tarian yang ditarikan sekelompok perempuan beserta melantunkan syair pantun. Tarian gandai ada beberapa sebagian penonton yang mengerti dan tidak mengerti. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan dan menggambarkan proses penyampaian pesan melalui tari gandai. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori interaksi simbolik George Herbert Mead. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bertipekan deskriptif. Pemilihan informan penelitian dengan teknik purposive sampling. Jumlah informan secara keseluruhan 21 orang. Data dikumpulkan dengan metode observasi partisipasi pasif, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Validitas data dilakukan dengan triangulasi data. Analisis data menggunakan model analisis interaktif oleh Miles dan Huberman dengan tiga langkah yaitu reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa proses penyampaian pesan melalui tari gandai sebagai berikut (1) proses pelaksanaan tari gandai. (2) proses penyampaian pesan tari gandai. (3) proses interaksi penari dan penonton tari gandai. (4) pemaknaan penonton tari gandai.
Bentuk Pengawasan Orang Tua Pada Anak-Anak Pengguna Smartphone Utama, Fajri; Hasti Hasmira, Mira
Culture & Society: Journal Of Anthropological Research Vol 1 No 1 (2019): Culture & Society: Journal of Anthropological Research (September 2019)
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/culture/vol1-iss1/20

Abstract

Penelitian ini diarahkan untuk mengetahui bentuk pengawasan orang tua pada anak-anak pengguna smartphone. Kajian teori  yang dipakai  untuk menelaah  penelitian ini ialah teori yang berdasarkan  oleh Robert K Merton yaitu fungsi manifest dan fungsi latent. Metode yang dipakai dalam penelitian   ini ialah pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif serta  pemilihan informan purposive sampling. Dalam pengambilan data menggunakan cara observasi, wawancara dengan teknik analisis data dari Miles dan Huberman. Hasil penelusuran  ini menjelaskan bentuk pengawasan orang tua pada anak ketika menggunakan smartphone yaitu dengan memberikan pembatasan waktu dalam menggunakan smartphone, memberikan nasihat kepada anak supaya menggunakan smartphone dengan semestinya, memberikan sanksi kepada anak yang tidak mematuhi aturan yang telah dibuat orang tuanya. Selain itu penyebab bentuk pengawasan orang tua pada anak-anak pengguna smartphone yaitu pengetahuan dan pekerjaan dari orang tua