Dewi Juliawaty, Lia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

KARAKTERISASI SENYAWA FENOL DARI KAYU BATANG MORUS NIGRA Ferlinahayati, Ferlinahayati; Holisotan Hakim, Euis; Maolana Syah, Yana; Dewi Juliawaty, Lia
Molekul Vol 8, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.526 KB) | DOI: 10.20884/1.jm.2013.8.1.124

Abstract

Tumbuhan Morus merupakan salah satu genus utama dalam famili Moraceae. Senyawa-senyawa turunan fenol merupakan kandungan utama dari genus ini, diantaranya kelompok stilben, 2-arilbenzofuran, flavonoid dan adductDiels Alder. Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian mengenai kajian fitokimia terhadap tumbuhan Morus. Ekstraksi dilakukan secara maserasi terhadap kayu batang Morus nigra menggunakan pelarut metanol yang dilanjutkan dengan pemisahan menggunakan berbagai teknik kromatografi sehingga diperoleh senyawa murni. Berdasarkan data-data spektroskopi yang meliputi spektrum UV, IR dan NMR maka senyawa murni hasil isolasi tersebut merupakan senyawa fenol yaitu b-resorsilaldehid.
SESKUITERPEN FURANODIENON DARI RIMPANG Curcuma xanthorrhiza DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERINYA Diastuti, Hartiwi; Maolana Syah, Yana; Dewi Juliawaty, Lia; Singgih, Marlia
Molekul Vol 8, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.283 KB) | DOI: 10.20884/1.jm.2013.8.2.131

Abstract

ABSTRAK [Full Text]Curcuma xanthorrhiza dikenal sebagai tanaman obat Indonesia, rimpangnya sering digunakan dalam pengobatan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi senyawa seskuiterpen dari rimpang Curcuma xanthorrhizadan menguji aktivitas antibakterinya. Isolasi senyawa dilakukan dengan kromatografi kolom vakum cair dan kromatografi radial. Identifikasi struktur dilakukan secara spektroskopi (FTIR (Fourier Transfrom Infra Red), NMR (Nuclear Magnetic Resonance) 1D dan 2D, serta MS (Mass Spectroscopy)). Uji antibakteri dilakukan dengan metode mikrodilusi, terhadap beberapa bakteri uji yaitu Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, Bacillus subtilis  dan Staphylococcus aureus,. Isolat yang diperoleh berupa minyak tak berwarna yang teridentifikasi sebagai senyawa seskuiterpen furanodienon. Furanodienon menunjukkan aktivitas antibakteri dengan  nilai  MIC dan MBC 125,0 dan 250,0 µg/mL .