Articles

Found 29 Documents
Search

KAJIAN TEKNIS PEMBORAN LUBANG LEDAK DI PT. SISJOBSITE PT AI KECAMATAN JUAI KABUPATEN BALANGAN KALIMANTAN SELATAN Setiadi, Didiet Try; Saismana, Uyu; Rakhmawan, Aldi Ade
Jurnal Fisika FLUX Vol 11, No 1 (2014): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2014
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v11i1.2618

Abstract

Abstrak: Pembongkaran over burden di Pit Central PT. SIS dilakukan dengan kegiatan peledakan. Sebelum kegiatan peledakan, dilakukan kegiatan pemboran untuk penyediaan lubang ledak dengan geometri dan pola tertentu. Penggunaan alat bor harus dioptimalkan agar alat bor tidak sering mengalami kondisi standby yang akan berpengaruh terhadap produktifitas operator serta menyebabkan utilitasi dari alat bor tersebut rendah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menganalisa waktu kerja operator yang didapatkan melalui time sheet harian operator, menganalisa faktor-faktor yang menyebabkan utilitasi alat bor rendah dan menganalisa kebutuhan alat yang sesuai dengan target pembongkaran overburden padablok Collar 2 dan 3 tahun 2012 yang akan dicapai serta mengamati kondisi dari alat bor tersebut dengan menganalisa gangguan yang sering terjadi pada alat bor. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa dari target pembongkaran over burden perusahaan tahun 2012 di blok Collar 2 dan 3 sebesar 30.866.008 BCM, produktifitas untuk masing-masing alat bordengan nomor unit DM 0001A sebesar 879,311 m3/jam, DM 0004A sebesar 2011,343 m3/jam, DM 0005A sebesar 1924,585 m3/jam, faktor yang menyebabkan utilitasi alat bor rendah yaitu faktor tidak ada lokasi sebesar 67,71%, alat bor sering mengalami masalah pada masalah kebocoran unit dengan persentase 22,71%. Setelah dilakukan evaluasi kinerja alat bor dan evaluasi jam kerja efektif, maka alat bor yang diperlukan untuk membongkar overburden  sesuai target yaitu berjumlah 2 unit dari 3 alat yang sering beroperasi dalam 1 lokasi.  Kata kunci: utilitasi, effective utilization, produktivitas, target pembongkaran.
ANALISIS PENGARUH SEBARAN GCP (GROUND CONTROL POINT) TERHADAP AKURASI HASIL ORTHOPHOTO DI PIT CENDANA PT KALIMANTAN PRIMA PERSADA SITE BRE Suhadi, Suhadi; Dwiatmoko, Marselinus Untung; Saismana, Uyu
Geosapta Vol 5, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.511 KB) | DOI: 10.20527/jg.v5i2.6832

Abstract

Kelemahan dari foto udara adalah masih belum didapatkannya cara yang bisa membuat tingkat akurasi dari hasil proses foto udara itu sendiri menjadi memilki tingkat akurasi yang tinggi dan masih belum bisa diperkirakan seberapa baik tingkat akurasi yang akan didapatkan dari proses foto udara itu sendiri. Namun keuntungan dari foto udara ini sendiri yaitu bisa mengambil data di area yang cukup luas dengan waktu yang jauh lebih singkat dari total station.Penelitian dikerjakan dengan bantuan perangkat lunak komputer  untuk memproses orthophoto yang diambil menggunakan Drone DJI phantom 4 pro plus, maksimak ketidak akuratan yang diharapkan oleh perusahaan adalah  5% agar bisa digunakan untuk perhitungan volume overburden pada pit tambang. Dengan data sekunder peta kesampaian daerah, peta geologi, peta rencana tata ruang wilayah. Data primer data uji ketinggian drone denganukuran GCP (ground control point) yang berbeda-beda, pengaruh jarak antar sebaran GCP, beda tinggi antara hasil foto udara dengan sampel cek yang sudah diambil.Hasil penelitian dari pengaruh sebaran  GCP dimana dengan jarak antar GCP sejauh 240.9 m, 161.6 m, 196.7 m dan 114.6 m. dengan menggunakan 5 buah GCP pada jarak 161.6 m digunakan 4 buah  GPC. Dimana perbedaan hasil terjauh terdapat pada jarak GCP 161.6 m dengan 18% lebih tinggi terhadap hasil dari Total Station dan hasil terbaik didapatkan pada jarak 114.6 m, dengan hasil -1% lebih rendah dari hasil Total Station.
PENGARUH STRUKTUR BATUAN PADA HASIL PELEDAKAN BATUGAMPING DI PT. PAMA INDO MINING, DESA SIDOMULYO, KECAMATAN KELUMPANG HULU, KABUPATEN KOTABARU KALIMANTAN SELATAN Sufieawan, Teguh Rahayu Novie; Saismana, Uyu; Hakim, Romla Noor; Gunawan, Gunawan
Geosapta Vol 6, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.706 KB) | DOI: 10.20527/jg.v6i1.7872

Abstract

PT. Pama Indo Mining melakukan kegiatan penambangan Quarry material limestone. Masalah yang sering timbul pada penambangan adalah adanya rongga ? rongga sehingga menyulitkan proses charging. Penelitian ini lebih ditekankan pada upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk menghasilkan fragmentasi serta arah geometri peledakan yang baik berdasarkan struktur batuan yang terdapat di lokasi penelitian.Metode penelitian dilakukan dengan beberapa tahap antara lain perhitungan arah umum kekar, fragmentasi hasil peledakan dengan menggunakan software serta korelasi hasil peledakan dari 4 lokasi dengan struktur batuan yang terdapat pada lokasi tersebut.Dari hasil korelasi struktur batuan dan fragmentasi peledakan diketahui bahwa fragmentasi lolos yang baik terdapat pada lokasi Quarry Pencil  arah freeface N349?E yaitu sebesar 91% lolos,  ukuran rata ? rata 37 cm dengan sudut yang dibentuk kekar mayor dan minor terhadap freeface sebesar 173? dan 178? atau 7? dan 6?.  Fragmentasi yang kurang baik terdapat pada lokasi 3B Kanan arah freeface N235?E yaitu sebesar 80% lolos, ukuran rata ? rata 56 cm dengan sudut yang dibentuk kekar mayor dan minor terhadap freeface sebesar 86? dan 101?. Arah peledakan berdasarkan struktur batuan yang ada di daerah penelitian mengikuti arah free face yang sudah ada pada Quarry Disposal, Pencil dan Bukit 2 masing - masing yaitu N47?E, N349?E dan N127?E. Sedangkan pada Quarry 3B Kanan direkomendasikan ke arah N322?E sehingga energy peledakan akan menyebar lebih efisien dan meminimalkan perpotongan oleh kekar. Kata Kunci : Arah Peledakan, Kekar, Fragmentasi, Image Analysis, Kuz-Ram, Rock Factor
EVALUASI PRODUKSI LIEBHERR R984 PADA KEGIATAN COAL GETTING DI PIT TUTUPAN PT RAHMAN ABDIJAYA JOBSITE ADARO, KABUPATEN TABALONG Dalla, Stephanie Chris Flourencia; Saismana, Uyu; Ashari, Mashud; Annisa, Annisa
Jurnal Himasapta Vol 2, No 01 (2017): Jurnal Himasapta Volume 02 Nomor 01 April 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v2i01.939

Abstract

Penelitian tugas akhir ini dilakukan di lokasi Pit 1 Tutupan PT Rahman Abdijaya. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi ketidaktercapaian produksi alat gali muat yang digunakan untuk pemindahan batubara pada Pit Tutupan. Proses pemindahan material batubara pada Pit Tutupan menggunakan 1 unit alat gali muat Liebherr R984. Setelah melakukan kegiatan penggalian maka perlu dilakukan evaluasi untuk mengetahui tingkat pencapaian target tersebut seperti produksi dari alat mekanis penggali an material batubara.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menganalisis faktor-faktor produksi seperti waktu edar (cycle time), efisiensi kerja, dan pengurangan waktu tunda (delay time).Berdasarkan data aktual hasil dari hasil penelitian didapatkan data produksi 1 fleet untuk alat gali muat sebesar 537 ton/jam dengan target produksinya 586 Ton/Jam dan tingkat ketercapaiannya 91.7%. Berdasarkan data aktual produksi fleet pada bulan Juli 2015, target produksi pemindahan batubara belum tercapai sehingga perlu dilakukan evaluasi serta langkah optimasi agar target tercapai. Setelah dilakukan simulasi perbaikan parameter -parameter produksi pada alat gali muat maka didapat hasil produksi pada simulasi sebesar 708 ton/jam dengan tingkat ketercapaiannya 120.8%.
EVALUASI PENCAPAIAN TARGET PRODUKSI PENAMBANGAN BERDASARKAN METODE SURVEY DAN TRUCK COUNT DI PT JHONLIN BARATAMA SITE KINTAP Azis, Abdul; Saismana, Uyu; Riswan, Riswan
Jurnal Himasapta Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Himasapta Volume 04 Nomor 03 Desember 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.372 KB) | DOI: 10.20527/jhs.v4i3.1358

Abstract

Adanya indikasi ketidaktercapaian target produksi pada PT Jhonlin Baratama Site Kintap di pit GA9, pada bulan Januari dan Februari 2017 sehingga perlu diketahui berapa besar ketidak tercapaiannya baik melalui metode survey ataupun metode truck count. Dan faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi selisih perhitungan truck count dan survey.Metode perhitungan volume batubara dalam penelitian ini menggunakan metode komputerisasi adapun Metode pemetaan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode teristis yaitu pengukuran topografi dengan menggunakan alat ukur yang dilakukan secara digital dengan alat total station.Pada bulan Januari dan Februari nilai deviasi di bawah batas (5%) yang telah ditentukan yaitu 0,5% dan 1% kemudian presentase pencapaiannya target produksi sebesar 80% dan 53%.Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya deviasi antara lain: Pada kegiatan coal getting, bagian atas (roof) dan bagian bawah (floor) tidak sepenuhnya terangkut. tidak semuanya isi bucket (batubara) tersebut masuk ke dalam truck. Faktor- faktor tidak tercapainya target produksi Adanya perbedaan dasar penentuan target produksi dan penerapan di lapangan.Bulan Februari kondisi stockpile di PT Pribumi Citra Megah Utama sudah penuh dan tidak tersedianya tongkang di pelabuhan untuk mengangkut batubara. Kata-kata kunci: Survey, Truck Count, Target Produksi,  Batubara,  Stockpile
EVALUASI KINERJA ALAT CRUSHING PLANT DAN ALAT MUAT DALAM RANGKA PENINGKATAN TARGET PRODUKSI BATUBARA PADA PT MANDIRI CITRA BERSAMA Dahni, Dahni; Saismana, Uyu; Hakim, Romla Noor; Andre, Andre
Jurnal Himasapta Vol 1, No 03 (2016): Jurnal Himasapta Volume 01 Nomor 02 Desember 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v1i03.934

Abstract

PT Mandiri Citra Bersama telah membangun satu unit crushing plant. Target produksi crushing plant pada tahun 2015 adalah 500 ton/jam, sedangkan kapasitas nyata dari unit crusher hanya mampu memproduksi batubara sebesar 329 ton/ jam, masih jauh dari target produksi pengolahan batubara yang diinginkan oleh perusahaan. Maka hal ini melatarbelakangi untuk mengadakan evaluasi ketercapaian target produksi 2015 serta kajian  teknis  guna  memenuhi target  produksi  yang  direncanakan  tahun 2016 pada unit crushing plant PT Mandiri Citra Bersama.Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah dengan menganalisis faktor-faktor pendukung produksi crushing plant seperti cycle time alat pengumpan, spesifikasi alat crusher, belt conveyor, kondisi aktual lapangan seperti kondisi ROM dan stockpile, faktor-faktor penyebab loss time seperti idle dan delay, serta breakdown time selama Bulan November dan Desember Tahun 2015. Produksi aktual unit crushing plant pada PT Mandiri Citra Bersama sebesar 329 ton/jam untuk bulan November sedangkan untuk bulan Desember sebesar 279 ton/jam  masih belum memenuhi target produksi tahun 2015 yaitu 500 ton/jam. Nilai physical avaibility untuk unit crusher bulan Nobember sebesar 96% dan pada bulan Desember sebesar 73%. Nilai used of avaibility bulan November sebesar 53% dan pada bulan Desember sebesar 61%. Nilai effective utilization bulan November sebesar 51.24% dan pada bulan Desember sebesar 44.82%.Pemenuhan target produksi tahun 2016 sebesar 500 ton/jam dilakukan kajian teknis terhadap unit crusher serta alat pengumpan Wheel Loader 500 dan Dump Truck Hino FM 260JD. Evaluasi yang dilakukan untuk alat muat yaitu pergantian dari Wheel Loader 500 menjadi Wheel Loader 600 agar waktu pemuatan bisa lebih cepat, serta alat angkut dump truk yang semula 3 unit menjadi 4 unit agar target produksi yang di inginkan oleh prusahaan dapat tercapai. Sedangkan untuk unit crusher dilakukan perbaikan kecepatan pada belt conveyor 1.
PERENCANAAN SEQUENCE BULANAN TAMBANG BATUBARA DI PT BATUBARA KALIMANTAN Pratama, Rezky Ade; Saismana, Uyu; Riswan, Riswan; Irawan, Handri
Jurnal Himasapta Vol 3, No 01 (2018): Jurnal Himasapta Volume 03 Nomor 01 April 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v3i01.952

Abstract

PT Batubara Kalimantan memiliki luas wilayah IUP (Izin Usaha Pertambangan) eksplorasi 1,232 Ha. Eksplorasi rinci telah dilakukan dengan metode pemboran sebanyak 111 titik bor serta pengamatan 31 titik lokasi singkapan batubara. Rencana dan rancangan tambang perlu dibuat sebagai pedoman dalam pelaksanaan penambangan, mengurangi ketidakpastian, serta digunakan sebagai pemilihan kemungkinan terbaik.Proses penentuan batas penambangan (pit limit), penaksiran cadangan, evaluasi SR (stripping ratio), dibantu dengan perangkat l . Adapun SR maksimum yang diperbolehkan perusahaan dalam perancangan tambang (pit) ialah 13, dengan target produksi batubara bulanan ialah 10,000 ton.Perencanaan penambangan dibagi menjadi dua yaitu pit 1 dengan luas 13.65 Ha dan pit 2 dengan luas 11.75 Ha. Adapun pit 1 memiliki umur penambangan 7 bulan dengan volume overburden sebesar 906,369.91 BCM dan cadangan batubara 89,931.93 MT pada SR 10.07 elevasi terendah 24 mdpl dan tertinggi 54 mdpl. Sedangkan pit 2 memiliki umur penambangan 8 bulan dengan volume overburden sebesar 1,187,195.58 BCM dan cadangan batubara 93,583.62 MT pada SR 12.68 elevasi 17 mdpl dan tertinggi 67 mdpl. Ketersedian alat mekanis yang dilakukan perhitungan pada penelitian ini adalah alat gali-muat, angkut, dan gusur. Adapun untuk alat gali-muat pada overburden removal yaitu Komatsu PC 400 LCSE-7  9 unit dengan alat angkut Nissan CWB 320 25 unit sedangkan pada coal getting yaitu Komatsu PC 200 7-SEF 3 unit dengan alat angkut Nissan CWB 320 5 unit. Adapun untuk bulldozer yang digunakan adalah Komatsu D 155 AX-5 pada kegiatan overburden removal  3 unit.
KAJIAN TEKNIS KEGIATAN COAL PROCESSING PADA PT DUA SAMUDERA PERKASA, KECAMATAN SIMPANG EMPAT, KABUPATEN TANAH BUMBU, PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Herlianto, Jaya Amadarasa; Saismana, Uyu
Jurnal Himasapta Vol 2, No 03 (2017): Jurnal Himasapta Volume 02 Nomor 03 Desember 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v2i03.947

Abstract

PT Dua Samudera Perkasa merupakan perusahaan jasa pelabuhan batubara yang memiliki 2 lokasi kerja, di Port Sungai Dua dan Port Kodeco. Proses crushing menggunakan alat mekanis Backhoe Doosan Giant W500LCV 1 unit, Wheel Loader Komatsu WA 500-3 serta 3 rangkaian belt conveyor. Setiap unit support crushing dan unit crusher pada PT Dua Samudera Perkasa memiliki target produktivitas. Namun unit wheel loader tidak bekerja maksimal dalam proses penyuplaian dan kecepatan dari belt conveyor yang tidak maksimal sehingga target yang diinginkan tidak tercapai.Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan produktivitas unit backhoe, wheel loader, dan belt conveyor secara actual dan teoritis serta ketercapaian target. Setelah dilakukan evaluasi, didapatkan data produksi aktual rata-rata bulan Oktober 2015 crusher 06 sebesar 684ton/jam dari  produktivitas optimal crusher yaitu 700 ton/jam. Produktivitas teoritis conveyor utama sebesar 836.20 ton/jam, conveyor transfer 836.68 ton/jam dan conveyor product 859.44 ton/jam. Produktivitas aktual unit wheel loader didapat pada jarak 20 m 557.96 ton/jam dan pada jarak 40 m 556.59 ton/jam. Produktivitas unit Backhoe Doosan Giant W500 aktual didapatkan sebesar 804.27 ton/jam dari target 700 ton/jam. Berdasarkan penelitian di lapangan, perbandingan produktivitas teoritis dan produktivitas aktual hampir mengalami minus sebesar 20%.Ini akibat banyaknya faktor-faktor saat proses pemuatan batubara berlangsung seperti stock material, boulder, tidak konstannya pola pengumpanan, pintu hooper yang sering longgar, dan kecepatan masing-masing rangkaian belt conveyor yang tidak maksimal.
OPTIMASI BIAYA PELEDAKAN PADA PEMBONGKARAN LIMESTONE DI QUARRY BATUGAMPING Saismana, Uyu; Cahyanto, Heru; Hakim, Romla Noor; Tohom, John
Jurnal Himasapta Vol 1, No 02 (2016): Jurnal Himasapta Volume 01 Nomor 02 Agustus 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v1i02.917

Abstract

Kegiatan penambangan menggunakan, metode quarry dan proses pembongkaran material limestone menggunakan metode peledakan, agar memenuhi target produksi dan memperlancar proses pemuatan dan pengangkutan. Dalam setiap peledakan menghendaki ukuran fragmentasi yang sesuai dengan lebar bukaan fedeer crusher (80 cm) dan nilai Powder Factor (PF) ? 0.14 kg/ton. Semakin besar nilai powder factor yang digunakan maka akan semakin banyak bahan peledak yang terpakai dan berakibat meningkatnya cost yang akan dikeluarkan.Analisa fragmentasi mengunakan tiga variabel yaitu Teoritis Kuz-Ram Hitungan, Teoritis Kuz-Ram Software dan Software Image Analysis. Hal ini dilakukan untuk mengetahui persentase fragmentasi hasil peledakan, hasil dari Image Analysis digunakan untuk menghitung volume boulder. Hasil analisa dengan menghilangkan secondary blasting sehingga didapatkan total cost peledakan yang optimal. Diameter lubang ledak 3? (76.2 mm) mengunakan geometri burden 2.71 m, spacing 3.39 m, kedalaman 8.94 m, menghasilkan powder factor 0.16 kg/ton, dengan total cost peledakan Rp 225,564.94/lubang. Diameter lubang ledak 3.5? (88.9 mm) mengunakan geometri burden 3.16 m spacing 3.95 m kedalaman 10.42 m menghasilkan powder factor 0.16 kg/ton, dengan total cost peledakan Rp 327,029.92/lubang. Kata-kata kunci: Cost Peledakan, Geometri Peledakan, Fragmentasi, Image Analysis, Kuz-Ram, Powder Factor
PERHITUNGAN CADANGAN BATUBARA TERBUKTI PADA PT USAHA BARATAMA JESINDO DESA BUNATI KECAMATAN ANGSANA KABUPATEN TANAH BUMBU Permana, Iqbaludin; Saismana, Uyu; Hakim, Romla Noor
Jurnal Himasapta Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Himasapta Volume 04 Nomor 03 Desember 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.249 KB) | DOI: 10.20527/jhs.v4i3.1359

Abstract

PT Usaha Baratama Jesindo yang bergerak pada bidang pertambangan batubara memiliki areal Ijin Usaha Penambangan seluas 228,25 Ha. Pada areal tersebut telah dilakukan kegiatan eksplorasi serta perancangan geometri lereng dengan  single slope untuk high wall 55o, low wall 45o dan side wall 45o dengan dimensi tinggi jenjang 10 m dan lebar jenjang 5 m. dan diperlukan kegiatan perhitungan cadangan batubara untuk mengetahui berapa jumlah endapan batubara yang dapat ditambang.Dalam penelitian ini perhitungan cadangan batubara menggunakan bantuan software (komputerisasi) dengan pendekatan block yaitu metode yang akan membagi area perhitungan cadangan menjadi block¬-block kecil dengan ukuran tertentu kemudian dilakukan perhitungan cadangan perblock. Setelah itu diakumulasikan hasil perhitungan cadangan perblock tersebut.  Dari hasil permodelan batubara didapatkan dua seam batubara yaitu seam A dan seam B dengan arah sebaran , N 178o E ? N 210o E dan dip 2o-6o. Seam A memiliki ketebalan rata-rata 6,73 m sedangkan  seam B  memiliki ketebalan rata-rata 2,24 m. batas akhir penambangan (pit limit) dihasilkan pit limit dengan dimensi dimensi luas 34,78 ha, panjang 1.122 m, lebar 310 m, elevasi tertinggi -40 mdpl dan elevasi -62 mdpl sedangkan dimensi untuk desain final pit panjang 1308 m, lebar 509 m luas 66,58 ha, elevasi tertinggi 25 mdpl, elevasi terendah -62 mdpl, leber jalan 30 m, panjang jalan 974 m dan luas disposal 12,59 ha. Dari hasil perhitungan cadangan diperoleh jumlah overburden seam B 17,458,724.98 bcm, batubara seam B 1,499,583.18 ton, stripping ratio (SR) seam B 11.64, overburden seam A 10,344,215.84 bcm, batubara seam A 1,671,604.70 ton, stripping ratio (SR) seam A 6.19, sedangkan total overburden 27,802,940.81 bcm dengan jumlah tonase batubara sebesar 3,171,187.88 ton dan stripping ratio (SR) sebesar 8,77. Kata-kata kunci: Cadangan, Batubara, Overburden, Stripping Ratio, Pit Limit