Adnan, Nurhayati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

OBESITAS UMUM BERDASARKAN INDEKS MASA TUBUH DAN OBESITAS ABDOMINAL BERDASARKAN LINGKAR PINGGANG TERHADAP KEJADIAN PREDIABETES Ramadhani, Nur Rizky; Adnan, Nurhayati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 03 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 16 Nomor 3 Tahun 2017
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.117 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v16i03.282

Abstract

Prediabetes adalah masalah kesehatan global. Prevalensi prediabetes meningkat  signiikan di seluruh dunia dan umumnya tinggi di masyarakat serta merupakan keadaan risiko tinggi untuk  DM. Obesitas memiliki peranan  penting  dalam patoisiologi  prediabetes. Penelitian ini  bertujuan  untuk  mengetahui  apakah  obesitas  umum  dan  obesitas  abdominal  secara bersama-sama berhubungan terhadap kejadian prediabetes  pada kelompok usia 20-65 tahun di Kecamatan Bogor Tengah berdasarkan faktor riwayat DM keluarga, jenis kelamin, umur, merokok, hipertensi, aktiitas isik dan stress. Desain studi yang digunakan adalah potong lintang dengan Cox Regression untuk  analisis multivariable. Data analisis merupakan  data baseline dari studi kohort faktor risiko penyakit tidak menular tahun 2012. Ada 3244 responden yang dipilih dengan teknik sampel acak. Hasil analisis menunjukkan bahwa obesitas terhadap kejadian prediabetes setelah mengendalikan faktor umur adalah obesitas umum PR 1,56 (95% CI: 1,15-2,11), obesitas abdominal PR 1,43 (95% CI; 1,09-1,85) dan obesitas umum dan obesitas abdominal secara bersama-sama PR 1,93 (95% CI; 1,62-2,28). Untuk itu, obesitas umum dan obesitas abdominal  secara bersama-sama berkontribusi  paling besar terhadap  peningkatan prevalensi  prediabetes.  Peningkatan  kesadaran  dan  skrining  prediabetes  pada  kelompok risiko tinggi berdasarkan pengukuran IMT bersama dengan lingkar pinggang penting untuk dipertimbangkan    sebagai bagian  dari  upaya  untuk  mengurangi  epidemi  prediabetes  di masyarakat.
FAKTOR RISIKO HIPERTENSI PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 Ayutthaya, Sara Sonnya; Adnan, Nurhayati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 9 No 02 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (773.416 KB) | DOI: 10.33221/jikm.v9i02.512

Abstract

Penyakit komorbid Diabetes Melitus (DM) yang umum dan paling sering adalah hipertensi. DM dan hipertensi terdapat secara bersamaan pada 40%-60% penderita DM tipe 2. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui unmodifiable factors dan modifiable factors pada penderita DM tipe 2 sebagai faktor risiko hipertensi. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Sampel penelitian adalah pasien DM tipe 2 yang berobat di poli penyakit dalam RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi pada tanggal 30 September-19 Oktober 2019 dengan total sampel sebanyak 292 responden. Unmodifiable factors meliputi gender, umur, pendidikan, status perkawinan, lama menderita DM, hereditas DM, hereditas hipertensi dan golongan darah. Sedangkan modifiable factors terdiri dari indeks massa tubuh, pekerjaan, aktifitas fisik dan merokok. Hipertensi adalah keadaan tekanan darah sistolik ? 140 mm Hg dan/atau tekanan darah diastolik ? 90 mm Hg. Analisis data dengan Cox regression menggunakan Stata versi 15. Persentase hipertensi pada penderita DM tipe 2 adalah 46,57%. Dari analisis multivariat faktor risiko hipertensi yang signifikan untuk unmodifiable factors adalah faktor umur > 50 tahun (Pv= 0,02; PR= 1,93) dan kelompok dengan hereditas DM yang berasal dari kakek/nenek (Pv= 0,04; PR= 1,86) dan orang tua (Pv= 0,04; PR= 1,54). Sedangkan dari modifiable factors, Indeks Massa Tubuh berat badan lebih (Pv= 0,01; PR=1,81) dan obesitas (Pv=0,02; PR=1,81), merupakan faktor risiko hipertensi yang signifikan. Disarankan agar terhadap pasien DM tipe 2 terutama bila disertai dengan berat badan berlebih atupun obesitas perlu diberikan informasi lengkap tentang faktor risiko hipertensi.