Articles

Found 1 Documents
Search

ASPEK MANUSIA PULL/PUSH FACTORS DI PASAR BUAH JL. ANGGI SAMARINDA Rochdi, Edith Abram
JURNAL RISET PEMBANGUNAN Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (921.406 KB) | DOI: 10.36087/jrp.v1i1.24

Abstract

Manusia dengan berbagai aspek yang mempengaruhinya seperti tingkah laku, batas sosial, budaya dan kecenderungan menguasai wilayah atau territorial mempunyai peranan yang besar sekali dalam pembentukan dan perkembangan kota dengan pendekatan perancangan kota. Adanya kecenderungan pengelompokan oleh manusia dalam suatu areal perkotaaan berdasarkan pada pemahaman terhadap keserba samaan, penjabaran kualitas lingkungan, gaya hidup, sistim simbol dan pertahanan melawan kepadatan dan ketegangan permasalahan penduduk. Terkait dengan hal ini, pada perkembangan kota Samarinda di Kalimantan Timur ada salah satu fenomena yang timbul dengan lingkungan terbangun atau built environment yang mempunyai properti yang menurut Rapoport(1984) akan diambil alih oleh komunitas bila tempat yang ada bisa memberikan penilaian tinggi terhadap karakteristik lingkungannya atau akan ditinggalkannya bila tempat tersebut mempunyai anggapan negatif. Yang selanjutnya dapat dinyatakan sebagai pull factors dan push factors sebagai istilah yang biasa dipakai dalam Perancangan kota,Fenomena yang ada di kota Samarinda saat ini adalah dengan masih maraknya  pedagang kaki lima (pkl)  yang berjualan di lokasi-lokasi terlarang di Samarinda. Adapun salah satunya  yang menyolok adalah pedagang buah-buahan yang berada di sepanjang jl. Slamet Riyadi dan jalan sekitarnya. Pada perkembangannya untuk mengatasi para pedagang buah tersebut ternyata pemkot Samarinda mempunyai berbagai kendala dan masalah yang ada. Hal ini ada kaitannya dengan masalah kecenderungan para pedagang buah yang bisa dikatakan sebagai suatu komunitas tersendiri yang mampu  melakukan tindakan pull factors dan push factors.