Articles

Found 6 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN JOBSHEET MENGGUNAKAN AUTOCAD SERIES TERHADAP PRESTASI PADA SISWA SMK INSTITUT INDONESIA KUTOARJO Prabowo, Eko Sulistyanto; Widiyatmoko, Widiyatmoko
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 12, No 01 (2018): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (911.171 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1). menerapkan penelitian Quasy eksperiman dengan metode pengembangan media pembelajaran Jobsheet menggunakan Autocad series terhadap pretasi pada siswa SMK institut indonesia kutoarjo, dan 2). mengetahui pengaruh pengembangan media pembelajaran Jobsheet terhadap prestasi pada siswa. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Quasy eksperimen. Subyek penelitian tindakan ini adalah siswa kelas XI teknik kendaraan ringan SMK institut indonesia tahun ajaran 2017/2018, yang berjumlah 65 siswa dalam 2 kelas XI A dan XI B. Aspek ini meliputi pemahaman icon, pemahaman garis gambar, dan pemahaman gambar pada program Autocad siswa yang menunjukan hasil belajar siswa dan tindakan pembalajaran yang ditunjukan oleh Guru sebagai indikator keterlaksaan pembelajaran program Autocad.Setelah data diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik penilaian dan persentase. Analisis data untuk mencari persentase rata-rata hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini adalah hasil belajar siswa meningkat dari 2 kelas. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya skor rata-rata hasil belajar siswa dari persentase kelas kontrol 67,69% kategori cukup, dan meninggat menjadi 68,73% dikelas ekperimen.Hasil belajar siswa dapat dilihat dari meningkatnya hasil pembelajaran dengan menerapkan pembelajaran menggambar berdasarkan persentase siswa yang memenuhi standar kompetensi. 1). Hasil uji normalitas perbandingan hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh p = 0,060 karena p = 0.05 menunjukan kedua kelompok berdistribusi normal. 2). Hasil uji t perbandingan hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh t hitung sebesar 1,324 dengan p = 0,191 > 0,05 menunjukan ada perbedaan hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol, artinya rata-rata hasil belajar kelas eksperimen secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. 3). Hasil belajar siswa pada kelas kontrol dan kelas eksperimen dengan nilai rata-rata kelas kontrol 67,69 dan nilai rata-rata eksperimen 68,73. Dari data tersebut maka hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol, berarti membuktikan prestasi belajar kelas XI telah meningkat daripada sebelumnya.Kata kunci : metode pembelajaran program Autocad , hasil belajar
PENGEMBANGAN MEDIA EVALUASI PEMBELAJARAN BERBASIS ADOBE CAPTIVATE UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISTEM STARTER PADA SISWA KELAS XI TKR DI SMK NEGERI 6 PURWOREJO Prasetyo, Jati prasetyo,; Widiyatmoko, Widiyatmoko
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 11, No 02 (2018): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan proses pembuatan media evaluasi belajar sistem starter menggunakan Adobe Captivate 2) Mendeskripsikan tahapan pengembangan media evaluasi belajar sistem starter menggunakan Adobe Captivate, 3) Mendeskripsikan responm peserta didik terhadap penggunaan media evaluasi belajar sistem starter menggunakan Adobe Captivate, 4) Mengetahui peningkatan motivasi belajar dan hasil belajar setelah menggunakan media sistem starter.Jenis penelitian ini adalah Research and Development. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI TKR 1 dan XI TKR 3. Kelas XI TKR 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI TKR 1 sebagai kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner. Analisis data menggunakan uji beda (uji t). Hasil validasi produk oleh ahli materi maupun ahli media, uji coba kelompok kecil dan uji coba pemakaian produk menunjukkan produk layak (baik) digunakan sebagai media pembelajaran.Hasil uji beda membuktikan bahwa media pembelajaran yang dibuat efektif untuk meningkatkan motivasi belajar (thitung = 4,657 dan p=0,000) dan hasil belajar (uji Man Whitney p=0,029) siswa Kelas XI TKR SMK Negeri 6 Purworejo. Media pembelajaran dapat digunakan dalam pembelajaran sebagai media untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar karena dalam ujicoba kelompok besar dengan jumlah siswa 32 orang telah berhasil meningkatkan belajar.Kata kunci : Media Evaluasi Belajar, Adobe Captivate, Sistem Starter
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MOTOR BENSIN 4 LANGKAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMK PUSPAJATI KELAS X TKR 2017 Nizam, Ahmad; Widiyatmoko, Widiyatmoko
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 11, No 01 (2018): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (931.038 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap : 1) perosedur pengembangan media pembelajaran motor bensin 4 langkah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X TKR SMK Puspajati 2017, 2) mengetahui kelayakan pengembangan media pembelajaran motor bensin 4 langkah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X TKR SMK Puspajati 2017 dan 3) mengetahui efektivitas media pembelajaran motor bensin 4 langkah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X TKR SMK Puspajati 2017.Hasil validasi yang dilakukan oleh dosen ahli media yang menunjukkan hasil 92.50% dari skor kriterium, validasi oleh dosen ahli materi yang menunjukkan hasil 87.50% dari skor kriterium. 3) hasil uji t membuktikan bahwa media pembelajaran yang dibuat efektif untuk meningkatkan hasil belajar (thitung = 6.244 dan p = 0,000) pada siswa kelas X TKR SMK Puspajati 2017. Hal ini ditunjukkan melalui respon siswa yaitu meliputi uji coba kelompok kecil memperoleh 80.50% yang meliputi 5 siswa dan uji coba kelompok besar memperoleh skor 83.70% yang meliputi 25 siswa. Pada hasil belajar siswa menunjukkan hasil belajar mahasiswa yang tanpa menggunakan media motor bensin 4 langkah dan yang menggunakan media motor bensin 4 langkah. Melalui uji normalitas diperoleh p = 0.100, karena p > 0,05 maka menunjukkan kedua kelompok berdistribusi normal, melalui uji homogenitas diperoleh F hitung = 0,302 dengan p = 0.585, karena p > 0,05 maka kedua kelompok memiliki varian homogen, melalui uji t-tes dengan taraf kesalahan 5%, hasilnya t hitung lebih besar dari harga t-tabel yaitu 6.244 > 1.708. Dengan demikian media pembelajaran motor bensin 4 langkah telah berhasil meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci : Media Pembelajaran, Motor Bensin 4 Langkah, Hasil Belajar
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SISTEM TRANSMISI MANUAL SEPEDA MOTOR HONDA SUPRA FIT Nurshella, Ryan Pyegi; Widiyatmoko, Widiyatmoko
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 11, No 02 (2018): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (973.383 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Untuk mengembangkan media pembelajaran dan alat peraga pada sistem transmisi manual sepeda motor. 2) Untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran dan alat peraga pada sistem sistem transmisi manual sepeda motor. dan 3) Untuk mengetahui minat belajar mahasiswa setelah menggunakan media pembelajaran alat peraga pada sistem transmisi manual sepeda motor di Universitas Muhammadiyah Purworejo Progam Studi Pendidikan Teknik Otomotif Semester IV.Penelitian ini menggunakan metode Reseach and Development (R & D). Dari hasil penelitian, menunjukan bahwa : 1) pengembangan media pembelajaran alat peraga pada mahasiswa semester IV meliputi : pencarian potensi masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, perbaikan desain, uji coba produk, pengujian produk, uji coba pemakaian dan revisi produk. 2) Hasil validasi produk oleh ahli materi 3,5 (sangat baik), ahli media 3,16 (baik), uji coba kelompok kecil 3,28 (sangat baik), dan uji coba pemakaian produk 3,15 (baik). Dari hasil penilaian tersebut menunjukkan produk layak (baik) digunakan sebagai media pembelajaran. 3) Pada minat belajar siswa menunjukkan minat belajar siswa yang tidak menggunakan media alat peraga dan yang menggunakan media alat peraga. Melalui uji normalitas diperoleh p = 0.117, karena p > 0,05 maka menunjukkan kedua kelompok berdistribusi normal, melalui uji homogenitas diperoleh Fhitung = 1.661 dengan p = 0.253, karena p > 0,05 maka kedua kelompok memiliki varian homogen, melalui uji t-tes hasilnya thitung 2.352 dengan p = 0,000 < 0,05 yang menunjukan adanya perbedaan minat belajar kelas ekperimen dan kelas kontrol. Perbandingan minat belajar siswa pada kelaseksperimen dan kelas kontrol dengan nilai rata ? rata kelas eksperimen 82.8 dan nilai rata ? rata kelas kontrol 78,7. Berdasarkan hasil tersebut maka media pembelajaran alat peraga dapat meningkatkan minat belajar siswa.Kata kunci : Media Pembelajaran, Alat Peraga, Minat Belajar
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VIDEO PADA MATA DIKLAT MOTOR BAKAR 4 LANGKAH UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA Wibowo, Adhi; Widiyatmoko, Widiyatmoko
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 11, No 01 (2018): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (844.612 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1)mengetahui bagaimana prosedur pengembanagan media pembelajaran audio video pada mata diklat motor bakar 4 langkah. 2)bagaimana kelayakan media pembelajaran audio video pada mata diklat motor bakar 4 langkah terhadap kegiatan pembelajaran siswa kelas X SMK Puspa Jati Buluspesantren Kebumen. dan 3)pengaruh penggunaan media pembelajaran audio video pada mata diklat motor bakar 4 langkah terhadap minat belajar siswa kelas X SMK Puspa Jati Buluspesantren Kebumen.Penelitian ini menggunakan metode Reseach and Development (R & D). Dari hasil penelitian, menunjukan bahwa : 1) prosedur pengembangan media pembelajaran audio video meliputi pencarian potensi masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, perbaikan desain, uji coba produk, pengujian produk, uji coba pemakaian dan revisi produk. 2) media pembelajaran audio video layak digunakan untuk media pembelajaran. Hal ini dapat dibuktikan dari ahli media yang menunjukan skor rata ? rata 3,37. Validasi dari ahli materi yang menunjukan skor rata ? rata 3,36. Media pembelajaran audio video juga telah memenuhi kriteria kualitas media pembelajaran. Hal ini ditunjukkan melalui respon siswa yaitu meiputi uji coba kelompok kecil memperoleh skor rata ? rata 3,10 yang meliputi 5 siswa dan uji coba kelompok besar memperoleh skor rata ? rata 3,15 yang meliputi 25 siswa. 3) Pada minat belajar siswa menunjukkan minat belajar siswa yang tidak menggunakan media audio video dan yang menggunakan media audio video. Melalui uji normalitas diperoleh p = 0.261, karena p > 0,05 maka menunjukkan kedua kelompok berdistribusi normal, melalui uji homogenitas diperoleh Fhitung = 0,661 dengan p = 0.578, karena p > 0,05 maka kedua kelompok memiliki varian homogen, melalui uji t-tes hasilnya thitung 2.352 dengan p = 0,000 < 0,05 yang menunjukan adanya perbedaan minat belajar kelas ekperimen dan kelas kontrol. Perbandingan minat belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai rata ? rata kelas eksperimen 82.8 dan nilai rata ? rata kelas kontrol 78,7. Berdasarkan hasil tersebut maka media pembelajaran audio video dapat meningkatkan minat belajar siswa.Kata Kunci : Media Pembelajaran, Audio Video, Minat Belajar
Pengaruh restrain terhadap penurunan skore panss EC pada pasien skizofrenia dengan perilaku kekerasan Hastuti, Retno Yuli; Agustina, Nurwulan; Widiyatmoko, Widiyatmoko
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 7, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : PPNI JAWA TENGAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.7.2.2019.135-142

Abstract

Kasus perilaku kekerasan di RSJD Dr. RM. Soedjarwadi Provinsi Jawa Tengah  adalah sebanyak 158 orang yang di restrain sebanyak 72 orang dan nilai panss EC adalah gaduh gelisah. Penanganan yang dilakukan adalah dengan menenangkan pasien dan memberikan terapi restrant dengan tepat sesuai SOP selama 24 jam sehingga  menurunkan perilaku kekerasan pada pasien skizofrenia yang dinilai dengan skor Panns EC. Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui Pengaruh Restrain terhadap Penurunan Skor Panss EC pada Pasien Skizofrenia dengan Perilaku Kekerasan di Ruang Edelweis Rumah Sakit Jiwa Daerah Dr. RM. Soedjarwadi Provinsi Jawa Tengah. Desain penelitian ini menggunakan Quasy Eksperimental dengan rancangan One Group Pre Test-Post Test Design, Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien perilaku kekerasan di RSJD dr. RM. Soedjarwadi Provinsi Jawa Tengah sebanyak 158 orang. Teknik sampling yang digunakan concecutive sampling, analisa data paired t-test. Hasil. Karakteristik responden meliputi umur yaitu 26-45 tahun, jenis kelamin adalah laki-laki dan pekerjaan adalah tidak bekerja.  Skor Panss EC pada pasien skizofrenia sebelum dilakukan restrain di yaitu gaduh gelisah dengan mean 21,90. Skor Panss EC pada pasien skizofrenia setelah dilakukan restrain yaitu gelisah dengan mean 19,50 Kesimpulan. Ada Pengaruh Restrain terhadap Penurunan Skor Panss EC pada Pasien Skizofrenia dengan Perilaku Kekerasan dengan nilai p = 0,000 (?<0,05) Kata Kunci : restrain, skizofrenia, skor panss EC, perilaku kekerasan  ABSTRACT Cases of violent behavior in RSJD Dr. RM. Soedjarwadi Central Java province as many as 158 people in restrained as many as 72 people and the value of EC panss is noisy anxiety. The handling is to calm the patient and provide restrant therapy, restrain implementation is done by tying the hands of the patient to sleep for 24 hours to reduce the in schizophrenic patients with violent behavior with eczema score. Aim. To know the effect of Restrain on Impairment of EC Panss Scores in Schizophrenic Patients with Violent Behavior in Edelweis Room Mental Hospital Area Dr. Soedjarwadi Central Java Province. Method. The design of this study using Quasy Experimental with the design of One Group Pre-Test Post Test Design, Population in this study are all patients violent behavior in RSJD dr. RM. Soedjarwadi Central Java Province as many as 158 people. Sampling technique used concecutive sampling, paired t-test data analysis. Results. Characteristics of respondents include age ie 26-45 years, gender is male and job is not working. Panss EC score in schizophrenic patients before restrained in Edelweis Room Mental Hospital Area Dr. Soedjarwadi Central Java Province is anxious with a mean of 21.90. Panss EC score in schizophrenic patients after restrained is anxious with the mean of 19.50. Conclusion. There is a Restrain Effect on Decreasing Panss EC Scores in Schizophrenic Patients with Violent Behavior with p value = 0,000 (? <0,05) Keywords: restrain, schizophrenia, EC panss score, violent behavior