Articles

Found 2 Documents
Search

RANCANG ULANG DAN SIMULASI TATA LETAK LANTAI PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE PAIRWISE EXCHANGE DI PT. ALAM PERMATA RIAU Siska, Merry; Umam, Isnaini Hadiyul
Jurnal Sains dan Teknologi Industri Vol 13, No 2 (2016): JUNI 2016
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tata letak yang baik dan sesuai dengan keadaan perusahaan merupakan salah satu faktor utama untuk mengoptimalkan waktu dan biaya produksi. Masalah utama dalam produksi ditinjau dari segi kegiatan/proses produksi adalah bergeraknya material dari satu departemen ke departemen lain, sampai material tersebut menjadi barang jadi. Pergerakan material pada PT. Alam Permata Riau mengalami permasalahan berupa penempatan stasiun kerja yang ada, masih terdapat ketidakefisienan di dalam proses produksi. Hal ini terlihat pada penempatan stasiun-stasiun kerja yang diletakkan terlalu jauh yang dapat menghambat perpindahan bahannya sehingga akan mengakibatkan tertundanya proses produksi di stasiun berikutnya. Rancangan ulang tata letak fasilitas pabrik pembuatan palet PT. Alam Permata Riau dengan menggunakan metode Pairwise Exchange mendapatkan usulan tata letak baru yang lebih optimal baik dari segi jarak material handling, biaya, maupun output yang dapat dihasilkan dari pada tata letak yang telah diterapkan oleh perusahaan pada saat ini. Dari hasil simulasi yang telah dilakukan, terlihat meningkatnya persen busy ini disebabkan dari semakin dekatnya jarak antar stasiun kerja yang saling berhubungan akan memperlancar perpindahan bahan sehingga waktu untuk menunggu dapat dikurangi. Maka dapat disimpulkan layout usulan lebih baik karena meningkatnya persentase busy yang berdampak pada bertambahnya jumlah output yang dapat dihasilkan dapat diketahui bahwa peranan jarak pada suatu layout akan mempengaruhi besar atau kecilnya persentase busy dan idle namun tidak mutlak mempengaruhi besar atau kecilnya output yang dapat dihasilkan
Aplikasi Data Mining dalam penentuan layout swalayan dengan menggunakan metode MBA Rizki, Muhammad; Devrika, Desi; Umam, Isnaini Hadiyul; Lubis, fitriani Surayya
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 5, No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v5i2.8958

Abstract

Data mining merupakan salah satu cara untuk mendapatkan informasi yang tersimpan pada dabased yang berjumlah besar. Data transaksi penjualan pada sebuah swalayan sering kali hanya digunakan sebagai laporan penjualan saja. Dalam kenyataannya, data tersebut dapat memberikan informasi yang lebioh dari sekedar laporan penjualan saja. Salah satu informasi yang dapat kita ambil dari data transaksi penjualan adalah hubungan antar item. Kita dapat mengetahui kelompok item yang cenderung dibeli bersamaan oleh pelanggan dalam satu transaksi pembelian.. Market Basket Analysis (MBA) merupakan salah satu metode untuk menentukan kelompok item yang cenderung dibeli oleh pelanggan dalam satu waktu atau dalam satu transaksi pembelian. Informasi keterkaitan antar kelompok item tersebut dapat kita jadikan sebagai referensi untuk menentukan layout, dimana item yang sering dibeli bersamaan kita dekatkan dalam penataan layoutnya sehingga pelanggan tidak perlu lagi susah payah untuk mencari item tersebut. Berdasarkan studi kasus awal pada salah satu swalayan yang berada di Pekanbaru, penataan layout per clusternya dilakukan secara acak, sehingga pelanggan kesulitan untuk mencari item-item yang biasanya dibeli dalam satu kali transaksi. Pemilik swalayan menginginkna penataan layout ulang mengikuti pola pembelian pelanggan. Pettern growth merupakan salah satu Teknik dari MBA, dimana hasil analisis dapat diketahui kelompok item yang memiliki kecendrungan untuk dibeli bersamaan oleh pelanggan. Kata Kunci:  Data mining, MBA, Association rule, pattern growth, layout                         Data mining merupakan salah satu cara untuk mendapatkan informasi yang tersimpan pada dabased yang berjumlah besar. Data transaksi penjualan pada sebuah swalayan sering kali hanya digunakan sebagai laporan penjualan saja. Dalam kenyataannya, data tersebut dapat memberikan informasi yang lebioh dari sekedar laporan penjualan saja. Salah satu informasi yang dapat kita ambil dari data transaksi penjualan adalah hubungan antar item. Kita dapat mengetahui kelompok item yang cenderung dibeli bersamaan oleh pelanggan dalam satu transaksi pembelian.. Market Basket Analysis (MBA) merupakan salah satu metode untuk menentukan kelompok item yang cenderung dibeli oleh pelanggan dalam satu waktu atau dalam satu transaksi pembelian. Informasi keterkaitan antar kelompok item tersebut dapat kita jadikan sebagai referensi untuk menentukan layout, dimana item yang sering dibeli bersamaan kita dekatkan dalam penataan layoutnya sehingga pelanggan tidak perlu lagi susah payah untuk mencari item tersebut. Berdasarkan studi kasus awal pada salah satu swalayan yang berada di Pekanbaru, penataan layout per clusternya dilakukan secara acak, sehingga pelanggan kesulitan untuk mencari item-item yang biasanya dibeli dalam satu kali transaksi. Pemilik swalayan menginginkna penataan layout ulang mengikuti pola pembelian pelanggan. Pettern growth merupakan salah satu Teknik dari MBA, dimana hasil analisis dapat diketahui kelompok item yang memiliki kecendrungan untuk dibeli bersamaan oleh pelanggan. Kata Kunci:  Data mining, MBA, Association rule, pattern growth, layout