Articles

Found 2 Documents
Search

Isolasi dan Karakterisasi Senyawa Non Fenolik dari Daun Gowok (Syzygium polycephalum Miq.) Choironi, Nur Amalia; Insani, Kaefiyah Nurul; Parika, Dina; Sunarto, Sunarto; Martinus, Ade; Fareza, Muhamad Salman
MPI (Media Pharmaceutica Indonesiana) Vol 2 No 3 (2019): JUNE
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.931 KB) | DOI: 10.24123/mpi.v2i3.1574

Abstract

Syzygium polychepalum (gowok) merupakan salah satu tanaman yang sering digunakan sebagai obat tradisional di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian fitokimia terhadap daun gowok yang berasal dari Purwokerto. Ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi, sedangkan fraksinasi dan pemurnian dilakukan dengan metode kromatografi vakum cair dan gravitasi. Karakterisasi senyawa hasil isolasi dilakukan dengan menggunakan metode spektroskopi 1H-NMR dan GC-MS. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa isolat merupakan senyawa asam lemak jenuh yaitu asam heksadekanoat dan 3-etilpropanoat.
PERBANDINGAN STABILITAS ASPIRIN DALAM ASAM KLORIDA DAN DALAM DAPAR FOSFAT SEBAGAI PARAMETER PEMILIHAN MEDIUM DISOLUSI Rehana, Rehana; Martinus, Ade
Acta Pharmaciae Indonesia: Acta Pharm Indo Vol 4 No 2 (2016): Acta Pharmaciae Indonesia : Acta Pharm Indo
Publisher : Pharmacy Department, Faculty of Health Sciences, Jenderal Soedirman University, Purwokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspirin cenderung dihidrolisis sebagai asam salisilic dan asam asetat , sehingga stabilitas aspirin pada asam klorida dan fosfat buffer adalah parameter penting dalam pilihan medium disolusi . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan stabilitas aspirin dalam HCl 0,1 N dan fosfat buffer pH 7.4. Penelitianyang dilakukan merupakan penelitian laboratorium eksperimental meliputi analisis aspirin secara menurun setiap jam selama 6 jam yang dilarutkan dalam HCl 0,1 N dan dapar fosfat pH 7,4 menggunakan metode spektrofotometri, waktu yang dihitung adalah ketika aspirin 10 % terhidrolisa ( t10 % ) di kedua media , dan dibandingkan t10 % aspirin HCl 0,1 N dan dapar fosfat pH 7.4.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspirin lebih stabil ( p = 0,003 ) di buffer fosfat pH 7,4 ( t10 % = 445 menit ) dibandingkan HCl 0,1 N ( t10 % = 389 menit ).