Abadi, Taufan
Unknown Affiliation

Published : 9 Documents
Articles

Found 9 Documents
Search

PENILAIAN KINERJA PENGAWAS PADA PEKERJAAN DAM/BENDUNG KELORAHAN DESA MANGGISAN KECAMATAN TANGGUL JEMBER gunasti, amri; Suasmadi, Eko; Abadi, Taufan
Media Teknik Sipil Vol 17, No 1 (2019): Februari
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.974 KB) | DOI: 10.22219/jmts.v17i1.7510

Abstract

Secara keseluruhan, kesalahan yang umum dilakukan pengawas dilapangan adalah seringnya tidak disiplin dalam melakukan pengawasan secara rutin. Selain itu pengawas juga sering mengabaikan ukuran-ukuran yang sangat kecil skalanya. Tidak jeli membaca gambar merupakan kesalahan yang lain yang umum dilakukan oleh pengawas. Bila sudah demikian maka tentu saja akan merugikan banyak pihak, baik konsultan, kontraktor, maupun pemilik proyek, sehingga perlu penelitian yang serius. Dalam penelitian  ini  dilakukan  dengan menggunakan  uji  z. Secara keseluruhan indikator yang termasuk kedalam kategori non signifikan (NS) dengan nilai mulai dari -1.155 sampai 1.910 terdiri dari disiplin, Kompetensi unggulan (Kompetensi spesifik), Kemampuan mengambil keputusan, Kemampuan bekerja mandiri/mengambil inisiatif, Kemampuan komunikasi, Memberi solusi pada pelaksana, Memberi solusi pada pelaksana, Kemampuan prestasi, Kepemimpinan, Kemampuan analisis, Kemampuan menghitung volume bangunan, Kemampuan interpersonal, Integritas (etika dan moral), Kreatif inovatif, Pengetahuan/kompetensi teknis, Kemampuan belajar hal – hal baru, Kemampuan bekerja dalam tim, Komitmen/dedikasi dalam pekerjaan, Manajemen Proyek, Kemampuan menghitung RAB, Penggunaan teknologi informasi. Indikator dengan kategori berbeda nyata dengan nilai -2.389 sampai 2.303 terdiri dari Kemampuan dalam perencanaan bangunan, Kemampuan beradaptasi, Analisis problem solving. Indikator dengan  dengan kategori berbeda sangat nyata terdiri dari Keahlian berdasarkan profesionalisme, Pengembangan diri serta Kerja di bawah tekanan.
EVALUASI GEOMETRIK, KINERJA DAN PERKERASAN LENTUR JALAN RAYA GUMITIR KABUPATEN JEMBER Zulkarnain, Abdi; Irawati, Irawati; Abadi, Taufan
HEXAGON Vol 4, No 1 (2019): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v4i1.3480

Abstract

Gumitir highway is a class I highway as a cross road between regencies and cities (Jember - Banyuwangi). The condition of this highway field with a width of 7 meters and winding and there are slopes. This highway is passed by heavy vehicles which can cause overloading (tonnage) loading, damage to the road body. Under these conditions a geometric evaluation (of the length of the arch) and calculation of the thickness of the flexible pavement on the Gumitir highway in Jember Regency .. This study aims to (1) analyze the performance of the Gumitir highway, (2) analyze the geometric of the Gumitir highway STA 229 + 664 - STA + 019, (3) analyzing the flexible pavement conditions with the 2013 UR 20-year bina marga method, (4) analyzing the inventory of the Gumitir highway. The research was conducted using the Full Circle method to calculate the geometric conditions of the Gumitir highway and 2013 Bina Marga UR 20 method for calculating the thickness of the pavement thickness of the Gumitir highway. The results of the 2013 Bina marga pavement thickness calculation results obtained for a flexible pavement thickness of 44 cm, a 3 cm HRS WC, a 3.5 cm HRS Base, a 25 cm LPA Class A and LPA Class B 12.5 cm. The results of planning the addition of warning signs point obtained 8 electric poles, 10 street lighting lamps, 8 traffic signs (addition 8 points) and longitudinal road markings in the form of solid lines
EVALUASI KINERJA SIMPANG TIGA TAK BERSINYAL DI JALAN RAYA LUMAJANG – PROBOLINGGO DESA KEBONAN KEC. KLAKAH KAB. LUMAJANG Prasetyo, Faisol Dwi; Hamduwibawa, Rofi Budi; Abadi, Taufan
HEXAGON Vol 4, No 2 (2019): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v4i2.3568

Abstract

A road intersection is a point where various movements carried out by people with vehicles and without vehicles (pedestrians) meet which are not in the same direction. The intersection of the three being studied is on the Raya Probolinggo - Lumajang road near the Klakah gas station. This intersection is a three-way intersection that has a fairly large traffic flow and is passed by various types of motorized and non-motorized vehicles. fuel filling line. The purpose of this study is to reevaluate the performance of roads and intersections with no signal, to analyze the performance of roads and intersections for the next 5 years, and to analyze problem solving that occurs on these roads.
KAJIAN SEDIMENTASI DI SUNGAI SAMPEAN BONDOWOSO MENGGUNAKAN PROGRAM HEC-RAS VERSI 4.1 Iswahyudi, Khafid; Salim, Noor; Abadi, Taufan
HEXAGON Vol 3, No 2 (2018): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v3i2.2916

Abstract

Sedimentasi sungai yaitu proses pengendapan suatu material – material yang terangkut aliran air sungai dan dapat mengakibatkan terjadinya delta sungai, sedangkan sedimen merupakan batuan yang terbentuk karena proses pelapukan, erosi, transportasi, dan deposisi (pengerasan) yang terjadi pada suatu wilayah aliran sungai. Delta sungai yang terjadi karena proses sedimentasi tersebut dapat mengurangi jumlah debit air yang terbawa, sehingga kebutuhan irigasi di daerah hilir tidak bisa terpenuhi secara maksimal karena terhalang oleh penumpukan delta. Karakteristik sedimentasi di hilir terjadi perlahan dan berlangsung menerus selama suplai muatan sedimen yang tinggi terus berlangsung. Prediksi sedimentasi yang terjadi pada sungai dilakukan dengan memperhitungkan besar laju sedimentasi berdasarkan metode perhitungan analitik, namun untuk mempermudah dalam menggambarkan sedimentasi yang terjadi pada sungai  sampean  Bondowoso  dilakukan  metode  pemodelan  menggunakan  progam  aplikasi HEC-RAS. Progam HEC-RAS sendiri merupakan salah satu progam pemodelan analisis angkutan sedimen pada saluran maupun sungai.
PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN JALAN DAN RAB JALAN RAYA GLENMORE KABUPATEN BANYUWANGI ( Perbandingan Metode Bina Marga tahun 1987 dan 2013 ) Bustomi, Ahmad Basit; Irawati, Irawati; Abadi, Taufan
HEXAGON Vol 4, No 1 (2019): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v4i1.3481

Abstract

Tol lenmore Kabupaten Banyuwangi merupakan jalan raya yang berbatasan dengan Tol Kalibaru dan Tol Genteng Kabupaten Banyuwangi. Seperti diketahui, Tol Glenmore Kabupaten Banyuwangi merupakan perempatan timur berbagai destinasi. Misalnya kendaraan berat (angkutan) dari pulau Jawa menuju pulau Bali atau sebaliknya yang akan melewati jalan raya Glenmore kabupaten Banyuwangi khususnya pada KM 250 - KM.252 ini. Kendaraan berat yang melewati jalan raya Glenmore di kabupaten Banyuwangi memiliki tujuan berbeda. Kendaraan berat yang melewati jalan raya Glenmore di kabupaten Banyuwangi memiliki tujuan berbeda. Misalnya truk trailer atau semi trailer yang mengangkut barang komoditas atau barang lainnya. Lokasi penelitian ini adalah lokasi strategis yang dekat atau mengarah ke gudang distributor yang berlokasi di Glenmore, Kabupaten Banyuwangi. Dengan kondisi tersebut maka perlu dilakukan evaluasi terhadap ketebalan perkerasan pada jalan tersebut. Dengan adanya evaluasi perhitungan ketebalan perkerasan dan perhitungan rencana anggaran, nantinya akan memberikan alternatif baru atau memberikan kontribusi pemikiran teknis dalam penentuan ketebalan lapisan perkerasan dan perhitungan rencana anggarannya.
PERENCANAAN ALTERNATIF JALAN BEBAS HAMBATAN DENGAN FLEXIBLE PAVEMENT METODE BINA MARGA 2013 DAN RENCANA ANGGARAN BIAYA TOL PASURUAN – PROBOLINGGO KM 3 – KM 10 Gufron, Ahmad; Irawati, Irawati; Abadi, Taufan
HEXAGON Vol 3, No 1 (2018): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v3i1.2908

Abstract

Jaringan  jalan  raya  sebagai  prasarana  transportasi  darat  memegang  peranan  yang  sangatpenting dalam sektor perhubungan terutama untuk kesinambungan distribusi barang dan jasa. Sebagai salah satu daerah sentra industri tentu berdampak pada kepadatan lalu lintas, baik di jalan dalam kota maupun luar kota seperti di wilayah utara Jawa Timur seperti pada ruas jalan Grati – Pasuruan sampai dengan Tongas – Probolinggo. Oleh karena itu diperlukan adanya jalus alternatif yang ditujukan untuk menyelesaikan masalah itu. Penelitian ini berisi tentang alternatif perencanaan jalan tol yang dimana jalan tol pada umumnya memakai perkerasan kaku.  Perencanaan  tebal  perkerasan  berdasarkan  “Manual  Desain  Perkerasan  Jalan  Tahun2013”  sedangkan  untun  rencangan  anggaran  biaya  berdasarkan  Manajemen  “Proyek  danKonstruksi Jilid I”. Dari data diperoleh pannjang jalan tol rencana adalah sepanjang 7 KM, dari data survey yang dilakukan oleh PT. Multi Phi Beta Consultan Engginering bahwa LHR adalah sebesar 46.467 kendaraan pada tahun 2016. Sedangkan dari hasil perhitungan tebal perkerasan yang dibutuhkan adalah sebesar LPA/CTB 10 cm, AC-BC sebesar 22 cm, dan AC-WC sebesar5 cm. Untuk rencana anggaran biaya yang dibutuhkan untuk 7 KM perencanaan perkerasanlentur sejumlah Rp. 79.305.225.275.
EVALUASI KINERJA DAN TEBAL LAPIS PERKERASAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA 2013 DAN DRAINASE JALAN Priawitama, Akhmad Widya; Hamduwibawa, Rofi Budi; Abadi, Taufan
HEXAGON Vol 4, No 1 (2019): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v4i1.3482

Abstract

Road is an infrastructure which supports and plays an important role in the transportation sector. The  improvement of land transportation infrastructure can support the smooth and equitable development in regional and national levels.. Benculuk highway well known as highway of various destinations. With these conditions, it is necessary to evaluate the thickness of the flexible pavement on the road. Therefore a good handling construction of normalization, enhancement or rehalibitation is needed. It will be done optimally if the factors causing the damage are known. The problem in this research is how the performance of the Benculuk highway, how to evaluate the condition of the thickness of the flexible pavement using the 2013 UR 20-year Bina Marga method, and how to evaluate the dimensions of the road drainage channel. This study aims to (1) analyze performance on the Benculuk highway, (2) analyze the flexible pavement conditions with the 2013 UR 20-year Bina Marga method (3) evaluate the dimensions of the road drainage channel. The results of the 2013 Bina Marga pavement thickness calculation obtained a flexible pavement thickness  47.5 cm, WC AC 4 cm, AC BC 13.5 cm, LPA Class A 15 cm. The results of drainage dimensions b 0.9 m and 1.1 m are planned along 2 km of KM Genteng 6 + 400 (left) with a drainage gradient value of 60% and using cemented masonry material.
KAJIAN NERACA AIR KAWASAN AKIBAT PENGAMBILAN AIR BAWAH TANAH OLEH SEKTOR PERTANIAN Effendi, Rahmat; Rizal, Nanang Saiful; Abadi, Taufan
HEXAGON Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v2i1.1432

Abstract

Water balance can be used as a guide to the presence or absence of water in an area. In the concept of the hydrological cycle that the amount of water in a certain area on the surface of the earth is influenced by the amount of water entering (input) and out (put) in a certain period. Balance input and water output somewhere known as water balance. Since water is dynamic, the water balance value changes from time to time so that somewhere there may be surplus or deficit. If the shortage and excess water is in extreme circumstances can certainly cause disasters, such as floods or drought. The disaster can be prevented or mitigated if good management of the land and the environment is carried out. The water balance is a water balance for agricultural land use in general. This balance sheet is useful in considering the suitability of agricultural land, arranging planting and harvesting schedules, arranging irrigation water supply in the right amount and time. It cannot be denied that some areas of Java and Madura have experienced water shortages, of all the water earth 97.5% is salt water, fresh water is 2.5%.This not entirely surface water and ground water. In Kabupaten Jember, especially in the area of underground water sampling (ABT) conducted by drilling wells in community development projects from the results of this study is expected to help and provide solutions to communities in the study area in the form of water buildings for storage of agricultural water reserves.Keywords:Reviewof Craft Balance
PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN LENTUR JALAN RAYA KALIBARU – GLENMORE KABUPATEN BANYUWANGI ( PERBANDINGAN METODE BINAMARGA 1987 & 2013) Hidayat, Muhammad Arif; Abadi, Taufan; Manggala, Adhitya Surya
HEXAGON Vol 4, No 1 (2019): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v4i1.3483

Abstract

Roads are infrastructure that play a very important role in traffic flow, so that during the road service period, efforts are made to avoid problems related to road damage. Road infrastructure which is burdened by high and repetitive traffic volumes will cause a decrease in road quality that can be seen from the condition of the road surface, both structurally and functionally damaged. This study aims to re-plan the thickness of the flexible pavement on the Kalibaru highway - Glenmore Banyuwangi Regency. In this study, to find out how thick the flexible pavement of the Kalibaru - Glenmore highway in Banyuwangi Regency for the next 20 years is in 2038. In this study the authors used the Binamarga Method 1987 and 2013. In this method we have to conduct LHR surveys on these roads and do CBR data retrieval. After the data data is collected, then we can determine the Index of Pavement Thickness of the road.  From the calculation results, it is known that the results of the pavement thickness with the Binamarga 1987 method are 4.5cm Lapen / Laston, 15cm Upper Foundation Layer, 10cm Bottom Foundation Layer. Whereas the thickness of road blocks with the method of Binamarga 2013 is WC air conditioner of 4cm, AC BC of 13.5cm, CTB of 15cm, LPA of Class A of 15cm.