Sulaksono, Endro
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

KEAMANAN LINTAS PERBATASAN: STUDI MIGRAN ILEGAL ANTARA BATAM DAN JOHOR Sulaksono, Endro
Jurnal Keamanan Nasional Vol 2, No 2 (2016): November
Publisher : Pusat Kajian Keamanan Nasional (Puskamnas) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jkn.v2i2.47

Abstract

AbstrakArtikel ini fokus terhadap fenomena kegiatan penyelundupan korban perdagangan perempuan ilegal Indonesia ke Malaysia. Modus yang digunakan memiliki pola legal entry and illegal stay, serta illegal entry and illegal stay melalui jalur lintas perbatasan antara Batam dan Johor. Isu ini menarik perhatian dan menjadi isu serupa di berbagai negara terkait dengan ancaman kejahatan lintas perbatasan yang berimplikasi terhadap keamanan perbatasan. Berawal dari kegiatan migrasi yang diakui sebagai hak setiap warga negara dengan harapan mendapatkan perubahan ekonomi yang lebih baik, namun kenyataannya menimbulkan masalah baru. Implikasinya, menurunkan kewibawaan negara asal karena warganya telah menciptakan masalah baru bagi negara tujuan. Melalui konsep policing, Polri dapat mengembangkannya melalui pemolisian masalah lintas perbatasan untuk melakukan pencegahan. Hal ini dapat dijadikan acuan dalam merumuskan, mengimplementasikan, dan mengawasi terhadap kebijakan Polri terkait keamanan perbatasan.Kata kunci: migrasi, globalisasi, keamanan perbatasan, perdagangan manusia, pemolisian. This article focuses on smuggling victim of illegal Indonesian women?s trafficking to Malaysia. The modus have patterns of legal entry and illegal stay, as well as illegal entry and illegal stay over cross-border lines between Batam and Johor. This issue is interesting and become similar issue in many countries related to threat crimes cross-border lines which have implication to security border. Begining from migration activity confessed as right every citizen with hope to get better economical change, however the fact inflict new problem. This implication degrades authority native country cause the citizen have created new problem for destination country. Through policing concept, Indonesian National Police can develop it over cross-border lines of problem policing to do prevention. This case can be became reference to formulate, to implement, and control to policy of Indonesian National Police relate border security.Keywords: migration, globalization, border security, human trafficking, policing.
DISHARMONI HAK MIGRAN DI WILAYAH PERBATASAN BERIMPLIKASI KEJAHATAN PERDAGANGAN MANUSIA DI LUAR NEGERI Sulaksono, Endro
Jurnal Keamanan Nasional Vol 2, No 1 (2016): Mei
Publisher : Pusat Kajian Keamanan Nasional (Puskamnas) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jkn.v2i1.40

Abstract

Globalisasi migran merupakan hak migran untuk mencari peluang kehidupan yang lebih baik di daerah tujuan.Tidak selamanya tujuan migrasi sesuai harapan, terdapat fenomena kasus keimigrasian dan korban perdagangan manusia bagi buruh migran Indonesia di luar negeri yang berimplikasi terhadap kewibawaan pemerintah Republik Indonesia. Permasalahan terjadi karena adanya disharmoni hak migran yang dihadapkan pada dua pilihan yang belum terselesaikan antara pemahaman prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia dengan prinsip-prinsip penegakan hukum keimigrasian. Melalui pemolisian diharapkan dapat mengatasi permasalahan dengan mengedepankan kemitraan antara masyarakat dan pemangku kepentingan untuk menciptakan keteraturan sosial.