Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS SEKTOR BASIS DAN NON BASIS DI PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM -, AZHAR; LIES FUAIDAH, SYARIFAH; ABDUSSAMAD, M. NASIR
SOCA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol. 5, No. 2 Juli 2005
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Udayana Jalan PB.Sudirman Denpasar, Bali, Indonesia. Telp: (0361) 223544 Email: soca@unud.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.236 KB)

Abstract

The study was conducted to identify basic sectors and non basics, and to identify thegrowth of basic and non basic sector from 1992 – 2001 in the Provinsi Nanggroe AcehDarussalam. The data were collected from Badan Pusat Statistik (BPS) and others publishedliteratures regarding to this study. Location Quotient (LQ) and Compounding Factor Analyseswere applied in the study. The results of the study shows that from nine sectors it was knownthat mines sectors, processing industry and agriculture sector are the basic sectors.Meanwhile, others sectors are the non basic sectors. In addition, the study revealed that thegrowth of the basic and the non basic sectors from 1992 – 2001 are fluctuated.
PENGARUH PENINGKATAN SUHU TERHADAP JUMLAH ERITROSIT IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Bangsa, Puja Cikal; -, Sugito; -, Zuhrawati; Daud, Razali; Asmilia, Nuzul; -, Azhar
Jurnal Medika Veterinaria Vol 9, No 1 (2015): J. Med. Vet.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.789 KB) | DOI: 10.21157/j.med.vet..v9i1.2985

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh peningkatan suhu terhadap jumlah eritrosit ikan nila. Sampel yang digunakan adalah darah ikan nila yang berasal dari 18 ekor ikan nila dengan bobot badan berkisar 40-50 g. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acaklengkap (RAL) pola searah dengan tiga perlakuan dan enam kali ulangan. Perlakuan P1 sebagai kontrol merupakan perlakuan dengan suhu akuarium 29±1°C, P2 merupakan perlakuan dengan suhu akuarium 32±1°C, dan P3 merupakan perlakuan dengan suhu akuarium 35±1°C. Ukuran akuarium pada masing-masing kelompok perlakuan adalah 80 x 60 x 40 cm dengan ketinggian air 30 cm. Perlakuan dilakukan selama 15hari dan pada hari ke-16 dilakukan pengambilan sampel darah. Darah diambil melalui vena caudalis. Data dianalisis dengan analisis varian(ANAVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Rata-rata (±SD) jumlah eritrosit ikan nila (106/mm3) pada P1, P2, dan P3 masing-masing adalah 3,01x106/mm3; 2,63x106/mm3; dan 2,08x106/mm3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan suhu berpengaruh (P<0,05) terhadap jumlaheritrosit ikan nila. Dapat disimpulkan bahwa peningkatan suhu air 32±1°C dan 35±1°C dalam akuarium dapat menurunkan jumlah eritrosit ikan nila.