Articles

Found 20 Documents
Search

HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI RSUD KRATON KABUPATEN PEKALONGAN Yusnita, Evi; Aisah, Siti; -, Ernawati
FIKkeS Vol 5, No 1 (2012): JURNAL KEPERAWATAN
Publisher : FIKkeS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.855 KB)

Abstract

Komunikasi terapeutik yang baik diharapkan dapat memberikan informasi yang baik dan dapat membina hubungan saling percaya terhadap pasien sehingga pasien akan merasa puas dengan pelayanan yang diterimanya. Apabila kemampuan perawat tidak mencakup dan tidak dapat memelihara hubungan interpersonal yang baik maka pasienpun tidak akan puas dengan pelayanan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan komunikasi terapeutik dengan tingkat kepuasan pasien di RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan. Desain penelitian ini menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan proporsional random sampling sebanyak 91 orang.Instrumen penelitian menggunakan chek list dan kuesioner.Analisa data menggunakan uji sperman rank.Hasil uji sperman rank diperoleh ? value sebesar 0,001 < 0,05 berarti ada hubungan yang signifikan antara hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien di RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan. Perawat sebaiknya dalam melakukan komunikasi terapeutik sesuai dengan protab yang telah ditentukan oleh pihak rumah sakit, dan melakukan komunikasi terapeutik sesuai dengan tahap-tahap yang telah ditentukan sehingga dapat memberikan komunikasi terapeutik secara optimal.Kata kunci : Komunikasi Terapeutik, Kepuasan Pasien
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH PADA PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM IBU PASCA PERSALINAN DI PUSKESMAS BRANGSONG DAN KALIWUNGU KABUPATEN KENDAL Rejeki, Sri; -, Ernawati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2010: Bio Molekuler, Analis Kesehatan, Keperawatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.548 KB)

Abstract

Latar belakang: Banyak perempuan mengalami robekan perineum pada saat melahirkan baik pada primipara maupun persalinan lanjut. Luka pada perineum terjadi bisa akibat tindakan episiotomi atau robek spontan. Luka  episiotomi atau luka spontan yang telah dijahit umumnya dapat sembuh perprimam, kecuali bila terdapat infeksi,  ada yang sembuh normal dan ada yang mengalami kelambatan dalam penyembuhannya. Tujuan: Penelitiannya ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh pada penyembuhan luka perineum ibu pasca persalinan. Metode: Jenis penelitian deskriptif eksploratif. Sebanyak 53 ibu pasca persalinan berpartisipasi dalam penelitian ini. Cara pengambilan sampel adalah dengan Consekutif yaitu  berdasarkan danya pasca  persalinan dengan robekan perineum dari bulan Oktober dan Nopember 2009 di Puskesma Brangsong dan Kaliwungu Kendal. Tehnik pengambilan data dengan cara Survey melalui Kuesioner dan observasi penyembuhan luka dengan tolok ukur terdapatnya tanda REEDA pada luka perineum ibu pasca persalinan. Hasil: Didapatkan tidak ada hubungan yang signivikan faktor umur, penyakit yang didertia, status onstetri, kondisi luka jahitan, lingkar lengan atas, besar luka jenis luka dan lama hari rawat dengan penyembuhan luka perineum. Tetapi terdapat hubungan yang signifikan antara nilai kadar Hb ibu pasca persalinan dengan penyembuhan luka perineum (Pv: 0,000).
TERAPI RELAKSASI TERHADAP NYERI DISMENORE PADA MAHASISWI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG -, ERNAWATI; HARTITI, TRI; HADI, IDRIS
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2010: Bio Molekuler, Analis Kesehatan, Keperawatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.318 KB)

Abstract

Nyeri pada saat menstruasi atau  haid sering dikeluhkan  seorang wanita sebagai sensasi tidak nyaman, bahkan karena timbulnya nyeri tersebut dapat mengganggu aktivitas dan memaksa penderita untuk istrahat dan meninggalkan pekerjaan atau aktivitas rutinnya selama beberapa jam atau beberapa hari. Puncak insiden dismenore primer terjadi pada akhir masa remaja (adolescence) dan di awal usia 20, insiden dismenore pada remaja (adolescence) dilaporkan sekitar 92%. Rasa ketidaknyamanan jika tidak diatasi akan mempengaruhi fungsi mental dan fisik individu sehingga mendesak untuk segera mengambil tindakan/terapi secara farmakologis atau non farmakologis. Dalam lingkup keperawatan dikembangkan terapi non farmakologis sebagai tindakan mandiri perawat. Penelitian ini untuk menjelaskan   perbedaan derajat nyeri dismenore sebelum dengan sesudah dilakukan terapi relaksasi pada mahasiswi keperawatan Universitas Muhammadiyah Semarang. Penelitian ini menggunakan Quasi eksperimental dengan rancangan Non Equivalent Control Group Design. Pengambilan subyek dilakukan berdasarkan Proporsional Random Sampling dan  yang memenuhi syarat inklusi yaitu sebanyak  50 orang . Usia responden berkisar antara 17 ? 28 tahun, sebelum dilakukan terapi relaksasi nafas dalam mengalami  nyeri sedang sebanyak 31 orang (62,0%) dan sesudah dilakukan teknik relaksasi sebagian besar kategori nyeri ringan sebanyak 35 orang (70,0%). dengan uji Wilcoxon diketahui nilai significant difference p = 0,000, <  (0,05). Sehingga ada perbedaan yang bermakna antara nyeri dismenore sebelum dan sesudah dilakukan teknik relaksasi nafas dalam  pada mahasiswi  S-1 Keperawatan UNIMUS dan ada pengaruh teknik relaksasi nafas dalam relaksasi dengan nyeri dismenore.Kata Kunci : Tehnik relaksasi nafas dalam, dismenore
GAMBARAN SOFTSKILL MAHASISWA SARJANA PERAWAT DI FIKKES UNIVERSTAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Hartiti, Tri; -, Ernawati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2016: PROSIDING KONTRIBUSI HASIL PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT DALAM PROGRAM SUSTAINABLE DEVE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.189 KB)

Abstract

Perawat adalah seseorang yang memberikan pelayanan kesehatan (care provider) secara profesional, dimana pelayanan tersebut berbentuk pelayanan biologis, psikologis sosial, spiritual yang ditujukan kepada individu, keluarga dan masyarakat. Perawat diharapkan memiliki kompetensi sebagai perawat profesional, baik berupa hard skill maupun soft skill.Soft skill merupakan salah satu keterampilan yang harus di miliki oleh setiap orang terutama bagi perawat. Soft skill diperlukan untuk mendukung hard skill atau keterampilan teknis yang telah didapatkan oleh para perawat saat mengikuti pendidikan keperawatan atau sebagai mahasiswa keperawatan. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh gambaran softskill mahasiswa strata satu keperawatan..Metode penelitian non eksperimen(deskriptif), dengan pendekatan survey terhadap populasi 264 mahasiswa yang diambil semuanya dari semester 2 sampai 8. Hasil yang didapatkan adalah sebagian besar mahasiswa perawat berjenis kelamin perempuan 65,5%,rerata umur 20 tahun, softskill mahasiswa berada pada katagori sedang, yaitu sebesar 55.7% , mahasiswa dengan softskill yang tinggi 32.3%, namun demikian masih ada 12 % yang kemampuan softskillnya masih rendah. Komponen softskill yang paling tinggi yang dimiliki oleh mahasiswa perawat adalah kemampuan bekerja sama, diikuti etik moral dan professional serta kewirausahaan. Kemampuan yang paling rendah adalah kemampuan memimpin dan kemampuan berfikir kritis yaitu sebesar 24.6%. Softskill mahasiswa keperawatan menunjukkan trend yang meningkat dari semester 2, 4 dan 6, namun mengalami penurunan lagi setelah memasuki semester 8 hal tersebut dikarenakan pada semester 8 mahasiswa kembali melaksanakan kegiatan yang bersifat individu dan interaksi dengan kelompok sudah sangat sedikit.Kata kunci : softskill mahasiswa perawat
MODEL ANTESEDEN LOYALITAS PELANGGAN RUMAH MAKAN DAPUR SAMBAL SOLO -, Ernawati
Eksplorasi Vol 27, No 2 (2015): Eksplorasi
Publisher : Eksplorasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: menganalisis signifikansi pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan, signifikansi pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan, signifikansi pengaruh kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan, pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan yang dimediasi kepuasan, pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan yang dimoderasi perceived value. Obyek penelitian adalah konsumen Dapur Sambal Solo Adapun, waktu pelaksanaan penelitian bulan Juni 2014. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 100 responden. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, adapun kriteria sampel adalah pelanggan minimal telah 2 kali melakukan pembelian Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan menggunakan skala Likert. Sebelum pengumpulan data, instrumen akan diuji dengan uji validitas dan Uji Reliabilitas dan uji asumsi klasik.Analisis data dilakukan dengan uji pengaruh langsung , pengaruh Tidak langsung dan uji Selisih Mutlak. Hasil uji hipotesis diperoleh kesimpulan: 1) Kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan karena p value sebesar 0,000 < 0,05; 2) Perceived value memoderasi pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan karena p value sebesar 0,010 < 0,05; 3) Kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan karena p value sebesar 0,002 <0,05; 4) Kepuasan pelanggan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan karena p value sebesar 0,000 < 0,05; dan kepuasan pelanggan memediasi pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan, karena hasil analisis jalur menunjukkan koefisien pengaruh tidak langsung (0,573) > koefisien pengaruh langsung (0,275). Sehingga semua hipotesis terbukti.Kata kunci: kualitas pelayanan, kepuasan pelanggan, loyalitas pelanggan, perceived value
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMBANGUNAN JARINGAN IRIGASI DI PROVINSI BENGKULU BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN GOOGLE MAP -, Ernawati; Yulianti, Liza; Suryana, Eko
Jurnal Media Infotama Vol 10 No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Has conducted research on the development of geographic information systems in the province of Bengkulu irrigation network-based website using google map on public works ministry Bengkulu. This study aims to provide information about how to create a geographic information system of irrigation network construction based on public works ministry websites by using google map. Data were collected on March 25, 2014 in the form of project data that has been finished by the contractor. The data is then processed into a source of discussion in this study. Besides the most important data is the location coordinates of the coordinate construction of irrigation networks because this is what it used to indicate the location or position of the project has been done. The results of this study indicate that the need for a geographic infor-mation system to be able to submit an information to the public.Keyword: Geograpich Information System, irrigation network, Google Map
Pengaruh Variabel Fundamental pada Harga Saham Bank yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Sebelum dan pada Masa Krisis Ekonomi Global -, Ernawati; Swandari, Fifi
Jurnal Aplikasi Manajemen Vol 8, No 3 (2010)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1942.675 KB)

Abstract

The aims of this research are to analyze the impact of fundamental variables on bank stock price in two different period. We analyze two years before and one year during global economic crisis in Indonesian Stock Market. The samples consist of 24 banks listed at Indonesia Stock Market. Linier regression is used to analyzed the impact of independent variables on dependent variable. We use Capital Adequate Ratio (CAR), Non Performing Loan ( NPL), Return on Asset (ROA), ratio Operating Cost to Operating Revenue (BOPO), Loan to Deposit Ratio (LDR) and deposit rate as independent variables. Dependent variable is banks stock price. We find all fundamental variables and deposit rate have impact on banks stock price simultaneosly before crisis period. Different result showed in another period, none of the variables have impact on banks stock price. We find ROA and LDR have impact on bank stock price partially before crisis. CAR, NPL, BOPO and deposit rate have no impact on banks stock price. This result shows that fundamental variables have different impact in two different period. The potential explanation is investors become irrational in the period of crisis so none of fundamentals variables have no impact on banks stock price.Keywords: fundamentals variables, bank stock price, global economic crisis period.
HUBUNGAN ANTARA PERILAKU MENGKONSUMSI MAKAN MAKANAN MANIS DAN PERILAKU MENGGOSOK GIGI DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI PADA ANAK TK PERTIWI 37 GUNUNG PATI -, Ernawati; -, Arwani; Samiasih, Amin
FIKkeS Vol 4, No 2 (2011): JURNAL KEPERAWATAN
Publisher : FIKkeS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.503 KB)

Abstract

Penyakit gigi dan mulut adalah suatu penyakit yang tidak kalah pentingnya dengan penyakit lain. Karies gigi dan gangguan gigi berlubang merupakan gangguan kesehatan gigi yang paling umum dan tersebar luas di sebagian penduduk dunia. Tingginya angka karies gigi dapat dipengaruhi berbagai faktor.Karies gigi dapat disebabkan oleh faktor distribusi penduduk, lingkungan, perilaku dan faktor pelayanan kesehatan gigi. Pada anak prasekolah, karies gigi banyak disebabkan karena adanya kebiasaan yang kurang baik. Pada umumnya anak usia prasekolah tersebut mempunyai kebiasaan mengkonsumsi makanan yang manis atau yang mengandung gula murni seperti permen, cokelat, dan donat.Di lain pihak anak prasekolah memiliki kebiasaan menggosok gigi hanya dua kali sehari yaitupada waktu pagi hari dan sore hari. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif korelasi, Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah cros sectional (belah lintang). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu siswa di TK Pertiwi 37 Gunung berjumlah 47 siswa. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi square.Dari hasil penelitian didapatkan bahwa Sebagian besar anak pada anak TK Pertiwi 37 Gunungpati Semarang sering mengkonsumsi makanan manis. Sebagian besar anak pada anak TK Pertiwi 37 Gunungpati Semarang, melakukan gosok gigi dengan buruk. Sebagian besar anak pada anak TK Pertiwi 37 Gunungpati Semarang, mengalami karies gigi. Ada hubungan antara perilaku konsumsi makanan manis dengan kejadian karies gigi pada anak TK Pertiwi 37 Gunungpati Semarang (p = 0,007).Ada hubungan antara perilaku menggosok gigi dengan kejadian karies gigi pada anak TK Pertiwi 37 Gunungpati Semarang (p = 0,001).Saran yang diberikan kepada ibu-ibu yang memiliki anak sebaiknya mengurangi konsumsi makanan manis-manis pada anak-anak dengan cara memberikan bekal makanan ke sekolah sehingga akan mengurangi konsumsi makanan jajanan yang manis-manis sehingga karies gigi dapat terkurangi.Kata kunci : Perilaku konsumsi makanan manis, perilaku gosok gigi, kejadian karies gigi
GAMBARAN PENGAWAS MENELAN OBAT (PMO) DI PUSKESMAS GENUK DAN BANGETAYU SEMARANG Mochammad, Haqi Maulana; Aisah, Siti; -, Ernawati
FIKkeS Vol 5, No 2 (2012): JURNAL KEPERAWATAN
Publisher : FIKkeS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.674 KB)

Abstract

Pengawas menelan obat (PMO) pada penderita tuberkulosis paru harus dikenal, dipercaya, dan disetujui oleh petugas kesehatan maupun penderita tuberkulosis paru (Depkes RI, 2007). Untuk mendukung tugas dan fungsinya PMO harus memiliki karakteristik yang handal meliputi jenis kelamin, umur, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan kemampuan komunikasi dengan penderita, dan memahami peran dan tugasnya. Jenis kelamin PMO ikut berperan dalam penentuan tingkat keberhasilan dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Perbedaan jatidiri antara pria dan wanita mempengaruhi produktivitas kerja individu. Jati diri seorang pria ditentukan oleh kemampuannya. Pria akan membanggakan diri atas kemampuan memecahkan masalah atau menyelesaikan sebuah pekerjaan, sedangkan wanita lebih mementingkan rasa kepedulian, integritas dan nilai-nilai yang lebih personal dan kepedulian untuk melayani. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran Pengawas Menelan Obat (PMO) pada penderita tuberkulosis paru di Puskesmas Genuk dan Bangetayu Semarang. Penelitian ini menggunakan penelitian studi diskriptif sederhana. Variabel gambaran Pengawas Menelan Obat (PMO) pada penderita tuberkulosis paru di wilayah kerja puskesmas Genuk dan Bangetayu Semarang yang terdiri dari jenis kelamin, umur, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, kemampuan komunikasi dan peran. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Pengawas Menelan Obat (PMO) pada penderita tuberkulosis paru di Puskesmas Genuk dan Bangetayu Semarang sebanyak 37 orang. Penelitian menggunakan teknik total Sampling sebanyak 37 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kelamin responden sebagian besar perempuan yaitu sebanyak 21 orang (56,8%), umur responden sebagian besar tergolong pada umur dewasa dini yaitu sebanyak 22 orang (59,5%), pendidikan responden sebagian besar berpendidikan dasar yaitu sebanyak 19 orang (51,4%), pekerjaan responden sebagian besar bekerja sebagai pegawai swasta dan wiraswasta masing-masing sebanyak 13 orang (35,1%), PMO sebagian besar adalah keluarga pasien yakni sebanyak 36 orang (97,3%), pengetahuan responden sebagian besar Baik yakni sebanyak 19 orang (51,4%), kemampuan komunikasi responden termasuk dalam kategori cukup yaitu sebanyak 24 orang (64,9%), peran PMO sebagian besar Baik yakni sebanyak 26 orang (70,3%). Hasil penelitian ini dharapkan dapat dijadikan rekomendasi kepada masyarakat khususnya penderita tuberkulosis paru tentang arti pentingnya kehadiran PMO disamping penderita untuk menjamin kepatuhan menelan obat.Kata Kunci : Pengawas Menelan Obat (PMO)Pustaka : 23 (1994 - 2010)
IMPLEMENTASI SEM DALAM MEMBANDINGKAN PRESTASI BELAJAR SISWA SEKOLAH NEGERI DAN SEKOLAH SWASTA -, Ernawati
Teknosains Vol 7, No 2 (2013): JULI
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi UIN ALauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Structural Equations Modeling (SEM) is a multivariate methods applied to show simultaneous relationship between indicator variables observed directly with latent variables which cannot be observed directly. SEM is a method combining technique or ideas of regression analysis, path analysis, and confirmatory factor analysis. This research axaminies the application of SEM in education that involve continous variables and ordinal variables/category , in this study applied to the two groups in the form of a group of state school students and groups of students from private schools. From the results obtained that socioeconomic factors have a positive impact on student achievement both group 1 and group 2, But this effect is relatively higher in students from state schools compared to students from private schools.Key words: SEM, Varian Covariance Matrices.