Pardoyo -
Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Matematika – Universitas Diponegoro

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Sintesis dan Karakterisasi Material Nanokomposit CNT/MnO2 Untuk Aplikasi Material Superkapasitor Subagio, A.; -, Priyono; -, Pardoyo; Yudianti, R.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 10, No 1 (2014): January 2014
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v10i1.3056

Abstract

Telah dilakukan fabrikasi material nanokomposit CNT/MnO2 sebagai material elektroda superkapasitor dengan reaksi redox antara CNT dan KMnO4. Variasi komposisi dari kedua bahan tersebut dilakukan untuk mengetahui sifat struktur, morfologi dan kelistrikannya dengan perbandingan massa CNT/MnO2 sebesar 0, 25, 50 dan 75%. Pola struktur kristal dan morfologi dari material serbuk nanokomposit CNT/MnO2 dikarakterisasi dengan X-ray diffraction (XRD), scanning electron microscope (SEM) dan transmission electron microscope (TEM), sedangkan pola ikatannya dikarakterisasi dengan FTIR. Serbuk nanokomposit CNT/MnO2 ini selanjutnya dibuat pellet berbentuk silinder berukuran diameter 1 cm dan ketebalan 2 mm dengan variasi penambahan pengikat polyvinylidene difluoride (PVDF) sebesar 10, 20 dan 30% dari campuran CNT/MnO2. Pellet dari material CNT/MnO2 ini selanjutnya dipanaskan pada temperatur 70 oC selama 1 jam. Hasil pengukuran resistansinya menunjukkan bahwa material CNT/MnO2 dengan perbandingan massa CNT/MnO2 sebesar 75% dan penambahan pengikat PVDF sebesar 20% menunjukkan nilai resistansi yang paling rendah. Selanjutnya prototip superkapasitor CNT/MnO2 dengan menggunakan PVDF sebesar 20% diukur dengan metode electrochemical impedance spectroscopy menghasilkan nilai kapasitansi spesifik sebesar 7,86 F/gr. Nanocomposite materials CNT/MnO2 have been fabricated as candidate of supercapacitor electrode material with a redox reaction between CNT and KMnO4. Variations in the composition of the two materials were carried out to determine the structure, morphology and electrical properties of CNT/MnO2 with mass ratio of 0, 25, 50 and 75 %. Pattern of the crystal structure and morphology of the CNT/MnO2 nanocomposite powder were characterized by X-ray diffraction (XRD), scanning electron microscope (SEM) and transmission electron microscope (TEM), while the bond pattern was characterized by FTIR. CNT/MnO2 nanocomposite powder was managed to make cylindrical pellets with diameter of 1 cm and thickness of 2 mm with variations addition of binder polyvinylidene difluoride (PVDF) of 10, 20 and 30%. Pellets of the material were then heated at a temperature of 70 oC for 1 hour. Resistance measurement results showed that the ratio of the mass of material CNT/MnO2 by 75% and additions by 20% PVDF binder showed the lowest resistance value. Furthermore, CNT/MnO2 supercapacitor prototype using PVDF of 20% measured with electrochemical impedance spectroscopy method showed specific capacitance of 7.86 F/gr.
Sintesis dan Karakterisasi Material Nanokomposit CNT/MnO2 Untuk Aplikasi Material Superkapasitor Subagio, A.; -, Priyono; -, Pardoyo; Yudianti, R.
Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 10, No 1 (2014): January 2014
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpfi.v10i1.3056

Abstract

Telah dilakukan fabrikasi material nanokomposit CNT/MnO2 sebagai material elektroda superkapasitor dengan reaksi redox antara CNT dan KMnO4. Variasi komposisi dari kedua bahan tersebut dilakukan untuk mengetahui sifat struktur, morfologi dan kelistrikannya dengan perbandingan massa CNT/MnO2 sebesar 0, 25, 50 dan 75%. Pola struktur kristal dan morfologi dari material serbuk nanokomposit CNT/MnO2 dikarakterisasi dengan X-ray diffraction (XRD), scanning electron microscope (SEM) dan transmission electron microscope (TEM), sedangkan pola ikatannya dikarakterisasi dengan FTIR. Serbuk nanokomposit CNT/MnO2 ini selanjutnya dibuat pellet berbentuk silinder berukuran diameter 1 cm dan ketebalan 2 mm dengan variasi penambahan pengikat polyvinylidene difluoride (PVDF) sebesar 10, 20 dan 30% dari campuran CNT/MnO2. Pellet dari material CNT/MnO2 ini selanjutnya dipanaskan pada temperatur 70 oC selama 1 jam. Hasil pengukuran resistansinya menunjukkan bahwa material CNT/MnO2 dengan perbandingan massa CNT/MnO2 sebesar 75% dan penambahan pengikat PVDF sebesar 20% menunjukkan nilai resistansi yang paling rendah. Selanjutnya prototip superkapasitor CNT/MnO2 dengan menggunakan PVDF sebesar 20% diukur dengan metode electrochemical impedance spectroscopy menghasilkan nilai kapasitansi spesifik sebesar 7,86 F/gr.Nanocomposite materials CNT/MnO2 have been fabricated as candidate of supercapacitor electrode material with a redox reaction between CNT and KMnO4. Variations in the composition of the two materials were carried out to determine the structure, morphology and electrical properties of CNT/MnO2 with mass ratio of 0, 25, 50 and 75 %. Pattern of the crystal structure and morphology of the CNT/MnO2 nanocomposite powder were characterized by X-ray diffraction (XRD), scanning electron microscope (SEM) and transmission electron microscope (TEM), while the bond pattern was characterized by FTIR. CNT/MnO2 nanocomposite powder was managed to make cylindrical pellets with diameter of 1 cm and thickness of 2 mm with variations addition of binder polyvinylidene difluoride (PVDF) of 10, 20 and 30%. Pellets of the material were then heated at a temperature of 70 oC for 1 hour. Resistance measurement results showed that the ratio of the mass of material CNT/MnO2 by 75% and additions by 20% PVDF binder showed the lowest resistance value. Furthermore, CNT/MnO2 supercapacitor prototype using PVDF of 20% measured with electrochemical impedance spectroscopy method showed specific capacitance of 7.86 F/gr.
Pemurnian Carbon Nanotubes menggunakan Larutan HNO3 dengan metode Pencucian Biasa dan Reflux (Halaman 1 s.d. 4) Subagio, Agus; -, Pardoyo; -, Priyono; Yudianti, Rike; Rowi, Khasan; Imam Taufiq, M.
Jurnal Fisika Indonesia Vol 17, No 49 (2013)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.309 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24403

Abstract

Telah dilakukan penelitian berkaitan pemurnian carbon nanotubes (CNT) dengan metode pencucian biasa dan reflux menggunakan larutan HNO3. Pemurnian menggunakan metode pencucian biasa dilakukan dengan memasukkan CNT ke dalam 25 ml larutan HNO3 dengan variasi konsentrasi 25, 45 dan 65% di dalam gelas beker. Selanjutnya dilakukan pengadukan dan didiamkan selama 30 menit. Hasil pencucian disaring dengan kertas saring dan residunya dikeringkan di dalam oven dengan temperatur 120oC selama 1 jam. Sedangkan metode reflux dilakukan pada temperatur 100oC selama 4 jam menggunakan larutan HNO3 dengan variasi konsentrasi 25, 45 dan 65%. CNT hasil pemurnian selanjutnya dikeringkan di dalam oven dengan temperatur 120°C selama semalam. Carbon nanotube sebelum dan sesudah pemurnian dianalisis menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM) dan Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy (EDS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemurnian CNT yang paling baik dengan menggunakan metode pencucian reflux pada konsentrasi HNO3 sebesar 65%.