Soeprodjo -
Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Semarang Gedung D6 Lantai 2 Kampus Sekaran Gunungpati Semarang, 50229, Telp. (024)8508035

Published : 12 Documents
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH MODEL LEARNING CYCLE TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN -, Soeprodjo; Priatmoko, Sigit; Sariana, Elisa Yuyun
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 2, No 1 (2008): January 2008
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian  siswa SMA Negeri  1  Temanggung merasa  kesulitan memahami materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Hal ini dapat diatasi apabila guru menerapkan model pembelajaran learning Cycle. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model learning Cycle terhadap hasil belajar siswa SMA pada pokok bahasan kelarutan dan hasil kali kelarutan. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI IPA semester 2 SMA Negeri  1  Temanggung  tahun  ajaran  2007/2008  yang  berjumlah  143  siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling diperoleh kelas XI  IPA-4  yang  berjumlah  36  siswa  sebagai  kelas  eksperimen  yang  pembelajarannya menggunakan model Learning Cycle dan kelas XI IPA-3 yang berjumlah 36 siswa sebagai kelas control. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa nilai post test rata-rata kelompok  eksperimen  73,79  dan  kelas  kontrol  65,28. Pengujian  terhadap  hipotesis diperoleh harga r11 = 0,53 dan  SE r11 x 1,961 = 0,30. Oleh karena harga r11 > SE r11 x 1,961 dapat  disimpulkan bahwa ada  pengaruh penggunaan model  Learning  Cycle  terhadap hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Temanggung pada pokok materi kelarutan dan hasil  kali  kelarutan  tahun  ajaran  2007/  2008. Berdasarkan hasil  perhitungan koefi sien determinasi diperoleh pengaruh sebesar 28,38%.Kata Kunci: model learning cycle
KOMPARASI HASIL BELAJAR DENGAN METODE TUTOR SEBAYA DAN TEAM WORK LEARNING DALAM PEMBELAJARAN KIMIA -, Soeprodjo; Susatyo, Eko Budi; -, Sukron
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 2, No 2 (2008): July 2008
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan siswa di dalam kelas dapat dilakukan dengan menggunakan metodetutor sebaya dan kerja kelompok. Permasalahannya apakah ada perbedaan signifi kan antarasiswa yang diajar menggunakan metode tutor sebaya dengan metode kerja kelompok. Hal iniuntuk mengetahui apakah ada perbedaan signifi kan antara kedua metode tersebut. Denganpopulasi 237 siswa diperoleh sampel kelas XI IPA 4 diberi pengajaran metode tutor sebayadan kelas XI IPA 6 dengan metode kerja kelompok. Pengujian meliputi uji perbedaan duarata-rata, uji estimasi rata-rata hasil belajar dan uji estimasi proporsi ketuntasan hasil belajar.Dari hasil penelitian diperoleh thit = -2,884 dengan α = 5% diperoleh t(0,95)(77) = 1,657. Karenathit ≤ - t(0,95)(77) maka H0 ditolak, hal ini berarti ada perbedaan signifi kan antara metode tutorsebaya dengan metode kerja kelompok. Rata-rata hasil belajar metode tutor sebaya 66,46 –71,1 dengan proporsi ketuntasan 65,7% - 89,3%. Sedangkan estimasi rata-rata hasil belajarmetode kerja kelompok 71,57–75,63 dengan proporsi ketuntasan 81% - 98,4%. Dari hasilperhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil belajar dengan metode kerja kelompoklebih baik dari pada metode tutor sebaya.Kata Kunci: metode tutor sebaya, team work learning
EFEKTIVITAS PENERAPAN METODE KASUS MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO-VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA SMA Sumarni, Woro; -, Soeprodjo; Rahayu, Krida Puji
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2009): January 2009
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan dari penerapan metodekasus menggunakan media audio-visual terhadap hasil belajar kimia ditinjau berdasarkanaspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelasXI IPA. Pengambilan sampel dilakukan secara acak menggunakan teknik cluster randomsampling yaitu kelas XI IPA-4 sebagai kelas eksperimen yang mendapat perlakuandengan menerapkan metode kasus menggunakan media audio-visual setelah dilakukanuji homogenitas. Berdasarkan hasil uji estimasi rata-rata diperoleh rata-rata hasil belajarkelompok eksperimen antara 74,24-78,54 dan kelompok kontrol antara 66,08-70,94 danberdasarkan hasil uji estimasi proporsi siswa yang mencapai ketuntasan belajar padakelompok eksperimen berkisar antara 93,7%-100%, sedangkan pada kontrol berkisarantara 63%-89%. Berdasarkan hasil uji ketuntasan belajar diperoleh persentase ketuntasanbelajar klasikal untuk kelompok eksperimen sebesar 98% dan kelompok kontrol sebesar76%. Adapun hasil observasi terhadap ranah afektif dan ranah psikomotorik diperoleh nilairata-rata siswa pada kelompok eksperimen e” 65, sedangkan berdasarkan hasil angkettanggapan siswa terhadap pembelajaran, siswa yang menjawab termotivasi untuk belajarsebesar 78,05% dan 17,07% tidak termotivasi. Siswa juga merasa senang untuk belajarsebesar 75,6% dan yang tidak merasa senang sebesar 10,76%. Kata Kunci: metode kasus, media audio-visual
PENGARUH VALIDITAS DAN RELIABILITAS BUTIR SOAL ULANGAN AKHIR SEMESTER BIDANG STUDI KIMIA TERHADAP PENCAPAIAN KOMPETENSI Nuswowati, Murbangun; Binadja, Achmad; -, Soeprodjo; Ifada, Khida Efti Nely
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2010): January 2010
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bersifat ex post facto, artinya data dikumpulkan setelah semua peristiwayang diperhatikan terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas butir soal ulanganakhir semester bidang studi Kimia. Sampel dalam penelitian ini adalah soal ulangan akhirserta lembar jawaban tes ulangan akhir semester genap dari siswa kelas X-RSBI SMANegeri 1 Pati tahun ajaran 2007/2008. Variabel yang terukur dalam penelitian ini berupavaliditas, reliabilitas, daya beda, tingkat kesukaran, serta tingkat pencapaian kompetensisiswa. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa soal pilihan ganda ulangan akhirsemester bidang studi Kimia kelas X SMA Negeri 1 Pati tahun ajaran 2007/2008 memilikireliabilitas yang tinggi dengan harga r11 = 0,78. Diketahui bahwa dari 35 soal terdapat 30soal valid, memiliki daya beda cukup, tetapi soal ini belum proporsional bila ditinjau darianalisis tingkat kesukarannya. Nilai rata-rata ketuntasan yang dapat dicapai siswa denganmenggunakan alat tes tersebut sebesar 66,14. Berbeda dengan rata-rata yang diperolehdari hasil pengedropan 5 soal tidak valid, yaitu sebesar 69,70. Namun hasil pengedropanini tidak merubah jumlah siswa yang tuntas dalam pencapaian kompetensinya, yaitu dari38 siswa target hanya ada 21 siswa yang tuntas. Kata Kunci: analisis, validitas, reliabilitas, pencapaian kompetensi.
PENERAPAN METODE INKUIRI BERBANTUAN E-MODUL Damarsasi, Dimas Gigih; -, Soeprodjo; -, Saptorini
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 7, No 2 (2013): July 2013
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the effect of the inquiry method assisted chemistry emodule toward the learning outcomes. Population in this study is XI-IA grader of Senior High School (SHS) student in Tegal for academic year 2011/2012. Determination of the sample with cluster random sampling system obtained two classes, both are XI-IA3 grader as a experimental group received treatment using the methods of inquiry method assisted chemistry e-module and XI-IA as a control group received treatment using conventional method assisted audio visual.The research data obtained by the method of documentation, tests, questionnaires, and observation. The results of the study showed that the experimental group had an average grade of 84.90 and a control group had an average grade of 74.03. Based on the analysis, the experimental group is better than the control group with t count (3.08)> t table (1.99). The conclusion of this research is the application of inquiry method assisted chemistry e-module effect on student learning outcomes on solubility and solubility product subject, which is indicated by the coefficient of correlation (rb) of 0.46 with the influence of 21, 61%Keyword: Inquiry Method, E-module Assisted
KEEFEKTIFAN INKUIRI TERBIMBING BERORIENTASI GREEN CHEMISTRY TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS Afiyanti, Nur Amalia; Cahyono, Edy; -, Soeprodjo
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 8, No 1 (2014): January 2014
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to know the effectiveness of guided inquiry oriented green chemistry for science process skills at XI school grade of SMA in Semarang on 2012/2013 period. The population is normal and homogeneous, so to take two groups of samples using cluster random sampling techniques. Design of this research is posttest only control design. The succes of this research seen from cognitive aspect of student achievement reach KKM. At the final stage of the analysis, the t test used was left-test with t count > t table (1.696). The student achievement for experimental classes obtained t count of 3.860 while the control class 0,914. This suggests that the experimental class has achieved mastery learning, while the control class not yet. The average value of the psychomotor aspects of students in the experimental class was 82.6 which is included in the excellent category and control class was 74 included in good category. In the aspect of Students environmental concern, the average value of the experimental class was 88.65 included in the excellent category and class control was 81.7 included in good category. The conclusion was that the research-oriented guided inquiry of green chemistry proved effectively increase the science process skills.Keywords: Green Chemistry, Guided Inquiry, Science Process Skills
EFEKTIVITAS PENERAPAN METODE KASUS MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO-VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA SMA Sumarni, Woro; -, Soeprodjo; Rahayu, Krida Puji
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2009): January 2009
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan dari penerapan metodekasus menggunakan media audio-visual terhadap hasil belajar kimia ditinjau berdasarkanaspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelasXI IPA. Pengambilan sampel dilakukan secara acak menggunakan teknik cluster randomsampling yaitu kelas XI IPA-4 sebagai kelas eksperimen yang mendapat perlakuandengan menerapkan metode kasus menggunakan media audio-visual setelah dilakukanuji homogenitas. Berdasarkan hasil uji estimasi rata-rata diperoleh rata-rata hasil belajarkelompok eksperimen antara 74,24-78,54 dan kelompok kontrol antara 66,08-70,94 danberdasarkan hasil uji estimasi proporsi siswa yang mencapai ketuntasan belajar padakelompok eksperimen berkisar antara 93,7%-100%, sedangkan pada kontrol berkisarantara 63%-89%. Berdasarkan hasil uji ketuntasan belajar diperoleh persentase ketuntasanbelajar klasikal untuk kelompok eksperimen sebesar 98% dan kelompok kontrol sebesar76%. Adapun hasil observasi terhadap ranah afektif dan ranah psikomotorik diperoleh nilairata-rata siswa pada kelompok eksperimen e? 65, sedangkan berdasarkan hasil angkettanggapan siswa terhadap pembelajaran, siswa yang menjawab termotivasi untuk belajarsebesar 78,05% dan 17,07% tidak termotivasi. Siswa juga merasa senang untuk belajarsebesar 75,6% dan yang tidak merasa senang sebesar 10,76%. Kata Kunci: metode kasus, media audio-visual
KOMPARASI HASIL BELAJAR DENGAN METODE TUTOR SEBAYA DAN TEAM WORK LEARNING DALAM PEMBELAJARAN KIMIA -, Soeprodjo; Susatyo, Eko Budi; -, Sukron
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 2, No 2 (2008): July 2008
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan siswa di dalam kelas dapat dilakukan dengan menggunakan metodetutor sebaya dan kerja kelompok. Permasalahannya apakah ada perbedaan signifi kan antarasiswa yang diajar menggunakan metode tutor sebaya dengan metode kerja kelompok. Hal iniuntuk mengetahui apakah ada perbedaan signifi kan antara kedua metode tersebut. Denganpopulasi 237 siswa diperoleh sampel kelas XI IPA 4 diberi pengajaran metode tutor sebayadan kelas XI IPA 6 dengan metode kerja kelompok. Pengujian meliputi uji perbedaan duarata-rata, uji estimasi rata-rata hasil belajar dan uji estimasi proporsi ketuntasan hasil belajar.Dari hasil penelitian diperoleh thit = -2,884 dengan ? = 5% diperoleh t(0,95)(77) = 1,657. Karenathit ? - t(0,95)(77) maka H0 ditolak, hal ini berarti ada perbedaan signifi kan antara metode tutorsebaya dengan metode kerja kelompok. Rata-rata hasil belajar metode tutor sebaya 66,46 ?71,1 dengan proporsi ketuntasan 65,7% - 89,3%. Sedangkan estimasi rata-rata hasil belajarmetode kerja kelompok 71,57?75,63 dengan proporsi ketuntasan 81% - 98,4%. Dari hasilperhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil belajar dengan metode kerja kelompoklebih baik dari pada metode tutor sebaya.Kata Kunci: metode tutor sebaya, team work learning
PENGARUH MODEL LEARNING CYCLE TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN -, Soeprodjo; Priatmoko, Sigit; Sariana, Elisa Yuyun
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 2, No 1 (2008): January 2008
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian  siswa SMA Negeri  1  Temanggung merasa  kesulitan memahami materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Hal ini dapat diatasi apabila guru menerapkan model pembelajaran learning Cycle. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model learning Cycle terhadap hasil belajar siswa SMA pada pokok bahasan kelarutan dan hasil kali kelarutan. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI IPA semester 2 SMA Negeri  1  Temanggung  tahun  ajaran  2007/2008  yang  berjumlah  143  siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling diperoleh kelas XI  IPA-4  yang  berjumlah  36  siswa  sebagai  kelas  eksperimen  yang  pembelajarannya menggunakan model Learning Cycle dan kelas XI IPA-3 yang berjumlah 36 siswa sebagai kelas control. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa nilai post test rata-rata kelompok  eksperimen  73,79  dan  kelas  kontrol  65,28. Pengujian  terhadap  hipotesis diperoleh harga r11 = 0,53 dan  SE r11 x 1,961 = 0,30. Oleh karena harga r11 > SE r11 x 1,961 dapat  disimpulkan bahwa ada  pengaruh penggunaan model  Learning  Cycle  terhadap hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Temanggung pada pokok materi kelarutan dan hasil  kali  kelarutan  tahun  ajaran  2007/  2008. Berdasarkan hasil  perhitungan koefi sien determinasi diperoleh pengaruh sebesar 28,38%.Kata Kunci: model learning cycle
PENERAPAN METODE INKUIRI BERBANTUAN E-MODUL Damarsasi, Dimas Gigih; -, Soeprodjo; -, Saptorini
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 7, No 2 (2013): July 2013
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the effect of the inquiry method assisted chemistry emodule toward the learning outcomes. Population in this study is XI-IA grader of Senior HighSchool (SHS) student in Tegal for academic year 2011/2012. Determination of the sample withcluster random sampling system obtained two classes, both are XI-IA3 grader as a experimentalgroup received treatment using the methods of inquiry method assisted chemistry e-module andXI-IA as a control group received treatment using conventional method assisted audio visual.Theresearch data obtained by the method of documentation, tests, questionnaires, and observation.The results of the study showed that the experimental group had an average grade of 84.90 anda control group had an average grade of 74.03. Based on the analysis, the experimental group isbetter than the control group with tcount(3.08)> ttable(1.99). The conclusion of this research is theapplication of inquiry method assisted chemistry e-module effect on student learning outcomeson solubility and solubility product subject, which is indicated by the coefficient of correlation (rb)of 0.46 with the influence of 21, 61%Keyword: Inquiry Method, E-module Assisted