Sohidin -
Unknown Affiliation

Published : 18 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan

RANCANGAN PENYUSUNAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA PEMERINTAH DAERAH GUNA MENINGKATKAN GOOD GOVERNANCE DAN TATA PELAPORAN YANG SESUAI DENGAN STANDAR AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK (STUDI KASUS DI PEMERINTAH KABUPATEN SUKOHARJO) -, Sohidin; Witurachmi, Sri; Ariyanto, Jonet
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan 2015: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.087 KB)

Abstract

ABSTRAKMasalah yang hendak dipecahkan dalam penelitian ini adalah sejauhmanakan kesesuaian pengelolaan keuangan daerah dengan standar akuntansi pemerintahan,  sejauhamanakah kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan bagaimanakah implementasi sistem informasi akuntansi yang ada pada Pemkab Sukoharjo Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mengidentifikasi dan menetapkan kesesuaian antara sistem informasi keuangan daerah Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yang telah berlaku dengan Peraturan Pemerintah dan Standar Akuntansi Sektor Publik (SAP), 2) Mengidentifikasi kebutuhan sistem informasi dalam pengelolaan keuangan daerah, 3) Menyusun sistem informasi akuntansi untuk pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Sukoharjo.Penelitian ini diawali dengan melakukan survey ke seluruh SKPD dan SKPKD pada Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. Survey ditujukan untuk mengidentifikasi kesesuaian sistem informasi keuangan daerah di SKPD-SKPD Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dengan Peraturan Pemerintah dan Standar Akuntansi Sektor Publik.  Selanjutnya, dilakukan pengujian atas kelayakan sistem informasi akuntansi keuangan daerah dan sistem pengendalian internnya, untuk mengetahui kelemahan dan kelebihan dari sistem yang sudah ada. Ketiga, melakukan FGD (focus discusion group) untuk mengidentifikasi chart of account yang digunakan dalam aplikasi pencatatan dan pengelolaan keuangan daerah. Keempat, merancang prototype dan menyusun sistem informasi akuntansi berbasis database. Hasil dari penelitian ini menunjukkan beberapa hal pokok; 1) belum mengacunya praktik akuntansi sektor publik sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan yang berbasis akrual, 2) belum cukupnya pengungkapan yang dilakukan atas penyajian laporan keuangan daerah, 3) minimnya kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku dan 4) belum terimplementasinya sistem informasi akuntansi yang bisa mempermudah penyajian pelaporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi sektor publik, dan PP No.71/2010 tentang akuntansi berbasis akrual.  ABSTRACTThe problem to be solved in this study is how suitability of financial management with government accounting standards, how compliance with the legislation in force, and how the implementation of accounting information systems that exist in Sukoharjo regency, Central Java. The purpose of this study were: 1) Identify and establish correspondence between the regional financial information system Government Sukoharjo that have been enacted by the Government Regulation and Public Sector Accounting Standards (SAP), 2) identify the needs of information systems in financial management, 3) Develop systems accounting information for financial management in Sukoharjo.This study begins with a survey to all SKPD and SKPKD in Sukoharjo district government. The survey aimed to identify the suitability of information systems in the area of financial SKPDs Sukoharjo District Government Regulation Government and Public Sector Accounting Standards. Furthermore, testing the feasibility of financial accounting information system of the region and its internal control system, to identify the weaknesses and strengths of the existing system. Third, do FGD (Focus Group Discussion) to identify the chart of accounts used in recording applications and financial management. Fourth, to design and construct a prototype-based accounting information system database. Results from this study show some basic things; 1) is not referring to public sector accounting practices in accordance with government accounting standards which accrual, 2) is not sufficient disclosure made on financial statement presentation area, 3) lack of compliance with the legislation in force and 4) have not applied accounting information system could facilitate the presentation of financial reporting in accordance with public sector accounting standards, and Regulation 71/2010 on accrual accounting. Kata Kunci:    Sistem Informasi Akuntansi, Akuntansi Sektor Publik, Keuangan Daerah, SKPD-SKPKD, Good Governance, Standar Akuntansi Pemerintahan
PENGEMBANGAN LIVING LABORATORY PENDIDIKAN AKUNTANSI MELALUI EDUKASI AKUNTANSI PADA UMKM (Observasi dan Identifikasi pada UMKM di Kota Solo, Wonogiri, Sukoharjo, Klaten, Sragen, Boyolali, dan Karanganyar) -, Sudiyanto; Santoso, Sigit; -, Sohidin; Ivada, Elvia
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan 2015: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.412 KB)

Abstract

Perkembangan praktik akuntansi sedemikian pesatnya membawa konsekuensi logis perlunya peningkatan materi pembelajarn yang disesuaikan dengan perkembangan praktik akuntansi diindustri. Oleh karena itu agar UMKM dapat menyelenggarakan pencatatan transaksi dan menyusun laporan keuangan yang terstandar merupakan motivasi penelitian ini, yaitu dengan membangun live laboratory untuk memberikan edukasi akuntansi UMKM dan melakukan pendampingan implementasi SAK ETAP pada UMKM. Perumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimanakah keberadaan UMKM jika dilihat dari posisi aset dan omset serta bagaimanakah kondisi administrasi dan keuangan serta bagimanakah upaya UMKM untuk menerapkan standar akuntansi keuangan sebagai sarana untuk menyiapkan informasi akuntansi dan keuangannya untuk disiapkan menjadi live laboratory bagi pendidikan akuntansi? Tujuan utama penelitian ini adalah menerapkan pembelajaran berbasis industri  (Living laboratory) pada beberapa mata kuliah yang objeknya adalah industri UMKM.Sumber data berasal dari industri UMKM yang digali langsung dengan cara identifikasi, pengolahan, perancangan dan implementasi. Data diambil secara langsung dengan teknik wawancara serta didukung dengan data-data sekunder dari berbagai sumber yang relevan. Penelitian ini dilaksanakan pada UMKM di Karesidenan Surakarta, yakni Kabupaten Karanganyar, Klaten, Sukoharjo, Boyolali, Wonogiri, dan Kota Surakarta. Data diolah dengan cara melakukan tabulasi dan menyusun gambaran umum mengenai sistem informasi akuntansi keuangan pada UMKM, serta dianalisis dengan menggunakan analisis tabel.Hasil penelitian mengacu pada tujuan khusus penelitian pada tahun pertama yakni; 1) peneliti berhasil mengidentifikasi dan menetapkan seluruh kegiatan administrasi akuntansi pada UMKM, 2) peneliti telah mengidentifikasi dan menetapkan kesesuaian antara standar akuntansi yang berlaku dengan pencatatan dan pembukuan yang terjadi di UMKM, 3) peneliti menyusun daftar perencanaan kegiatan pembenahan UMKM dari sisi administrasi usaha dan kegiatan operasinya. Kata kunci: live laboratory, SAK-ETAP, UMKM, edukasi akuntansi
PENINGKATAN KOMPETENSI LULUSAN PENDIDIKAN AKUNTANSI DENGAN PROSES PEMBELAJARAN BERBASIS SIMULASI PRAKTIKUM AKUNTANSI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN INDUSTRI -, Sohidin
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan 2015: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.594 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penulisan artikel ilmiah ini adalah mengekslporasi dan menelaah secara ilmiah tentang pola pembelajaran yang cocok untuk meningkatkan kompetensi khususnya lulusan pendidikan akuntansi. Selama ini bargaining power yang dimiliki lulusan pendidikan akuntansi dalam persaingan kerja masih relatif kecil, sementara itu pihak industri juga masih relatif kecil memperhitungkan kompetensi yang melekat pada lulusan pendidikan akuntansi. Tentu saja pilihan industri lebih banyak dijatuhkan pada para lulusan sarjana ekonomi-akuntansi dikarenakan kompetensi yang dimiliki dianggap lebih banyak dan lebih baik. Anggapan semacam ini tentu saja tidak bisa dibiarkan begitu saja oleh para lulusan pendidikan akuntansi, dan menjadi perhatian khusus bagi prodi pendidikan akuntansi.Rancangan pola pembelajaran yang dijadikan pedoman dalam pembelajaran simulasi telah disesuaikan dengan kebutuhan industri, sehingga materi pembelajaran dalam praktik akuntansi berbasis industri, dengan beberapa keunggulan diantaranya; pembentukan kompetensi yang lebih banyak pada lulusan pendidikan akuntansi, tidak semata-mata pada materi akuntansi semata, namun juga dilengkapi dengan materi karakter teknisi akuntansi, yang mencakup ketelitian, kejujuran, kedisplinan, kepribadian, ketekunan serta kecapakan komunikasi dalam dunia kerja.Teknik pembelajaran dilakukan dengan pembelajaran berbasis simulasi dengan materi praktik akuntansi industri. Mahasiswa bermain peran pada berbagai bagian yang ada dalam industri dan juga dilengkap dengan berbagai simulasi dokumen transaksi, serta kecakapan komunikasi dalam berbagai bagian di dunia kerja. Dengan demikian kecakapan yang dimiliki oleh lulusan pada akhirnya mencakup kompetensi di bidang pembelian, penjualan, kas-bank, keuangan, akuntansi, penggajian, personalia, pajak, bagian gudang serta kecakapan leadership dalam dunia kerja. Hasil semacam ini tidak akan tercapai kalau proses pembelajaran hanya berbasis kelas semata yang mengandalkan materi-materi akuntansi secara teoritis.Hasil yang diperoleh dari penerapan pola pembelajaran berdampak sangat positif, bukan semata-mata mahasiswa paham terhadap praktik akuntansi di dunia kerja, namun lebih dari itu mahasiswa paham tentang bagaimana bisa bersikap, berkarakter, dan memiliki kecakapan komunikasi dalam dunia kerja. Disamping itu mahasiswa menjadi sangat paham tentang keberadaan dokumen dalam akuntansi dan bagaimana secara teknis perlakuan dokumen tersebut dalam kegiatan akuntansi yang luas seperti halnya praktik akuntansi di industri. Kesimpulan dari kajian pola pembelajaran model simulasi ini adalah bahwa pola pembelajaran berbasis simulasi sangat bermanfaat dan mampu membentuk kecakapan dan kompetensi kerja yang besar bagi mahasiswa pendidikan akuntansi. ABSTRACT             The purpose of writing a scientific article is explore and examine scientifically about learning pattern matching to improve the competence, especially graduate accounting education. During this bargaining power possessed graduate accounting education in job competition is still relatively small, while the industry is still relatively small taking into account the competence inherent in graduate accounting education. Of course the industry more choice imposed on the economic-accounting graduates because their competence is considered more and better. Such presumption is of course could not go unpunished by the graduate accounting education, and of particular concern to the department of accounting education.            The design of the learning patterns are used as guidelines in learning simulations have been adapted to the needs of industry, so that the learning materials in industry-based accounting practice, with several advantages including; the establishment of competence more on graduate accounting education, not solely on accounting material alone, but also comes with the character of material accounting technician, which includes rigor, honesty, discipline, personality, perseverance and communication proficiency in the working world.            Learning techniques performed with the simulation-based learning materials industry accounting practices. Students play the role of the various parts that exist in the industry and also be equipped with various simulated transaction documents, as well as communication skills in various parts of the world of work. Thus the skills possessed by graduates eventually include competence in the field of purchasing, sales, cash-banking, finance, accounting, payroll, personnel, taxes, warehouse and leadership skills in the workplace. Such results would not be achieved if only the class-based learning process that relies solely material theoretically accounting.            The results obtained from the application of a very positive impact on learning, not merely familiar to students of accounting practices in the workplace, but more than that the students understand how to behave, character, and have communication skills in the workplace. Besides, the students became very aware of the existence of documents in accounting treatment and how technical the document in a broad accounting activities as well as accounting practices in the industry. Conclusions from the study of the learning pattern simulation model is that the pattern of simulation-based learning is very useful and is able to develop skills and competencies jobs for accounting education students. Kata kunci: pola pembelajaran berbasis simulasi, praktik akuntansi industri, kompetensi akuntansi, kecakapan komunikasi, dan karakter teknisi akuntansi.