p-Index From 2015 - 2020
4.689
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MIMBAR PGSD
Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd .
Unknown Affiliation

Published : 49 Documents
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS IV SD ., Dewa Ayu Mega Cahyani; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD di kelas IV semester II tahun pelajaran 2016/2017 di SD gugus V Kecamatan Banjarangkan Kabupaten Klungkung. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperiment). Populasi penelitian ini adalah kelas IV di SD Gugus V Kecamatan Banjarangkan yang berjumlah 65 orang siswa. Sebanyak 44 siswa terpilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan melalui metode tes berbentuk pilihan ganda. Data tersebut dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung sebesar sebesar 6,398, dan ttabel dengan db = 24 dan 18 pada taraf signifikansi 5% adalah 2,08. Hal ini berarti nilai thitung lebih besar dari ttabel (6,398 > 2,08), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Dilihat dari hasil perhitungan rata-rata hasil belajar PKn kelompok eksperimen adalah 16,02 lebih besar daripada rata-rata hasil belajar PKn kelompok kontrol adalah 8,94, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berpengaruh positif terhadap hasil belajar PKn siswa kelas IV semester II tahun pelajaran 2016/2017 di SD gugus V Kecamatan Banjarangkan Kabupaten Klungkung.Kata Kunci : STAD, Hasil belajar PKn. This study aims to determine the difference of learning outcomes of Civics between groups of students who were taught by STAD type cooperative learning model and group of students who were taught not to use STAD type cooperative learning model in class IV second semester of academic year 2016/2017 in SD group V District Banjarangkan Klungkung Regency . This type of research is quasi experiment (quasi experiment). The population of this research is class IV in SD Gugus V Kecamatan Banjarangkan which amounts to 65 students. A total of 44 students were selected as samples determined by random sampling technique. Data collected through multiple choice shaped test method. The data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The result showed that t count equal to 6,398, and ttable with db = 24 and 18 at significance level 5% was 2.08. This means the tcount is greater than the ttable (6.398> 2.08), so H0 is rejected and H1 is accepted. So it can be interpreted that there are significant differences in learning outcomes of Civics between groups of students who were taught by STAD type cooperative learning model and group of students who were taught not using STAD type cooperative learning model. Judging from the average calculation of learning outcomes of PKN, the experimental group is 16.02 greater than the average of PKN learning outcomes of the control group is 8.94, so it can be concluded that the application of STAD type cooperative learning model positively influences the students' learning outcomes IV second semester of academic year 2016/2017 at SD group V District of Banjarangkan Klungkung Regency.keyword : STAD, learning outcomes Civics.
PENGARUH MODEL POGIL DAN MINAT BELAJAR TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA SISWA KELAS V SD ., Ni Putu Widya Marcelia; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6959

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model POGIL dan minat belajar terhadap keterampilan proses sains pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Jembrana. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan the post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Jembrana tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 163 orang. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SDN 2 Yeh Kuning, SDN 2 Air Kuning, SDN 2 Sangkaragung, dan SDN 2 Perancak yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, Anakova 1 jalur 1 kovariabel, dan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (F = 221, 631, dengan Sig. = 0,000 < 0,05); 2) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional setelah mengontrol minat belajar (F = 10,224, dengan Sig. = 0,002 < 0,05) ; 3) terdapat kontribusi yang signifikan minat belajar terhadap keterampilan proses sains (r2 = 0,770 > rtabel = 0,244, dengan Sig. = 0,000 < 0,05). Dari paparan tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model POGIL dan minat belajar terhadap keterampilan proses sains.Kata Kunci : model POGIL, keterampilan proses sains, minat belajar This research aimed to determine the effect of POGIL model and the interest in learning to the science process skills. This research is classified as quasi experiment with the design of the post-test only control group design. The population of the research were the fifth grade students in Cluster I Elementary School Jembrana District in academic year 2015/2016 totaling 163 people. Sample were students of fifth grade elementary school No 2 Yeh Kuning, elementary school No 2 Air Kuning, elementary school No 2 Sangkaragung, and elementary school No 2 Perancak selected by simple random sampling technique. Data were analyzed using descriptive statistics, Anacova one lane one covariates and the product moment correlation. The results showed that: 1) there are significant differences between student?s science process skills that learned with the POGIL model and student?s that learned with conventional learning (Fcount = 221,631, with sig. = 0,000 < 0,05); 2) there are significant differences between student?s science process skills that learned with POGIL model and student?s that learned with conventional learning after controlling the interest in learning (Fcount = 10,224, with sig. = 0,002 < 0,05); 3) there is a significant contribution of learning interest to the science process skills (r squared = 0,770 > rtable = 0,244, with sig. = 0,000 < 0,05). So, there is the influence of POGIL model?s and the interest in learning to the science process skills. keyword : POGIL model, science process skills, interest in learning
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN CERITA RAKYAT UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS IV SD ., Made Ayu Mirantini; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5799

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan berbicara setelah diterapkan pendekatan saintifik pada siswa kelas IV SD N 1 Penyabangan Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Pelaksanaan tindakan tiap siklus adalah tiga kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV di SD Negeri 1 Penyabangan tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 31 orang. Objek penelitian ini adalah keterampilan berbicara. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi. Data dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menujukkan bahwa terjadi peningkatan persentase keterampilan berbicara pada siswa kelas IV di SD Negeri 1 Penyabangan. Pada siklus I, keterampilan berbicara adalah 67,32%. Persentase keterampilan berbicara yang diperoleh di siklus I berada pada kategori kurang. Pada siklus II adalah 83,48%. Persentase keterampilan berbicara yang diperoleh di siklus II berada pada kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekata saintifik berbantuan cerita rakyat dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas IV tahun pelajaran 2014/2015 di SD Negeri 1 Penyabangan, Kecamatan Gerokgak.Kata Kunci : saintifik, cerita rakyat, keterampilan berbicara The aim of this research is to know the improvisation of speaking skill after being applied by scientific approach to 4th grade students in SD Negeri 1 Penyabangan, Gerokgak district, Buleleng regency in academic year 2014/2015. Kind of this research is classroom action research which was held into two cycles. Each cycle devided into three steps namely; planning, implementation, obsrrvation,evaluation, and reflection. The implemntation of this researh was held in three times. The subject of this research is 4th grade elementary students in Sdn 1 penyabangan in academic year 2014 2015 which is contained of 30 students. The object of this research is speaking skill. The method of data collection in this research was conducted by using onservation method. The data was analyzed by using descriptive analysis statistics. The result of this research showed there was a significant of improvement in precentage of speaking skill in 4grade students in SD N 1 penyabangan. In the first cycle, speaking skill in fist meeting was gathered result of precentage about scored about 83,48%. The precentage of speaking skill in the second cycle was catagoryzed as good catagory. Based on the result of the data collection above, it could be concluded that the integration of scientific approach by using fairytail can improve speaking skill of 4th grade students in SD N 1 penyabangan, gerokgak diatrict in academic year 2014/2015.keyword : scientific, fairytail, speaking skill
PENERAPAN PENILAIAN OTENTIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SD NEGERI 2 PUPUAN ., Putu Juli Arta Eka Wiana; ., Drs. I Ketut Gading,M.Psi; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA kelas IV SD Negeri 2 Pupuan Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2014/2015 setelah diterapkan penilaian otentik. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV di SD Negeri 2 Pupuan Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 15 orang, yang terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Data tentang hasil belajar diperoleh dengan menggunakan metode tes dan dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa penerapan penilaian otentik dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA kelas IV SD Negeri 2 Pupuan Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2014/2015 dengan skor rata-rata hasil belajar pada akhir siklus I mencapai angka 62,27 yang berada pada kategori cukup dan skor rata-rata hasil belajar pada akhir siklus II mencapai angka 69,33 yang berada pada kategori baik.Kata Kunci : Kata kunci: penilaian otentik, hasil belajar IPA The purposes of this research were to know improving student learning outcomes in science of class IV in elementary school Negeri 2 Pupuan Tegallalang districts, Gianyar regency in academic year 2014/2015 after application authentic assessment. This research is a classroom action research (CAR) which conducted in two cycles. Each cycle consists of four stages: planning, action, observation/evaluation, and reflection. The research subjects were students of class IV in elementary school Negeri 2 Pupuan Tegallalang districts, Gianyar regency in academic year 2014/2015 with total of 15 students consisting of 8 boys and 7 girls. Data about learning outcomes obtained using the test method and analyzed with descriptive statistical analysis techniques. Results of the study found that the application of authentic assessment can improve student learning outcomes in the classroom science learning of class IV in elementary school Negeri 2 Pupuan Tegallalang districts, Gianyar regency in academic year 2014/2015 with an average score of learning outcomes at the end of the first cycle reached 62,27 which in the category enough and average score of learning outcomes at the end of the second cycle reached 69,33 which in the good category. keyword : Keywords: authentic assessment, students result in science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GAME OF QUESTION CARDS DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., Putu Asri Riani Setiawati; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7507

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan masalah yang ditemukan yakni rendahnya hasil belajar matematika. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Game of Question Cards terhadap hasil belajar matematika. (2) Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Game of Question Cards terhadap hasil belajar matematika setelah kovariabel kemampuan pemecahan masalah dikendalikan. (3) Untuk mengetahui pengaruh kovariabel kemampuan pemecahan masalah terhadap hasil belajar matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus X Kecamatan Buleleng tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 78 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SDN 1 Kaliuntu yang berjumlah 29 orang dan siswa kelas IV SDN 2 Kaliuntu yang berjumlah 17 orang. Data dikumpulkan dengan tes pilihan ganda untuk hasil belajar dan tes uraian untuk kemampuan pemecahan masalah. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan uji Anakova. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat pengaruh model pembelajaran Game of Question Cards terhadap hasil belajar matematika (Fhitung=134,767 dengan sig
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DITINJAU DARI KEAKTIFAN BELAJAR ., Ni Kadek Kanserina Iksanova; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7451

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena permasalahan hasil belajar IPA yang rendah. Tujuan dari penelitian ini diantaranya (1) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran Talking Stick berbantuan media gambar dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. (2) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang memiliki keaktifan belajar tinggi dan siswa yang memiliki keaktifan belajar rendah. (3) Untuk mengetahui pengaruh interaksi antara metode pembelajaran Talking Stick berbantuan media gambar dan keaktifan belajar terhadap hasil belajar IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain post test only control grup design. Data dikumpulkan dengan tes pilihan ganda untuk hasil belajar dan lembar observasi untuk keaktifan belajar. Hasil penelitian ini adalah (1) terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran Talking Stick berbantuan media gambar dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional dengan thitung > ttabel. Nilai thitung = 5,47, sedangkan nilai ttabel = 4,02. (2) terdapat perbedaan yang signifikan siswa yang memiliki keaktifan belajar rendah dengan thitung > ttabel. Nilai thitung = 12,77, sedangkan nilai ttabel = 4,02. (3) terdapat pengaruh interaksi antara metode pembelajaran Talking Stick berbantuan media gambar dan keaktifan belajar terhadap hasil belajar IPA dengan thitung > ttabel. Nilai thitung = 10,65, sedangkan nilai ttabel = 4,02. Ini berarti penerapan metode talking stick berbantuan media gambar berpengaruh pada hasil belajar IPA ditinjau dari keaktifan belajar siswa.Kata Kunci : metode talking stick, hasil belajar IPA, keaktifan belajar. This research was conducted because of problems the result IPA is low. The purpose of this study there are: (1) To find difference science result between students' learned with the Talking Stick method with the help of picture and students that learned by conventional learning. (2) To find difference science result between students' which have high activity of learning and students who have low activeness of learning. (3) To determine the effect of interaction between the learning method Talking Stick with the help of picture and activity of learning towards science result. This research is a quasi-experimental research design with post test only control group design. Data were collected with a multiple-choice test for learning outcomes and observation sheet for the activity of learning. The results of this study were (1) there was difference science result between students' learned with the Talking Stick method with the help of picture and students that learned by conventional learning with thitung> ttabel. Value thitung = 5.47, while the value table = 4.02. (2) there are difference science result between students' which have high activity of learning and students who have low activeness of learning with thitung> ttabel. Value t hitung = 12.77, while the value table = 4.02. (3) there was interaction between the learning method Talking Stick with the help of picture and activity of learning towards science result with thitung> ttabel. Value t hitung = 10.65, while the value table = 4.02. That?s means, the application of Talking Stick method with the help of picture have effect on learning outcomes in terms of students' learning activeness.keyword : talking stick method, the results of science learning, active learning
PENGARUH MODEL SIKLUS BELAJAR 5E TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPA SISWA KELAS IV SD DI DESA KALIBUKBUK ., Putu Ari Udayani; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar 5E dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV sekolah dasar di Desa Kalibukbuk. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test 0nly control group design. Siswa kelas IV SD di Desa Kalibukbuk Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan jumlah 105 orang dijadikan populasi dalam penelitian ini. Sampel diambil dengan teknik random sampling yang berjumlah 79 orang siswa. Teknik pengumpulan data kemampuan berpikir kritis dilakukan dengan menggunakan tes uraian/essay. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Sebagai tindak lanjut statistik inferensial digunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh nilai rata-rata kelompok eksperimen yaitu 85,03 berada pada kategori baik, sedangkan nilai rata-rata kelompok kontrol yaitu 66,36 berada pada kategori cukup. Perbedaan tersebut didukung oleh hasil analisis uji-t bahwa thitung (24,85) > ttabel (2,000). Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar 5E dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV sekolah dasar di Desa Kalibukbuk.Kata Kunci : model siklus belajar 5E, model konvensional, kemampuan berpikir kritis The purpose of this study was idendifying the ability of the critical thinking in IPA between the group of students who teached by 5E cycle teaching model and the group of student who teach by the conventional teaching model in 4th grade of elementary schoool in Kalibubuk village. The types of this studied was experiment shadow with teaching model by using post test only control group design. The data was taken from observing 105 student of elementry school in kalibukbuk village in the academic years 2013/2014.The sampel of data was taken by random sampling technic from 79 students by giving the students an essay test.The data analyzed by using descriptive and inferensial statistic. The result by using inferensial statistic was idendifying by uji t. Based on the data analysis, the average score in group experiment were 85.03 and it was in good categories, meanwhile¬ the average score in control group were 66.36 and it was categories in moderate categories. Based ¬ on the result it can be conclude that there is the differences in the ability of critical thinking in IPA between the students who teach by the 5E cycle teaching model and the students who teach by the conventional teaching model in 4th grade of elementery school in Kalibukbuk Village.keyword : 5E cycle teaching model, konventional teaching model, Ability of critical thinking
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV DI GUGUS VIII KECAMATAN KUBUTAMBAHAN ., I Ketut Agus Budiastawa Putra; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA pada siswa kelas IV tahun pelajaran 2013/2014 antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Teams Games Tournament dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu menggunakan desain post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Tahun Pelajaran 2013/2014 di Gugus VIII Kecamatan Kubutambahan, dengan jumlah siswa 105 orang. Sampel penelitian ini, yaitu siswa kelas IV SD Negeri 2 Pakisan yang berjumlah 27 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SD Negeri 5 Pakisan yang berjumlah 22 orang sebagai kelompok kontrol yang dipilih dengan tehnik random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode tes. Data tentang hasil belajar IPA siswa.dikumpulkan dengan menggunakan tes isian singkat. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Teams Games Tournament dan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung =53,46 >ttabel= 2,02;? = 0,05). Dari rata-rata hasil belajar IPA diketahui siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Teams Games Tournament lebih baik dari siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional ( mean1= 15,63; mean 2=9,91) Kata Kunci : Teams Games Tournament, hasil belajar IPA. This study aims to determine significant differences in science learning outcomes in grade IV of the school year 2013/2014 among students who studied with Teams Games Tournament models o flearning and students who learn using conventionallearning models. This studyis aquasi-experimental research design using only postest control group design. The study population was all fourth grade students in the academic year 2013/2014 in cluster VIII Kubutambahan Buleleng district, with anumber of 105 people. Sample ofthis study. The fourth grade students of SD Negeri 2 Pakisan the 27 people as the experimental group and the fourth grade students of SD Negeri 5 Pakisan evidence amounting to 22 people as a control group were selected by random sampling technique. Colleting data in this study were calculated using the test. Data on science learning out comes using short answer tests. Data were analyzed using-test statistical analysis. The results showed that there were diferences in learning outcomes between students who take science learning with the Teams Games Tournament model of learning and the learning of students who take using conventional learning model (thitung =53,46 >ttabel= 2,02;? = 0,05). From an average of known science learning outcomes of students who take lessons with a better model of Teams Games Tournament learning (15,63) of the student in learning using conventonal learning (9,91). keyword : Teams Games Tournament learning model, science learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TADIR DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., Komang Sri Laksmi Widiastuti; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Kadek Suranata, S.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara hasil belajar matematika kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TADIR menggunakan media audio visual dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa SD kelas IV di Gugus IV Kecamatan Banjar Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD tahun pelajaran 2013/2014 di Gugus IV Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng, yang berjumlah 173 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD No.1 Banjar yang berjumlah 21 orang dan siswa kelas IV SD No. 5 Banjar yang berjumlah 23 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan antara hasil belajar matematika kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TADIR menggunakan media audio visual dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa SD kelas IV di Gugus IV Kecamatan Banjar Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Pembelajaran TADIR, hasil belajar matematika, audio visual This research is done in order to know the different result of Mathematics learning between students taught by TADIR teaching model with audio visual and students taught by conventional teaching model in fourth grade elementary school students in Gugus IV District of Banjar Academic Year 2013/2014. The sort of this research is appearance experiment research. The population of this research is all of fourth grade students Academic Year 2013/2014 in Gugus IV District, Buleleng Regency, as much as 173 students. The sample of this research is 21 fourth grade students of SD No. 1 Banjar and 23 fourth grade students of SD No. 5 Banjar. The data as the result of learning is collected by using multiplechoice test. The data obtained is analyzed by using analysis descriptive techniques and inferential statistic that is a t-test. This research found that is a different result of Mathematics learning between the students taught by TADIR teaching model with audio visual and students taught by conventional teaching model to fourth grade students in Gugus IV District of Banjar Academic Year 2013/2014keyword : TADIR teaching model, result of Mathematics learning, audio visual
PENGARUH METODE HILL CLIMBING (PENDAKIAN BUKIT) BERBANTUAN LKS TERSTRUKTUR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS 1 KARANGASEM TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Putu Aurora; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara kelas yang dibelajarkan dengan metode Hill Climbing (Pendakian Bukit) berbantuan LKS terstruktur dengan kelas yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus I Karangasem. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas V di Sekolah Dasar No. 3 Seraya Tengah sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V di Sekolah Dasar No. 1 Seraya Tengah sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar matematika dikumpulkan melalui tes hasil belajar yang kemudian dianalisis secara statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, rata-rata skor hasil belajar matematika yang dicapai kelas eksperimen adalah 23,25 atau 77,5% dengan kategori tinggi. Sementara rata-rata skor yang dicapai kelas kontrol yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional adalah 18,50 atau 61,7% dengan kategori cukup. Berdasarkan pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara kelas yang dibelajarkan dengan metode Hill climbing (Pendakian Bukit) berbantuan LKS terstruktur dengan kelas yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Metode Hill Climbing (Pendakian Bukit), LKS terstruktur, hasil belajar This study aimed at knowing the differences in math learning outcomes between the Math class which was taught by Hill Climbing method with structured worksheet with the class which was taught by conventional method on the fifth grade students of SD Gugus I Karangasem. This study was a quasi experimental study. The population was the fifth grade students of SD No. 3 Seraya Tengah as the experiment group and the fifth grade students of SD No. 1 Seraya Tengah as the control group. The data was collected through the test?s outcomes which were analyzed descriptive statistically and t-test. The result of the study shows that the average score of Math learning outcomes on the experiment class was 23,25 or 77,5% with high category. While the average score of control group which was taught by conventional method was 18,50 of 61,7% with adequate category .Based on the hypothesis? test, it can be concluded that there were significant differences between the class who was taught by Hill Climbing method with structured worksheet with the class which was taught by conventional method.keyword : Hill Climbing Method, Structured Worksheet, Students? Learning Outcomes
Co-Authors ., Dewa Ayu Mega Cahyani ., Dian Rizki Fauzi ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd ., Gusti Ayu Kade Dwi Nirmala Dewi ., I Gede Made Putra Adnyana ., I Kadek Nova Kurnia Tustyana ., I Komang Gede Sastrawan ., I Pt Vina Sila Parwata ., I Putu Andi Budi Arsana ., I Putu Saka Selasmena Sribawana ., I Wayan Budianta ., Kadek Bagus Chandra Mas ., Komang Dita Tri Aryana ., Luh Silvia Juniari ., Luh Sugianti ., Miftahur Wahida ., Ni Kadek Arsani ., Ni Kadek Dian Pusparini ., Ni Kadek Kanserina Iksanova ., Ni Kadek Suratdeni ., Ni Ketut Maha Putri Widiantari ., Ni Nyoman Widyasari ., Ni Putu Krisna Dewi ., Ni Putu Meyra Citra Dewi ., Ni Putu Sri Agustini ., Ni Putu Wegawati ., Ni Putu Widya Marcelia ., Putu Asri Riani Setiawati ., Tia Sasriya ., Wayan Marta Suantara Anak Agung Istri Vera Mahayuni ., Anak Agung Istri Vera Mahayuni Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd . Dra. Desak Putu Parmiti,MS . Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd . Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd. . Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd . Drs. I Ketut Gading,M.Psi ., Drs. I Ketut Gading,M.Psi Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd . Fitriyani ., Fitriyani Gede Sila Parta . Gusti Ayu Ikka Pramesti . I Kadek Dwirya Oka Subrata ., I Kadek Dwirya Oka Subrata I Ketut Agus Budiastawa Putra . I Putu Aurora . I Putu Bayu Juliantara . I Putu Suardika . Komang Sri Laksmi Widiastuti . Lina Mayawati . M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd Drs. I Made Suarjana . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. S.Pd. I Gede Margunayasa . M.Pd. S.Pd. I Made Citra Wibawa . M.Pd. S.Pd. Ni Wayan Rati . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. Made Ayu Mirantini ., Made Ayu Mirantini Ni Ketut Sri Darmawati . Ni Luh Devi Yulyanitha . Ni Luh Saraswati Adnyani . Ni Made Aryastuti ., Ni Made Aryastuti Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd . Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS . Putu Ari Udayani . Putu Ariantini ., Putu Ariantini Putu Juli Arta Eka Wiana ., Putu Juli Arta Eka Wiana S.Pd. Kadek Suranata .