Articles

Found 7 Documents
Search

CONTEXTUAL CHEMISTRY LEARNING MODEL BASED ON ENVIRONMENT TO IMPROVE LEARNING OUTCOMES AND ACADEMIC HONESTY OF JUNIOR HIGH SCHOOL ., Sugiarti
Journal of Educational Science and Technology Volume 1 Number 1 June 2015 : Inggris
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.966 KB)

Abstract

This study aims at determining the steps the development, validity, practicality and effectiveness of the model PKKBL through the measurement of learning outcomes and academic honesty junior high school students. PKKBL models equipped learning tools that help teachers and students make the learning process so that the learning outcomes of chemical and academic honesty students can be better than before. This research is the development of a model refers to the Borg and Gall (1983) that modofied into seven steps. Subject of research is the students of SMPN 30 Makassar VII6 class. Data collection tool uses observation sheets, questionnaires, worksheets, and achievement test sheet which has been validated. Data analysis techniques performed by descriptive qualitative and quantitative descriptive percentages. The result showed that: (1) PKKBL models can be developed through three stages of development, namely stages: (a) the initial study, (b) a limited test phase, and (c) the testing phase is extended, (2) the model PKKBL which has been developed showing: (a) instruments are valid models (4.3) and reliable (0.85), (b) the device is practically used (1.6) and (c) because the effectiveness may improve learning outcomes (82,28) and the students academic honesty belonging to adequate category (72.0). Keywords: Teaching Chemical Model, Contextual, Environment, Learning   Outcomes,      Academic Honesty
MODEL PEMBELAJARAN KIMIA KONTEKSTUAL BERBASIS LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEJUJURAN AKADEMIK SISWA SMP ., Sugiarti
Journal of Educational Science and Technology (EST) Volume 1 Nomor 1 Juni 2015 : Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.225 KB) | DOI: 10.26858/est.v1i1.1142

Abstract

Model pembelajaran kimia kontekstul berbasis lingkungan (PKKBL) untuk meningkatkan hasil belajar dan kejujuran akademik siswa SMP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah pengembangan, kevalidan, kepraktisan dan keefektifan model PKKBL melalui pengukuran hasil belajar dan kejujuran akademik siswa SMP. Model PKKBL di lengkapi perangkat pembelajaran yang membantu guru dan siswa melakukan proses pembelajaran sehingga hasil belajar kimia dan kejujuran akademik siswa dapat lebih baik dari sebelumnya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan mengacu pada model Borg & Gall (1983) yang dimodofikasi ke dalam tujuh langkah. Subjek penelitiannya adalah siswa SMP Negeri 30 Makassar kelas VII6. Alat pengumpul data menggunakan lembar observasi, angket, LKS, dan lembar tes hasil belajar yang telah divalidasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif bentuk persentase. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) model PKKBL dapat dikembangkan melalui tiga tahapan pengembangan, yaitu tahap: (a) penelitian awal, (b) tahap uji coba terbatas, dan (c) tahap uji coba di perluas, (2) model PKKBL yang telah dikembangkan  menunjukkan: (a) instrumen model bersifat valid (4,3) dan reliabel (0,85), (b) perangkat bersifat praktis digunakan (1,6) dan (c) efektifan sebab dapat meningkatkan hasil belajar (82,28) dan kejujuran akademik siswa kategori cukup (72,0). 
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ANDROID PADA MATERI POKOK ASAM BASA ., Hasnawati; ., Ruslan; ., Sugiarti
Chemistry Education Review (CER) Volume 2 Nomor 2 Maret 2019
Publisher : Program Pasca Sarjana UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.467 KB) | DOI: 10.26858/cer.v2i2.8754

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran interaktif. Penelitian ini penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan Plomp yang terdiri dari lima fase yaitu fase investigasi awal, fase desain, fase realisasi/konstruksi, fase tes, evaluasi dan revisi, dan fase implementasi. Subjek uji coba produk pengembangan ini adalah siswa kelas XI MIA1 SMA Negeri 6 Takalar dengan jumlah peserta didik 32 orang. Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk semua item dan aspek yang diukur, penilaian kevalidan media memperoleh kriteria valid, penilaian kepraktisan media adalah praktis. Hasil pretest-posttest gain = 0.798 (0,798>0,7=tinggi). Dari hasil tersebut menujukkan media media pembelajaran interaktif berbasis android yang dikembangkan memiliki kategori valid, praktis dan efektif, sehingga dapat disimpulkan media pembelajaran interaktif berbasis android yang dikembangkan layakdijadikan sebagai media pembelajaran. Kata kunci  : Penelitian Pengembangan, Media Pembelajaran, Android, Plomp, Asam Basa.  ABSTRACTThe study at developing interactive learning media. The study is research development by employing Plomp’s development model which consist of five phase, namely initial investigation phase, design phase, realization/construction phase, test phase, evaluation and revision phase, and implementation phase. The subjects of tryout test were the students of grade XI MIA1 at SMAN 6 in Takalar with the total of 32 students. Data were collected by employing questionnaire with Likert scale. Data were analyzed by using descriptive statistics analysis. The results of the study reveal that all of the items and the aspects measured, the assessment of media validity obtained valid criteria, the assessment of media practicality was practical. The result of pretest-posstets gain = 0.798 (0,798>0.7= high). The aforementioned result indicates that interactive learning media based on android developed is valid category, practical, and effective. Thus, the conclusion is the interactive learning media based on android developed is feasible as learning media. Keywords: Development Research, Learning Media, Android, Plomp, Acid-Base
PENGEMBANGAN LABORATORIUM VIRTUAL BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA PRAKTIKUM TITRASI ASAM BASA ., Reny; ., Sugiarti; Salempa, Pince
Chemistry Education Review (CER) Volume 2 Nomor 1 September 2018
Publisher : Program Pasca Sarjana UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.135 KB) | DOI: 10.26858/cer.v0i0.7495

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan laboratorium virtual dan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan dan keefektifan laboratorium virtual berbasis multimedia interaktif sebagai media pembelajaran pada praktikum titrasi asam basa. Diharapkan produk yang dikembangkan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan berbasis produk Hannafin dan Peck yang terdiri dari tiga fase yaitu fase analisis kebutuhan, fase desain, dan fase pengembangan/implementasi. Subjek uji coba produk pengembangan ini adalah siswa kelas XI MIA3 SMA Negeri 6 Takalar dengan jumlah siswa 28 orang. Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk semua item dan aspek yang diukur, penilaian kevalidan media memperoleh kriteria valid, penilaian kepraktisan media berada pada kategori praktis dan keefektifan dengan N-gain = 0.785 dengan kategori tinggi. Dari hasil tersebut menujukkan media laboratorium virtual berbasis multimedia interaktif yang dikembangkan memiliki kategori valid, praktis dan efektif, sehingga dapat disimpulkan media laboratorium virtual berbasis multimedia interaktif yang dikembangkan layak dijadikan sebagai media pembelajaran. Kata kunci  : Laboratorium Virtual, Multimedia Interaktif, Titrasi Asam-basa. ABSTRACTThis research aims to develop virtual laboratory in order to find its validity, practicality, and effectiveness of virtual laboratory interactive multimedia based in acids bases titration experiment. It is expected that the product developed can improve learning outcomes. This developing research uses a developing model based on Hannafin and Peck  product. It contains three phases which are need analysis phase, design phase, and developing or implementing phase. The subjects of this developing product are 28 students of SMA Negeri 6 Takalar class XI MIA3. In collecting the data, the researcher applies questionnaire using Likert Scale. Data were analyzed by using descriptive statistics analysis. The findings of this research show valid of all aspects and items that have been measured for its validity and pratical for its media practicality and effective with the pretest-posttest show gain = 0.785 high category. It is concluded that the developing of virtual laboratory interactive multimedia based in acids bases titration experiment proves as valid, practical, and effective which can be properly applied as the learning media. Keywords: Virtual Laboratory, Interactive Multimedia, Acids Bases Tiration
VARIASI LAMA PERENDAMAN DENGAN LARUTAN EKSTRAK NANAS (ANANAS COMOSUS L. MERR) TERHADAP SUSUT MASAK DAN UJI ORGANOLEPTIK DAGING AYAM PETELUR AFKIR Biyatmoko, Danang; ., Sugiarti; Sulaiman, Abrani
AL ULUM JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : AL ULUM JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.593 KB)

Abstract

The aim of the study was to determine the effect of soaking time with pineapple extracts on cooking shrinkage and organoleptic test on the meat of rejected laying hens. The method used was Completely Randomized Design (CRD) with five treatments and four replications, the treatment given was a different immersion time, P0 (without soaking pineapple fruit extract), P1 (soaked with 250 ml pineapple fruit extract for 30 minutes), P2 (soaked with 250 ml pineapple fruit extract for 60 minutes), P3 (soaked with 250 ml pineapple fruit extract for 90 minutes), P4 (soaked with 250 ml pineapple fruit extract for 120 minutes). Variables measured are cooking shrinkage and organoleptic (color, flavor, tenderness and flavor). Data analyzed on cooking shrinkage using analysis of variance (ANOVA), if analyzed significantly, it will be continued with a mean difference test using the Duncan's Multiple Region Test (DMRT) while the non parametic organoleptic test will be tested using Kruskall Wallis test. The results showed that the effect of soaking meat of culled laying hens with the use of pineapple extract solution can increase the cooking shrinkage provides highly significant effect (P˂0,01) against the meat of laying hens culled and able to improve the organoleptic meat of culled laying hens which provide different influences real (P˂0,05). The average of organoleptic test with soaking laying hens with the use of pineapple extract solution which was given the best treatment was achieved in P4 treatment. Keywords: soaking time, pineapple extract, rejected laying hens, cooking shrinkage, organoleptic test.
PEMBINAAN UMAT HINDU DI JAWA TIMUR ., Sugiarti
Widyagenitri Vol 8 No 2 (2017): Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu
Publisher : Widyagenitri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.195 KB)

Abstract

Pembinaan terhadap umat Hindu di berbagai tempat, khususnya di wilayah Kecamatan Ampelgading, Malang tergolong masih kurang. Salah satu faktor penyebabnya adalah lemahnya organisasi keumatan Hindu, dan kurangnya petugas pelaksana pembinaan. Kekurangan yang dimaksud menyangkut dua hal, yakni kurang secara kuantitas, dan kurang secara kualitas. Adanya kekurangan secara kuantitas karena orang-orang yang memiliki ketertarikan dan kemampuan dalam bidang pembinaan agama belum banyak.  Kekurangan secara kualitas, secara umum tokoh-tokoh Hindu yang berperan sebagai pembina, baik yang duduk dalam kepengurusan parisada, pemangku, serathi, kelian adat, dan sebagainya; tidak banyak yang memiliki pengetahuan secara komprehensif dalam bidang agama. Pengetahuan agama yang dimiliki sebatas pada tatacara beritual yang didasarkan pada tradisi dan adat istiadat, ataupun pengenalan terhadap budaya baru dalam ritual keagamaan; yang kadang-kadang terdapat perbedaan antara daerah satu dengan daerah yang lain. Tidak jarang hal ini justru menjadi polemik yang akhirnya menjadi bibit permasalahan dalam masyarakat Hindu, terutama di wilayah Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.
PELA PELATIHAN TIHAN PENULISAN CERIT CERITA ANAK BAGI GURU TK ABA SE-KOT KOTA MALANG ., Sugiarti
Jurnal Dedikasi Vol 6 (2009): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v6i0.776

Abstract

Secara keseluruhan tujuan kegiatan pelatihan untuk memberikan pemahamanserta ketrampilan yang memadai berkaitan dengan (1) proses kreatif dalam halmembangkitkan imajinasi guru TK ABA; (2) aspek-aspek dalam penciptaan ceritaanak; (3) menuliskan cerita anak pada akhir pelatihan . Ketrampilan ini lebih lanjutakan memotivasi guru TK untuk terus berproses dalam mengasah pengalamanimajinatif dalam menciptakan cerita sebagai aktivitas rekreatif, kreatif danproduktif.Adapun metode yang digunakan dalam penerapan Ipteks mencakup: (1) brainstormingantar guru, kemudian masing-masing diberi tugas untuk melakukanproses kontemplasi dan imajinasi; (2) ceramah, diskusi dan tanya jawab terkaitdengan pengetahuan dasar yang memadai dengan aspek-aspek yang harus dipenuhidalam penciptaan cerita anak (baik aspek instrinsik maupun aspek ekstrinsik); (3)penugasan guru diharapkan mampu menuliskan cerita anak dengan caramengeksplorasi segala sesuatu yang terkait dengan proses kreatif dan pemahamanaspek-aspek penciptaan cerita dalam bentuk ketrampilan produktif / naskah cerita(tulisan yang indah dan menarik pembaca).Hasil yang diperoleh dari kegiatan pelatihan bahwa guru TK ABA se- KotaMalang mampu melakukan proses kreatif dengan baik dan menghasilkan tulisandalam bentuk cerita anak. Dari tulisan tersebut akan dihimpun dalam bentukkumpulan cerita anak. Kata Kunci Kunci: proses kreatif, pengalaman imajinatif, cerita anak