Articles

PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN PERILAKU KEMANDIRIAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK DARUL ULOOM PONTIANAK ., Mariana; ., Sutrisno; ., Yuniarti
Jurnal Edukasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2018): Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.16 KB) | DOI: 10.29406/jepaud.v6i1.1363

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah perilaku kemandirian anak pada kelompok B di Taman Kanak-kanak Darul Uloom Pontianak secara umum sudah cukup baik, meskipun secara keseluruhan belum sesuai dengan apa yang diinginkan pihak sekolah, hal tersebut dapat dilihat dari perilaku mandiri anak yang tidak bertanggung jawab dan masih bergantung kepada orang lain, seperti pada saat mengamati masih terdapat anak yang tidak bertanggung jawab pada saat selesai bermain anak tidak membereskan alat mainnya. Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk memperoleh informasi tentang peran guru dalam mengembangkan perilaku kemandirian anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Darul Uloom Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi , pedoman wawancara, dan dokumentasi dari guru dan anak kelas B. Teknik pemeriksaan keabsahan data yaitu member check dan triangulasi. Hasil penelitian yang diperoleh mengenai peran guru dalam mengembangkan perilaku kemandirian adalah: 1) Perencanaan yang dilakukan guru sebagai fasilitator, yaitu guru menyediakan segala perlengkapan atau media yang akan digunakan dalam pembelajaran. 2) Pelaksanaan yang dilakukan guru sebagai model, yaitu membiasakan anak berani, sabar, dan bertanggung jawab, serta guru memberikan pengertian kepada anak secara berulang-ulang untuk mengembangkan perilaku kemandirian anak dan guru sebagai motivator, yaitu memberi pujian terhadap keberhasilan anak berupa tepuk tangan dan stiker. 3) Evaluasi yang digunakan, yaitu melakukan pengamatan dari awal sampai akhir pembelajaran tanpa menggunakan lembar penilaian tertulis. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa peran guru dapat mempengaruhi perilaku kemandirian anak yang lebih baik apabila pengembangan perilaku kemandirian anak dilakukan secara terus menerus.Kata Kunci: Peran guru, perilaku, kemandirian, anak.
HUBUNGAN INTERAKSI SOSIALTEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU SOSIAL ANAK DI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI SENTOSA PONTIANAK KOTA ., Regina; ., Sutrisno; ., Muntaha
Jurnal Edukasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 2 (2016): Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.231 KB) | DOI: 10.29406/jepaud.v3i2.607

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh masih terdapat di antara siswa yang memiliki perilaku sosial tidak sesuai dengan yang diharapkan diantaranya, ada anak yang masih suka menyendiri, tidak bisa mengendalikan tindakan dan perasaannya, tidak mau berbagi, serta tidak mau bekerjasama. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara interaksi sosial teman sebaya dengan perilaku sosial anak di Pendidikan Anak Usia Dini Sentosa Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan medote deskriptif (analisis persentase) dengan bentuk penelitian studi hubungan (interrelationship studies)atau korelasi dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara interaksi sosial teman sebaya dengan perilaku sosial anak di Pendidikan Anak Usia Dini Sentosa KotaPontianak. Ini dapat dibuktikan dengan hasil perhitungan r hitung = 0,547 lebih besar dari r tabel = 0,325 (0,547 > 0,325), yang dinyatakan Haditerima danH0 ditolak.Dengan demikian disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara interaksi sosial teman sebaya dengan perilaku sosial anak di Pendidikan Anak Usia Dini Sentosa KotaPontianak. Kata Kunci: interaksi teman sebaya, perilaku sosial.
PENGARUH PERMAINAN SNOWBALL DRILLING TERHADAP KECERDASAN KINESTETIK ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TAMANKANAK-KANAKLABORATORIUM MODEL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK Purnama, Lili Arlia; ., Sutrisno; ., Diana
Jurnal Edukasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 2 (2016): Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.561 KB) | DOI: 10.29406/jepaud.v3i2.603

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui :  1) kecerdasan kinestetik anak sebelum permainan snowball drilling anak usia 4-5 tahun di Taman Kanak-kanak Laboratorium Model Universitas Muhammadiyah Pontianak, 2) kecerdasan kinestetik anak setelah permainan snowball drillinganak usia 4-5 tahun di Taman Kanak-kanak Laboratorium Model Universitas Muhammadiyah Pontianak, 3) Pengaruh permainan snowball drilling terhadap kecerdasan kinestetik anak usia 4-5 tahun di Taman Kanak-kanak Laboratorium Model Universitas Muhammadiyah Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan bentuknya eksperimen pre experimental design. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan teknik dokumentasi. Alat pengumpulan data menggunakan pedoman observasi dan pedoman dokumentasi. Berdasarkan data pretest dan posttest maka dapat dilakukan perhitungan dengan uji-t melalui program SPSS 17 dengan hasil kecerdasan kinestetik anak yang dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan adalah t-hitung sebesar 29.000dengan tingkat Sig. (2 tailed = 0,000 sehingga nilai t-tabel = 2.201 pada taraf signifikasi (? = 0,05), karena t-hitung ? t-tabel. Kesimpulan yang dapat diambil dari nilai tersebut yaitu ada pengaruh permainan snowball drilling terhadap kecerdasan kinestetik anak. Kata kunci: Permainan Snowball Drilling, Kecerdasan Kinestetik.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TAMAN KANAK-KANAK TERHADAP DISIPLIN KERJA GURU TAMAN KANAK-KANAK DI KECAMATAN PONTIANAK UTARA ., Welyana; ., Mawardi; ., Sutrisno
Jurnal Edukasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 1 (2016): Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.361 KB) | DOI: 10.29406/jepaud.v3i1.593

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh kurangnya kedisiplinan guru Taman Kanak-kanak seperti jarang masuk dalam 1 minggu selalu absen serta kurang peduli terhadap pengarahan dari Kepala Sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan gaya kepemimpinan Kepala Sekolah, Disiplin kerja guru, serta pengaruh gaya kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap disiplin kerja guru Taman Kanak-kanak. Metode penelitian ini menggunakan metode diskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian dengan menggunakan Chi Kuadrat untuk gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Taman Kanak-kanak termasuk katagori baik dengan hasil 80,64% atau 25 dari 31 responden, sedangkan untuk disiplin kerja guru termasuk katagori baik dengan hasil 64,52% atau 20 dari 31 responden, dengan uji statistik regresi linier sederhana Y = 61,894 + 0,483X. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara gaya kepemimpinan Kepala Sekolah Taman Kanak-kanak terhadap disiplin kerja guru Taman Kanak-kanak di Kecamatan Pontianak Utara dikarenakan adanya kerjasama antara Kepala Sekolah dengan Guru-guru, sehingga kedisiplinan guru dapat terjadi, dengan hasil 55,5%, maka terdapat hubungan linier antara gaya kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap disiplin kerja guru.Kata kunci: Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah, disiplin Kerja Guru.
POLITIK HUKUM UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP ., Sutrisno
Serambi Hukum Vol 4, No 02 (2010): SERAMBI HUKUM Vol.04 No. 02, Agustus - Januari 2010
Publisher : Serambi Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka mendayagunakan sumber daya alam untuk memajukan  kesejahteraan umum seperti termuat dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan untuk mencapai kebahagiaan hidup berdasarkan Pancasila, perlu diusahakan pelestarian lingkungan hidup yang serasi dan seimbang untuk menunjang pembangunan yang berkesinambungan dilaksanakan dengan kebijaksanaan terpadu dan menyeluruh serta memperhitungkan kebutuhan generasi sekarang dan mendatang.Kata Kunci : Undang-undang, Perlindungan, Lingkungan Hidup
Pembuatan Video Profil Sekolah Dasar Negeri Menadi Kabupaten Pacitan Berbasis Multimedia ., Sutrisno; Ahmadi, Aziz
Speed - Indonesian Journal on Computer Science 2014: IJCSS - Accepted Paper
Publisher : Fakultas Teknologi Informatika Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.887 KB)

Abstract

Abstraction - In today’s era of multimedia technology is one right way to make it easier to convey information in the form of audio or visual. Multimedia is also able to produce something more lively and interesting, one of the multimedia application is to visualize video profile. Public Elementary School Menadi is one of the government agencies in the field of education does not have the means to promote and inform the development of public school. By using video profiles can be expected as a promotional tool and information as well as documentation. Formulation of the problem of this research is how to make a video profile by using multimedia computer. This study is limited in making video profiles in public elementary school menadi using multimedia computer. The purpose of this research is to produce video profiles and media information about public elementary school menadi. The benefits of this research are used as promotional media, information, and school documentations. The research methodology used was observation, literature, interviews, analysis, design, image capture, editing, implementation. The results achieved in this study is video profiles in public elementary school menadi expected to be used as a means of promotion, information and documentation. Keywords: Making Profile Video, School Video Profile Abstraksi - Di era teknologi sekarang ini multimedia merupakan salah satu cara yang tepat untuk mempermudah menyampaikan informasi dalam bentuk audio ataupun visual. Multimedia juga mampu menghasilkan sesuatu menjadi lebih hidup dan menarik, salah satu penerapan multimedia adalah untuk menvisualisasikan video profil. Sekolah Dasar Negeri Menadi Pacitan salah satu instansi pemerintahan yang bergerak dibidang pendidikan belum memiliki sarana untuk mempromosikan dan menginformasikan perkembangan sekolah kepada masyarakat. Dengan menggunakan video profil diharapkan dapat sebagai alat promosi dan informasi sekaligus sebagai dokumentasi. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana membuat video profil dengan menggunakan komputer multimedia. Penelitian ini dibatasi pada pembuatan video profil di Sekolah Dasar Negeri Menadi dengan menggunakan computer multimedia. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan video profil dan media informasi tentang Sekolah Dasar Negeri Menadi. Manfaat dari penelitian ini adalah digunakan sebagai media promosi dan informasi serta dokumentasi. Metodologi penelitian yang digunakan adalah Observasi, Kepustakaan, Wawancara, Analisis, Perancangan, Pengambilan Gambar, Editing dan Implementasi. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah video profil Sekolah Dasar Negeri Menadi diharapkan dapat digunakan sebagai sarana promosi , informasi dan dokumentasi Kata Kunci : Pembuatan Video Profil, Video Profil Sekolah
PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN RESOURCE BASED LEARNING ., Sutrisno
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 1/Maret (2010): AKSIOMA
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v1i1/Maret.73

Abstract

Resource Based Learning (RBL) atau belajar berdasarkan sumber adalah suatu proses pembelajaran yang langsung menghadapan siswa dengan suatu atau sejumlah sumber belajar secara individu atau kelompok dengan segala kegiatan yang bertalian dengan sumber belajar. Pembelajaran Matematika menggunakan model RBL bisa dilakukan dengan Memanfaatkan sepenuhnya segala sumber informasi sebagai sumber bagi pelajaran matematika; memberi pengertian kepada siswa tentang luas dan keaneka ragamnya sumber-sumber informasi yang dapat di manfaatkan untuk belajar matematika; bisa untuk mengganti aktivitas siswa dalam belajar matematika tradisional dengan belajar matematika aktif; bisa meningkatkan motivasi belajar matematika; memberi kesempatan kepada siswa untuk belajar matematika menurut kecepatan dan kesanggupan masing-masing.Lebih fleksibel dalam penggunakan waktu dan ruang belajar matematika.serta berusaha mengembangkan kepercayaan akan diri sendiri. Dalam memilih model pembelajarn yang akan digunakan dalam proses pembelajara matematika guru perlu menyesuaikan dengan pokok bahasa yang di akan disajian, dan guru perlu mengembangkan serta meningkatkan kreatifitasnya, sehingga?é?á proses pembelajaran?é?á matematika yang terjadi lebih bervariasi. Kata Kunci : Pemebelajaran, Matematika, Resource Based Learning
STRATEGI GURU PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DALAM MEMBENTUK KARAKTER PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 1 PONOROGO DAN SMA MUHAMMADIYAH 1 PONOROGO Susetyo, Dimas Ikhsan; ., Sutrisno; ., Sunarto
EDUPEDIA Vol 2, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ed.v2i1.95

Abstract

Adapun tujuan penilitian adalah. 1) Untuk mengetahui strategi Guru PPKn dalam membentuk karakter peserta didik SMA di Ponorogo. 2) Untuk mengetahui implementasi strategi guru dalam membentuk karakter peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilakukan di SMA Negeri 1 Ponorogo dan SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo dengan metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi yang melibatkan sebagai narasumber waka kurikulum, waka sarana prasarana, guru PPKn, dan peserta didik kelas XI IPA, XI IPS. Adapun hasil penelitian sebagai berikut : 1) pembentukan karakter yang ada di SMA Negeri 1 ponorogo dan SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo melalui sebagai berikut : pertama pembiasaan berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran, berpakaian rapi dan pembiasaan beribadah. kedua dengan meciptakan suasana karakter seperti bersalaman dengan guru dan meyapa guru, teman dan warga sekolah lain. ketiga mengintegrasi nilai dan etika pada mata pelajaran melalui metode diskusi yang mencantumkan beberapa nilai karakter. keempat internalisasi nilai positif yang ditanamkan oleh semua waga sekolah melalui keteladanan guru sebagai sosok yang baik dan menjadi panutan. 2) implementasi stategi guru dalam membentuk karakter peserta didik sudah bagus karena tercukupinya sarana dan prasarana yang disediakan pihak sekolah SMA Negeri 1 Ponorogo dan SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo seperti gedung, perpustakaan, laboratorium dan juga fasilitas seperti LCD proyektor. Pendidikan karakter di implementasikan dalam manajemen pengelolaan pendidikan dengan internalisasi nilai dan etika pada mata pelajaran melalui metode diskusi, suasana berkarakter melalui pebudayaan bersalaman dengan guru, peduli lingkungan dan penjabaran nilai – nilai karakter di implementasikan melalui pembiasaan – pembiasaan yang dilakukan guru PPKn dan penginternalisasian nilai positif yang ditanamkan melalui keteladanan guru PPKn. 
PENDEKATAN PEMROGRAMAN MULTIOBJEKTIF INTERAKTIF UNTUK MENYELESAIKAN MASALAH ALOKASI ASET OPTIMAL DAN STUDI KASUS PADA LIMA SEKURITAS DI INDONESIA ., Sutrisno; Munawarroh, Dita Anies
MATEMATIKA Vol 17, No 3 (2014): Jurnal Matematika
Publisher : MATEMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.973 KB)

Abstract

. In this paper, we use an interactive multiobjective programming approach to solve an optimal asset allocation problem. This problem contains two objective functions which are function of expected return that will be maximized and function of risk that will be minimized. We gives a case study for this problem to find the optimal asset allocation for five securities in Indonesia. The approachmentthat was used in this paper gives the percentage of each of the given five securities that gives the optimalexpected return and the optimal risk
THE TECHNICAL AND ECONOMICAL PERFORMANCE OF THE “ABC” TYPE PADDY DRYER ., Sutrisno; Wahyudin, M.; Ananto, E. Eko
Indonesian Journal of Agricultural Science Vol 2, No 2 (2001): October 2001
Publisher : Indonesian Agency for Agricultural Research and Development - MOA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Farmers in the villages always face the same problem of how to reduce the moisture content of paddy harvest during harvest and postharvest time, especially in wet season. At the farm level, the grain quality is poor and alternative drying using kerosene fuel is very costly. The objective of this research was to design and evaluate the technical and economical  performance of drying paddy using an equipment known as "ABC" dryer.  The dryer uses paddy husk as fuel. The research was conducted at Research Institute for Rice over three years (1993/94-1995/96). The result showed that the "ABC" type dryer could reduce the moisture content of 5 tons wet paddy from 22.25% to 15.03% in 9 hours or an average drying rate of 1.05% moisture content per hour, with drying cost of Rp 18kg-1. Reducing the moisture content further to 11.83% needed 16 hours or average drying rate 0.82% hour-1, with drying cost almost doubled (Rp 32 kg-1). These costs are far below that of kerosene drying, i.e., Rp 30 kg-1 and Rp 60 kg-1 to reach moisture content of 15.03% and 11.83%, respectively. Budget analysis showed that the B/C ratio were 1.57 and 1.84 and the IRR are above 41.26% and 47.42% to reach moisture contentsof 15.03% and 11.83%, respectively. The break even points of "ABC" dryer were 130 and 60 tons, respectively. The milling test showed that the milling rice from the "ABC" dryer had better recovery (milling rendement) and rice quality (head rice) was higher than that of from sun-drying.