Wahyu Adi
Staf Pengajar Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Pertanian, Perikanan, dan Biologi Universitas Bangka Belitung

Published : 61 Documents
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI PONOROGO Nursari, Farida; Adi, Wahyu; Jaryanto, -
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.037 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar akuntansi siswa kelas XI IPS SMA Negeri Ponorogo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri Ponorogo tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 278 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah proportional random sampling. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 124 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah Exploratory Factor Analysis. Terdapat sembilan faktor yang mempengaruhi prestasi belajar akuntansi siswa kelas XI IPS SMA Negeri Ponorogo. Faktor keluarga merupakan faktor yang paling besar mempengaruhi prestasi belajar akuntansi siswa kelas XI IPS SMA Negeri Ponorogo. Kata kunci: prestasi belajar akuntansi, analisis faktor eksploratori ABSTRACT The aim of this research is to know what the factors are influencing students accounting achievement of XI IPS SMA Negeri Ponorogo academic year of 2012/2013. Research method used in this research is descriptive quantitative. Population in this research is all students of XI IPS SMA Negeri Ponorogo academic year of 2012/2013 which consist of 278 students. Sampling technique used is proportional random sampling. Sample in this research is 124 respondents. Data collecting technique used questionnaire and documentation. Analyzing data technique used is exploratory factor analysis. There are nine factors influencing student accounting achievement of XI IPS SMA Negeri Ponorogo. Family factor is the most influencing one to student accounting achievement of XI IPS SMA Negeri Ponorogo. Keywords: accounting achievement,   exploratory factor analysis
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI Respati, Agustina Dwi; Adi, Wahyu; Muhtar, -
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.834 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) pada siswa kelas X AK 1 SMK Negeri 1 Surakarta tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian dilaksanakan dengan melibatkan peneliti, guru mata pelajaran akuntansi, dan siswa. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini antara lain informan, tempat penelitian, peristiwa, dan dokumen. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Pengujian validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi metode. Analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif yang terbagi dalam 3 komponen berurutan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dari sebelum tindakan ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II. Proses pembelajaran sebelum tindakan berpusat pada guru sehingga keaktifan siswa kurang yang berdampak pada kurangnya pemahaman siswa yang membuat prestasi belajar kurang. Peningkatan terjadi pada siklus I. Keaktifan dan prestasi belajar siswa meningkat walaupun belum optimal. Pelaksanaan siklus II menyebabkan keaktifan dan prestasi belajar siswa meningkat menjadi tinggi. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi di kelas X AK 1 SMK Negeri 1 Surakarta tahun 2012/2013. Kata kunci : Prestasi Belajar. Mata Pelajaran Akuntansi. TGT ABSTRACT The purpose of this study is to determine the increase in student’s achievement in the subjects of accounting after implementing cooperative learning model Teams Games Tournament (TGT) in class X AK 1 SMK Negeri 1 Surakarta academic year 2012/2013. This research is a classroom action research (CAR), which was conducted in two cycles. The research was conducted by involving researchers, accounting teachers, and students. The data Sources used in this study include informants, place of research, events, and documents. Data were collected through observation, interviews, documentation, and testing. The testing of the data validity uses triangulation techniques and triangulation methods. Analysis of data uses qualitative data analysis techniques that are divided into 3 components: data reduction, data presentation, and conclusion. The results showed that through the application of cooperative learning model Teams Games Tournament (TGT) can improve student achievement from pre-action to the first cycle I to cycle II. Since Learning process before the action centered on the teachers so that the students are not fully involved thereby it influenced the student understanding that makes their achievement reduce. The student improvement occured in cycle I. The student activity and achievement increased, although not optimal. The implementation of the second cycle higly increased the students achievement. Conclusion of this research is that the application of cooperative learning model Teams Games Tournament (TGT) can improve the student achievement in accounting subjects in class X AK 1 SMK Negeri 1 Surakarta in 2012/2013.   Keywords: Learning Achievement. Accounting Subjects. TGT 
ANALISIS KINERJA KEUANGAN SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN POLA PENGELOLAAN KEUANGAN BADAN LAYANAN UMUM Maharani, Anggit; Adi, Wahyu; Muhtar, -
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.862 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kinerja keuangan sebelum dan sesudah diterapkannya Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum di Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan secara sampling sistematis. Teknik pengumpulan data adalah dengan metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Paired Sample T Test. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kinerja keuangan yang signifikan antara sebelum dan sesudah penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK-BLU) karena nilai Asymp. Sig. (2-tailed) lebih besar dari 0,05 yaitu sebesar 0,247. Walaupun tidak terdapat perbedaan yang signifikan, tetapi kinerja keuangan dan pelayanan Universitas Sebelas Maret Surakarta setelah menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK-BLU) cenderung meningkat dan lebih baik. Kata kunci: kinerja keuangan, rasio keuangan, Badan Layanan Umum. ABSTRACT The objective of research was to find out whether or not there is a difference of financial performance before and after the Financial Management Pattern of Public Service Agency application in Surakarta Sebelas Maret University. This study was a descriptive quantitative research. The sample was taken using systematic sampling technique. Technique of collecting data used was documentation method. Technique of analyzing data used was Paired Sample T-test. The result of statistic test showed that there was no difference of significant financial performance between before and after the Financial Management Pattern of Public Service Agency (PPK-BLU) application because Asymp. Sig (2-tailed) value of 0.247 higher than 0.05. There was no significant difference, but the financial and service performances of Surakarta Sebelas Maret University having applied the Financial Management Pattern of Public Service Agency (PPK-BLU) tended to improve and to be better.   Keywords: financial performance, financial ratio, Public Service Agency.
UPAYA PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU PROGRAM KEAHLIAN AKUNTANSI DALAM PROSES PEMBELAJARAN SMK KABUPATEN KARANGANYAR Erviyana, Linda; Adi, Wahyu; Sumaryati, Sri
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.648 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui (1) upaya peningkatan profesionalisme guru program keahlian akuntansi dalam proses pembelajaran. (2) kendala-kendala yang meng-hambat upaya peningkatan profesionalisme guru program keahlian akuntansi dalam proses pembelajaran. (3) upaya yang dilakukan guna mengatasi kendala yang menghambat upaya peningkatan profesionalisme guru program keahlian akuntansi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dan untuk pengumpulan data digunakan purposive sampling dan snowball sampling. Metode pengumpulan data yang di-gunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) upaya peningkatan profesionalisme guru program keahlian akuntansi dalam proses pembelajaran telah dilakukan oleh tiga pihak yaitu dinas Dikpora, kepala sekolah, dan guru program keahlian akuntansi. Dinas Dikpora telah mengadakan workshop dan seminar. Kepala sekolah mengadakan rapat sekolah, workshop, supervisi, memberikan reward, mendorong untuk membuat karya ilmiah dan studi lanjut, sedangkan guru program keahlian akuntansi mengikuti workshop dan seminar, aktif di MGMP, mengikuti sertifikasi, studi lanjut, dan belajar dari berbagai media. (2) kendala yang menghambat upaya peningkatkan profesionalisme guru program keahlian akuntansi ada dua macam yaitu kendala dari dalam berupa banyaknya pekerjaan guru dan kendala dari luar berupa kurangnya sarana prasarana, keterbatasan anggaran, dan MGMP akuntansi kurang aktif. (3) upaya untuk mengatasi kendala yang terjadi oleh guru program keahlian akuntansi yaitu membagi waktu sebaik mungkin, tidak menunda pekerjaan, mengajukan permohonan kepada sekolah, memanfaatkan sarana prasarana semaksimal mungkin, dan menyusun jadwal pertemuan MGMP. Kepala sekolah dan Dinas Dikpora dapat mengadakan kegiatan di waktu senggang, memenuhi sarana prasarana yang belum tersedia, meningkatkan anggaran, mengadakan workshop dan seminar melalui MGMP, dan memberikan uang stimulan.   Kata kunci: kompetensi guru, peningkatan profesionalisme guru, proses pembelajaran.   ABSTRACT The objectives of this study was (1) to investigate the effort of improving the accounting program teachers professionalism in learning process, (2) to investigate the problems that constraint the effort of improving the accounting program teachers professionalism in learning process, and (3) to investigate the solutions to overcome the problems occurring in the effort of improving the accounting program teachers professionalism in learning process. This study belonged to qualitative descriptive research and, for data collection, purposive sampling and snowball sampling was used. Data collection method used was interview, observation, and documentation. The result of the study showed that (1) the effort of improving the accounting program teachers professionalism in learning process have been done by three parties, such as education, youth, and sport department; headmasters, and the accounting program teachers. The department have been by conducting workshops and seminars. Headmasters are by conducting school meetings, workshops, supervisions; giving rewards; encouraging for the teachers conduct erudition and further education, while the accounting program teachers are by participating workshops and seminars, actively participating in MGMP, participating certification, further education, and learning through various medias. (2) Problems faced in the effort of improving the accounting program teachers professionalism in learning process were classified into two, which are the internal problems is the large number of tasks to do by the teachers and the eksternal problems are the lack of infrastructure, the lack of budget, and the low level of participation in the MGMP of Accounting (3) The efforts to overcome the problems occurring by the accounting program teachers were: managing the time as good as possible, not delaying the tasks to be done, file a repetition to headmasters, as maximally as possible use the available infrastructure, and arranging meeting schedule agreed. The headmasters and departement can create some activities in free time, provide infrastructure that was not available yet, increase the budget, conduct workshop as well as seminars through MGMP, and provide stimulant money.   Key words: teacher competence, teachers’ professionalism improvement, learning process
PENERAPAN PENDEKATAN QUANTUM LEARNING TIPE BRAINSTORMING UNTUK MENINGKATKAN KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN AKUNTANSI Wijayanti, Sukma; Adi, Wahyu; Ivada, Elvia
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.177 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan pendelitian ini adalah untuk meningkatkan keefektifan pembelajaran akuntansi dengan menerapkan pendekatan Quantum Learning tipe Brainstorming. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI Paket C SKB Kabupaten Magelang Tahun Ajaran 2012/ 2013. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan tes. Data yang dikumpulkan tentang keefektifan pembelajaran yang ditinjau dari kepahaman (kognitif) dan sikap siswa (afektif) selama pembelajaran. Uji validitas wawancara dan observasi menggunakan triangulasi sedangkan uji validitas tes menggunakan validitas konstruk. Proses penelitian dilakukan dengan 2 siklus yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, evaluasi dan refleksi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Penerapan pendekatan Quantum Learning tipe Brainstorming dapat meningkatkan keefektifan pembelajaran yang ditinjau dari hasil belajar siswa tuntas sebesar 63,63% dan sikap siswa selama pembelajaran positif sebesar 60,67%.   ABSTRACT The purpose of this research is to improve effectiveness accountancy learning to the C package program by applying the Quantum Learning approach using Brainstorming type. This research is a classroom action research which is designed into two cycles and each cycle consists of planning phase, implementation/ action phase, observation phase, evaluation phase, and also reflection. The subjects of this research are eleventh year students of SKB C package program in Magelang regency in academic year 2012/ 2013. The research data are collected in a form of information about the effectiveness of learning in terms of learning achievement (cognitive) and also students attitudes (affective) during learning activity. The data collection technique uses observation, interview, and test. The validity of qualitative data uses triangulation technique while the technique of validity test uses construct validity. The result of this research, the application of Quantum Learning approach using Brainstorming types can improve learning effectiveness in terms of students learning achievement completed by 63.63% and students’ attitudes during positive learning by 60,67%.   Keywords:C package program, quantum learning, effective
KREDIT MACET DAN FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB SERTA PENYELESAIAN PADA PD. BPR BKK TASIKMADU TAHUN 2008-2012 Octaviani, Andri; Adi, Wahyu; Muhtar, -
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.891 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) kredit macet di PD. BPR BKK Tasikmadu Kabupaten Karanganyar dari tahun 2008 sampai dengan 2012 dan faktor-faktor penyebab serta penyelesaiannya, (2) menganalisis kerentanan kredit macet yang diberikan oleh PD. BPR BKK Tasikmadu Kabupaten Karanganyar terhadap debitur serta faktor-faktor penyebabnya.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data mrnggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari proses pengumpulan data, reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Analisis data dalam penelitian kualitatif biasanya dilakukan bersamaan dengan proses pengumpulan data sampai diperoleh suatu kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa angka kredit macet pada PD. BPR BKK Tasikmadu untuk tahun 2008-2012 terdapat kredit macet yang tinggi pada nasabah kriteria pinjaman modal kerja, konsumsi, perdagangan, kerentanan kredit macet lebih terjadi/dominan pada nasabah dengan pinjaman sebagai modal kerja karena, mereka berani untuk mengambil pinjaman besar pada bank, karena mereka merasa usahanya akan bias berkembang dengan adanya tambahan modal, terdapat tunggakan pembayaran angsuran pokok dan/atau bunga yang telah melampaui 270 hari. Kata kunci: Kredit macet, faktor-faktor serta penyelesaian Abstract: The purpose of this study was to determine: (1) non-performing loans in PD. BPR BKK Tasikmadu Karanganyar from 2008 to 2012 and the factors that cause and solution, (2) analyzing the susceptibility of bad loans given by the PD. BPR BKK Tasikmadu Karanganyar against the debtor and its causes. This research uses descriptive qualitative method. Data analysis in qualitative research is usually conducted in conjunction with the data collection process to obtain a conclusion. The results showed that the number of bad loans on PD. BPR BKK Tasikmadu for the year 2008-2012 there were bad debts are high on customer criteria for working capital loans, consumption, trade, vulnerability is more bad loans occurred/ dominant on customers with loans as working capital because they dared to take out large loans to banks, because they feel their business will thrive with the additional bias of capital, there are arrears in installment payments of principal and / or interest has exceeded 270 days. Keywords: non-performing loans, the factors that cause, resolution
MANAJEMEN LABA DAN EVALUASI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DI SEKITAR IPO Rafiqa Muhiba, Meim Listia; Adi, Wahyu; Sohidin, -
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.761 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara empiris keberadaan manajemen laba dan apakah terdapat perbedaan kinerja keuangan perusahaan sebelum dan setelah IPO. Penelitian ini dilakukan pada satu tahun sebelum perusahaan melakukan IPO satu tahun setelah IPO, dan dua tahun setelah perusahaan melakukan IPO. Pengujuan hipotesis indikasi adanya manajemen laba dilakukan menggunakan uji beda antara nilai proksi manajemen. Pengujian evaluasi kinerja keuangangan perusahaan secara parsial dilakukan dengan uji Peringkat Tanda Wilcoxon (Wilcoxon’s Signed Ranks Test) dan uji Manova untuk perbedaan kinerja secara simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tidak terdapat indikasi manajemen  laba dalam perusahaan yang terdaftar di BEI, selama periode IPO 2007-2010. Sedangkan evaluasi keuangan perusahan menunjukkan hasil yang berbeda secara parsial dan simultan. Kata Kunci: Manajemen Laba, Evaluasi Kinerja Keuangan, IPO   ABSTRACT This research aims to empirically study the existence of earning  management and to check if there is a difference in the financial performance of the company before and after the IPO. This research is done at the year before the company does the IPO, one year after, and two years after it. The test of the indicated hypothesis that there is a earning  management is done by using the difference test between the ‘proxy’ value of the earning  management. The test of the financial performance evaluating of the company is done by using Wilcoxon’s Signed Ranks Test to see the performance differences partially and Manova’s Test to see it simultaneously. The result of the research shows that there is no indication of the earning  management in the company that is listed in BEI, in a period of 2007-2010 IPO. While the financial performance evaluating showed different results partially and simultaneously. Keywords : Earning  management, Financial performance evaluation, IPO.
UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN AKUNTANSI DENGAN PENDEKATAN KOOPERATIF TIPE PEER ASSESSMENT Kusuma, Ardita Adi; Adi, Wahyu; Muhtar, -
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.388 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis peningkatan prestasi belajar mata pelajaran akuntansi pada siswa kelas XI IPS 4 SMA Negeri 1 Karanganyar tahun pelajaran 2012/2013 setelah diterapkannya pendekatan kooperatif tipe Peer Assessment. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan strategi siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 4 SMA Negeri 1 Karanganyar yang berjumlah 36 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan kolaborasi antara peneliti, guru kelas, dan melibatkan partisipasi siswa. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan tes, observasi, dokumentasi, dan wawancara. Proses penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu: 1) perencanaan tindakan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) observasi dan interpretasi, dan 4) analisis dan refleksi. Setiap siklus dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan, alokasi waktu masing-masing pertemuan 4 x 45 menit. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar akuntansi melalui penggunaan metode Peer Assessment. Hal tersebut terefleksi dari beberapa indikator sebagai berikut: (1) kerjasama siswa dalam kelompok saat diskusi pada siklus I sebesar 55,56% atau 20 siswa meningkat menjadi 83,34% atau 30 siswa pada siklus II, (2) keaktifan siswa mengemukakan pendapat dalam diskusi kelompok pada siklus I sebesar 58,34% atau 21 siswa meningkat menjadi 86,12% atau 31 siswa pada siklus II, (3) keaktifan siswa mengajukan pertanyaan dalam diskusi kelompok pada siklus I sebesar 50,00% atau 18 siswa meningkat menjadi 80,56% atau 29 siswa pada siklus II, dan (4) kesungguhan siswa mengerjakan soal dalam diskusi kelompok sebesar 91,67% atau 33 siswa pada siklus I dan pada siklus II meningkat menjadi 94,45% atau 34 siswa. Kata kunci: Diskusi kelompok, Mata Pelajaran Akuntansi, Peer Assessment, Prestasi belajar.   ABSTRACT The purpose of this research is to investigate and analyze increase student’s achievement in accounting at class XI IPS 4 SMA Negeri 1 Karanganyar 2012/2013 school year after implementing by using cooperative approach type of Peer Assessment method. This research is a class action using the cycle strategy. The subjectof this research is a class XI student IS 4 SMA Negeri 1 Karanganyar which totaled 36 students. This research was carried out with collaboration between researchers, classroom teachers and involve student participation. Technique of data collecting is done by testing, observation, documentation, and interviews. The research process was conducted in two cycles, each cycle consisting of four stages: (1) plannning action, (2) implementation of the action, (3) observation and interpretation, and (4) analysis and reflection. Each cycle carried out in 3 meetings, allocation of time of each meeting of 4 x 45 minutes. Based on research that has been done, it can be concluded that there is increase in accounting student’s learning outcomes through the use of Peer Assessment. This is reflected by several indicators as follows: (1) cooperation of students in the group during the discussion on the first cycle of 55.56% or 20 students increase to 83.34% or 30 students in the second cycle, (2) activity of students expressed their opinions in the first cycle of 58.34% or 21 students increase to 86.12% or 31 students in the second cycle, (3) active students ask questions in a discussion group on the first cycle of 50.00% or 18 students increase to 80.56% or 29 students in the second cycle, and (4) the seriousness of students work on the problems in group discussions by 91.67% or 33 students in the first cycle and the second cycle increase to 94.45% or 34 students. Keywords: Group discussion, Accounting Subjects, Peer Assessment, Learning Achievement.
KENDALA-KENDALA PELAKSANAAN PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) MAHASISWA FKIP UNS DI SMK NEGERI 1 SUKOHARJO TAHUN 2012 Sari, Dewi Puspita; Adi, Wahyu; Sumaryati, Sri
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.255 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) persiapan mahasiswa calon peserta PPL yang akan melaksanakan PPL, (2) peranan guru pamong dan dosen pembimbing dalam memberikan bimbingan kepada mahasiswa PPL di SMK Negeri 1 Sukoharjo, (3) kendala-kendala yang ditemui mahasiswa dalam pelaksanaan PPL di SMK Negeri 1 Sukoharjo serta upaya penanganannya, (4) manfaat selama dan setelah pelaksanaan PPL di SMK Negeri 1 Sukoharjo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan terfokus pada satu lokasi, yaitu SMK Negeri 1 Sukoharjo. Sumber data yang digunakan adalah narasumber, peristiwa, lokasi serta dokumen dan arsip dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah (1) persiapan mahasiswa calon peserta PPL sebelum penerjunan di sekolah mitra meliputi, a) persiapan administratif yaitu mahasiswa telah lulus minimal 86 SKS termasuk di dalamnya lulus semua mata kuliah MKB, MKK, Pengajaran Mikro, mata kuliah bidang studi prasyarat PPL yang telah ditentukan oleh masing-masing BKK atau Program Studi, telah mengisi blangko permohonan untuk mengikuti PPL,danpembekalandari Unit PPL, b) persiapan mental dan keterampilan yaitu pembekalan yang dilakukan oleh pihak Prodi dan BKK yang berupa latihan praktek mengajar dalam mata kuliah Pengajaran Mikro. (2) peranan guru pamong dalam pelaksanaan PPL di SMK Negeri 1 Sukoharjo meliputi, a) menghadiri upacara penyerahan mahasiswa PPL dari Fakultas kepada Kepala Sekolah, b) pembimbingan administrasi mengajar, c) pembimbingan model les, d) pembimbingan latihan terbimbing, e) pembimbingan latihan mandiri, f) pelaksanaan model bimbingan supervisi klinis, g) penilaian ujian praktek mengajar. Peranan dosen pembimbing dalam pelaksanaan PPL di SMK Negeri 1 Sukoharjo meliputi, a) monitoring mahasiswa PPL di sekolah, b) penilaian ujian praktek mengajar. (3) kendala-kendala mahasiswa dalam pelaksanaan PPL di SMK Negeri 1 Sukoharjo meliputi, a) kesiapan mental, b) pengelolaan kelas, c) penguasaan materi, d) metode pembelajaran, e) keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran di sekolah. Upaya penanganannya meliputi, a) pemberian mata kuliah Pengajaran Mikro yang efektif untuk melatih mental dan keterampilan mahasiswa, b) pemberian model bimbingan supervisi klinis oleh guru pamong dan dosen pembimbing, c) memanfaatkan sarana dan prasarana sekolah yang ada dan menciptakan media pembelajaran sendiri agar proses belajar mengajar tetap berjalan dengan semestinya. (4) manfaat yang diperoleh mahasiswa selama dan setelah mengikuti kegiatan PPL meliputi, a) mahasiswa mengenal lingkungan sekolah, b) mahasiswa mengetahui administrasi pembelajaran yang diperlukan sebelum mengajar, c) mahasiswa mengetahui cara mengajar yang baik dengan menerapkan keterampilan dasar mengajar, d) mahasiswa dapat mengimplementasikan pengetahuan yang telah diperoleh di bangku kuliah, e) mahasiswa dapat mengembangkan empat aspek kompetensi guru, f) mahasiswa memperoleh pengalaman untuk menjadi seorang guru yang berkompeten. Kata Kunci : PPL, Kendala.   ABSTRACT The objectives of research were to find out (1) the preparation of prospect PPL participant students that will carried out PPL, (2) the role of guardian teacher and consultant lecturer in guiding the PPL students in SMP Negeri 1 Sukoharjo, (3) the constraints the students encountered in implementing PPL in SMK Negeri 1 Sukoharjo as well as the attempt of overcome them, (4) the benefit during and after the implementation of PPL in SMK Negeri 1 Sukoharjo. This research is a descriptive qualitative research by focusing on one location, SMK Negeri 1 Sukoharjo. The data source used was informant, event, location, as well as document and archive by using purposive sampling technique. The data collection was carried out using observation, interview and documentation methods. The results of research were as follows. (1) the preparation of prospect PPL participant students before entering the partner school included: a) administrative preparation with the criteria of the students had passed successfully at least 86 credit points including MKB, MKK, Micro Teaching, and PPL requirement courses that had been determined by each BKK or Study Program, had filled in application form for attending PPL, and briefing from PPL Unit, b) mental and skill preparation namely the briefing conducted by Study Program and BKK in the form of teaching practice in Microteaching course. (2) The role of guardian teacher in implementing PPL in SMK Negeri 1 Sukoharjo encompassing a) attending the ceremony of submitting the PPL students from the Faculty to the School Principal, b) teaching administration guiding, e) guiding independent practice, f) implementing the clinical supervision guiding model, g) assessing teaching practice examination. The role of guiding lectured in implementing PPL in SMK Negeri 1 Sukoharjo included: a) monitoring the PPL students at school, b) scoring the teaching practice examination. (3) The constraints the students encountered in PPL implementation in SMK Negeri 1 Sukoharjo included: a) mental readiness, b) class management, c) material mastery, d) learning method, e) learning infrastructure limitedness at school. The attempt of handling it included, a) delivering Microteaching course effectively to practice the students mental and skill, b) providing clinical supervision guiding model by the guardian teacher and consultant lecturer, c) utilizing the existing school infrastructure and creating distinctive learning media in order to make teaching and learning run as due. (4) The benefit the students obtained during and after attending PPL activity included: a) the students were familiar with school environment, b) the students recognize the learning administration needed before teaching, c) the students find out the good teaching method by applying the basic skill of teaching, d) the students could implemented the knowledge they obtained from lecturing, e) the students could develop four aspects of teacher competences, f) the students obtained experience to become a competent teacher. Keywords: PPL, Constraints.  
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI Pambudi, Fitri Sita; Adi, Wahyu; Sumaryati, Sri
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.253 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar mata diklat akuntansi siswa kelas X AK 1 SMK Batik 2 Surakarta melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT).Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek  dari penelitian ini adalah siswa kelas X AK 1 SMK Batik 2 Surakarta yang berjumlah 34 siswa. Penelitian dilaksanakan secara kolaboratif antara peneliti dengan guru mata diklat akuntansi serta melibatkan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah  observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Sedangkan untuk menguji validitas data digunakan metode triangulasi. Proses penelitian terbagi ke dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari empat tahap, yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Setiap siklus dilaksanakan dalam 6 x 45 menit.Berdasarkan penelitian yang dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) dalam pembelajaran akuntansi dapat meningkatkan prestasi belajar siswa, terlihat dari peningkatan jumlah siswa yang mendapatkan nilai 70 keatas dari 64,70% pada siklus 1 menjadi 91,18% pada siklus 2.Kata kunci: model pembelajaran kooperatif, Numbered Heads Together (NHT), prestasi  belajar ABSTRACTThis research aimed to improve the achievement of accounting subject in the X AK 1 graders of SMK Batik 2 Surakarta in the school year of 2012/2013 by applying the Numbered Heads Together (NHT) type of cooperative learning model.The approach used in this research was Classroom Action Research (CAR). The subject of this research was the X AK 1 graders of SMK Batik 2 Surakarta consisting of 34 students. The research was conducted collaboratively between the author and the teacher of accounting subject and by involving the students. Techniques of collecting data used were observation, interview, test, and documentation. Meanwhile to validate the data, triangulation method was used. The research process was divided into two cycles, each of which consisted of four stages, they are: (1) planning, (2) acting, (3) observing, and (4) reflecting. Each cycle was conducted in 2 x 45 minutes.Based on the result of research conducted, it could be concluded that the application of Numbered Heads Together (NHT) type of cooperative learning model in accounting learning could improve the student learning achievement, could be seen by the increased of the number of students who earn score of 70 above from 64.70% in cycle 1 to 91.18% in cycle 2.Keywords: cooperative learning model, Numbered Heads Together (NHT), learning achievement