Articles

Found 39 Documents
Search

PREPARATIONS AND APPLICATION OF METAL NANOPARTICLES Adlim, Adlim
Indonesian Journal of Chemistry Vol 6, No 1 (2006)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijc.21785

Abstract

Terminology of metal nanoparticles, the uniqueness properties in terms of the surface atom, the quantum dot, and the magnetism are described. The further elaboration was on the synthesis of nanoparticles. Applications of metal nanoparticles in electronic, ceramic medical and catalysis were overviewed. The bibliography includes 81 references with 99% are journal articles.
PEMANFAATAN RESIN KITOSAN-AMIN UNTUK RECOVERY EMAS DARI LIMBAH PENGOLAHAN EMAS Nasir, M.; Adlim, Adlim; Khaldun, Ibnu; Zulfikar, M. Ali
Jurnal Biologi Edukasi Vol 4, No 2 (2012): Jurnal Biologi Edukasi
Publisher : Jurnal Biologi Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chitosan as a material of biological origin has recently been used for recovery of metal ions. This research aims to synthesize kitosan resin resulted by the reaction of kitosan with etilendamin. In the present work chitosan was cross-linked with glutardialdehyde and subsequently treated with epichlorohydrine and ethylene diamine. The resins CR-amine was found to contain 22.7% water content,  and were insoluble in organic solvents as well as in mineral and organic acids. The concentration values of the active sites on the resins are reported. The higher concentration of active sites of CR-amine 6.01 mmol/g indicates that the ?en? moieties are covalently bonded to the cross-linked resin. Several chemical modification methods were tried in increasing the uptake capacity of cross-linked chitosan bead. Among them, aminated chitosan beads formed through the chemical reaction using ethylenediamine showed the highest uptake capacity for gold ions. Uptake capacity of aminated chitosan beads was increased to about 0.8 mmol Au3+ g-1 dry mass compared to that before modification. The increase of amine groups was confirmed by IR spectrum and measurement of amine concentration and surface condition on aminated chitosan bead was also confirmed by  SEM.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN SUHU DAN KALOR BERBASIS MASALAH UNTUK SMA DALAM UPAYA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA Hadiya, Izkar; Halim, Abdul; Adlim, Adlim
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 3, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Program Pascasarjana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.552 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas modul yang dikembangkan untuk meningkatkan minat belajar siswa, mengetahui keunggulan dan kelemahan modul dan keterlaksanaan pembelajaran dengan modul. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dan desain penelitian untuk menguji efektifitas adalah one group pre-test and post-test design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Peminatan MIPA SMA N 1 Peusangan dan kelompok sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan dari penelitian ini adalah data penilaian modul oleh ahli materi, ahli media, guru dan siswa, data pengukuran minat belajar siswa sebelum dan setelah pembelajaran dengan modul, data hasil observasi kegiatan pembelajaran siswa dan informasi dari hasil wawancara dengan guru tentang pelaksanaan pembelajaran dengan modul. Efektivitas modul ditentukan melalui uji statistik t berkorelasi untuk gain rata-rata minat belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara minat belajar siswa sebelum dan setelah penerapan modul. Analisis terhadap keunggulan dan kelemahan modul didapatkan bahwa modul dapat menciptakan pembelajaran aktif dengan pendekatan ilmiah bagi siswa tetapi harus didukung oleh peran serta guru dan kelengkapan fasilitas sehingga proses pembelajaran dapat terlaksana dengan baik. Tingkat keterlaksanaan pembelajaran dengan modul adalah sangat baik.
PEMBELAJARAN PRAKTIKUM BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA POKOK BAHASAN LARUTAN PENYANGGA Sarlivanti, Sarlivanti; Adlim, Adlim; Djailani, Djailani
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 2, No 1 (2014): APRIL 2014
Publisher : Program Pascasarjana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.767 KB)

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk melihat efektifitas penggunaan pembelajaran praktikum berbasis  inkuiri terbimbing dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan keterampilan proses sains siswa pada konsep larutan penyangga di SMA. Populasi siswa kelas XI SMAN X Kota Lhokseumawe, dua kelas diambil secara acak dari 6 kelas terdiri atas satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol dengan jumlah 32 siswa perkelas. Pengumpulan data dilakukan dengan tes awal dan tes akhir untuk keterampilan berpikir kritis dan keterampilan proses sains, lembar observasi untuk melihat keterlaksanaan pembelajaran serta angket untuk mengetahui tanggapan siswa dan guru terhadap penggunaan pembelajaran praktikum berbasis  inkuiri terbimbing. Hasil uji t  menunjukkan penggunaan model pembelajaran  praktikum berbasis  inkuiri terbimbing pada materi larutan penyangga secara signifikan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan keterampilan proses sains siswa  dibandingkan dengan penggunaan model pembelajaran praktikum konvensional. Hal ini ditunjukan dari N-gain yang dinormalisasi keterampilan berpikir kritis untuk kelas eksperimen sebesar 0,66 lebih tinggi dibanding kelas kontrol sebesar 0,53. Begitu juga dengan N-gain yang dinormalisasi keterampilan proses sains kelas eksperimen sebesar 0,70 lebih tinggi dibanding kelas kontrol sebesar 0,46.
IMPLEMENTATION OF PROBLEM BASED LEARNING MODULE TO IMPROVE STUDENTS’ INTEREST IN PHYSICS LEARNING Halim, A; Adlim, Adlim; Hadiya, Izkar; Nurfadilla, Eviza
Proceedings of AICS - Social Sciences Vol 7 (2017): 7th AIC in conjuction ICMR 2017 Universitas Syiah Kuala October 2017
Publisher : Proceedings of AICS - Social Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the module that have been developed to improve the student's interest in learning, the advantages and disadvantages of the module, and the implementation of module for learning. The method of this research is Research and Development. The research population is science students class X in Senior High School 1 Peusangan, and sample group which determined by random technique is science student class X-1. The collected data are data of module assessment by teaching materials expert; media expert; and the teacher, data of student interest before and after learning with module, student?s response about the module, and teacher interview. The research instruments are the module assessment sheet for teaching materials expert; media expert; and the teacher, the student?s interest in learning questionnaire, questionnaire for student response, and the interview guidelines for teacher. The module effectiveness is determined with statistical test t correlated to average gain student interest before and after learning with module. The results showed significance difference between students' interest before and after is 41.30 % and students? positive response about module is 73.43%. Analysis of the strengths and weaknesses of the module is obtained that module can create active learning for students with a scientific approach, but the participation of the teacher and completely facilities determine the learning process.
PENGEMBANGAN MODUL KOMPOS TERINTEGRASI KONSEP KIMIA SEBAGAI BAHAN AJAR UNTUK SISWA PROGRAM AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN (ATP) SMKN ACEH TIMUR Jofrishal, Jofrishal; Adlim, Adlim; Yusrizal, Yusrizal
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 2, No 1 (2014): APRIL 2014
Publisher : Program Pascasarjana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.919 KB)

Abstract

Kurikulum pembelajaran di SMK merupakan kurikulum yang menggabungkan mata pelajaran adaptif, normatif dan produktif. Kelompok mata pelajaran tersebut diharapkan agar saling mendukung dan saling melengkapi, namun pada kenyataannya kedua kelompok pelajaran tersebut tidak saling mendukung sehingga terjadi kesenjangan antara pelajaran adaptif dan produktif. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengembangkan modul pembelajaran untuk pelajaran produktif (teknik pengomposan) yang mengintegrasikan konsep pelajaran adaptif (kimia), (2) mengumpulkan tanggapan guru dan siswa terhadap modul, (3) penilaian kualitas modul oleh ahli, (4) uji efektivitas modul. Metode penelitian mencakup pengembangan modul kimia kompos dilakukan dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari analisis kebutuhan modul, perancangan modul, pengembangan modul, implementasi modul dan evaluasi modul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 92% guru dan 85% siswa memberikan respon positif terhadap modul, penilaian ahli untuk kualitas modul menunjukkan skor sebesar 3,36 (baik), dan uji efektivitas modul menunjukkan kriteria sangat baik, hasil ini diukur dari hasil tes belajar siswa dengan perolehan nilai rata-rata total sebesar 87 (sangat baik). 
PENGARUH PEMANFAATAN FACEBOOK SEBAGAI MEDIA E-LEARNING PADA PROGRAM REMEDIAL TEACHING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN PENGUASAAN KONSEP ALAT-ALAT OPTIK PADA SISWA SMA Riesyaputra, Riesyaputra; Adlim, Adlim; Mursal, Mursal
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 3, No 2 (2015): Oktober 2015
Publisher : Program Pascasarjana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.767 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan facebook sebagai mediae-learning pada program remedial teaching terhadap motivasi belajar dan penguasaan konsep alat-alat optik pada siswa SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif kuasi eksperiment dengan desain pretes dan postes group untuk kelas eksperimen dan  kelas kontrol. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas x semester 2 pada salah satu SMA, di kabupaten Aceh Tengah  yang mengikuti program remedia teaching untuk kompetensi alat-alat optik. Subjek penelitian dikelompokkan atas dua kelas masing-masing kelas ekperimen dan kelas kontrol berdasarkan proporsi peringkat nilai tes, dengan teknik probability sampling secara simple random sampling dengan cara mengundi secara acak.Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen penelitian berupa tes angket dan tes penguasaan konsep. Kesimpulan diambil berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data dengan menggunakan program Windows Microsoft Office Excel 2007. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perubahan moivasi belajar dan tingkat penguasan konsep secara signifikan pada kelas ekperimen dibanding terhadap kelas kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan pemanfaatan pengguanaan facebook sebagai media e-learning terdapat pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar dan penguasaan konsep alat-alat optik pada siswa SMA.
RELEVANSI KURIKULUM DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS TERINTEGRASI MAHASISWA KIMIA, FISIKA, BIOLOGI DAN MATEMATIKA Nuzulia, Nuzulia; Adlim, Adlim; Nurmaliah, Cut
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 5, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Program Pascasarjana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.491 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan KPS terintegrasi antara mahasiswa prodi pendidikan biologi, kimia, fisika pada tahun 2015, 2014, dan 2013; perbedaan KPS terintegrasi antar mahasiswa prodi pendidikan biologi, kimia, fisika dengan prodi pendidikan matematika. Populasi penelitian ini berjumlah 813 mahasiswa dari tahun 2015, 2014, dan 2013. Sampel  penelitian ini berjumlah 360 mahasiswa. Instrumen penelitian ini adalah soal tes KPS terintegrasi dan wawancara tertutup. Teknik analisis data menggunakan avova one way dan t-test.  Berdasarkan hasil uji hipotesis Ha (1) dengan anova one way, Fh Ftab yaitu  0,97 3,04 pada taraf 5% menunjukkan tidak adanya perbedaan KPS terintegrasi antara jurusan kimia, fisika, dan biologi. Matakuliah  praktikum saja tidak cukup meningkatkan KPS mahasiswa tanpa adanya indikator yang dirancang dalam setiap praktikum mahasiswa. Uji Ha (2) dengan uji t-test diperoleh  t hit - ttab (-8,44 -5,194), Ha diterima maka ada perbedaan antara jurusan fisika, kimia, dan biologi yang memiliki mata kuliah praktikum dan matematika yang tidak memiliki mata kuliah praktikum.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DA MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATERI GAYA Maisarah, Siti; Adlim, Adlim; Yusrizal, Yusrizal
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 3, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Program Pascasarjana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.475 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat keterampilan proses sains dan motivasi belajar siswa pada materi gaya melalui penggunaan pembelajaran berbasis inkuiri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi awal yaitu mengumpulkan data nilai ujian semester IV siswa, angket untuk mengetahui motivasi belajar siswa, lembar observasi untuk mengetahui aktivitas siswa selama proses belajar mengajar. Hasil uji normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Penelitian dilaksanakan di kelas VIII SLTP Negeri 8 Banda Aceh tahun pelajaran 2013/2014. Pengumpulan data dilakukan melalui tes awal dan tes akhir pada kedua kelas, dan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar terhadap materi gaya digunakan angket. Pengolahan data dilakukan melalui beberapa tahapan, diantaranya uji tingkat kesukaran tes, daya beda, validitas, dan reliabilitas. Selanjutnya, untuk mengetahui perbedaan keterampilan proses sains siswa dilakukan perhitungan N-gain dari hasil tes awal dan tes akhir. Pada uji hipotesis digunakan beberapa pengujian, diantaranya uji normalitas, homogenitas, dan uji kesamaan dua rerata. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata N-gain untuk keterampilan proses sains siswa diperoleh 0,38 pada kelas eksperimen dan 0,26 pada kelas  kontrol. Uji X2 untuk motivasi menunjukkan X2 hitung (51,00)  X2tabel (7.81). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan pembelajaran berbasis inkuiri dapat meningkatkan keterampilan proses sains dan motivasi belajar siswa. 
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN MINAT SISWA PADA PEMBELAJARAN FLUIDA STATIS DI SMA NEGERI 11 BANDA ACEH Afrida, Juniar; Adlim, Adlim; Halim, Abdul
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 3, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Program Pascasarjana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.495 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan proses sains dan minat belajar siswa setelah penerapan LKS inkuiri terbimbing. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dengan nonequivalent control group design yang dilaksanakan pada kelas XI IA di SMA Negeri 11 Banda Aceh tahun ajaran 2013/2014. Pengambilan sampel menggunakan non-random purposive sampling (menurut tujuan). Pada kelas eksprimen menggunakan LKS inkuiri terbimbing dan pada kelas kontrol menggunakan LKS konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest-postest, dengan menggunakan soal tes KPS dan angket minat siswa untuk mengetahui minat belajar siswa. Tes yang diberikan untuk mengukur KPS adalah tes soal KPS dengan materi fluida statis dan untuk mengukur minat menggunakan angket minat. Hasil analisis data dengan menggunakan uji-t terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil N-gain soal tes KPS dan hasil analisis uji-t berdasarkan total skala minat kelompok eksperimen menunjukkan sebelum dan sesudah perlakuan terjadi perbedaan yang signifikan. Implikasi dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan LKS inkuiri pada materi fluida statis dapat meningkatkan KPS dan minat belajar siswa