Articles

Found 20 Documents
Search

Combined Scalable Video Coding Method for Wireless Transmission Rantelobo, Kalvein; Wirawan, Wirawan; Hendrantoro, Gamantyo; Affandi, Achmad
TELKOMNIKA Telecommunication, Computing, Electronics and Control Vol 9, No 2: August 2011
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.295 KB)

Abstract

Mobile video streaming is one of multimedia services that has developed very rapidly. Recently, bandwidth utilization for wireless transmission is the main problem in the field of multimedia communications. In this research, we offer a combination of scalable methods as the most attractive solution to this problem. Scalable method for wireless communication should adapt to input video sequence. Standard ITU (International Telecommunication Union) - Joint Scalable Video Model (JSVM) is employed to produce combined scalable video coding (CSVC) method that match the required quality of video streaming services for wireless transmission. The investigation in this paper shows that combined scalable technique outperforms the non-scalable one, in using bit rate capacity at certain layer.
PDITS: APLIKASI PANGKALAN DATA TERPADU UNTUK MENDUKUNG INTEGRASI MULTI SISTEM INFORMASI DI LINGKUNGAN INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER Purwitasari, Diana; Yuhana, Umi Laili; Rahman, Arief; Setiawan, Bambang; Affandi, Achmad
SISFO Vol 6 No 1 (2016)
Publisher : Department of Information Systems, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelenggaraan pendidikan di perguruan tinggi wajib dilaporkan ke Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDPT) yang terintegrasi secara nasional sebagai bentuk akuntabilitas publik layanan pendidikan. Untuk mendukung proses bisnis kegiatan pendidikan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) telah mengembangkan banyak sistem informasi. Data-data pada masing-masing sistem diintegrasikan di suatu pangkalan data terpadu ITS disebut PDITS sesuai konsep satu kali entri data untuk banyak pemanfaatan yang membantu dalam pelaporan ke PDPT. Pada makalah ini diuraikan suatu cara mengintegrasikan data dari beberapa sistem informasi dengan melakukan penarikan data dan penyesuaian data tersebut ke model basisdata terpusat PDITS. Selanjutnya pemanfaatan data ke sistem informasi lain dilakukan dengan memproses data PDITS ke format data sesuai kebutuhan. Hasil sistem PDITS yang meliputi tiga tahap utama: Impor, Validasi dan Proses menunjukkan kemudahan sistem integrasi sehingga dapat dilakukan oleh staf non teknis. Meskipun demikian pengembangan masih perlu dilakukan untuk integrasi dengan lebih banyak sistem informasi lainnya.
MEKANISME KOMUNIKASI DATA GATEWAY MULTI-TERMINAL JARINGAN WIRELESS ADHOC UNTUK PENGEMBANGAN KOMUNIKASI DAN NAVIGASI KAPAL NELAYAN Fuad, Ahmad; Affandi, Achmad
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 2 (2012): Network And Security
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan sarana komunikasi dan navigasi yang memadai untuk menggali potensi perikanan dan kelautan wilayah perairan Indonesia sangat besar. Ketersediaan teknologi untuk mencari daerah potensi penangkapan ikan melalui berbagai media informasi yang tersedia saat ini masih memiliki keterbatasan akses teknologi, biaya mahal serta kerumitan layanan sehingga jarang digunakan khususnya oleh kapal-kapal nelayan tradisional. Suatu sistem komunikasi dan navigasi alternatif bagi kapal nelayan tradisional diharapkan menjawab permasalahan diatas. Makalah ini meneliti mekanisme komunikasi data menggunakan konsep metode akses protokol 802.11 yang merupakan pengembangan implementasi sistem komunikasi dan navigasi untuk diterapkan pada kapal nelayan. Teknologi yang dikembangkan berfokus pada model pengiriman informasi antara terminal elektronik yang berada pada kapal dan ke base station di darat sebagai gateway lewat kanal VHF jaringan wireless adhoc. Sistem ini akan memberikan berbagai informasi penting pada setiap terminal dan base station. Konsep metode akses protokol 802.11 diterapkan dalam proses pengiriman paket. Protokol ini menggunakan standar MAC sublayer yang bekerja dengan metode first-in-first-out (FIFO) transmission queue untuk menentukan bagaimana kanal dialokasikan dan fungsi koordinasi DCF (distributed coordination function) yang menentukan kapan stasiun diizinkan untuk mengirim dan mungkin dapat menerima data melalui saluran nirkabel. Pada komunikasi data, proses RTS/CTS (Request to Send/Clear to Send) akan mereduksi tabrakan frame karena kasus hidden node yang mungkin terjadi. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan suatu mekanisme komunikasi data yang tepat untuk implementasi sistem komunikasi dan navigasi alternatif pada kapal laut sehingga membantu nelayan tradisional memperoleh informasi dengan mudah, biaya terjangkau dan andal.
PREDIKSI JANGKAUAN JARINGAN WIRELESS HF UNTUK SISTEM PERINGATAN DINI BENCANA DI INDONESIA Susetyo, Wismanu; Hendrantoro, Gamantyo; Affandi, Achmad
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 4 (2008): Network And Security
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi radio frekuensi tinggi (2–30 MHz) adalah relatif  murah melebihi aplikasi line of sight. Dan memiliki kemampuan sebagai pengganti komunikasi satelit dan troposferik. Menggunakan jejaring berarah sensor nirkabel untuk memantau dan mengidentifikasi perilaku laut, tanah, gunung dan dsb. yang berhubungan dengan aktifitas bencana gempa bumi pada daerah yang relatif sempit. Semua data kemudian dikumpulkan dan diolah pada sebuah pusat daerah regional bencana untuk selanjutnya menggunakan jejaring nirkabel radio HF membentuk system peringatan dini bencana nasional. Media penting untuk komunikasi radio HF adalah ionosfer yang memiliki karakteristik propagasi berbeda berdasarkan tempat dan waktu, tetapi jika dapat memperhitungkan waktu dan lokasi yang tepat komunikasi jarak jauh bisa dilakukan.Paper ini dititikberatkan pada prediksi jangkauan komunikasi radio HF antar titik, yang digunakan dari enam titik pusat divisi regional ke titik pusat nasional di Indonesia. Menggunakan alat analisis komunikasi radio berbasis statistik VOACAP dihasilkan bahwa komunikasi radio terbaik  dapat dilakukan pada frekuensi bencana 12,6 MHz hampir sepanjang waktu tiap hari. Padang, Pontianak, Palu, Ambon, Kupang dan Tembagapura dipilih sebagai titik pusat divisi regional dengan pusat kendali nasional di Surabaya, keseluruhan kota memiliki luas cakupan yang cukup untuk membangun sistem peringatan dini bencana di Indonesia.
PENGEMBANGAN ROUTING PROTOCOL UNTUK GATEWAY AD HOC WIRELESS NETWORKS Meok, Nixson Jeheskial; Affandi, Achmad
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2009): Network And Security
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan ad hoc adalah kumpulan dari beberapa mobile host yang membentuk suatu jaringan yang bersifat sementara tanpa ada infastruktur dan administrasi terpusat dengan karakteristik topologi yang dinamis. Hal ini menimbulkan masalah dalam hal routing dimana konvensional routing tidak didesain untuk topologi yang dinamis.Protokol rute harus dapat meminimalkan kontrol trafik misalnya periodik update message. Selain itu protokol rute harus reaktif, dimana hanya akan mencari atau menentukan suatu rute ketika menerima request khusus. Penelitian-penelitian sebelumnya lebih menekankan pada single user dan satu base station, sedangkan dalam penilitian ini dikembangkan hubungan antara gateway dengan beberapa terminal multi user. Karena masalah yang sering ditemui dalam komunikasi wireless adalah bagaimana menemukan rute yang cocok untuk mengirimkan paket data ke tujuan yang diinginkan, maka pembangunan protokol rute pada terminal yang difungsikan sebagai ad hoc untuk multi user mengacu pada suatu algoritma routing protocol, yang dipakai untuk memodelkan routing untuk gateway. Hasil yang diperoleh ini dipakai sebagai pengembangan platform untuk sistem komunikasi yang lebih luas.
APLIKASI MOBILE LEARNING BERBASIS MOODLE DAN MLE PADA PEMBELAJARAN KEDOKTERAN Ahmadi, Candra; Sirojuddin, Ahmad; R, Djoko Suprajitno; Affandi, Achmad
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2010
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

    Distance learning atau pendidikan jarak jauh telah dimulai pada awal abad ini. Perkembangan terbarudalam teknologi mobile semakin memungkinkan untuk mendukung pembelajaran di bergerak dan memanfaatkansituasi belajar spontan. Mobile Learning (m-Learning) adalah generasi berikutnya e-Learning dan berdasarkanpada perangkat mobile. Pada penelitian ini akan difokuskan pada aplikasi pembelajaran dibidang kedokteran,Dengan menggunakan Mobile Learning Engine (MLE) yang merupakan aplikasi multimediabased untuk ponseldan Mobile Interactive Learning Objects (MILOs) untuk aplikasi m-Learning terstruktur secara umum samadengan Learning Objects untuk e-Learning,sehingga pembelajaran dapat berlangsung dengan baik dan lancar.Kata Kunci: Pembelajaran.kedokteran, Learning Objects, Moodle, MLE
Opinion Detection of Public Sector Financial Statements Using K-Nearest Neighbors Arianto, Ahmad Dwi; Affandi, Achmad; Susiki Nugroho, Supeno Mardi
Proceeding of the Electrical Engineering Computer Science and Informatics Vol 4: EECSI 2017
Publisher : IAES Indonesia Section

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.178 KB)

Abstract

The identification of ethical violations committedby the auditor is very difficult to do. Artificial intelligence offersanomaly detection as an alternative method for detecting theopinion anomaly which can be an early indicator of the opiniontrading occurrence. This paper proposes the use of originalfeatures from public sector rather than the use of modifiedfeatures from the private sector to be applied in opinion detectionin public sector. By using 60% Holdout validation, 1-NNclassification showed that original featured from the public sectoroutperformed the modified featured from the private sector by5.82% through 13.10% under F-Measure Criterion and by4.22% through 9.56% under AUC criterion.
Opinion Detection of Public Sector Financial Statements Using K-Nearest Neighbors Arianto, Ahmad Dwi; Affandi, Achmad; Susiki Nugroho, Supeno Mardi
Proceeding of the Electrical Engineering Computer Science and Informatics Vol 4: EECSI 2017
Publisher : IAES Indonesia Section

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.178 KB)

Abstract

The identification of ethical violations committedby the auditor is very difficult to do. Artificial intelligence offersanomaly detection as an alternative method for detecting theopinion anomaly which can be an early indicator of the opiniontrading occurrence. This paper proposes the use of originalfeatures from public sector rather than the use of modifiedfeatures from the private sector to be applied in opinion detectionin public sector. By using 60% Holdout validation, 1-NNclassification showed that original featured from the public sectoroutperformed the modified featured from the private sector by5.82% through 13.10% under F-Measure Criterion and by4.22% through 9.56% under AUC criterion.
Implementasi Agresive Mobile Learning Menggunakan Notifikasi Email, RSS dan SMS Berbasiskan MLE Sirojuddin, Ahmad; Ahmadi, Candra; Affandi, Achmad; Rahardjo, Djoko Suprajitno
Jurnal Eksplora Informatika Vol 2 No 1 (2012): Eksplora Informatika
Publisher : Bagian Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.836 KB) | DOI: 10.30864/eksplora.v2i1.17

Abstract

Belajar bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Hal ini dapat dilakukan karena perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Para pertumbuhan pengguna ponsel juga memiliki peran dalam mengubah gaya belajar siswa dari-berbasis desktop ke ponsel berbasis. Ada e-learning teknologi tampaknya pasif karena hanya menunggu sampai siswa atau guru untuk login. Desain Manajemen Pembelajaran Sistem agresif (LMS) ini bertujuan untuk memberikan notifikasi kepada pengguna ketika ada penambahan, update, dan penghapusan materi dalam bentuk kursus, forum, chatting, wiki atau bahan lainnya. Pemberitahuan akan dikirim sebagai Short Message Service (SMS), Really Simple Syndication (RSS) dan surat elektronik (e-mail) kepada pengguna. Rancangan sistem ini akan menggunakan teknologi layanan web sederhana untuk membuat komunikasi antara server LMS di web hosting dengan server SMS yang berada pada komputer lokal.
MODEL ARSITEKTUR ENTERPRISE INSTITUSI PENGUJIAN DAN KALIBRASI ALAT KESEHATAN Santoso, Jatmoko B.; Affandi, Achmad
TEKNOLOGI: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol 6, No 1 (2016): January-June
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum (Unipdu) Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.733 KB) | DOI: 10.26594/teknologi.v6i1.554

Abstract