Articles

Found 30 Documents
Search

GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PRAKTIK IBU POST NATAL TERHADAP KUNJUNGAN NEONATUS DI BPS Hj SRI WAHYUNI KOTA SEMARANG TAHUN 2013 Afifah, Afifah; Astuti, Rahayu; Andarsari, Wening
Jurnal Kebidanan Vol 2, No 2 (2013): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.294 KB) | DOI: 10.26714/jk.2.2.2013.8-12

Abstract

Latar belakang : Masa neonatus (0-28 hari) merupakan golongan umur yang memiliki resiko gangguan kesehatan paling tinggi dan tidak tertutup kemungkinan bayi mengalami sakit, sehingga memerlukan pemantauan kesehatan melalui kunjungan neonatus. Tujuan :Penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan, sikap dan praktik ibu post natal terhadap kunjungan neonatus di BPS Hj Sri Wahyuni Kota Semarang. Metode : Jenis Penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan rancangan penelitian adalah survei deskriptif. Populasi dan sampel adalah 40 ibu post natal (28-60 hari).Pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan analisis data dengan menggunakan statistik deskriptif. Hasil : penelitian yang diperoleh bahwa 1) Pengetahuan tentang kunjungan neonatus pada ibu post natal di BPS Hj Sri Wahyuni memiliki pengetahuan baik sebanyak 12 orang (30%), pengetahuan cukup sebanyak 19 orang (47,5%), pengetahuan kurang sebanyak 9 orang (22,5%). 2) Sikap tentang kunjungan neonatus yang memiliki sikap positif (mendukung) sebanyak 23 orang (57,5%), sikap negatif (tidak mendukung) sebanyak 17 orang (42,5%). 3) Praktik terhadap kunjungan neonatus pada Kunjungan Neonatus I ( KN I) yang melakukan 15 orang (37,5%), tidak melakukan 25 orang (62,5%), Kunjungan Neonatus II (KN II) yang melakukan 28 orang (70%), tidak melakukan 12 orang (30%), Kunjungan Neonatus III (KN III) yang melakukan 40 orang (100%). Simpulan : 1) Pengetahuan tentang kunjungan neonatus pada ibu post natal di BPS Hj Sri Wahyuni menunjukan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup sebanyak 19 orang (47,5%). 2) Sikap tentang kunjungan neonatus pada ibu post natal di BPS Hj Sri Wahyuni menunjukan bahwa sebagian besar responden memiliki sikap positif (mendukung) sebanyak 23 orang ( 57,5%). 3) Praktik terhadap Kunjungan Neonatus I (KN I) 37,5% masih sangat kurang, namun Kunjungan Neonatus II (KN II) 70% dan Kunjungan neonatus III (KN III) 100% lebih banyak.
INVESTIGASI ORIENTASI USAHA DAN PENGEMBANGAN MODEL PENGUATAN UNTUK USAHA KECIL DAN MENENGAH: SEBUAH KAJIAN EMPIRIK Afifah, Afifah; Gustina, Gustina
Matrik : Jurnal Manajemen, Strategi Bisnis dan Kewirausahaan Volume 10 Nomor 1 Tahun 2016
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.063 KB)

Abstract

West Sumatra is a province which is possess a variety of traditional food. Such foods have became souveniricon for visitors who come to the tourist areas of West Sumatra. These kinds of food produced by Small andMedium Enterprises (SMEs) scattered throughout the territory of West Sumatra. Government group them intosnack cluster. The purpose of this study was to investigate the affirmation model of snack SMEs in WestSumatra as well as to arrange simulation of the models designed. This is qualitative study implements FocusGroup Discussion and in-depth interview as data collection method . The results show that snack SMEs in thesample region need to be reinforced through training, mentoring, and coaching. Training required includeentrepreneurial and managerial skills.
ANALISIS RISIKO BAHAYA PADA PEKERJA DI TEMPAT PENAMPUNGAN SAMPAH TERPADU REDUCE REUSE RECYCLE (TPST 3R) MULYOAGUNG BERSATU DAU KABUPATEN MALANG Alma, Lucky Radita; Ulfah, Nurnaningsih Herya; Utomo, Yudhi; Afifah, Afifah; Adawiyah, Uciatul; Kholifah, Wakhi Datul Nur; Merillarosa, Iing
Preventia : The Indonesian Journal of Public Health Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.493 KB) | DOI: 10.17977/um044v4i2p110-115

Abstract

Tempat penampungan sampah terpadu reduce reuse recycle (TPST 3R) Mulyoagung Bersatu Dau merupakan salah satu diantara TPS yang ada di Kabupaten Malang. Setiap harinya TPS tersebut menampung berbagai macam sampah dari masyarakat di sekitar Kecamatan Dau sebelum diangkut ke TPA. Kegiatan pengelolaan sampah yang dilakukan pekeja, pengumpulan dan pemilahan sampah, mempunyai potensi terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja terlebih pelaksanaan K3 belum dilakukan sesuai standar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran risiko bahaya pada pekerja di TPST 3R Mulyoagung Bersatu Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif observasiional. Responden penelitian sebanyak 36 orang. Hasil dari penelitian ini, sebanyak 58% pekerja menyatakan bahaya yang “Sering” terjadi pada pekerja adalah tergores dan terjatuh. Sebesar 58% pekerja menyatakan “Sering” mengalami diare dan gangguan gastroinstestinal. Diperlukan upaya pencegahan dan penanggulangan terhadap bahaya ditempat kerja misalkan dengan praktik kerja yang aman, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai standart dan praktik higiene perorangan untuk mencegah terjadinya penularan penyakit bawaan sampah.
EFEK LAMA WAKTU PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL SELEDRI (APIUM GRAVEOLENS L.) TERHADAP PENCEGAHAN PENINGKATAN KADAR IL-1β PADA TIKUS MODEL ISCHEMIA-REPERFUSION INJURY Afifah, Afifah; Muflikhah, Khusnul; Ati, Viva Ratih Bening
Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman
Publisher : Program Studi Ilmu Gizi, Jurusan Kesmas Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.532 KB) | DOI: 10.20884/1.jgps.2019.3.2.2311

Abstract

Ischemia-reperfusion injury (IRI) is the condition that disrupted the blood supply to the organ followed by the restoration of blood flow. IRI in the kidneys promotes the inflammatory cascade. Interleukin-1? (IL-1?) belongs to the most powerful pro-inflammatory cytokine that released in the early phase of IRI. Prevention of inflammation is one of the strategies for reducing kidney damage due to IRI. Celery (Apium graveolens L) is a natural resource that reported has anti-inflammatory and antioxidant effects. This study aimed to investigate the effect of duration of the administration ethanol extract of celery on IL-1? level in the IRI rat model. Twenty-five rats male Sprague Dawley, 2-3 months old were divided into 5 groups: Sham operations (SO, n=5), Ischemia-reperfusion (IR, n=5), celery 1000 mg/ kg BW for 7 days before IR (IR7) (IR7, n=5), 14 days before IR (IR14, n=5), 28 days before IR (IR28, n=5). The IL-1? level was assessed using the ELISA. Data were analyzed using One-way ANOVA (p<0.05). The results showed that the mean of IL-1? levels in the IR7 group (5.99±4.28 ng/L) and R14 (4.68±2.64 ng/L) were lower than IR group (8.19±5.36 ng/L), while the R28 group (9.05 ± 4.38 ng/L) was higher than the IR group (8.19±5.36 ng/L). In conclusion, the administration of celery ethanol extract 1000 mg/ kg BW for 7 days and 14 days can prevent the increase of IL-1? level in the IRI rat model.   Ischemia-reperfusion injury (IRI) adalah suatu keadaan yang terjadi ketika suplai darah sebagian atau seluruh organ terganggu diikuti pemulihan aliran darah. IRI pada ginjal memicu terjadinya inflamasi. Interleukin-1? (IL-1?) termasuk sitokin pro-inflamasi paling kuat yang keluar selama fase awal IRI. Pencegahan terhadap inflamasi merupakan strategi untuk menurunkan kerusakan ginjal akibat IRI. Seledri merupakan salah satu bahan alam yang diketahui mempunyai efek antiiflamasi dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan mengetahui efek lama waktu pemberian ekstrak etanol seledri terhadap pencegahan peningkatan kadar IL-1? pada tikus model IRI. Sebanyak 25 ekor tikus jantan Sprague Dawley, 2-3 bulan, dikelompokkan menjadi 5, yaitu Sham Operation (SO, n=5), Ischemia-reperfusion (IR, n=5), seledri 1000 mg/kgBB selama 7 hari sebelum IR(IR7, n=5), 14 hari sebelum IR(IR14, n=5), dan 28 hari sebelum IR(IR28, n=5). Kadar IL-1? diukur menggunakan metode ELISA. Data dianalisis dengan One Way ANOVA (p<0,05). Rerata kadar IL-1? pada kelompok IR7 (5,99±4,28 ng/L) dan IR14 (4,68±2,64 ng/L) lebih rendah dibandingkan dengan kelompok IR (8,19±5,36 ng/L), sedangkan kelompok IR28 (9,05±4,38 ng/L) lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok IR (8,19±5,36 ng/L). Pemberian ekstrak etanol seledri 1000 mg/kgBB selama 7 hari dan 14 hari dapat mencegah peningkatan kadar IL-1? pada tikus model IRI.
The protective effect of celery (Apium graveolens L.) ethanol extract on anemia in 5/6 subtotal nephrectomy rat model Afifah, Afifah; Muflikhah, Khusnul; Lestari, Tri; Sutrisna, Eman; Kirana, Ajeng; Prastiwi, Sindy Devi
Universa Medicina Vol 39, No 1 (2020)
Publisher : Faculty of Medicine, Trisakti University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.807 KB) | DOI: 10.18051/UnivMed.2020.v39.12-18

Abstract

BackgroundAnemia is a frequent complication of chronic kidney disease (CKD). Anemia in CKD is associated with reduced quality of life, increased cardiovascular disease, cognitive impairment, and mortality. Therefore it is necessary to find an alternative agent for preventing anemia in CKD. Celery is one of the natural substances that have anti-inflammatory, antioxidant, and antihypertensive pharmacological effects. Based on the mechanism of CKD and its progression, celery is thought to prevent anemia in CKD. This research was aimed at evaluating the protective effect of celery extract against anemia in a CKD rat model. MethodsThis was an experimental laboratory study using 25 male Sprague Dawley rats, aged 2-3 months, they were randomized into 5 groups, namely group A, sham operation; group B, subtotal nephrectomy; group C, D, E, subtotal nephrectomy + 250, 500, 1000 mg/kg BW ethanol extract of celery, respectively. The administration of celery extract was performed 14 days before and 14 days after induction of 5/6 subtotal nephrectomy. The hematological parameters (Hb, RBC, Ht, MCV, MCH, MCHC) and serum creatinine level were measured at the end of the study. Data were analyzed with One Way ANOVA and Kruskal-Wallis test followed by Mann-Whitney test at p<0.05. ResultsThere were no significant differences between groups in Hb, RBC, Ht, MCV (p>0.05) and significant differences between groups in MCH and MCHC (p<0.05). The highest levels of Hb, RBC, and Ht were found in group C.ConclusionCelery ethanol extract at a dose of 250 mg/kg BW/day may prevent anemia in the CKD rat model.
ARSIP ELEKTRONIK DALAM MENANGANI PENCATATAN SURAT MASUK DAN SURAT KELUAR DENGAN PROGRAM MICROSOFT ACCESS Suryani, Yosi; Afifah, Afifah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 24, No 1 (2018): JANUARI - MARET
Publisher : LPM Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakArtikel ini membahas tentang permasalahan-permasalahan yang terjadi pada dua mitra binaan yang berhubungan dengan kearsipan dan pencatatan surat masuk dan surat keluar dan memberikan solusi dalam bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Mitra yang dipilih adalah instansi yang berada di Kota Padang, yaitu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Dinas Perindustrian Kota Padang. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah memberikan pemahaman tentang pentingnya kegiatan mengarsip yang benar dan merancang aplikasi secara elektronik untuk pencatatan surat masuk dan surat keluar pada kedua dinas. Hasil yang diperoleh dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah terjadinya perubahan mindset tentang pentingnya pengarsipan yang baik dan benar serta peserta pelatihan memahami dan menguasai aplikasi dengan merancang pencatatan surat masuk dan surat keluar pada instansi masing-masing sesuai kebutuhan dalam mengarsipkan dan memudahkan penemuan kembali surat apabila suatu saat dibutuhkan.Kata Kunci: Pelatihan, Arsip Elektronik, Microsoft Access, Surat Masuk, Surat KeluarAbstractThis article discusses the problems that occur in the two partners who are associated with archives and recording incoming and outgoing mail and providing solutions in the form of community service activities. Partners selected are agencies located in Padang city, namely the Investment and Integrated Service Agency as well as the Industrial Agency. The purpose of community service is to provide an understanding of the importance of proper archiving activities and to design electronic applications for incoming and outgoing mail records on both departments. The results obtained by the existence of community service activities is the change of mindset about the importance of good and correct archiving and training participants understand and master the application by designing the recording of incoming letter and outward letter at their respective agencies as needed in archiving and facilitate the rediscovery of letters when needed future.Keywords: Training, Electronic Archives, Microsoft Access, Incoming Letter, Outward Letter
SERUNDENG UBI SEBAGAI SALAH SATU PELUANG USAHA DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA: STUDI KASUS PADA USAHA MARISA DI KOTA PADANG Afifah, Afifah; Suryani, Yosi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 22, No 3 (2016)
Publisher : LPM Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang permasalahan-permasalahan yang terdapat dalam mitra binaan dan memberikan solusi bagi mitra tersebut dalam bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Mitra yang dipilih yaitu UKM Marisa yang memproduksi serundeng ubi. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah merubah pola kerja dan proses produksi serta pembenahan aspek pemasaran yang menjadi faktor utama permasalahan dalam UKM tersebut. Metode pelaksanaan kegiatan dibagi dalam dua cara. Bidang produksi dilakukan dengan mengubah cara berproduksi secara manual menjadi proses produksi menggunakan mesin, sedangkan bidang pemasaran dengan memberikan pemahaman pentingnya kemasan dan merek yang menarik untuk sebuah produk. Hasil yang diperoleh dengan adanya pengabdian pada masyarakat adalah terjadinya peningkatan kualitas produksi serundeng ubi, penggunaan kemasan produk yang sesuai dengan standar serta desain merek yang menarik dan informatif. Dengan perubahan yang terjadi, maka permasalahan yang dihadapi mitra sudah dapat teratasi dan diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan perekonomian UKM Marisa.
PROSES PENGATURAN SERTA PEMELIHARAAN KERANGKA KERJA TATA KELOLA TI DI DINAS KOMINFO KOTA MAKASSAR BERDASARKAN COBIT 5 Tjongarta, Sandhy; AP, Irfan; Afifah, Afifah
STMIK KHARISMA Makassar Vol 2 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Komputer jTriste
Publisher : P3M STMIK Kharisma Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keingintahuan penulis terhadap seberapa besar  tingkat kematangan Tata Kelola TI pada Kantor Kominfo Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja CobIT 5 yang sangat sesuai dalam penerapan Tata Kelola (Governance). Penelitian ini bertujuan melakukan analisa  proses pengaturan serta pemeliharaan tata kelola TI di instansi pemerintahan di Kota Makassar, yang berkaitan dengan transparansi pengadaan sistem informasi. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan kuesioner dimana data diolah dan diuji validitas dan reabilitasnya menggunakan PSPP.  Hasil dari penelitian ini menunjukkan proses tata kelola TI pada kondisi saat ini berada pada level (Partially Achieved) sebagian tercapai Kata Kunci : Tingkat Kematangan Tata Kelola TI REFERENCE : [1] AP, Irfan. 2012. tata kelola TI untuk proses pengelolaan layanan pihak ketiga pada penyedia web hosting Makassartech dotcom menggunakan framework cobit 4.1. Lianto BJoko, 2012. Surabaya: prosiding semnas manajemen teknologi XV, MMT-ITS. [2] AP, Irfan. 2013. penyelarasan tujuan bisnis dan tujuan teknologi informasi untukpemilihan proses evaluasi dalam internal control TI berdasarkan control objective forinformation and related technology (cobit). udinus, semarang: prosiding semnas semantik2013. [3] LOINA LALOLO KRINA P. 2003. INDIKATOR & ALAT UKUR PRINSIP AKUNTABILITAS,TRANSPARANSI & PARTISIPASI. Jakarta: SEKRETARIAT GOOD PUBLICGOVERNANCE BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL. [4] Faisal, S. 2005. ILMU-ILMU SOSIAL - METODOLOGI PENELITIAN. Jakarta: RajaGrafindo Persada. [5] Gary Harfy. 2006. using IT governance and ConIT to deliver value with IT and respond tolegal, regulatory and compliance challenges. ELSEVIER 2006. [6] Isaca. 2012. CobIT 5 Enebling Proces. USA: Isaca.[7]  2012. CobIT 5 Framework. USA: Isaca.[8] Isaca. 2012. CobIT 5 Implementation. USA: Isaca.[9] Isaca. 2012. CobIT 5 Self Assesment Guide. USA: Isaca.[10] IT Governance Intitute/ITGI. 2007. IT Governance Implementation Guide, Using CobIT and Val IT. Illinois: Information System Audit and Control Association.[11] Kaseger, S. V. 2014. mengukur tigkat kematangan tata kelola TI pada proses kejelasan dampak resiko dan sumber daya teknologi informasi berdasarkan framework cobit 4.1studi kasus : koperasi telkomsel wilayah sulmalirja. Makassar: Kaseger, Strerry Valencia. [12] Pemerintah Kota Makassar. (n.d.). Pemerimtah Kota. Retrieved Januari 5, 2015, fromSitus Pemerintah Kota Makassar: http://www.makassarkota.go.id/ [13] Van Grembergen, W. 2008. Implementing Information Technology Governance:Models,practices and cases. Hershey PA: IGI Publishing.
STUDI AKTIVITAS ENZIM PENCERNAAN LARVA IKAN KUWE, Gnathanodon speciosus YANG DIPELIHARA DENGAN JENIS PAKAN AWAL BERBEDA Aslianti, Titiek; Afifah, Afifah
Jurnal Riset Akuakultur Vol 7, No 1 (2012): (April 2012)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.385 KB) | DOI: 10.15578/jra.7.1.2012.49-59

Abstract

Upaya kontinuitas produksi benih ikan kuwe, Gnathanodon speciosus telah dilakukan namun sintasan yang diperoleh belum stabil. Jenis dan ukuran pakan pada larva stadia awal seringkali menjadi penyebab utama kegagalan produksi benih. Aktivitas enzim pencernaan diketahui sangat terkait dengan jenis pakan yang dikonsumsi larva sehingga berdampak terhadap pertumbuhan dan sintasannya. Enzim protease, amilase, dan lipase merupakan indikator biologis yang dapat menunjukkan kesesuaian jenis pakan yang dikonsumsi larva melalui kemampuannya untuk mencerna. Penelitian bertujuan untuk mengetahui aktivitas enzim pencernaan larva ikan kuwe yang diberi ransum pakan awal berbeda yaitu rotifer, gonad kerang, dan kuning telur ayam. Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan acak lengkap 3 perlakuan dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas enzim protease, amilase, dan lipase pada ketiga perlakuan mempunyai korelasi positif terhadap pertumbuhan. Aktivitas enzim pencernaan cenderung meningkat pada saat larva mulai menerima pakan eksogen (D-2), kemudian menurun pada D-3–D-7 selanjutnya relatif stabil hingga akhir penelitian (D-30). Pakan awal kuning telur menghasilkan pertumbuhan (TL = 13,3±1,77 mm) dan sintasan benih (55,42%) paling tinggi daripada rotifer (TL = 10,6±1,51 mm; SR 52,42%) maupun gonad kerang (TL = 12,7±2,67 mm; 52,45%). Hasil penelitian diharapkan dapat meningkatkan produksi benih sebagai pasok yang kontinu dalam mendukung pengembangan budidaya.
PEMANFAATAN MINYAK BUAH MERAH, Pandanus conoideus Lam DAN CAROPHYLL PINK DALAM RANSUM PAKAN YUWANA IKAN KAKAP MERAH, Lutjanus sebae Aslianti, Titiek; Afifah, Afifah; Suastika, Made
Jurnal Riset Akuakultur Vol 4, No 2 (2009): (Agustus 2009)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.093 KB) | DOI: 10.15578/jra.4.2.2009.191-200

Abstract

Ikan kakap merah, Lutjanus sebae termasuk komoditas budidaya yang banyak diminati konsumen. Kualitas benih untuk pembesaran selain ditentukan dari ukuran dan performansi fisik, juga berdasarkan warna ikan. Dalam penelitian ini telah dilakukan 4 perlakuan pakan yang diperkaya dengan Minyak Buah Merah (MBM) dan Carophyll Pink (CP) yaitu: (A) 10 mL MBM/kg pakan; (B) 10 mL MBM+1,4 g CP/kg pakan; (C) 1,4 g CP/kg pakan, dan (D) Kontrol. Hewan uji adalah yuwana kakap merah dengan rata-rata panjang dan bobot tubuh awal 11,32±0,76 cm dan 37,56±7,22 g. Ikan ditempatkan dalam bak fiber kapasitas 5 m3 dengan kepadatan 200 ekor/bak dan diberi pakan 2 kali sehari secara ad libitum serta dipelihara selama 2 bulan dengan pergantian air 200%-300%/hari. Kualitas yuwana diamati pada akhir penelitian melalui pengukuran panjang dan bobot tubuh, sedangkan performansi warna diamati dengan kamera digital dan dianalisis secara diskriptif menggunakan Microsoft Adobe Photoshop 8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MBM dan CP dapat dimanfaatkan dalam ransum pakan guna meningkatkan pertumbuhan dan performansi warna yuwana kakap merah. Pakan yang mengandung 10 mL MBM+1,4 g CP menghasilkan sintasan 94%, kenaikan pertumbuhan panjang dan bobot mutlak 58,92% dan 281%, konversi pakan 0,82 serta performansi yuwana berwarna merah cerah dengan nilai persentase rata-rata sebesar 89,58%±0,07%.Red emperor snapper, Lutjanus sebae is one of high demanded cultured fishes. The quality of seeds does not only depend on size and performance of fish, but also depends on fish color. A feeding experiment was conducted during two-months period by adding red fruit oil (RFO) and carophyll pink (CP) to every kilogram of pellet fed as the treatment i.e. (A) 10 mL RFO/kg feed; (B) 10 mL RFO+1.4 g CP/kg feed; (C) 1.4 g CP /kg feed and (D) Control. Two hundred seeds with initial total length of 11.32±0.76 cm and 37.56±7.22 g of body weight were stocked in a fiber glass tank of 5 m3. Feeding frequency was twice a day and water exchanged was around 200%-300%/day. The seed quality was observed at the end of the experiment. Growth data analyses were done using Microsoft® Excel software and color performance was recorded using a digital camera and color analyses were conducted using Microsoft Adobe Photoshop 8. The results showed that the RFO and CP had a significant role in increasing the growth and performance of red snapper seeds. 10 ml of RFO + 1.4 g CP gave the best growth performance with 94% for survival rate, 58.92% for total length and 281% for body weight gain, feed conversion ratio was 0.82 respectively, and fish had brighter red color which was counted for 89.58%±0.07% from the total population.