Articles

ATTITUDES, BELIEF, AND BARRIERS OF INDONESIAN ONCOLOGY NURSES ON PROVIDING ASSISTANCE TO OVERCOME SEXUALITY PROBLEM Afiyanti, Yati
Nurse Media Journal of Nursing Vol 7, No 1 (2017): (JUNE 2017)
Publisher : Department of Nursing, Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.454 KB) | DOI: 10.14710/nmjn.v7i1.15124

Abstract

Background: Sexuality and problems related to sexuality have been identified as components of nursing care by the nursing profession, nurse educators, other disciplines and patients.Purpose: This study aimed to describe the attitudes and beliefs of the Indonesian oncology nurses towards providing sexual care for the patients with cancer.Methods: The study used a descriptive design. Using convenient sampling method, 135 oncology nurses from three hospitals in Jakarta, Indonesia participated in this study.Results: Over 85% of the nurses believed that discussing sexuality with patients is a taboo and private issue. More than 90% of nurses understood that giving a patient permission to talk about sexual concerns is a nursing responsibility. About 73.3% nurses had beliefs that most hospitalized patients are too sick to be interested in sexuality and agreed that sexuality should be discussed if only the patient initiates it. However, more than 70% of the nurses believed that the patients expect nurses to ask about their sexual concerns.Conclusion: This study revealed that inappropriate attitude and belief of nurses on sexuality aspect of their patients might become a barrier in facilitating the needs of cancer patients to manage the sexuality problem caused by cancer and the treatment. Nurses need to overcome those various barriers so that they can increase the quality of life of the cancer patients.
APLIKASI TEORI KEPERAWATAN COMFORT KOLCABA DAN ADAPTASI ROY PADA KLIEN DENGAN NEOPLASMA OVARIUM KISTIK Larasati, Lela; Afiyanti, Yati; Kurniawati, Wiwit
JEN (Journal Educational of Nursing) Vol 2, No 1 (2019): JOURNAL EDUCATIONAL OF NURSING(JEN)
Publisher : Akademi Keperawatan RSPAD Gatot Soebroto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.086 KB) | DOI: 10.37430/jen.v2i1.8

Abstract

Peran perawat maternitas dalam merawat klien dengan neoplasma ovarium kistik adalah dengan menerapkan asuhan keperawatan komprehensif yang bertujuan untuk memberikan kenyamanan, ketentraman, dan kelegaan bagi klien baik secara fisik, psikologi, sosial, dan spiritual. Teori yang dapat digunakan adalah teori kenyamanan Kolcaba dan teori adaptasi Roy. Dua dari lima kasus kelolaan menjalani pembedahan, sedangkan tiga kasus sisanya harus menunda untuk dioperasi dan harus memperbaiki keadaan umum terlebih dahulu karena adanya anemia dan harus menjalani transfusi darah. Pembedahan yang dilakukan adalah HTSOB, lympadenektomi, adhesiolisis, dan appendiktomi.Diperoleh data, tiga kasus dengan hasil CA 125>35 U/ml, satu kasus dengan CA 125
PENGALAMAN PEREMPUAN DALAM MEMPEROLEH HAK REPRODUKSI PADA MASA KEHAMILAN DAN NIFAS Azza, Awatiful; Hamid, Achir Yani S; Afiyanti, Yati
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 14, No 1 (2011): March
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.653 KB) | DOI: 10.7454/jki.v14i1.51

Abstract

Studi fenomenologi ini dilakukan untuk menggali pengalaman perempuan dalam memperoleh hak reproduksinya selama masakehamilan dan nifas. Data diperoleh melalui wawancara mendalam yang dilengkapi catatan lapangan terhadap delapan partisipanyang pernah hamil dan melahirkan di Desa A, Jember. Hasil penelitian ini melaporkan bahwa ada beberapa hak reproduksi yangbelum diperoleh perempuan diantaranya hak menentukan pilihan pendamping hidup, hak membuat keputusan dalam menentukanjumlah dan jarak kelahiran anak, belum menikmati hubungan seks, serta belum mempunyai kebebasan berpikir dan membuatkeputusan dalam mencari bantuan kesehatan. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa sepanjang masa kehamilannya perempuanbanyak mendapat dukungan dari keluarga. Pelayanan preventif dan promotif hendaknya dapat memenuhi hak tersebut.
VALIDASI RUMUS TAKSIRAN BERAT JANIN (TBJ) UNTUK PREDIKSI BERAT BADAN LAHIR BERDASARKAN TINGGI FUNDUS UTERUS IBU HAMIL Gayatri, Dewi; Afiyanti, Yati
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 10, No 1 (2006): March
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.894 KB) | DOI: 10.7454/jki.v10i1.169

Abstract

AbstrakKetersediaan fasilitas dan sarana pelayanan pemeriksaan ultrasonografi di rumah sakit masih terbatas. Hal ini berarti diperlukan suatu cara alternatif untuk memantau pertumbuhan berat janin jika fasilitas USG tidak tersedia. Salah satu cara yang mudah dan sederhana untuk memperkirakan berat janin adalah mengukur Tinggi Fundus Uteri (TFU). Studi ini menguji validitas penggunaan rumus TBJ Gayanti dalam memprediksi berat badan lahir berdasarkan tinggi fundus uteri ibu hamil. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah potong lintang dimana pengambilan data dilakukan satu kali pengukuran yang dilakukan sesaat sebelum melahirkan. Secara umum dapat disimpulkan bahwa rumus TBJ dapat dipakai untuk memprediksi berat badan lahir. Setelah dianalisis lebih lanjut, diketahui bahwa korelasi antara rumus TBJ dengan berat lahir aktual sebesar 0,793, hasil yang sama ditemukan antara rumus Modifikasi Niswander dengan berat lahir aktual. Hasil korelasi ini bermakna pada alpha 5%. Ditemukan bahwa ada hubungan yang cukup kuat antara hasil prediksi dengan memakai rumus baik TBJ maupun Modifikasi Niswander dengan berat lahir aktual namun bila ditinjau dari kemudahan penggunaan rumus maka rumus TBJ lebih mudah diingat dibandingkan dengan rumus Modifikasi Niswander. Rekomendasi untuk penelitian berikutnya perlu dilakukan validasi terhadap rumus TBJ dengan menggunakan desain, jumlah sampel dan teknik penarikan yang lebih baik untuk meningkatkan validitas dan reliabitas hasil penelitian sehingga hasil yang diperoleh dapat digeneralisir untuk populasi Indonesia. AbstractAvailability of USG facility is still limited at hospital. It is necessary the alternative way on monitoring fetal birth weight, however, the USG is not available. Measurement height of the fundus is the simple way in estimating the fetal birth weight. This study was to examine the validity of using estimated fetal birth weight in predicting fetal birth weight that based on height of fundus. The design of this study was a cross-sectional. The collection of data was carry out in one way measurement while before the birth of baby. Generally, it can be concluded that TBJ rule can be used to predict the fetal birth weight. The result of the study revealed that there is the significant correlation between the prediction using TBJ and the Niswander?s modified rules (p = 0.793, ?= 0.05). However, TBJ rule is easier to be reminded than the Niswander?s rule. For further study, it is recommended to validate TBJ rule using better design, number of sample, and data collection. It is important to increase validity and reliability of the result study so that this result study can be generalized for all Indonesian population
PENGGUNAAN LITERATUR DALAM PENELITIAN KUALITATIF Afiyanti, Yati
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 9, No 1 (2005): March
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.664 KB) | DOI: 10.7454/jki.v9i1.157

Abstract

AbstrakPenggunaan literatur baik pada penelitian kuantitatif maupun pada penelitian kualitatif mutlak diperlukan. Literatur digunakan untuk memberikan suatu gambaran hal-hal yang telah diketahui dan yang belum diketahui dari suatu fenomena khusus. Penelusuran dan peninjauan ulang berbagai literatur yang relevan dengan suatu topik penelitian dapat dilakukan sebelum, selama dan setelah dilakukannya proses pengambilan dan analisis data penelitian tersebut. Khususnya pada penelitian kualitatif, penggunaan literature memiliki berbagai tujuan berdasarkan jenis penelitian kualitatif yang dilakukan. Secara umum, untuk mempertahankan kealamiahan data, penggunaan literatur secara ekstensif dilakukan setelah penelitian dilakukan. AbstractEither in quantitative research or in qualitative research, using the literature is critical. It is conducted to generate a picture of what is known and not known about a particular situation. Searching and reviewing of the relevant literature of the study could be conducted before, during, and after the data collection and analysis of the study. In qualitative research particularly the purpose conducting the literature review varies, based on the type of study to be conducted. In general, to keep the scientific nature of data, using the extensive literature should be conducted after the study has been conducted.
PENGALAMAN DAN PERILAKU SUAMI DALAM MENUNGGU ISTRI MELAHIRKAN DENGAN SEKSIO SESAREA TIDAK TERENCANA Misrawati, Misrawati; Setyowati, Setyowati; Afiyanti, Yati
Jurnal Ners Indonesia Vol 1, No 1 (2010)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.807 KB) | DOI: 10.30652/jni.v1i1.6935

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan grounded theory yang akan menggali lebih dalam pengalaman dan perilaku suami dalam menunggu istri melahirkan dengan seksio sesarea tidak terencana. Populasi dalam penelitian ini adalah suami yang menunggu istri melahirkan dengan seksio sesarea tidak terencana di rumah sakit Koja Jakarta. Jumlah sampel enam orang yang memenuhi kriteria inklusi dan telah mencapai saturasi data. Pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara mendalam dan telaah literatur. Setelah analisa data kualitatif, peneliti mendapatkan lima tema, antara lain: 1. Suami merasakan cemas dan marah dalam mengambil keputusan segera terhadap persalinan seksio sesarea tanpa rencana, 2. Hal ini disebabkan karena persepsi suami terhadap ancaman keselamatan istri dan anaknya, 3. Beberapa faktor yang mempengaruhinya kondisi kecemasan suami diantaranya ketidaksediaan dana dan informasi yang tidak jelas dari tenaga kesehatan, 4. Kondisi ini mempengaruhi perilaku suami dalam menunggu istri melahirkan, dengan strategi dan kopingnya, sehingga, 5. Suami mengharapkan tenaga kesehatan untuk memberikan informasi yang jelas, komunikatif dan bersikap tenang. Untuk itu perlu pelaksanaan program kelas prenatal khusus ibu beserta pasangannya dan melaksanakan asuhan keperawatan dengan melibatkan peran serta suami.
TERAPI ALQURAN MEMINIMALKAN RISIKO DEPRESI IBU HAMIL DENGAN FETAL ANOMALY: PENERAPAN EVIDENCE BASED PRACTICE Tobing, Vella Yovinna; Afiyanti, Yati; Budiati, Tri
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 1 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.224 KB) | DOI: 10.30652/jni.v9i1.7598

Abstract

Kehamilan dengan fetal anomaly menimbulkan distres pada orang tua, terlebih jika kehamilan tersebut merupakan kehamilan yang sangat diharapkan dan sudah direncanakan. Stres yang dirasakan karena adanya pengalaman tidak menyenangkan berupa kehilangan dapat memberikan dampak berupa trauma pada kehamilan berikutnya. Studi kasus ini dilakukan pada dua pasien yang didiagnosa mengalami fetal anomaly pada kehamilannya yang berlokasi di salah satu rumah sakit rujukan Nasional. Studi kasus ini dilakukan dengan mengaplikasikan evidence based practice (EBP) yang dilakukan dari masa kehamilan sampai dengan masa postpartum. Umumnya, ibu dan keluarga merasakan kesedihan, kecemasan, membutuhkan informasi terkait kelainan dan juga dilema dalam membuat keputusan terkait terminasi kehamilan. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat dilakukan untuk meminimalisir dampak kehilangan yaitu dengan melakukan pendekatan spiritual. Metode pelaksanaan EBP terkait pendekatan spiritual pada studi ini adalah dengan mendengarkan bacaan Alquran. Edinburgh Postnatal Depression Scale digunakan sebagai alat ukur untuk menilai risiko depresi, dengan pertimbangan skala ini berisi pertanyaan yang sedikit dan mudah untuk dianalisis. Hasil penerapan EBP, terdapat perubahan nilai skala depresi menuju kearah positif, sehingga mendengarkan bacaan Alquran dapat dijadikan salah satu intervensi bagi perempuan yang didiagnosis mengalami kehamilan dengan fetal anomaly untuk meminimalisir risiko depresi.
STUDI FENOMENOLOGI: PENGALAMAN SUAMI DALAM MENGHADAPI KEHAMILAN PERTAMA PASANGANNYA Lestari, Widia; Rustina, Yeni; Afiyanti, Yati
Jurnal Ners Indonesia Vol 1, No 1 (2010)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.716 KB) | DOI: 10.30652/jni.v1i1.6937

Abstract

Salah satu pengalaman suami dalam menghadapi kehamilan pertama pasangannya adalah pemberian dukungan pada istri. Penelitian ini dilakukan di kota Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif, yang bertujuan untuk mengeksplorasi fenomena tentang pengalaman suami dalam menghadapi kehamilan pertama pasangannya. Sebanyak lima orang partisipan berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil analisis menghasilkan lima tema utama, yaitu: 1) respon suami terhadap kehamilan istri, 2) makna kehamilan istri yang pertama kali bagi suami, 3) peran suami pada kehamilan, 4) dampak kehamilan terhadap kehidupan suami, dan 5) bentuk pelayanan kesehatan yang diharapkan suami dari petugas pelayanan kesehatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengalaman suami dalam menghadapi kehamilan pertama pasangannya adalah senang menerima kehamilan, adanya perasaan khawatir akan keselamatan janin, berusaha mencari informasi tentang kehamilan, turut merasakan gejala kehamilan yang dirasakan istri seperti mual serta ngidam, meningkatkan semangat dalam kerja, adanya perasaan bangga sebagai laki-laki normal, tanggung jawab menjadi bertambah, berusaha menjaga kesehatan dan kehamilan istri, mempersiapkan diri menjadi ayah dan mempersiapkan dana, adanya perubahan dalam hubungan seksual, adanya peningkatan perhatian dan kasih sayang serta keharmonisan hubungan rumah tangga, dan adanya keinginan untuk mendapatkan pengetahuan tentang kehamilan dari petugas kesehatan. Berdasarkan hasil penelitian ini, pelibatan suami dalam kelas prenatal perlu dilakukan dan ditingkatkan sehingga suami dapat mempersiapkan diri untuk menjalani peran barunya.
PENGALAMAN SPIRITUAL PEREMPUAN DENGAN KANKER SERVIKS Susanti, Dwi Dahlia; Hamid, Achir Yani S; Afiyanti, Yati
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 14, No 1 (2011): March
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.013 KB) | DOI: 10.7454/jki.v14i1.52

Abstract

Studi kualitatif fenomenologi ini dilakukan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang pengalaman spiritualperempuan dengan kanker serviks dalam konteks asuhan keperawatan kanker serviks dan bagaimana perempuan dengan kankerserviks memaknai pengalaman tersebut. Partisipan dipilih dengan metode purposif sebanyak enam perempuan dengan kankerserviks yang dirawat di sebuah RS di Jakarta. Data diperoleh dengan melalui wawancara mendalam dan dilengkapi catatanlapangan. Analisis data dengan teknik Colaizzi menghasilkan sepuluh tema. Hasil penelitian ini mengungkapkan kehidupanperempuan dengan kanker serviks diawali dengan ketidakpastian dan mengalami penderitaan sepanjang hidupnya tetapisemangat, keyakinan akan Tuhan, dan harapan menjadikan kehidupannya lebih pasti. Hasil penelitian ini memberikan implikasiterhadap pelayanan keperawatan untuk meningkatkan pelaksanaan asuhan keperawatan yang holistik terhadap klien dengankanker serviks.
VALIDITAS DAN RELIABILITAS DALAM PENELITIAN KUALITATIF Afiyanti, Yati
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 12, No 2 (2008): July
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.702 KB) | DOI: 10.7454/jki.v12i2.212

Abstract

AbstrakPenilaian kualitas suatu temuan penelitian, baik kuantitatif maupun kualitatif memerlukan pembahasan tentang keabsahan data/validitas (trustworthiness) dan reliabilitasnya. Secara tradisional, penilaian validitas dan reliabilitas dalam penelitian kuantitatif telah memiliki standar baku yang mengacu pada pengujian isi dan kegunaan alat ukur yang dipakai untuk memperoleh data temuannya. Namun, pada penelitian kualitatif, kedua aspek penilaian ini masih menjadi isu yang dipertanyakan, terutama ketika mempertanyakan keilmiahan temuan-temuan metode tersebut. Sesuai pengalaman penulis, aspek validitas dan reliabilitas dapat menjelaskan berbagai teknik operasional yang mendukung rigoritas (ketepatan) data yang dihasilkan dalam penelitian kualitatif, yaitu kredibilitas, dependabilitas, konfirmabilitas, dan transferabilitas. AbstractThe quality evaluation in research findings, both of quantitative and qualitative, needs a demonstrated trustworthiness and rigorist. Traditionally, validity and reliability evaluating in quantitative research focus on standardized data collection instruments. However, the validity and reliability in qualitative research, is still a questionable issue, especially when asking about scientific findings of the work. Moreover, both of the validity and reliability describe operational techniques supporting the rigor of the work: credibility, dependability, conformability, and transferability.