Mohammad Iqbal Ahnaf
Center for Religious and Cross-cultural Studies (CRCS) Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Indonesia

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

MENYAMBUT ERA KEBANGKITAN AGAMA Ahnaf, Mohammad Iqbal
Jurnal Kawistara Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Sekolah Pascasarjana UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.376 KB)

Abstract

Peran agama dalam kehidupan politik, baik di tingkat nasional atau internasional nampaknya semakin tak terbantahkan. Buku ini menyajikan argumen dan fakta yang menunjukkan  transformasi ini. Klaim ini sebenarnya bukanlah hal baru. Sebelumnya tidak sedikit karya ilmiah yang menunjukkan apa yang disebut dengan gejala era kebangkitan agama (the ressurgence of religon). Revisi terhadap teori sekalerisasi yang datang dari salah satu pendukung utama teori, yaitu Peter L. Berger. Pada tahun 1998 ia mengeluarkan buku berjudul The Desecularization of the World: A Global Overview (1999) yang dimaksudkan untuk merevisi teori dia sebelumnya bahwa seiring modernisasi agama akan semakin kehilangan relevansi. Keyakinan terhadap Tuhan akan digeser olah rasio yang dapat menjelaskan banyak hal yang selama ini dipahami melalui narasi keagamaan.
ISU-ISU KUNCI UJARAN KEBENCIAN (HATE SPEECH): IMPLIKASINYA TERHADAP GERAKAN SOSIAL MEMBANGUN TOLERANSI Ahnaf, Mohammad Iqbal; Suhadi, Suhadi
Harmoni Vol 13 No 3 (2014): September-Desember 2014
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Kehidupan Keagamaan Kementerian Agama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hate speech has become a serious ‘challenge’ for Indonesia’s democratization process. Political openness has allowed various forms of speech and writing with a variety of messages; this has included narratives that encourage hostility toward other groups. Hate speech is frequently associated with the occurrence of violent acts against religious minorities. The demand for the government to act decisively against hate speech is getting stronger. However, the prohibition of hate speech in Indonesia is not a simple thing. Many people have expressed concern that enforcing a law against hate speech will recreate the repression of the past era where SARA was used to suppress political opposition. Additionally, defining hate speech and regulating it is also controversial. This paper is an initial effort to start a discussion about policy options to deal with the threat of hate speech, either by the state or by social movements. This paper describes dangerous forms of hate speech for a multicultural democratic country like Indonesia, the conceptualization of hate speech, laws in Indonesia related to hate speech and the experiences of a number of democratic western countries in dealing with hate speech. Finally, this paper proposes actions can be done by social movements to respond to hate speech.
MENYAMBUT ERA KEBANGKITAN AGAMA Ahnaf, Mohammad Iqbal
Jurnal Kawistara Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Sekolah Pascasarjana UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.376 KB) | DOI: 10.22146/kawistara.3965

Abstract

Peran agama dalam kehidupan politik, baik di tingkat nasional atau internasional nampaknya semakin tak terbantahkan. Buku ini menyajikan argumen dan fakta yang menunjukkan  transformasi ini. Klaim ini sebenarnya bukanlah hal baru. Sebelumnya tidak sedikit karya ilmiah yang menunjukkan apa yang disebut dengan gejala era kebangkitan agama (the ressurgence of religon). Revisi terhadap teori sekalerisasi yang datang dari salah satu pendukung utama teori, yaitu Peter L. Berger. Pada tahun 1998 ia mengeluarkan buku berjudul The Desecularization of the World: A Global Overview (1999) yang dimaksudkan untuk merevisi teori dia sebelumnya bahwa seiring modernisasi agama akan semakin kehilangan relevansi. Keyakinan terhadap Tuhan akan digeser olah rasio yang dapat menjelaskan banyak hal yang selama ini dipahami melalui narasi keagamaan.