Articles

Found 7 Documents
Search

PERNIKAHAN HAMIL DI LUAR NIKAH DALAM PERSPEKTIF KOMPILASI HUKUM ISLAM (KHI) DAN FIQIH ISLAM DI KANTOR URUSAN AGAMA (STUDI KASUS DI KOTA KUPANG) Aladin, Aladin
Masalah-Masalah Hukum Vol 46, No 3 (2017): MASALAH-MASALAH HUKUM
Publisher : Faculty of Law, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.206 KB) | DOI: 10.14710/mmh.46.3.2017.239-248

Abstract

Perkawinan merupakan  bagian dari  dimensi  kehidupan yang  bernilai  ibadah sehingga  menjadi sangat  penting. Manusia  yang  telah  dewasa,  dan  sehat  jasmani  serta rohaninya pasti membutuhkan teman hidup untuk mewujudkan ketenteraman, kedamaian dan  kesejahteraan  dalam  hidup berumah  tangga. Realitas kehidupan  masyarakat  tidak  dapat  dihindari  adanya hamil diluar nikah. Hamil diluar nikah adalah tindakan yang pada dasarnya sangat tidak dianjurkan oleh agama, karena agama mengajarkan manusia pada kebajikan, namun demikian praktek ini masih banyak kita jumpai di masyarakat.Masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Mengapa terjadi perbedaan mengenai pernikahan hamil di luar nikah antara Kompilasi Hukum Islam (KHI) dan Hukum Islam (HI)?; (2) Bagaimana status hukumpernikahanwanitahamilakibatzinadenganlaki-laki yang menghamilinyamenurutKompilasi Hukum Islam (KHI)danfiqih Islam?.Kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1) Menurut KHI bahwa wanita yang hamil di luar nikah bisa langsung di nikahkan dengan laki-laki yang menghamilinya tanpa menunggu wanita itu melahirkan kandugannya. Sedangkan berdasarkan hukum Islam dalam hal ini pendapat Imam Malik dan Ahmad bin Hambali yang mengatakan tidak boleh melangsungkan pernikahan antara wanita hamil karena zina dengan laki-laki sampai dia melahirkan kandungannya. Perbedaan tersebut terjadi karena di pengaruhi oleh perbedaan dalil-dalil (Al-Qur’an dan Hadis) yang digunakan dalam menafsirkan permasalahan pernikahan hamil di luar nikah. KHI menjelaskan pernikahan hamil di luar nikah berdasarkan dalil Al-Qur’an surat An-nur ayat 3, Mazhab Syafi’i dan Hanafi, pendapat Abu Bakar, Umar dan Ibnu Abbas. Sedangkan Hukum Islam menggunakan dalil Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 11, 12, dan 176, surat At-Talaq ayat 4, Mazhab Maliki dan Ahmad bin Hambal; (2) KHI membolehkan menikahi wanita hamil akibat zina dengan laki-laki yang menghamilinya, menurut hukum Islam status hukum pernikahan wanita hamil akibat zina dengan laki-laki yang menghamilinya pun terjadi perbedaan pendapat diantara ke empat mazhab. Mazhab Hanafi dan Syafi’i membolehkan pernikahan wanita hamil akibat zina dengan laki-laki yang menghamilinya. Mazhab Maliki dan Hanbali melarang pernikahan wanita hamil akibat zina dengan laki-laki yang menghamilinya.
PERAN AKUNTAN DALAM MENGAWAL DAN MENCEGAH KRISIS KEUANGAN Wahyudi, RIza; Aladin, Aladin
EKSISTANSI Vol 1, No 2 (2009): Jurnal Eksistansi
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4502.453 KB)

Abstract

Keberadaan akuntan yang tergabung dalam Ikatan Akuntansi Indonesia  (IAI) oleh masyarakat luas dinilai mempunyai fungsi dan peran strategis dalam meningkatkan kualitas SPI dan efesiensi perekonomian nasional secara makro maupun mikro. Melalui hasil-hasil kerja yang berkualitas bail sebagai akuntan auditor maupun akuntan manajemen, diharapkan mampu melakukan cegah dini sekaligus memberikan kontribusi proses perbaikan terhadap perilaku bisnis yang merugikan jalannya roda perekonomian dan prospek dunia usaha yang dapat berdampak terjadinya krisis ekonomi nasional. Sebuah pelajaran penting dari krisis keuangan global adalah perlunya penegakan etika dan nilai-nilai luhur dalam menjalankan roda pemerintahan dan organisasi bisnis melalui penguatan implementasi system pengendalian intern yang dikawal oleh akuntan professional dan berintegrasi tinggi.akuntan,mengawal dan mencegah,krisis keuangan
prilaku biaya, biaya tetap, biaya variabel. aladin, aladin
EKSISTANSI Vol 3, No 3 (2011): Jurnal Eksistansi
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1493.892 KB)

Abstract

Artikel ini disusun dengan judul Pengaruh Analisis Prilaku Biaya Dalam Pengambilan Keputusan Manajemen, dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana prilaku biaya dalam aktivitas perusahaan dapat mempengaruhi kebijakan dalam pengambilan keputusan manajemen.   Pembahasan dalam tulisan ini dimulai dengan melihat kemungkinan-kemungkinan yang paling sederhana mengenai reaksi biaya terhadap perubahan output, biaya tetap, biaya variable dan biaya semi variable dan prilaku biaya umumnya dihubungkan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan suatu biaya. Selanjutnya pembahasan difokuskan pada ketiga faktor yang mempengaruhi biaya tersebut yaitu: pengaruh manajemen terhadap biaya, karakteristik biaya dihubungkan dengan keluarannya, pengaruh perubahan volume kegiatan terhadap biaya, metode-metode yang digunakan untuk mengelompokkan biaya serta mengambil suatu kesimpulan dari ketiga faktor yang mempengaruhi prilaku biaya tersebut.
STRUKTUR PENGENDALIAN INTERN, AUDIT ALADIN, ALADIN
EKSISTANSI Vol 2, No 2 (2010): Jurnal Eksistansi
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1238.954 KB)

Abstract

Dalam masyarakat segala keputusan mengenai perekonomian didasarkan atas informasi yang tersedia pada waktu keputusan itu diambil. Informasi yang dipergunakan untuk proses pengambilan keputusan itu haruslah dapat dipercaya. Informasi yang tidak dapat dipercaya akan menyebabkan tidak efisiennya pemakai sumber-sumber dana, sehingga merugikan masyarakat dan merugikan para pengambil keputusan itu sendiri. Cara yang lazim untuk memperoleh informasi yang dapat dipercaya adalah meminta bantuan orang yang independen untuk melaksanakan verifikasi (audit). Jasa auditing mencakup perolehan dan penilaian bukti yang mendasari laporan keuangan suatu entitas. Pemeriksaan yang dilaksanakan oleh profesi Akuntan Publik atas laporan keuangan histories disebut dengan istilah auditing dan Akuntan Publik yang menghasilkan jasa auditing di sebut dengan istilah auditor. Atas dasar pertimbangan tersebut, maka pembahasan dalam tulisan ini dengan judul “Hakikat Pengendalian Intern dan Pentingnya Bagi Auditor”. Struktur pengendalian intern merupakan faktor menentukan kendala laporan keuangan yang dihasilkan oleh entitas. Oleh sebab itu, sebelum auditor melakukan audit atas laporan keuangan, standar pekerjaan lapangan kedua mengharuskan pemahaman atas struktur pengendalian intern yang berlaku dalam entitas. Hasil pemahaman atas struktur pengendalian tersebut dapat digunakan sebagai dasar pertimbangan dalam menentukan dapat atau tidaknya sistem tersebut dipercaya,  sebagai dasar guna menetapkan perencanaan audit dan menentukan sifat, saat, dan lingkup pengujian yang akan dilakukan, sehingga dapat memberikan keyakinan memadai bahwa laporan keuangan  disajikan secara wajar sesuai dengan prinsip akuntansi berterima umum.
The Correlation of Maternal Factors and The Quality of Antenatal Care Services With Low Birth Weight Babies In Health Facilities Level I Aladin, Aladin; Edison, Edison
Journal of Midwifery Vol 3, No 1 (2018): Published on June 2018
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.556 KB) | DOI: 10.25077/jom.1.1.103-114.2018

Abstract

Infant Mortality Rate in West Sumatra still increased from 96 cases in 2015 becomes 111 cases in 2016. One of the contributors to this was the case of Low Birth Weight Babies (LBWB), wich is birth weight < 2500 grams. Causative factors of LBWB are derived from maternal factors because it is related to fetal growth, starting from the moment of conception until the baby is born. Maternal health is very influential towards the growth and development of the fetus. In addition, Antenatal Care is also require to monitor maternal health. Antenatal service care quality can detect the occurrence of risk in pregnancy. This study aims to determine the relationship of maternal factors based on maternal age, parity, distance of pregnancy, complications of pregnancy, economic status, nutritional status, anemia status, antenatal care implementation and the quality of antenatal care services with LBWB incidence on health facilities level 1 in Padang City.This study used a comparative cross-sectional design totalling 72 respondents consisting of a group of mothers who gave birth to babies with birth weight < 2500 grams and ≥ 2500 grams using consecutive sampling technique. Then conducted interviews and observations by using questionnaires as well as data processing were carried out using SPSS. The results showed there was a correlation between pregnancy complications (p = 0.033), anemia status (p = 0.016) and the implementation of antenatal care (p = 0.000) with the incidence of LBWB, while the unrelated were maternal age (p = 0.405), parity (p = 1,000), pregnancy distance (p = 1,000), economic status (p = 0.637), nutritional status (p = 0.326), and quality of antenatal care services (p = 0.812).The conclusion of this study is that there is no correlation between the quality of antenatal care services and the incidence of LBWB, and the implementation of antenatal care is the dominant factor related with the incidence of LBWB in Padang City.
Implementasi metode Global Trigger Tool IHI (Institute for Healthcare Improvement) untuk identifikasi kejadian tak diinginkan (KTD) di pelayanan kebidanan RSUD Pariaman Provinsi Sumatera Barat Aladin, Aladin; Kuntjoro, Tjahjono; Lestari, Trisasi
Majalah Kedokteran Andalas Vol 42, No 2 (2019): Published in May 2019
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.5 KB) | DOI: 10.25077/mka.v42.i2.p62-69.2019

Abstract

Kesalahan yang terjadi dalam proses perawatan medis berpotensi dan dapat menyebabkan cedera pada pasien yang merupakan peristiwa buruk. Institute for Healthcare Improved Global Trigger Tool adalah salah satu metode analisis retrospektif yang menggunakan "pencetus" atau "pemicu" untuk mendeteksi kemungkinan peristiwa buruk. Pentingnya rumah sakit dalam memberikan layanan dan dalam rangka meningkatkan perawatan kebidanan, maka IHI dapat menjadi alternatif jawaban masalah yang ada. Tujuan: Untuk mendeskripsikan distribusi frekuensi efek samping pada perawatan kebidanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pariaman berdasarkan metode IHI Global Trigger Tool. Metode: Penelitian ini merupakan studi kasus dengan desain penyelesaian masalah. Identifikasi instrumen insiden keselamatan pasien menggunakan alat Pemicu IHI digunakan untuk melakukan tinjauan rekam medis pasien sekunder data kebidanan RSUD Pariaman. Hasil: Ditemukan 41 (41,7%) pasien dengan pemicu (+) jumlah pemicu 92, rata-rata 2,04 pemicu per pasien. Ditemukan 9 (9,4%) pasien dengan efek samping 12, rata-rata 1:33 efek samping per pasien. Jumlah yang terluka adalah 12 dengan proporsi cedera parah sebanyak 16,7%. Karakteristik pasien yang paling banyak adalah 20-29 tahun (45,8%) dan umumnya terjadi dalam kasus rujukan darurat (70,8%). Simpulan: Tidak ada hubungan antara usia dan keberadaan pemicu sementara status rujukan secara signifikan terkait dengan pemicu. Unit layanan kamar kebidanan merupakan unit pemicu yang paling umum (43,9%), dan unit rawat inap adalah unit yang paling banyak terjadinya kejadian buruk (44,4%). Sedangkan unit perawatan intensif adalah unit di mana pemicunya berpotensi tertinggi untuk menjadi peristiwa buruk (100%). Hasil audit medis dalam rangka meningkatkan layanan dalam bentuk presentasi kasus salah satu pasien. Audit medis merupakan salah satu upaya untuk menemukan solusi perbaikan pelayanan kebidanan RSUD Pariaman.
HUBUNGAN TINGKAT ANSIETAS DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI S1 KEDOKTERAN UNIVERSITAS ANDALAS TAHUN 2019 Lufthi, Alma Sylvhanie; Yaunin, Yaslinda; Aladin, Aladin
JOURNAL OBGIN EMAS Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/aoj.4.1.86-94.2020

Abstract

Latar Belakang: Pendidikan kedokteran dikenal sebagai sebuah lingkungan yang menimbulkan stres yang dapat menyebabkan terjadinya ansietas pada mahasiswa. Pada mahasiswa tingkat akhir pre-klinik (tingkat empat) juga diwajibkan mengerjakan skripsi sehingga mahasiswa tingkat akhir akan mengalami ansietas walaupun sudah beradaptasi dengan lingkungan perkuliahan. Ansietas akan mempengaruhi fluktuasi kadar Folikel Stimulating Hormone (FSH) dan Lutenzing Hormone (LH) sehingga proses proliferasi dan sekresi mengalami pemendekan atau pemanjangan yang akan menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak teratur.Tujuan: Untuk mencari hubungan antara tingkat ansietas dengan sikus menstruasi pada mahasiswi tingkat empat S1 Kedokteran Universitas Andalas.Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan wawancara terpimpin terhadap 137 mahasiswa tingkat empat S1 Kedokteran. Tingkatan ansietas mahasiswi diukur dengan kuesioner  The Taylor Minnesota Anxiety Scale (TMAS), sedangkan siklus menstruasi ditentukan dengan kuesioner siklus menstruasi.Hasil: Analisis univariat menunjukan tingkat ansietas ringan sebanyak 47,4%, ansietas sedang sebanyak 19%, dan ansietas berat sebanyak 33,6%. Sedangkan hampir seluruh responden (76,6%) memiliki siklus menstruasi teratur, sedangkan sebagian kecil responden (10,2%) mengalami polimenorea. Hasil uji Chi-square menunjukkan p-value = 0,232 (p > 0,05).Kesimpulan: Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan tingkat ansietas dengan gangguan siklus menstruasi pada mahasiswi tingkat akhir Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.Kata kunci: stres, tingkat ansietas, siklus menstruasi