Articles

Found 30 Documents
Search

SIFAT FISIKOKIMIA DAN SENSORIS INSTANT STARCH NOODLE PATI AREN YANG DISUBSTITUSI DENGAN PATI TAPIOKA Alam, Nur
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 15, No 3 (2008)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.614 KB)

Abstract

The research aimed to identify the physico-chemical and sensory characteristics of aren instant starch noodle (ISN) substituted with 0, 5, 10, 15, 20, and 25% of tapioca starch.  The physicochemical and sensory characteristics observed were gelatinization level, water content, white degree, cooking rate, cooking loss, tensile strength, elongation, texture, performance, aroma, taste and viscosity.  Corn ISN was used as a comparison. The research results showed that the percentage of the tapioca starch that could substitute the aren starch was in the ranges of 5 – 20%.  Substituting with 20% tapioca starch could yield ISN most similar to the corn ISN in which physicochemical and sensory characteristics were acceptable to consumers.  However, the water content of the ISN resulted from the research still higher than that of standard category, therefore the time length for drying need to be prolonged.
PENGARUH BIJI KELOR (Moringa oleifera Lam) SEBAGAI KOAGULAN DARI BERBAGAI KETINGGIAN TEMPAT TUMBUH TERHADAP KUALITAS AIR SUNGAI PALU Waluyo, Subur; Sangadji, Muh. Nur; Alam, Nur
AGROTEKBIS Vol 6, No 6 (2018)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim is  to determine the effect of moringa seeds as coagulant harvested at various grow altitudes on water quality of the river and to get the best moringa seeds as coagulant that gives the best effect on the quality of palu river water. This study uses a completely randomized design (CRD) pattern of the factors that altitude grow consisting of 4 levels of elevation which is 36, 177, 340 and 639 m above sea level. Each treatment was repeated 4 times to obtain 16 experimental units. The data were analyzed statistically using variant analysis (ANOVA). If the treatment shows the significant effect or very significant continued with Test Honestly Significant Difference (HSD) at level 5 or 1 percent. The results showed that the coagulant moringa seeds were harvested at various grow altitudes showed very sgnificant effect on the quality of river water (pH, electrical conductivity, turbidity and total dissolved solids). Coagulant Moringa seeds of altitude grow 36 m above sea level provides the highest percentage increase of the quality of river water that lowers the pH of river water by 8.24, electrical conductivity 50.40%, turbidity 58.91% and 47.39% total dissolved solids
SIFAT FISIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK JELLY PADA BERBAGAI RASIO GULA PASIR-DAGING BUAH NAGA (Hylocereus polyrhizus Britt and Rose) wulandari, Sri; kadekoh, Indrianto; alam, Nur
AGROTEKBIS Vol 6, No 6 (2018)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of the ratio of juice fruit dragon - sugar on the physical properties of chemical and organoleptic jelly and to get the ratio of juice dragon - sugar were giving out the best impact on the physical, chemical and organoleptic jelly and to determine levels of Anthocyanins and vitamin C dragon fruit before and after process into jelly. The research was conducted from March to May 2017 in the Laboratory of Agro-Industry Faculty of Agriculture, Tadulako University. This study used a completely randomized design (CRD) 1 factor. Factor is the ratio of sugar - juice dragon comprising 7 levels a ratio of 110 g of dragon fruit : 50 g sugar, 100 g of fruit juice dragon : 60 g sugar, 90 g dragon fruit : 70 g sugar, 80 g dragon fruit juice : 80 g sugar, 70 g ratio dragon fruit juice : 90 g sugar, 60 g ratio dragon fruit juice : 100 g sugar, 50 g and the ratio of dragon fruit juice : 110 g sugar. The research results on softness, the degree of clarity, total soluble solid, the lowest score of aroma, color, hardness and taste, but had higherst levels of anthocyanins and vitamin C. Flavor jelly was highest in the treatment of dragon fruit juice 80 g : 80 g sugar. Treatment of 80 g of dragon fruit juice : 80 g sugar gave a better effect on the characteristics of the dragon fruit juice jelly. Levels of anthocyanins and vitamin C of fresh dragon fruit decreased after made into jelly. Anthocyanins levels were reduced by 69.33 to 82.44% and Vitamin C from 59.89 to 86.58%.
ANALISIS TITIK IMPAS DAN SENSITIVITAS TERHADAP KELAYAKAN FINANSIAL USAHATANI PADI SAWAH Sahara, Dewi; Alam, Nur; , Idris
Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Vol 10, No 2 (2007): Juli 2007
Publisher : Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research had been conducted in Langgomea Village, Konawe District, from June to December 2005. This research used a survey method and aimed to know the technology performance, expense structures and farming system income of upland rice farming system. The data, technology application, productivity, and farming system income were collected from filled questionnaires from 35 respondents. The results showed that the variety of technology application had been close to recommended technology as shown by a production of 4.68 ton/ha. On the basis of yield price Rp.1.350,-/kg, the farmers income can reached Rp.3.519.000,- with RCR 2.28 which means that the farming system was financially feasible. However, rice farming system is not sensitive to the change of production input price and decreasing price of paddy up to 15% though the farmers profitability obtained by farmers declines. Key words: upland rice, break event point, sensitivity, irrigation land   Penelitian bertujuan untuk melihat keragaan teknologi, struktur biaya dan penerimaan usahatani padi sawah di lahan irigasi telah dilakukan di Desa Langgomea, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, dari bulan Juni sampai Desember 2005 dengan menggunakan metode survei. Pengumpulan data dilakukan dengan panduan kuisioner terhadap 35 responden yang meliputi penerapan teknologi, produktivitas dan pendapatan usahatani. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif Hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaan penerapan teknologi di tingkat petani sudah mendekati teknologi yang dianjurkan sehingga produksi diperoleh sebanyak 4,68 ton/ha. Proporsi biaya tertinggi pada tenaga kerja luar keluarga yang mencapai 54,10% dari total biaya. Dengan harga gabah kering panen (GKP) sebesar Rp.1.350/kg maka pendapatan yang diterima petani sebesar Rp.3.519.000 dengan RCR 2,28 sehingga usahatani layak secara finansial. Usahatani padi sawah tidak peka terhadap perubahan kenaikan harga sarana produksi dan penurunan harga gabah hingga 15%, namun tingkat keuntungan yang diperoleh semakin menurun.Kata kunci: padi sawah, titik impas, sensitivitas, lahan irigasi
Perancangan Sistem Informasi Pendukung Laporan Absensi Elektronik BBPPKI Makassar Alam, Nur
Jurnal Penelitian Komunikasi, Informatika dan Media Massa Vol 16, No 1 (2013): April 2013
Publisher : BBPPKI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.139 KB)

Abstract

Pelaksanaan kebijakan pengisian daftar hadir berbasis elektronik di BBPPKI Makassar menyebabkan perlunya peran serta sistem informasi atau aplikasi guna mempermudah dalam hal pengelolaan dan pengisian form data pendukung laporan absensi elektronik. Perancangan aplikasi ini dilakukan melalui beberapa tahap yaitu pengumpulan data dengan studi kepustakaan dengan membaca aturan-aturan atau kebijakan mengenai penerapan absensi elektronik,  analisis data dengan menggunakan alat bantu pemodelan seperti bagan alir dokumen, diagram arus data  serta  desain sistem yang meliputi desain basis data, desain keluaran sistem serta desain masukan sistem. Hasil dari rancangan tersebut diharapkan mampu menghasilkan sebuah aplikasi yang mampu mempermudah pengelolaan absensi elektronik khususnya dalam menyiapkan dan mengisi form data pendukung dengan lebih simple, cepat dan akurat.
Potensi Penggunaan Koneksi Internet Instansi Pemerintah Bersama Masyarakat di Kota Makassar Alam, Nur
Jurnal Pekommas Vol 17, No 3 (2014): Desember 2014
Publisher : BBPSDMP KOMINFO MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.02 KB) | DOI: 10.30818/jpkm.2014.1170307

Abstract

Saat ini hampir seluruh instansi pemerintah maupun swasta telah melakukan penyewaan koneksi internet untuk memenuhi kebutuhan informasi masing-masing tak terkecuali pemerintah kota Makassar. Dengan sistem  pembayaran dan pemakaian internet bulanan membuat instansi pemerintah tetap mendapatkan koneksi internet diluar jam kantor atau hari libur. Hal ini minimbulkan kemubassiran mengingat pada waktu-waktu tersebut koneksi internet tidak termanfaatkan sementara kebutuhan masyarakat akan akses internet belum tercukupi dengan baik. Berdasarkan hal itu maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui potensi bandwidth internet instansi, Sumber Daya Manusia (pengelola jaringan), kebiasaan manajemen jaringan,waktu dan tanggapan terhadap ide pemakaian internet bersama masyarakat diluar jam kantor dan hari libur. Penelitian ini dilakukan melalui wawancara dan observasi secara langsung di 12 instansi pemerintah kota Makassar. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif untuk menggambarkan potensi-potensi tersebut. Potensi bandwidth internet instansi adalah sebesar 26,5 MBps, terdapat 5 instansi yang terbiasa melakukan manajemen dan monitoring bandwidth dan hanya 3 instansi terbiasa melakukan filtering website. Ketersediaan pengelola jaringan sudah 100% dengan 85% yang berlatar belakang pendidikan teknologi informasi, potensi waktu rata-rata 15-16 jam perhari dan 24 jam pada hari libur. Sepuluh dari dua belas instansi setuju apabila penggunaan internet bersama masyarakat diimplementasikan.
PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL KABUPATEN MAMUJU UTARA Alam, Nur
Katalogis Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Katalogis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.71 KB)

Abstract

The aim of this study; (1) untuk mengetahui and analyze the influence of intrinsic and extrinsic motivation simultaneously on the performance of employees at the Department of Energy and Mineral Resources of North Mamuju regency; (2) to assess and analyze the effect of intrinsic motivation partially on the performance of employees at the Department of Energy and Mineral Resources of North Mamuju regency; (3) to mengetahui menganalisis pengaruh extrinsic motivation partially on the performance of employees at the Department of Energy and Mineral Resources of North Mamuju regency. This type of research inikuantitatif. Population research staff at the Department of Energy and Mineral Resources of North Mamuju regency totaling 40 people with census sampling techniques so that the entire population sampled. Data collection techniques including observation, questionnaires, and documentation, and data analysis technique multiple linear regression. The results showed; (1) There is the influence of intrinsic and extrinsic motivation simultaneously on the performance of employees at the Department of Energy and Mineral Resources of North Mamuju regency with the influence of 62.9% and the level of the strong relationship between variables; (2) There is the influence of intrinsic motivation partially on the performance of employees at the Department of Energy and Mineral Resources of North Mamuju regency. Intrinsic motivation in this research are influenced by the recognition as recognition of the work ability, whereas the intrinsic motivation of employees who have indicated is a matter of individual responsibility as the completion of the work not on time; (3) There is the influence of motivation eksrinsik partially on the performance of employees at the Department of Energy and Mineral Resources of North Mamuju regency. Extrinsic motivation in this research are influenced by incentives, while extrinsic motivation is the employee who has not obtained adequate working facilities used.
Aplikasi Pemilihan Rute Alternatif Akibat Kemacetan Lalu Lintas di Kota Makassar Menggunakan Google API dan ASP.Net Alam, Nur; Amin, Mukhlis
Jurnal Pekommas Vol 18, No 2 (2015): Agustus 2015
Publisher : BBPSDMP KOMINFO MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.512 KB) | DOI: 10.30818/jpkm.2015.1180203

Abstract

Persoalan kemacetan yang semakin parah di Kota Makassar saat ini perlu segera diatasi. Penelitian ini berusaha memberikan sebuah solusi aplikasi pemilihan rute alternatif untuk mengatasi kemacetan. Aplikasi ini dapat menampilkan lokasi kemacetan yang sedang terjadi beserta jalur alternatif yang memungkinkan untuk dilalui agar terhindar dari kemacetan tersebut. Rute alternatif diperoleh berdasarkan layanan yang telah disediakan oleh Google API. Sistem ini menggunakan beberapa bahasa pemrograman sesuai jenis aplikasinya. Penentuan titik kemacetan dilakukan melalui telepon seluler dengan aplikasi berbasis android menggunakan bahasa pemrograman eclipse. Sementara itu, aplikasi untuk mendesain rute alternatif menggunakan Active Server Pages (ASP.Net). ASP.Net dikompilasi dan berbasis .Net framework sehingga dapat membuat aplikasi dalam berbagai macam bahasa yang mendukung .Net. Pengujian hasil implementasi sistem dilakukan dengan menggunakan metode black box. Hasil pengujian pada setiap halaman utama menunjukkan bahwa keluaran yang dihasilkan melalui beberapa skenario pengujian sudah sesuai dengan yang diharapkan yang berarti halaman-halaman tersebut dapat berjalan dengan baik.
Sifat Fisik-Kimia dan Organoleptik Bawang Goreng Palu pada Berbagai Frekuensi Pemakaian Minyak Goreng Alam, Nur; Rostiati, Rostiati; Muhardi, Muhardi
Agritech Vol 34, No 4 (2014)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.352 KB) | DOI: 10.22146/agritech.9433

Abstract

The objectives of the study were to determine the physical-chemical and organoleptic properties of Palu fried onions at the varying utilization frequency of cooking oil, i.e. F0 : fresh oil , F1 : 1 time of using , F2 : 2 times of using , F3 : 3 times of using , F4 : 4 times of using , F5 : 5 times of using and F6 : 6 times of using , the each level was replicated three times. The frequency of cooking oil utilization was significantly affected to decreasing color, texture, moisture content, oil content and panelist preference level on the crispness of Palu fried onions as well as increasing oxidation rate of unsaturated fatty acids at the cooking oil. Physical - chemical and organoleptic quality of Palu fried onions were obtained of the best fresh frying utilization cooking oil, 1, 2, and 3 times of using cooking oil , respectively. The use of cooking oil more than 3 times oxidized free fatty acids, so it is less feasible to use based on the life time and health aspects of fried onions.ABSTRAKTelah dilakukan penelitian untuk mengetahui sifat fisik-kimia dan organanoleptik bawang goreng Palu yang digoreng pada berbagai taraf frekuensi pemakaian minyak goreng yaitu F0: minyak segar, F1 : 1 kali pemakaian, F : 2 kali pemakaian, F 3 : 3 kali pemakaian, F4 : 4 kali pemakaian, F 5 : 5 kali pemakaian dan F : 6 kali pemakaian, setiap taraf diulang tiga kali. Frekuensi pemakaian minyak goreng pengaruhnya sangat nyata menurunkan warna, tekstur, kadar air, minyak dan tingkat kesukaan panelis terhadap kerenyahan bawang goreng Palu serta meningkatkan laju oksidasi asam lemak tidak jenuh  pada minyak goreng. Mutu fisik-kimia dan organoleptik bawang goreng Palu secara berturut-turut terbaik diperoleh dari penggorengan menggunakan minyak goreng segar, 1, 2 dan 3 kali pemakaian. Pemakaian minyak goreng > 3 kali, asam lemak bebas telah teroksidasi sehingga kurang layak untuk digunakan jika ditinjau dari aspek daya tahan simpan bawang goreng dan kesehatan.
Konstitusionalitas Penyadapan (Interception) Dengan Peraturan Pemerintah Dari Sudut Pandang Perlindungan Hak Asasi Manusia Alam, Nur
Jurnal Jatiswara Vol 27 No 3 (2012): Jatiswara
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahkamah Konstitusi sebagai The Guardian of Constitutions sekaligus pula sebagai lembaga yang dapat melindungi hak asasi manusia berwenang menguji Pasal 31 ayat (4) UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 5/PUU-VIII/2010 menyatakan bahwa sejatinya penyadapan (interception) adalah sebuah perbuatan melawan hukum. Hal ini dikarenakan penyadapan merupakan sebuah tindakan yang melanggar privasi orang lain dan oleh karenanya melanggar hak asasi manusia (HAM). Pengaturan penyadapan melalui Peraturan Pemerintah adalah tidak tepat. Bentuk Peraturan Pemerintah hanya merupakan pengaturan administratif dan tidak memiliki kewenangan untuk menampung pembatasan atas HAM.