Articles

Found 23 Documents
Search

ANALISIS KOMPARASI DAYA SAING EKSPOR LADA INDONESIA TERHADAP VIETNAM DAN MALAYSIA DI PASAR ASEAN Ariesha, Yurike; Alamsyah, Zulkifli; Malik, adlaida
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 22 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.669 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v22i1.8619

Abstract

This research is aimed to: 1) determine the development of pepper export from Indonesia, Vietnam, and Malaysia in ASEAN market from 2000-2015, 2) analyze export competitiveness of pepper from Indonesia, Vietnam, and Malaysia in ASEAN market from 2000-2015, 3) analyze the difference of pepper export competitiveness from Indonesia and Vietnam in ASEAN market from 2000-2015, and 4) analyze the difference of pepper export competitiveness from Indonesia and Malaysia in ASEAN market from 2000-2015. Type of research used is descriptive quantitative. The research data are total export value and pepper export value from world to ASEAN, pepper export and import value of Indonesia, Vietnam and Malaysia, and total export value of Indonesia, Vietnam, and Malaysia in 2000-2015. The data used are obtained from the official website of Food and Agriculture Organization, United Nations Commodity Trade, Central Statistics Agency, and Directorate General of Estate Crops. The results of the comparison competitiveness of Indonesia and Vietnam pepper exports showed that significant result from RCA (0.73), ECI (0.88), CMS (Commodity Composite Effect) (0.62), CMS (Market Distribution Effect) (0.55), and CMS (Competitiveness Effect) (0.59) is greater than the value of ? (0.05). Based on these calculations, it can be seen that there is no difference in comparative competitiveness, competitive competitiveness, commodity composition effect, market distribution effect, and competitiveness effect between Indonesia and Vietnam. However, the significant result of ISP (0.02) is smaller than the value of ? (0.05) which means that difference in the position of competitiveness from Indonesia greater than Vietnam. The same is true for the comparison competitiveness of Indonesia and Malaysia pepper exports, but the value of significant is different from the comparations of Indonesia and Vietnam.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RESPON AREAL KEDELAI DI PROVINSI JAMBI Gustiana, Gustiana; Alamsyah, Zulkifli; Sri Nurchaini, Dewi
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 21 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.951 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v21i2.8609

Abstract

The harvest area of soybeans tends to fluctuate since 2000-2015. The decrease in soybean harvest area caused by competitiveness or soybean price that less profitable than other food commodities. It is caused by declining interest of farmers to plant soybeans, it can be seen from the decline in the number of harvest area that steadily decreasing from year to year (BPS Province of Jambi, 2015). This research aims to determine the factors that influence the soybean area response in the Province of Jambi and elasticity in the short term and long term. The data used in this research is secondary data time series for 16 years (2000-2015). The problems in this research were analyzed by quantitative descriptive method using multiple linear regression analysis model. Elasticity calculated in the long term and short term. Based on the results of this research has known factors that influence the harvest area, that is the price of soybean in the previous year, the price of rice in the previous year, the price of corn in the previous year and harvested area in the previous year. In the short term and long term the soybean acreage is quite responsive to price changes, although in the short term not more responsive than the long term. It shows that the effect of price changes more responded by farmers to expand the acreage (extensification) than by increasing productivity (intensification).
IMPELEMENTASI PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PEDESAAN (PUAP) DI KECAMATAN MUARA SABAK TIMUR KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR Ningsih Sutrisno, Trias; Alamsyah, Zulkifli; Lubis, Arsyad
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 21 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.639 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v21i2.8603

Abstract

This study aims to: (1) Study PUAP program implementation by farmers in the Eastern District of Muara Sabak and (2) Analyzing socio-economic factors that influence the success of the PUAP program in East Muara Sabak. The data used are primary data obtained through interviews directly to related parties as well as questionnaires. PUAP Program implementation is presented descriptively quantitatively using statistical analysis techniques paired samples t test (paired sample t-test). Meanwhile, to analyze the socio-economic factors that influence the success of PUAP used multiple linear regression models. The results showed as much as 97.18% of farmers use PUAP funds for the purchase of fertilizers and pesticides in production activities. The remaining 2.8% of the funds used by farmers for consumption activities. Testing changes in farm incomes before and after the show PUAP t value of 8,574 with a significant level of 0.000. This shows there is a real and significant differences in farm income before and after the PUAP. While the test results PUAP factors that influence the success shows that a variable number of dependents, land and farming experience positive and significant impact on the success of PUAP. While the variables of age and education did not significantly influence the success of PUAP.
ANALISIS KOMPARASI PENDAPATAN USAHATANI KELAPA DALAM POLA MONOKULTUR DAN TUMPANG SARI DI KECAMATAN MENDAHARA KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR Wahyuni, Asih; Alamsyah, Zulkifli; Damayanti, Yusma
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 21 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.976 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v21i1.5094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis struktur biaya dan penerimaan usahatani kelapa dengan pola monokultur dan pola tumpangsari kelapa dengan pinang di Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjung Jabung Timur, (2) Melihat besarnya perbedaan pendapatan usahatani kelapa dalam petani yang menggunakan pola monokultur dan petani yang menggunakan pola tumpangsari. Pemilihan lokasi penelitian dengan pertimbangan lokasi penelitian merupakan daerah dengan luas tanam dan produksi terbesar di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Penelitian dilakukan dari tanggal 9 Januari 2014 sampai tanggal 9 Februari 2014 dengan metode simple random sampling. Daerah sampel penelitian yaitu Kelurahan Mendahara Ilir dan Desa Sungai Tawar dengan pertimbangan desa ini memiliki jumlah petani paling banyak dengan mengusahakan usahatani monokultur dan tumpangsari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pendapatan yang signifikan antara petani yang menggunakan pola monokultur dan pola tumpangsari, baik dalam hal penerimaan, biaya dan pendapatan usahatani. Penerimaan pada usahatani tumpangsari lebih besar dari penerimaan pada usahatani monokultur, begitu juga dalam hal biaya usahatani. Biaya usahatani pada tumpangsari lebih besar dari biaya usahatani pada monokultur. Meskipun biaya yang dikeluarkan pada usahatani pola tumpangsari lebih besar dari biaya usahatani yang dikeluarkan pada usahatani monokultur namun dengan adanya tambahan penerimaan dari usahatani pinang akan menyebabkan pendapatan pada usahatani tumpangsari juga lebih besar dari pendapatan usahatani monokultur. Kata Kunci : Monokultur, Tumpangsari, Kelapa Dalam
PROSES PENGADAAN BAHAN BAKU DAN ANALISIS NILAI TAMBAH PLYWOOD KAYU KARET (STUDI KASUS PADA PT. XYZ DESA SARANG BURUNG KABUPATEN MUARA JAMBI) Gulo, Revorman Gustiar; Alamsyah, Zulkifli; Elwamendri, .
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 16 No 2 (2013): Juli 2013
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.726 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v16i2.2784

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proses pengadaan bahan baku kayu karet di Kabupaten Muara Jambi serta menganalisa besarnya nilai tambah pengolahan kayu karet menjadi kayu lapis.  Penelitian dilakukan pada PT. XYZ di Desa Sarang Burung Kabupaten Muara Jambi selaku konsumen akhir dari kayu karet dan melakukan pengolahan kayu karet menjadi kayu lapis, penelitian dilakukan  pada tanggal  10-21 Januari 2013.penelitian ini menggunakan pendekatan komprehensif metode survey observasi serta studi kasus.  Data bersumber dari bahan primer, penelitian tentang pengadaan bahan baku kayu karet bersumber dari petani yang berada di Kabupaten Muara Jambi melalui wawancara langsung dengan dituntun oleh kuesioner, responden yang diambil merupakan petani yang menjual kayu karet kepada PT. XYZ selama periode penelitian.  Sementara analisis nilai tambah pengolahan kayu karet menjadi kayu lapis dilakukan pada PT. XYZ.  Pengolahan data dilakukan dengan metode deskriptif kulitatif yang menceriterakan proses pengadaan bahan baku kayu karet, sementara analisis nilai tambah menggunakan table Bantu metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan proses pengadaan bahan baku dilakukan dengan penebangan dan pembelian langsung ke lahan petani, melalui karyawan depo. Kebutuhan bahan baku kayu karet rata-rata pada PT. XYZ adalah sebesar 1281 m3 per bulan.  Dari hasil analisis nilai tambah diketahui bahwa besarnya nilai tambah pengolahan kayu karet menjadi kayu lapis adalah sebesar Rp.296.630,- per m3 bahan baku, dengan rasio nilai tambah sebesar 21,36% selama periode penelitian.  Dari analisis marjin nilai tambah diketahui pula bahwa balas jasa untuk faktor produksi paling besar diterima oleh sumbangan input lain sebesar 67,6% dan keuntungan perusahaan sebesar 25,15% sementara bagian tenaga kerja sebesar 7,26%. Kata kunci : pengadaan, nilai tambah, kayu lapis,kayu karet
ANALISIS INTEGRASI PASAR PINANG KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT Asbiliyah, .; Alamsyah, Zulkifli; naenggolan, Saidin
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 17 No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.859 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v17i2.2802

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi pasar pinang Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan pasar pinang Singapura. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan kuantitatif. Analisis data kuantitatif digunakan menggunakan metode error corection model yang meliputi uji Augmented Dickey Fuller (ADF), uji Johannsen, dan uji Kausalitas Granger untuk mengetahui hubungan kausalitas kedua pasar serta elastisitas transmisi harga antara pasar pinang Singapura dan pasar pinang Kuala Tungkal. Data yang digunakan adalah data time series. Software yang digunakan pada penelitian ini dibantu dengan menggunakan program Eviews. Dari Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pasar pinang Singapura dan pasar pinang Kuala Tungkal terintegrasi baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek artinya perubahan harga pinang di pasar Kuala Tungkal dipengaruhi oleh perubahan harga pinang di pasar Singapura. Perubahan 1% harga pinang di Singapura akan mempengaruhi perubahan harga pinang di pasar pinang Kuala Tungkal sebesar 0,38% dalam jangka pendek dan 1,67% dalam jangka panjang. Waktu penyesuaian perubahan harga pinang di pasar Kuala Tungkal terhadap harga pinang di pasar Singapura ditunjukkan oleh koefisien ? yang bernilai 0,57, yang berarti perubahan harga pinang di pasar Singapura akan menyebabkan perubahan harga pinang di pasar Kuala Tungkal dalam jangka panjang memerlukan waktu 15 hari. Di Singapura dan Kuala Tungkal, elastisitas transmisi harga pinang dalam jangka pendek bersifat inelastis dan dalam jangka panjang bersifat elastis. Kata Kunci : Integrasi Pasar, Pinang, Transmisi Harga
ANALISIS EFEKTIVITAS PASAR LELANG KARET DI KABUPATEN BUNGO PROVINSI JAMBI Stevan, James; Alamsyah, Zulkifli; naenggolan, Saidin
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 18 No 1 (2015): januari 2015
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.35 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v18i1.2814

Abstract

Karet merupakan komoditi unggulan pada subsektor  perkebunan yang terus menjadi perhatian pemerintah untuk dikembangkan dalam upaya meningkatkan tataniaga karet, pasar lelang karet merupakan suatu bentuk pasar yang teratur (organized market). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Efektivitas Pasar Lelang Karet Di Kabupaten Bungo Provinsi Jambi. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja dengan pertimbangan bahwa di Kabupaten Bungo ini merupakan kabupaten yang memiliki sembilan pasar lelang yang telah terdaftar di Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang tersebar di 17 kecamatan di Kabupaten Bungo. Adapun sampel diambil sebanyak 60 orang, dimana sampel petani yang menjual bokar ke pasar lelang dan petani yang menjual karet ke luar pasar lelang (pedagang pengumpul). Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui efektivitas pasar lelang karet menggunakan metode analisis margin pemasaran dan analisis bagian harga yang di terima petani pada setiap saluran tataniaga, selanjutnya di analisis menggunakan metode analisis indeks efisiensi teknis dan indeks efisiensi ekonomis. Dari hasil penelitian diketahui hasil analisis diketahui bahwa besarnya bagian harga yang diterima petani pada saluran I lebih tinggi dibandingkan saluran II, bagian harga yang diterima petani pada saluran I yaitu 93,02% dan saluran II yaitu 76,52%. Selanjutnya hasil analisis diperoleh nilai t-test hitung (equal variance assumed) adalah 14,599. Nilai t hitung > t tabel (14,599 >2,00172) bahwa terdapat perbedaan tingkat farmer share (mean diference) sebesar 16,50637 (93,0275-76,5211), dan perbedaan berkisar antara 14.24305 sampai 18.76968.Kata Kunci : Pasar lelang karet, Margin Pemasaran dan Farmer share
ANALISIS KOMPARASI PENDAPATAN USAHATANI KELAPA DALAM POLA MONOKULTUR DAN TUMPANG SARI DI KECAMATAN MENDAHARA KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR Wahyuni, Asih; Alamsyah, Zulkifli; Damayanti, Yusma
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 19 No 2 (2016): Jurnal Sosioekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.013 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v19i2.5025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis struktur biaya dan penerimaan usahatani kelapa dengan pola monokultur dan pola tumpangsari kelapa dengan pinang di Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjung Jabung Timur, (2) Melihat besarnya perbedaan pendapatan usahatani kelapa dalam petani yang menggunakan pola monokultur dan petani yang menggunakan pola tumpangsari. Pemilihan lokasi penelitian dengan pertimbangan lokasi penelitian merupakan daerah dengan luas tanam dan produksi terbesar di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Penelitian dilakukan dari tanggal 9 Januari 2014 sampai tanggal 9 Februari 2014 dengan metode simple random sampling. Daerah sampel penelitian yaitu Kelurahan Mendahara Ilir dan Desa Sungai Tawar dengan pertimbangan desa ini memiliki jumlah petani paling banyak dengan mengusahakan usahatani monokultur dan tumpangsari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pendapatan yang signifikan antara petani yang menggunakan pola monokultur dan pola tumpangsari, baik dalam hal penerimaan, biaya dan pendapatan usahatani. Penerimaan pada usahatani tumpangsari lebih besar dari penerimaan pada usahatani monokultur, begitu juga dalam hal biaya usahatani. Biaya usahatani pada tumpangsari lebih besar dari biaya usahatani pada monokultur. Meskipun biaya yang dikeluarkan pada usahatani pola tumpangsari lebih besar dari biaya usahatani yang dikeluarkan pada usahatani monokultur namun dengan adanya tambahan penerimaan dari usahatani pinang akan menyebabkan pendapatan pada usahatani tumpangsari juga lebih besar dari pendapatan usahatani monokultur. Kata Kunci : Monokultur, Tumpangsari, Kelapa Dalam
PROSPEK PENGEMBANGAN INDUSTRI HILIR PENGOLAHAN KARET DI PROVINSI JAMBI Napitupulu, Dompak M. T.; Alamsyah, Zulkifli; Elwamendri, Elwamendri
Jurnal Penelitian Karet JPK : Volume 32, Nomor 2, Tahun 2014
Publisher : Pusat Penelitian Karet - PT. Riset Perkebunan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/ppk.jpk.v32i2.160

Abstract

Karet alam telah diusahakan pada tingkat perkebunan karet rakyat di Provinsi Jambi sejak lebih dari seratus tahun yang lalu. Kontribusinya yang cukup besar terhadap perekonomian daerah menyebabkan karet alam dianggap sebagai salah satu komoditas unggulan Provinsi Jambi. Namun kontribusinya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat  khususnya petani produsen belum terlihat nyata. Penelitian ini ditujukan untuk mengidentifikasi persepsi petani karet rakyat terhadap pengembangan industri berbahan baku karet secara lokal dan mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan strategis yang dapat mempengaruhi pengembangan industri hilir pengolahan karet alam di Provinsi Jambi.  Penelitian ini dilakukan di tiga kabupaten sentra produksi karet alam di Provinsi Jambi yakni di Kabupaten Muaro Jambi, Bungo dan Sarolangun. Data dihimpun dengan metode survei dan dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Strategi pengembangan usaha didekati dengan metode analisis SWOT, sementara kelayakan pengembangan usaha dianalisis dengan menggunakan analisis arus dana (cash flow). Hasil analisis menunjukkan bahwa upaya pengembangan industri hilir berbahan baku karet alam direspons dengan sangat baik oleh petani karet rakyat. Pada umumnya (78,33%) responden setuju jika industri hilir pengolahan karet alam dikembangkan di lokasi penelitian. Hasil analisis lingkungan strategis menunjukkan terdapat dua faktor kekuatan, tiga faktor kelemahan, tiga faktor peluang dan dua faktor ancaman yang dapat mempengaruhi keberhasilan pengembangan industri pengolahan lateks pekat di lokasi penelitian. Diterima : 27 November 2013; Direvisi : 20 Februari 2014; Disetujui : 20 Mei 2014  How to Cite : Napitupulu, D., Alamsyah, Z., & Elwamendri. (2014). Prospek pengembangan industri hilir pengolahan karet di Provinsi Jambi. Jurnal Penelitian Karet, 32(2), 139-147. Retrieved from http://ejournal.puslitkaret.co.id/index.php/jpk/article/view/160
ANALISIS KINERJA KEUANGAN KOPERASI UNIT DESA DI KECAMATAN TEBING TINGGI KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT Gavinanda, Ayu Primadiptha; Alamsyah, Zulkifli; Nainggolan, Saidin
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 20 No 1 (2017): Jurnal Sosioekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.547 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v20i1.5039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadaan keuangan, kinerja keuangan dan manfaat yang dirasakan anggota Koperasi Unit Desa di Kecamatan Tebing Tinggi. Penelitian ini dilakukan pada KUD Suka Makmur, KUD Sawit Mandiri, KUD Karya Mandiri, KUD Karya Tani dan KUD Harapan Makmur dengan pendekatan rasio keuangan dan mendeskriptifkan manfaat yang dirasakan anggota. Kondisi keuangan menunjukkan bahwa KUD Suka Makmur, KUD Sawit Mandiri, KUD Karya Mandiri, dan KUD Harapan Makmur memiliki modal lebih besar dibandingkan dengan hutang yang ditanggung. Sedangkan KUD Karya Tani memiliki hutang yang lebih besar dibandingkan dengan modal yang dimiliki. Dari hasil perhitungan likuditas KUD di Kecamatan Tebing Tinggi mampu menjamin hutang yang dimiliki dengan aktiva lancar dan persediaan, namun KUD tidak mampu menjamin hutang dengan kas dan bank, karena KUD memiliki saldo kas yang kecil. Dari hasil perhitungan rasio solvabilitas menyatakan KUD mampu memenuhi kewajiban jangka panjangnya.Dari hasil perhitungan profitabilitas KUD mampu menghasilkan laba dari usaha yang dijalankan. Dari perhitungan rasio aktivitas KUD memiliki nilai perputaran dana pada persediaan, aktiva tetap dan dana pada piutang yang baik. Peran koperasi bertujuan untuk mensejahterakan anggota dengan memberikan manfaat sosial dan ekonomi. Berdasakan hasil penelitian KUD telah memberikan manfaat yang dapat dirasakan oleh anggota dengan baik, namun manfaat yang diberikan KUD Harapan Makmur masih kurang dirasakan oleh anggota, karena kurangnya terjalinnya komunikasi dengan anggota, kurangnya pelayanan, barang-barang yang dijual masih terbatas dan pembagian SHU yang dibagikan belum meringankan beban kebutuhan anggota. Kata Kunci : Koperasi Unit Desa, Kinerja Keuangan, Manfaat Sosial dan Ekonomi.