Articles

Found 34 Documents
Search

QUANTIFICATION OF ALUMINUM CONTENTS IN COOKED FOODSTUFFS FROM THREE REGIONS IN JAVA USING NEUTRON ACTIVATION ANALYSIS As'ari, Ahmad Hasan; Yusuf, Saeful; Alfian, Alfian
JURNAL TEKNOLOGI REAKTOR NUKLIR TRI DASA MEGA Vol 22, No 1 (2020): February 2020
Publisher : Pusat Teknologi Dan Keselamatan Reaktor Nuklir (PTKRN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/tdm.2020.22.1.5817

Abstract

Aluminum is widely available in nature and the third most abundant element on earth. Improper intake of aluminum can increase toxicity and correlate with Alzheimer's disease. One source of aluminum comes from food. In this study, aluminum content in foodstuffs was analyzed using neutron activation analysis. Various foodstuffs were purchased from markets in three regions in Java, namely Bangkalan (East Java), Magelang (Central Java), and Cianjur (West Java) and cooked at a temperature above 80°C until the ready-to-eat condition. The cooked samples were freeze-dried and irradiated in the G.A. Siwabessy research reactor with neutron flux of 5x1013 neutrons.m2.s-1. Post-irradiation samples were analyzed using gamma spectrometry. The results show that the aluminum contents in each foodstuff from one region have a strong correlation with other regions (Pearson correlation coefficient r>0.9, P<0.001), indicating that the distribution of aluminum content does not differ from one region to another. The staple food category has a relatively low aluminum content with an average value of 24 mg/kg and a maximum value of 35 mg/kg. The dish category has higher aluminum content with an average value of 51 mg/kg and a maximum value of 77 mg/kg. The vegetable category has the highest content with an average value of 156 mg/kg and a maximum value of 710 mg/kg owned by caisim. Caisim is interesting for further research because of its ability to store large amounts of several elements. In general, the intake of aluminum sourced from these foods is still below the allowed value.Keywords: Neutron activation analysis, Food safety and security, Alzheimer, Aluminum distribution, Pearson correlation
DISTRIBUSI LOGAM BERAT DALAM SEDIMEN DAERAH ALIRAN SUNGAI CIUJUNG BANTEN Mulyaningsih, Theresia Rina; Alfian, Alfian; Sutisna, Sutisna
JURNAL TEKNOLOGI REAKTOR NUKLIR TRI DASA MEGA Vol 14, No 3 (2012): Oktober 2012
Publisher : Pusat Teknologi Dan Keselamatan Reaktor Nuklir (PTKRN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan aktivitas masyarakat dan industri di sekitar Sungai Ciujung dapat berdampak terhadap penurunan kualitas Sungai Ciujung. Akibatnya peruntukan sungai untuk bahan baku air minum, irigasi dan perikanan sudah tidak sesuai lagi. Pemantauan kualitas sungai merupakan salah satu strategi proteksi lingkungan hidup, untuk itu diperlukan data yang memadai bagi Pemerintah guna melakukan perencanaan. Telah dilakukan penelitian distribusi logam berat di DAS Ciujung untuk mengetahui kualitasnya. Sejumlah cuplikan sedimen diambil dari beberapa titik sampling di DAS, berdasarkan identifikasi sumber pencemarnya. Sampling dibatasi pada batang tubuh Sungai Ciujung (tidak mencakup anak-anak sungai) dari Ciujung bagian hulu sampai dengan Ciujung bagian hilir ada 31 titik pengambilan. Analisis logam menggunakan teknik analisis aktivasi neutron dan AAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi logam Co, As, Sb, Cr, Fe, Mn, Zn, Pb, Cu, Ni dan Cd berfluktusi tergantung lokasi titik sampling. Konsentrasi tertinggi untuk logam tersebut ditemukan di daerah industri-1 dan hilir. Evaluasi berdasarkan faktor pengkayaan, faktor kontaminasi dan indeks geoakumulasi, disimpulkan bahwa pada daerah hulu kualitas masih bagus tidak terkontaminasi/tercemar. Daerah Industri-1, industri-2 dan Muara sudah terkontaminasi oleh logam Cd yang bersumber dari kegiatan manusia (antropogenik). Evaluasi berdasarkan indeks beban pencemaran menunjukkan bahwa perairan belum terkontaminasi, tetapi daerah muara, industri-1 dan industri-2 memiliki nilai indeks beban pencemaran yang hampir mendekati baseline level, sehingga monitoring kualitas perairan ke depan tetap perlu dilakukan.Kata kunci: Ciujung, AAN, unsur beracun, polutan, sedimen, DAS. Decrease of Ciujung river quality due to industry and community activities, leading to decreased quality of the river. As a result, river designation for raw drinking water, irrigation and fisheries are not suitable. Monitoring the quality of the river is one of the strategies for the environmental protection; therefore a suitable data should be required by government in a regional planning. A study of heavy metal distribution in the watershed Ciujung was carried out to determine its quality. Number of sediment samples was taken from several sampling points in the watershed, based on its pollutan sources identification. Sampling should be limited on main river (not including tributaries) from upstream to downstream river, there are 31 sampling points. Metal was analyzed using neutron activation analysis technique and AAS. The results showed that the distribution of metals Co, As, Sb, Cr, Fe, Mn, Zn, Pb, Cu, Ni and Cd fluctuate depending on the location. The highest concentrations of metals were found in downstream and industries-1 area. Evaluation based on the enrichment factor, contamination factor and index of geoaccumulation, ware concluded that the quality of upstream is still good has not contaminated / polluted. Industrial-1, industrial-2 area and the downstream ware contaminated by Cd metal source from human activity (anthropogenic). Evaluation based on pollution load index indicates that the river has not been contaminated, but the downstream, industry-1 and 2 areas has a value almost close IBT baseline level, therefore water quality monitoring in the future remains to be carried out. Key word: Ciujung, NAA, toxic elements, pollutan, sediment, watersheds.
Language Learning Strategies of High School Students alfian, Alfian
Media Akademika Vol 26, No 1 (2011)
Publisher : Media Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research has shown that there are many factors, such as gender, age, motivation, performance, culture and achievement that relate to language learning strategies. The majority of research about language learning strategies has been conducted in various countries, especially in university settings. However, there are few studies about language learning strategies conducted in Indonesia. Meanwhile, English is a compulsory subject in Indonesia, but many students are unsuccessful in learning it. This may be closely related to the strategies that students in Indonesia use to learn English. My research investigates language-learning strategies of EFL students at high schools in Jambi, Indonesia. The research examines the relationship between strategies used and gender. The research also emphasizes examining the strategies used by successful and unsuccessful language learners. Therefore, the study was conducted into two parts. The first part included 80 participants who responded to a questionnaire on language learning strategies (SILL). In the second part, 8 participants who were successful and unsuccessful learners were interviewed in order to understand the strategies that are used. The SPSS version 9.0 for Windows was used to analyze the quantitative data from the questionnaire; the qualitative data from interviews was analyzed by using thematic analysis. The result shows that there are no differences of language learning strategies preference between males and females. However, successful students used more strategies than unsuccessful students, especially cognitive and metacognitive strategies. Furthermore, all students frequentlyused social, cognitive and metacognitive strategies. My research led me to conclude that this model of strategies can be used by unsuccessful language learners to help them learn English.
Dampak Sertifikasi Guru terhadap Peningkatan Mutu Proses Pembelajaran: Studi Kasus di MAN Model Jambi alfian, Alfian; Suraya, Eli; yusraini, Yusraini
Media Akademika Vol 26, No 2 (2011)
Publisher : Media Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program sertifikasi guru telah berjalan setidaknya lima tahun di Indonesia. Program ini diberikan kepada guru yang telah memenuhi standar profesional. Selain dibutuhkan syarat-syarat tertentu untuk mendapatkannya, bagi guru yang telah lulus sertifikasi mendapatkan insentif tambahan. Dengan demikian, guru dirangsang untuk menjadi profesional yang berujung pada meningkatnya kualitas pembelajaran. Artikel ini melihat pelaksanaan sertifikasi guru di MAN Model Jambi, apakah program tersebut benar-benar berdampak pada mutu proses pembelajaran. Berdasarkan wawancara terhadap guru, kepala sekolah, siswa, dan pengawas, observasi di MAN Model Jambi, serta studi dokumentasi, didapat bahwa para guru telah memahami apa sesungguhnya program sertifikasi, bagaimana semestinya mereka bekerja setelah sertifikasi, dll. Kenyataannya, mereka belum sepenuhnya melaksanakan sesuai tuntutan sertifikasi. Walhasil, dampak sertifikasi terhadap peningkatan mutu proses pembejaran tidak terlalu signifikan
SIMULASI KARAKTERISTIK MOTOR BLDC UAV Sartika, Erwani Merry; Muliady, Muliady; Alfian, Alfian
JTEV (Jurnal Teknik Elektro dan Vokasional) Vol 5, No 1.1 (2019): Edisi khusus prosiding FORTEI 2019
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.705 KB)

Abstract

Pada paper ini menjelaskan karakteristik motor BLDC UAV dari model. Simulasi dibuat mewakili model dari motor BLDC UAV yang kemudian digunakan untuk melihat karakteristik dari motor. Identifikasi hasil model motor BLDC UAV digunakan untuk membandingkan dengan model hasil karakteristik motor BLDC UAV. Hasil data pengamatan menunjukkan khususnya untuk model arus armature masih cukup besar terdapat perbedaan cukup besar dibandingkan model kecepatan rotor. Diperlukan identifikasi dengan metode yang berbeda agar dihasilkan model yang lebih tepat.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN APLIKASI AUGMENTED REALITY BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN UNITY UNTUK PEMBELAJARAN STRUKTUR ATOM SENYAWA ORGANIK HIDROKARBON Alfian, Alfian; Hamid, Marsud; Suhardi, Iwan
Indonesian Journal of Educational Studies Vol 21, No 2 (2018): Indonesian Journal of Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijes.v21i2.8642

Abstract

This study aims to produce a design of augmented reality learning media atomic structure of hydrocarbon organic compounds. This research uses Research and Development (R & D) research methods with prototyping development models, through the needs collection phase, prototyping, system coding, system testing, evaluation, and system use. Software testing focuses on functionality, maintainability, portability, and usability aspects. This research results in (a) Android-based learning media that are mobile, interactive and easy to use so that they can be used by students to study whenever and wherever (b) the results of testing with the criteria "Very Worthy" on aspects of functionality, meet the testing aspects of maintainability; the criteria for "Very Good" on the portability aspect; and the criteria for "Very Good" on testing usability aspects
IMPLEMENTASI MOTION GRAFIS VIDEO ANIMASI 2D UNTUK PENGENALAN NIRMANA Reno, Terrence; Siahaan, Arta Uly; Alfian, Alfian
JOURNAL OF DIGITAL EDUCATION, COMMUNICATION, AND ARTS (DECA) Vol 1 No 2 (2018): Journal of Digital Education, Communication, and Arts (DECA)-September 2018
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.189 KB) | DOI: 10.30871/deca.v1i2.859

Abstract

One of the purpose information technology nowadays is to deliver the information in an interesting way. For example, the using of animation tend to be more interesting to present the information. This project created a 2D animation for introducing Nirmana. Some steps were conducted to finish this product starting with creating the storyboard namely finding the idea and arranging the synopsis, continuing with creating the character sketch and storyboard. After completing this step, the next step is making animation by using Adobe After Effect Software. It is started with editing and composing based on the scene by using Adobe Premiere Pro. Project software. For the final step, the researcher intends to test the using this 2D animation by applying motion graphics as the media for teaching Nirmana to the children. This 2D animation is presented with a colorful layout and completed by voice effect for getting the children?s attention.
EFISIENSI PENGGUNAAN DINAMIT PADA MINYAK DAN GAS BUMI DALAM SURVEI SEISMIK 3D KABUPATEN INDRAMAYU Alfian, Alfian
Jurnal Geomine Vol 5, No 1 (2017): Edisi April
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.938 KB) | DOI: 10.33536/jg.v5i1.97

Abstract

Peledakan dari variasi berat dinamit pada minyak dan gas bumi merupakan tahap awal dalam mengetahui kualitas data seismik. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui gelombang, frekuensi dan penetrasi yang nantinya sebagai acuan dalam penggunaan dinamit pada daerah X. Berdasarkan hasil penelitian pengisian 3kg rerflektor pada target pencapaian cukup kuat dengan rentang frekuensi 6Hz -19Hz dengan dominan frekuensi 16 Hz pada energy -16dB dengan penetrasi 3800ms, pengisian 2,5kg rerflektor pada target pencapaian cukup kuat dengan rentang frekuensi 6Hz -19Hz dengan dominan frekuensi 15Hz pada energi -16dB dengan penetrasi  3700ms, pengisian 2kg reflektor pada target pencapaian cukup kuat dengan rentang frekuensi 6 Hz - 42Hz dengan dominan frekuensi 24Hz pada energi -16dB dengan penetrasi 3400ms, pengisian l,5kg reflektor pada target pencapaian cukup lemah dengan rentang frekuensi 6Hz - 50Hz dengan dominan frekuensi 24Hz pada energi -16dB dengan penetrasi 3400ms, pengisian l,5kg reflektor pada target pencapaian cukup lemah dengan rentang frekuensi 6Hz - 50Hz dengan dominan frekuensi 24Hz pada energi -16dB dengan penetrasi 3100ms, pengisian l kg reflektor pada target pencapaian cukup lemah dengan rentang frekuensi 6Hz - 44Hz dengan dominan frekuensi 24Hz pada energi -16dB dengan penetrasi 3300ms. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa objektif parameter test surveiy seismik dalam domain waktu berada pada sekitar 1200 - 2500ms dan pada daerah X merekomendasikan pengisian 2kg pada kedalaman 30m karena reflektor pada target pencapaian cukup kuat, frekuensi pada shot point tersebut menunjukkan dominan frekuensi yang cukup tinggi yaitu dengan rentang frekuensi 6Hz -42Hz dengan dominan frekuensi 24Hz pada energi -16dB dan penetrasi shot point tersebut menunjukan penetrasi yang cukup kuat dengan domain waktu 3400ms
PENILAIAN PENAWARAN TERENDAH YANG RESPONSIF PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH BERBASIS TEKNOLOGI KOMPUTASI Alfian, Alfian; Gussyafri, Haji
Jurnal Teknik Sipil Vol 13, No 3 (2015)
Publisher : Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v13i3.877

Abstract

Abstrak: Salah satu tahapan yang paling penting dalam proses pemilihan penyedia barang/jasa pemerintah adalah penetapan calon pemenang lelang. Perpres Nomor 54 Tahun 2010 (dan perubahannya) menyatakan bahwa ULP mengusulkan penawar terendah yang responsif sebagai calon pemenang. Tidak ada definisi dan rumusan yang jelas tentang “penawaran terendah yang responsif”, sehingga ketentuan tersebut memiliki peluang untuk diinterpretasikan secara berbeda menurut kepentingan pihak pengguna dan penyedia barang/jasa. Akibatnya, penetapan calon pemenang lelang cenderung bersifat subjektif, tidak baku, berlarut-larut, rentan terhadap praktik KKN, berpotensi menimbulkan kebocoran keuangan negara, dan berdampak buruk terhadap kinerja proyek-proyek pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mendesain suatu metode dan sistem yang dapat digunakan untuk menilai dan menetapkan harga penawaran terendah yang responsif secara ilmiah, mudah dioperasikan, memberikan hasil akurat dan seketika, sehingga dapat membantu Kelompok Kerja ULP pada seluruh Kementerian, Lembaga, SKPD, dan institusi lainnya di seluruh Indonesia dalam mengatasi berbagai persoalan empirik sehubungan dengan subjektifitas dan ketidakpastian dalam penetapan pemenang lelang. Rasio antara penawaran harga kontraktor dan pemenang lelang terhadap HPS diklasifikasi menurut interval kelas tertentu. Hasil penelitian ini menemukan bahwa penawaran harga pemenang lelang berada pada interval nilai 73% s/d 98% terhadap nilai HPS dan menghasilkan koefisien responsif c = 0,01161. Nilai ini menunjukkan bahwa keputusan penetapan pemenang lelang dilakukan secara subjektif, tidak memiliki kepastian, tidak baku, dan tidak konsisten. Harga penawaran yang responsif diformulasikan dengan  . Pemenang lelang ditetapkan yang memenuhi nilai terendah (Ci,min) pada kelas responsif  
ANALISA SENSITIVITAS PERTUMBUHAN LALU LINTAS DAN PROBABILITAS RISIKO PADA PEMBANGUNAN JALAN TOL KATEGORI PRIORITY PROJECT Alfian, Alfian
Jurnal Teknik Sipil Vol 12, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v12i3.626

Abstract

Pembangunan jalan tol di Indonesia dikembangkan melalui konsep kerjasama pemerintah dan swasta. Pengelolaan jalan tol oleh pihak swasta dibayang-bayangi oleh risiko dan ketidakpastian investasi. Pendapatan utama jalan tol berasal dari tarif tol yang dibayar oleh pengguna jalan tol. Oleh sebab itu, volume dan tingkat pertumbuhan lalu lintas selama masa konsesi merupakan unsur yang sangat berpengaruh terhadap tingkat pengembalian investasi. Rencana pembangunan ruas tol Pekanbaru–Kandis adalah salah satu ruas tol kategori priority project yang belum diminati oleh pihak swasta. Kajian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh volume dan tingkat pertumbuhan lalu lintas serta probabilitas risiko investasi, sehingga dapat digunakan sebagai salah satu pedoman dalam membuat keputusan investasi oleh calon investor dan kreditor. Jalan tol diasumsikan mulai beroperasi pada tahun 2016.Analisa dilakukan melalui simulasi dengan 10.000 iterasi pada tingkat pertumbuhan lalu lintas bervariasi antara 1% sampai 10%, tarif awal kendaraan Golongan I Rp. 490/km,dan masa konsesi selama 35 tahun. Hasil analisa melalui pendekatan stokastik memberikan informasi bahwa pembangunan ruas tol Pekanbaru – Kandis layak secara finansial pada tingkat pertumbuhan lalu lintas ≥ 10% dengan probabilitas risiko kerugian relatif rendah (percentile 1,71%). Kelayakan ini dipengaruhi oleh asumsi proyeksi volume lalu lintas di awal masa operasi yang cukup tinggi yaitu 15.274 kendaraan/hari. Jika investor membatasi probabilitas kerugian pada tingkat 5% (percentile 5%), maka investasi sangat berisiko bila pertumbuhan lalu lintas < 10% per tahun. Tingkat pertumbuhan lalu lintas kendaraan Golongan III, IV dan V merupakan faktor berisiko ranking ke-3 (di bawah SBI dan inflasi). Namun, tingkat pertumbuhan lalu lintas tidak memiliki pengaruh dan hubungan yang cukup signifikan terhadap Net Present Value.