Mufti Ali
the State Institute for Islamic Studies (IAIN) ‘Sultan Maulana Hasanuddin’ Serang Banten

Published : 18 Documents
Articles

Found 18 Documents
Search

How Did al-Suyuti Abridge Ibn Taymiyya’s Nasihat Ahl al-Iman fi al-Radd ‘ala Mantiq al-Yunan? Ali, Mufti
Al-Jamiah: Journal of Islamic Studies Vol 46, No 2 (2008)
Publisher : Al-Jamiah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.2008.462.279-301

Abstract

Al-Radd ‘ala ’l-Mantiqiyyin (an alternative title for Nasihat Ahl al-Iman) is a work composed by Ibn Taymiyya to demolish each principle of logic as well as to unravel the depravity of their foundation. Probably due to Ibn Taymiyya’s being genius, when he destroys those principles, he could not avoid himself to discuss digressively irrelevant topics dealing with theological as well as metaphysical issues. In a number of passages in al-Radd, he could not even hinder himself to make a good deal of repetitions. Therefore, al-Radd ‘ala’l-Mantiqiyyin is complex and difficult to use. The coherence of arguments that Ibn Taymiyya formulated is not solid and comprehensive. His criticism of logic is not penetrating as well. On the basis of my analysis of al-Suyuti’s method of abridgement of Ibn Taymiyya’s al-Radd, I argue that al-Suyuti succeeded in rendering Ibn Taymiyya’s sequence of ideas superior to that found in the original work of the latter. The result of this study confirms Hallaq’s argument that the overall result of al-Suyuti’s abridgement of Ibn Taymiyya’s al-Radd is ‘a more effective critique of logic than that originally formulated by Ibn Taymiyya
PENGARUH KONSENTRASI M-BIO TERHADAP KECEPATAN PENGOMPOSAN SAMPAH ORGANIK PASAR Surahman, Endang; Ali, Mufti; Fitriani, Rita
Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 2, No 1 (2017): Bioedusiana
Publisher : LP3MPM Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.823 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi M-Bio terhadap kecepatan pengomposan sampah sayur pasar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, penelitian dilakukan di Laboratorium Botani Jurusan Pendidikan Biologi FKIP Unsil selama empat bulan dari mulai persiapan sampai diperoleh kompos. Bahan yang digunakan dalam penelitian adalah sampah sayur pasar, dengan instrument berupa pedoman observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh konsentrasi M-Bio terhadap kecepatan pengomposan sampah sayur pasar, konsentrasi yang paling cepat pengomposannya adalah konsentrasi 0,1 M atau 10 ml M-Bio per 100 ml air gula.Kata kunci: konsentrasi, kecepatan, kompos, M-Bio, sampah
CHANGES IN THE USE OF LEISURE TIME AT NIGHT IN COLLEGE STUDENTS (CASE STUDY OF PADANG STATE UNIVERSITY STUDENTS) Ali, Mufti; Firman, Firman; Rusdinal, Rusdinal
e-Tech : Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan Vol 7, No 2 (2019): E-Tech
Publisher : Kurikulum Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.676 KB) | DOI: 10.24036/et.v7i2.107066

Abstract

The utilization of leisure time for every human being is different, it depends on work, habits, environment and many other factors it uses. Likewise with UNP students who use leisure time to do assignments, exercise and many others. The research used qualitative research. The method of data collection in this study also uses Observation, Interview and Documentation methods. The results of this study of the facts resulting from the trial of nighttime free time for unschooled students where there are three clarifications include: (1). Active students take advantage of time to search for lecture materials, lecture assignments, all information available on campus using smart phones, (2). High-class students prefer lifestyles that often sit with friends at a coFfe shop, snack, night club (discotheque), (3). Low-class students are more likely to hang out at the shops that provide free wifi.
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA KONSEP JAMUR Ali, Mufti
Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 3, No 2 (2018): Bioedusiana
Publisher : LP3MPM Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.523 KB) | DOI: 10.34289/bioed.v3i2.632

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh model discovery learning terhadap hasil belajar peserta didik pada konsep Jamur (studi eksperimen di kelas X SMA Negeri 8 Kota Tasikmalaya tahun ajaran 2017/2018). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2018 sampai dengan bulan Mei 2018 di SMA Negeri 8 Kota Tasikmalaya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pre eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIA SMA Negeri 8 Kota Tasikmalaya sebanyak dua kelas, dengan jumlah peserta didik sebanyak 178 orang. Sampel penelitian sebanyak 35 orang peserta didik di kelas X MIA 4 dan di kelas X MIA 3 sebanyak 36 orang peserta didik di SMA Negeri 8 Kota Tasikmalaya. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling (penentuan dengan pertimbangan tertentu). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar peserta didik pada konsep Jamur. Tes ini berupa pilihan majemuk sebanyak 30 butir soal dengan lima option. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t dengan taraf nyata α = 0,01. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh pengunaan model discovery learning terhadap hasil belajar peserta didik pada konsep Jamur di kelas X SMA Negeri 8 Kota Tasikmalaya tahun ajaran 2017/2018.
THE IMAGE OF THE HISTORY OF OPPOSITION AGAINST KALAM AND LOGIC REFLECTED IN MODERN LITERATURE Ali, Mufti
ALQALAM Vol 19 No 94 (2002): July - September 2002
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1376.186 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v19i94.1009

Abstract

Sikap para ulama Islam terhadap kalam, logika, serta filsafat Yunani, yang secara umum mereka sebut sebagai 'ulum al-awa'il, terbagi ke dalam dua buah orientasi, yaitu orientasi Tradisional yang menekankan bahwa rasio Islam harus difokuskan kepada usaha memahami dan mengaplikasikan wahyu jauh dari kegiatan filsafat, dan orientasi Rasional yang menyatakan bahwa tradisi Yunani itu tidak bertentangan dengan doktrin Islam. Orientasi Tradisional tersebut belum diperhatikan secukupnya oleh para penulis modern. Lewat ulasan terhadap literatur-literatur modern karya I. Goldziher, G. Maksidi, G.H.A. Juynboll, J. Pavlin, dan P.Sj. van Koningsveld, yang secara eksplisit dan elaboratif memaparkan aliran, tokoh, pendapat, dan argumentasi kaum "oposan" tersebut, kajian ini mengungkapkan bahwa sikap mendukung atau menolak kalam dan logika bukan monopoli aliran keagaaan tertentu. Ulama yang dianggap sebagai wakil dari aliran Tradisional ekstrim sekalipun dapat menjadi pembela utama kalam dan logika dan memberi konstribusi yang sangat berarti bagi kemajuan dua ilmu itu, dan sebaliknya. Kajian ini juga mengungkapkan bahwa kelima penulis modern tersebut tidak merujuk buku Shawn AI-Manthiq Wa Al-Kalam Min Fannay Al-Manthiq Wa Al-Kalam karya Al Suyuthi, sebuah teks yang sangat kaya dalam tema ini.Kata Kunci: opposition, kalam, logic, modern literature.
Reports on Ongoing and Past Research Project Laboratorium Bantenologi’s Biographies of Ulama and Religious Leaders in Banten 1810-2000 Ali, Mufti; Suryani, Ade Jaya
Kawalu: Journal of Local Culture Vol 1 No 1 (2014): January - June 2014
Publisher : Laboratorium Bantenologi UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.776 KB)

Abstract

Reports on Ongoing and Past Research Project Laboratorium Bantenologi’s Biographies of Ulama and Religious Leaders in Banten 1810-2000
The Differences Of Student’s Achievement Between Using Cooperative Model Type Kancing Gemerincing and Time Token on Environment Pollution Concept Ali, Mufti
Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 1, No 01 (2016): Bioedusiana
Publisher : LP3MPM Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.486 KB)

Abstract

The purpose of this research is to describe the difference of student’s achievement cognitive, affective, and psychomotor on natural science subject between cooperative learning model with kancing gemerincing type and time token type. Which one’s better, the student’s cognitive, affective, and psychomotor on environment pollution   concept between cooperative learning model with kancing gemerincing type and time token type. This research used pre experimental design method, which is the population is all of the seventh  grade students of SMP Negeri 8 Tasikmalaya. Sample total entire 2 class that is class VIIA and VIID with each student as much 35 person. Measurement uses post test. Analysis technique that used t-independent on level of significant α = 0,05. The result shows that found the difference of student’s achievement cognitive, affective, and psychomotor on environment pollution concept between cooperative learning model with kancing gemerincing type and time token type. Based on the result in above it can be said student’s achievement cognitive, and psychomotor by using kancing gemerincing type model was better than time token type model on environment pollution concept. Beside that student’s achievement affective by using time token type model was better than kancing gemerincing type model on environment pollution concept. Keywords : Achievement, Cooperative Learning Models, Kancing Gemerincing, Time Token.
HISTORIOGRAFI KESULTANAN BANTEN Ali, Mufti
ALQALAM Vol 24 No 1 (2007): January - April 2007
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.022 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v24i1.1660

Abstract

Untuk mengetahui bagaimana visi penulisan sejarah sejarawan Belanda, dapat dilihat bagaimana mereka menjawab tiga pertanyaan berikut: (1) Bagaimana sejarawan Belanda menjelaskan peran VOC terhadap pertumbuhan ekonomi Kesultanan Banten pada momentum yang disebut dengan "era keemasan" (1680-1780)?; (2) Seberapa besar pengaruh VOC bagi kemunduran ekonomi Banten (1780-1808)?; (3) Bagaimana 'perompakan' dan 'penyelundupan' sejumlah komoditi di perairan Selat Sunda antara tahun (17 50-1800) dipahami oleh para sejarawan Belanda?Ketika menjawab tiga pertanyaan tersebut, secara umum para sejarawan Belanda memiliki dua sudut pandang yang disebut (A) Pax­Companica Visie dan (B) Post-colonial visie yang juga sering diidentikkan dengan anti-colonial visie. Sejarawan dengan visie pax-comparuca memberikan evaluasi positif atas kehadiran VOC di Banten. Sementara sejarawan dengan visi post-colonial memberikan evaluasi negatif atas kehadiran VOC dikaitkan dengan kemunduran dan kemajuan Kesultanan Banten.Di luar sejumlah studi dengan kedua visi tersebut, terdapat sejumlah studi yang dilakukan oleh para sejarawan Barat setelah kemerdekaan yang menggunakan pendekatan pengaruh perdagangan (trade-impact approach) dan pendekatan hubungan negara dan masyarakat (state-society relation approach). Sejarawan dengan pendekatan pertama melihat historiografi Banten dengan keyakinan bahwa perdagangan telah memberikan pengaruh pada pembentukan 'pemerintahan lokal' dan suroival sosial ekonomi dan politiknya. Sejarawan dengan pendekatan yang disebut terakhir menganalisa hubungan antara kekuasaan pusat dengan berbagai kelompok sosial di Banten yang memberikan pengaruh kuat terhadap formasi kesultanan Banten. Langsung maupun tidak, sebenarnya karya dengan trade-impact approach memberikan evaluasi negatif terhaclap kehadiran VOC di Banten yang telah memberikan kesengsaraan kepada penduduknya
THE MUSLIM SCHOLARS' ATTITUDE TOWARDS THE 'FRUIT' OF HELLENISM Ali, Mufti
ALQALAM Vol 24 No 2 (2007): May - August 2007
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1274.781 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v24i2.1636

Abstract

Kontak kebudayaan Peradaban Yunani dengan kebudayaan lain telah melahirkan tradisi intelektual yang sering diidentiftkasi dengan tradisi Hellenisme. Dikenal dengan daya tariknya, tradisi Hellenisme ini telah 'menggoda' banyak tokoh sarjana Muslim untuk menterjemahkan, meringkas dan memberikan komentar terhadap warisan intelektual Yunani. Kegiatan intelektual Muslim ini melahirkan apa yang disebut oleh N urcholish Madjid (1997:24) dengan 'buah' Hellenisme, neo-platonisme (falsafa), neo-skolastisisme (kalam), dan  neo­ a·ristotelia nisme (mantiq).Di samping banyak yang 'terpukau' dengan, dan mengadopsi produk hellenisme ini, tidak sedikit yang menolak, mengecam dan mengkritik produk tersebut. Sejarah menyaksikan banyaknya literatur yang terinspirasi oleh, dan mengecam, produk hellenisme ini.Penulis dalam makalah ini memberikan ulasan historis terhadap sejumlah literatur yang menggambarkan sikap resisten dan kritis terhadap falsafah, mantiq dan kalam, tiga produk intelektual hellenisme. Kajian ini menjelaskan bahwa oposisi Muslim terhadap tradisi Hellenistik ini begitu gencar dan agresif sehingga di setiap period sejarah dapat ditemukan literatur yang ditulis untuk mengecamnya.
ARISTOTELIANISME DALAM KACAMATA PARA TOKOH ABAD TENGAH PENENTANG LOGIKA Ali, Mufti
ALQALAM Vol 24 No 3 (2007): September - December 2007
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1380.651 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v24i3.1661

Abstract

Dalam teks-teks yang menentang logika Anstoteles (al-mantik), kita menemukan berbagai argumen yang menentang logika Aristoteles, Aristoteles itu sendiri para sarjana muslim yang memakai logika tersebut dalam karya-karyanya, para khalifah yang mengeluarkan kebijakan untuk menterjemahkan karya-karya Yunani klasik ke dalam bahasa Arab serta orang-orang yang memberi komentar terhadap karya-karya Aristoteles.Persoalan yang akan dijelaskan dalam tulisan ini adalah obyek apa yang mereka tentang? Logika Aristoteles, Aristoteles itu sendiri, atau Aristotelianisme­yakni sebuah tradisi yang berpijak pada karya-karya Aristoteles dan yang terinspirasi olehnya. Studi ini mengungkap bahwa meskipun ketidaksetujuan mereka diarahkan kepada logika Aristoteles, Aristoteles itu sendiri dan orang-orang yang memakai Logika Aristoteles dalam karya-karyanya serta para komentator karya-karya Aristoteles, pada umumnya ketidaksetujuan mereka adalah pada Aristotelianisme, yakni tradisi intelektual yang berpijak pada karya-karya Aristoteles dan terinspirasi olehnya. Ketidaksetujuan ini dalam tingkatan tertentu, berkaitan secara erat dengan perlawanan budaya terhadap hal-hal yang berbau “Yunani Klasik”.