Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Kajian Wilayah

Religion, Imperialism, and Resistance in Nineteenth Centurys Netherlands Indies and Spanish Philippines Ali, Muhamad
Jurnal Kajian Wilayah Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Kajian Wilayah
Publisher : Research Center for Regional Resources-Indonesian Institute of Sciences (P2SDR-LIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.744 KB) | DOI: 10.14203/jkw.v1i1.133

Abstract

Artikel ini menjelaskan bagaimana agama berfungsi sebagai pembenar imperialisme dan antiimperialisme, dengan mengkaji kekuatan imperialis Belanda di Hindia Belanda dan imperialis Spanyol di Filipina pada abad XIX. Pemerintah Kolonial Belanda tidaklah seberhasil pemerintah kolonial Spanyol dalam menjadikan jajahan mereka menjadi bangsa seperti mereka, meskipun agama digunakan sebagai alat dominasi. Bagi Spanyol, agama Katolik menjadi bagian peradaban mereka, dan menjadi bagian penting proyek kolonialisme mereka, sedangkan bagi pemerintah kolonial Belanda, agama Kristen tidak menjadi bagian penting kolonialisme mereka (kenyataan sejarah yang menolak anggapan umum di Indonesia bahwa kolonialisme Belanda dan kristenisasi sangat berhubungan). Misionaris Spanyol di Filipina menguasai daerah koloni melalui metode-metode keagamaan dan kebudayaan, sedangkan pemerintah kolonial Belanda, dan misionaris dari Belanda, harus berurusan dengan masyarakat yang sudah memeluk Islam di daerah-daerah Indonesia. Pemerintah Belanda mengizinkan kristenisasi dalam beberapa kasus asalkan tidak mengganggu umat Islam dan tidak mengganggu kepentingan ekonomi mereka.Akibatnya, mayoritas Filipina menjadi Katolik, sedangkan mayoritas Hindia Belanda tidak menjadi Protestan. Di sisi lain, agama juga berfungsi sebagai kekuatan antiimperialisme, seperti dalam penggunaan pasyon bagi sebagian bangsa Filipina yang Katolik, dan jihad dan ratu adil bagi sebagian masyarakat Hindia Belanda yang muslim. Penafsiran terhadap agama masing-masing dipengaruhi oleh konteks kolonial. Agama mengalami lokalisasi atau pembumian sebelum ia menjadi alat perjuangan antikolonialisme. Agama menjadi sistem budaya simbolik dan praktikal yang mereka butuhkan ketika mereka perlukan. Dalam situasi dibawah imperialisme, agama menjadi alat yang kuat untuk mendukung ketidakpuasan dan harapan.Kata kunci: agama, imperialisme, antiimperialisme, kolonialisme, Hindia Belanda
Co-Authors . Adwia . Eliya, . . Juliana . Jumini . Mira, . . NURHAYATI . Nurkholifah, . . Setiawati, . Akbar, Jihad Akbar, Mahfud Alorinda Maruli, Alorinda Ana, Nurul Anggraeni , Novia Anwar Rosyidi Aprianti, Rika Aprilia Novitasari Ardiana Ekawanti, Ardiana Aryana F64112029) Ashari, Muhamad Aswandi . Atlanta, Tatiek Busri Endang Dara Puspita Anggraeni, Dara Puspita Desi Rahmawati Desni Yuniarn, Desni Desni Yuniarni Dian Miranda Dian Utami Dewi Dinamella Wahjuningrum Dwi Khairunnisyah, Dwi Dwi Retnowati Dwiyanti, Devi Ekawati (F54209006) Erawati, Yeni Ernie, Marni Juliarty Evy Eugenie, Olivia Esty Fadillah . Fadillah Fadillah Fatimah, Dayang Srilia Flora, Elina Fransiska RZ FUKUBA, Takako Gita Deviana, Gita Gusti Jhoni Putra, Gusti Jhoni Gustiana, Della Halida . Halida Halida Hanifah . Haris, Ali Henny Noviyeni Hilalia himmawan, Didik ica, Stevania Ichsan, Muhamad Iis Suyantini Ima Arum Lestarini, Ima Arum Indri Astuti Irtia, Fitri Khairil Anwar Khurrotul Akyunin Kiki Amelia, Kiki Kiki Aryanita, Kiki Koprita, Yusela Kurniati F54209020 Kusmiati (F54209021) Leni Dahlia Lilis Sumarni Linda Yulianti Lukmanulhakim ., Lukmanulhakim Lukmanulhakim, Lukmanulhakim Lulu Arafani, Lulu Lusina, Lusina M. Syukri M. Syukri . M. Thamrin Made Sriasih, Made Marianty, . Marisa Dwi Sukmawati, Marisa Dwi Marmawi R Marmawi R. Marmawi, Marmawi Mas ud, Aan Masluyah Suib Merry, Adriana Miranti Eka Pratiwi MIRNAWATI SUDARWANTO Morsek, Wita Kristina Muhamad Amin Muhammad Yusuf Muhammad Zubair Mursal Ghazali, Mursal NAKANO, Hideo Narsi (F54010014) Nasution, Raeni Sariyanti Nefi Andriana Fajri, Nefi Andriana Nefi Andriana, Nefi Neni Endang Kusniarti Ningsih, Sri Rahayu Nony Amelia Noviana, Desi Noviani, Dwi Putri Nurbaiti Nurbaiti Nurdiah . Nurlinayati ., Nurlinayati Nurul Hasanah Nurul Yuliasari Oczalina, Bella Olifia, Nonita PURWANTI PURWANTI Puteri, Sylvana RA Maheswari, Rarah Rahayu, Umi Puji Ratnasari, Erma Restiana, . Resty, Polina Retnosari, Desi Rita, Helena Rotin, Rotin Rukmana, Hajar Rupini, Rupini Rustari, Lilis Sahrul Alim Sari, Wiwik Sartika Selvianita, Selvianita Setyono, Bagus Dwi Hari Sinta, Sinta Siti Salmah Slamet Riyadi Sri Lestari Sri Wahyuni Sulaiman N. Depamede, Sulaiman N. Sulasmi, Neni Suriati, Ira Suryadi, Muhammad Aidil Fitriyan Fadjar Susilawati Susilawati Sutarmanto . Ulfa, Arafatul Ulfa, Vizza Novian Veronika Leni, Veronika Wahyuni, Yuni Wariata, I Wayan Wariata, Wayan Wintia, Sisilia Lilik yarso, Elinawati Yuline . Yuniarti, Desni Yunita Sabrina, Yunita Zariah, . Zulfina, Septi