Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Annual Research Seminar

IMPLEMENTASI INVERS MATRIKS TERGENERALISASI PADA SISTEM PERSAMAAN LINIER Yuliza, Evi; Amran, Ali; Triyani, Triyani
Annual Research Seminar (ARS) Vol 4, No 1 (2018): ARS 2018
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1877.207 KB)

Abstract

Invers matriks tergeneralisasi digunakan untuk menggeneralisasi invers suatu matriks atau matriks singular. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh penyelesaian sistem persamaan linier dengan menggunakan invers matriks tergeneralisasi dan menerapkan invers matriks tergeneralisasi pada program linier. Misalkan matriks  atau matriks singular maka terdapat matriks  yang memenuhi. Matriks  dinamakan invers matriks tergeneralisasi dari matriks  yang dinotasikan dengan  dan matriks  tidak tunggal. Dari pembahasan diperoleh suatu sistem persamaan linier konsisten apabila memenuhi  dengan penyelesaian umum dengan  vektor sembarang. Suatu sistem persamaan linier  mempunyai penyelesaian tunggal jika dan hanya jika rank() = . Jika rank() < , maka sistem persamaan linier  mempunyai banyak penyelesaian. Penerapan invers matriks tergeneralisasi dapat digunakan pada program linier sebagai teknik alternatif pemecahan model program linier.
HUBUNGAN JADUAL DAN LAMA TRIP DENGAN LAMA WAKTU KERJA HARIAN SOPIR BRT Amran, Ali; Desiani, Anita; Meilensa, Maya; Irmeilyana, Irmeilyana; Verdya Alvionita, Indah
Annual Research Seminar (ARS) Vol 4, No 1 (2018): ARS 2018
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1580.701 KB)

Abstract

Kinerja dan pelayanan dari BRT tidak terlepas dari peranan sopir bis. Tulisan ini menganalisis hubungan antara lama kerja harian sopir dengan jam awal kedatangan sopir dan lama trip. Metode yang digunakan adalah analisis korespondensi sederhana. Data yang digunakan adalah jam kedatangan sopir, lama perjalanan sopir pada setiap trip pulang-pergi, yang berawal dari Terminal Albar dan kembali lagi ke Terminal Albar, serta lama jam kerja sopir dalam sehari. Setiap variabel yang digunakan dibagi dalam 4 kategori untuk digunakan dalam menyusun tabel kontingensi. Faktor yang mempunyai hubungan terhadap lama kerja sopir dalam sehari adalah jam awal kedatangan sopir dan lama perjalanan (trip) pertama. Sopir yang datangnya di periode jam 06.00-06.50 cenderung mempunyai lama kerja 10-11 jam. Sedangkan sopir yang datangnya di awal waktu mempunyai lama kerja harian yang lebih singkat. Sopir yang lama trip pertamanya lebih atau sama dengan 3,5 jam cenderung mempunyai lama kerja yang paling tinggi. Sedangkan sopir yang lama trip pertamanya selama 2,5 ? 3 jam, lama kerjanya 10 ? 10,5 jam. Sopir yang lama trip pertamannya kurang dari 2,5 jam cenderung mempunyai lama kerja kurang dari 10 jam
PENYUSUNAN TIMETABLE TRANS MUSI PALEMBANG UNTUK RUTE ALANG-ALANG LEBAR (AAL) – AMPERA PADA INTERVAL WAKTU 06.00-12.00 WIB DENGAN MENGGUNAKAN BRANCH AND BOUND Irmeilyana, Irmeilyana; Meilensa, Maya; Desiani, Anita; Amran, Ali
Annual Research Seminar (ARS) Vol 5, No 1 (2019): ARS 2019
Publisher : Annual Research Seminar (ARS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.307 KB)

Abstract

Transportasi merupakan sektor penting untuk melancarkan arus barang maupun manusia tidak terkecuali di Kota Palembang. Rendahnya tingkat pelayanan angkutan umum membuat masyarakat menggunakan kendaraan pribadi yang menyebabkan kepadatan lalu lintas dan terjadi kemacetan. Salah satu upaya Pemerintah Kota Palembang untuk mengurangi kemacetan yaitu mengadakan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Musi. Trans Musi banyak diminati oleh masyarakat karena mempunyai banyak keunggulan dan lebih nyaman dan aman dibandingkan dengan angkutan umum lainnya. Berdasarkan hasil observasi lapangan pada bulan September 2018 kepadatan penumpang dan interval waktu kedatangan bis menjadi sebagian kekurangan dari Trans Musi ini yaitu penumpukan penumpang di halte karena jadwal kedatangan bis tidak menentu sehingga penyusunan daftar tabel waktu keberangkatan (Timetable) harus diatur agar tidak terjadi kepadatan penumpang. Salah satu metode yang dapat membantu dalam penyusunan Timetable yaitu metode Branch and Bound, metode ini merupakan metode yang paling efektif untuk menghasilkan penyelesaian permasalahan program linier secara optimal. Penelitian ini membahas penyusunan Timetable untuk rute AAL ? Ampera untuk interval waktu 06.00- 12.00 WIB menggunakan metode Branch and Bound. Hasil yang diperoleh dari Timetable yaitu jumlah keberangkatan pada rute AAL-Ampera terdapat 50 keberangkatan sedangkan pada rute Ampera-AAL terdapat 46 keberangkatan. Rute AAL-Ampera pada waktu 06.00-07.00 WIB memliki headway 5 menit sedangkan untuk waktu 07.00-12.00 WIB memiliki headway 7,5- 10 menit. Rute Ampera-AAL untuk waktu 06.00-12.00 WIB memiliki interval headway 6 ? 10 menit sehingga tidak terjadinya crowding (penumpukan penumpang).