Articles

Found 20 Documents
Search

PENENTUAN TORSI MINIMUM PENGGERAK ELEKTROMEKANIK KATUP PA-01/02/03 AA001/003 SISTEM PENDINGIN SEKUNDER RSG-GAS Busono, Ir. Pranto; Amril, Amril; Royadi, Royadi
REAKTOR - Buletin Pengelolaan Reaktor Nuklir Vol 13, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Pusat Reaktor Serba Guna (PRSG)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/bprn.2016.13.2.3895

Abstract

ABSTRAKPENENTUAN TORSI MINIMUM PENGGERAK ELEKTROMEKANIK KATUP PA-01/02/03 AA003 PADA SISTEM PENDINGIN SEKUNDER RSG-GAS. Katup memegang peranan penting dalam pengoperasian reaktor nuklir.  Sebagai pengatur aliran fluida, katup harus selalu dirawat. Pada perawatan katup yang menggunakan penggerak elektromekanik selain pengujian buka-tutup, juga pengaturan torsinya. Tujuan penulisan makalah yaitu untuk menghitung torsi pada katup sehingga dapat ditentukan torsi minimum yang diperlukan sebagai penggerak elektromekanik. Lingkup dibatasi pada perhitungan torsi katup sistem pendingin sekunder PA-01/02/03 AA003. Metode yang digunakan adalah dengan  menghitung torsi, untuk mencari data aliran, mencari data spesifikasi katup, mencari data dimensi pipa, menghitung penurunan tekanan dan menghitung torsi.Dari hasil perhitungan diperoleh bahwa harga minimum torsi yang bekerja pada katup PA-01/02/03 AA003 sebesar(TT) = 3982,986 Nm = 3,983 kNm. Disimpulkan bahwa torsi ini dapat digunakan untuk pengaturan perawatan katup PA-01/02/03 AA003 RSG-GAS.Kata kunci : Sistem pendingin sekunder, katup, torsi minimum ABSTRACTDETERMINATION OF MINIMUM TORQUE OF ELECTROMECHANICAL DRIVER OF THE PA-01/02/03 AA003 VALVE OF THE RSG-GAS SECONDARYCOOLING SYSTEM. Valve has an important role in the operation of nuclear reactor. As a fluid controller valve should be always maintenance. Beside the maintenance of valve using an electromechanical driver, the testing of opening and closing, as well as the torque setting should be pay attention. The purpose of writing this paper is to calculate of the torque of the valve so that it can be determined the minimum torque required as an electromechanical drive. The scope is limited on the calculation of the torque on the valve of PA-01/02/03 AA003 of the secondary coolant system.  The method used for calculation is by calculating the torque of valve in order to find the flowdata, specification valves data, pipe dimensions data, calculate pressure drop and calculate torque. Calculation result is shown that minimum value of torque working on the valve PA-01/02/03 AA003 is (TT) is 3982.986 Nm or 3,983 kNm. It is can be concluded that torque  can be used to control of maintenance setting of the PA-01/02/03 AA003 valve of the secondary cooling system of the RSG-GAS.Keywords: secondary cooling system, valve, minimum torque
ALAT PENGERINGAN CENGKEH OTOMATIS MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY Alfitri, Nadia; amril, Amril; Siddiq, Reno Fajar
Elektron : Jurnal Ilmiah Vol 11 No 1 (2019): Elektron Jurnal Ilmiah
Publisher : Teknik Elektro Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/eji.11.1.97

Abstract

Cengkeh merupakan salah satu rempah yang digunakan sebagai bahan baku industri rokok, farmasi, kosmetik dan rempah-rempah bahan makanan. Saat musim hujan, produksi cengkeh kering menurun, karena petani mengalami kesulitan dalam mengeringkan hasil panen cengkeh mereka. Tujuan dari pembuatan alat ini adalah menggantikan peran pengeringan secara alami dengan menggunakan mesin buatan dan mengoptimalkan waktu serta tidak memerlukan lahan yang luas untuk proses pengeringan. Pembuatan alat menggunakan sistem otomatis untuk megendalikan kondisi suhu di dalam box pengering dengan metode algoritma fuzzy logic. Untuk pengeringan yang optimal suhu yang digunakan yaitu antara 440C sampai 470C dengan setpoin 450C. Untuk mendapatkan hasil yang sama dengan pengeringan tradisional, waktu yang dibutuhkan untuk alat mengeringkan cengkeh adalah ± 7 jam tanpa henti. Penggunaan algoritma logika fuzzy yang di terapkan pada alat, dapat mempertahankan kondisi suhu normal yang kita inginkan dengan kecepatan motor exhaust fan sesuai dengan menurunan dan kenaikan suhu. Sehingga alat dapat mengeringkan cengkeh secara optimal.
SOCIO-ECONOMIC DETERMINANTS OF TOURISM TRIPS BY JAMBI RESIDENTS Hardiani, Hardiani; Amril, Amril
Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah Vol 4 No 4 (2017): Journal of Perspectives on Financing and Regional Development
Publisher : Program Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.696 KB)

Abstract

This study aims to analyze: 1) characteristics of trips generated by Jambi residents both for tourism purposes or other purposes; 2) characteristics of Jambi residents going on a tourism trip; 3) Socio-economic factors affecting tourism trips generated by Jambi residents. Data was taken from raw data provided in the result of Indonesian National Social Economic Survey (SUSENAS) for Jambi Province 2015. Descriptive research method was used to analyze the characteristics of trips by Jambi residents and of the tourists. Binary logistic regression model was used to analyze factors affecting tourism trips generated by residents. The study found: 1) Number of trips generated by Jambi residents are still relatively low. Only 14.4 percent of the total population has traveled within the last six months; 2) Besides the low number of trips, tourism activities are still relatively limited. Only 17.79 percent of population go on a tourism trip; 3) Tourist attractions in Jambi Province itself are the most common tourism destinations for Jambi residents, then followed by tourist attractions in South Sumatra, West Sumatra and Bengkulu; 4) Tourism trips generated by residents are mostly family trips, so they are relatively dominated by children and parents; 5) Socio-economic factors that significantly influence residents to go on a tourism trip are age, education, and family status. In addition, there is a probability difference of tourism trips by residents of the city and of the regency in Jambi Province. Key words: tourism attraction, family trip, tourism tripAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) karakteristik perjalanan penduduk di Provinsi Jambi baik untuk tujuan wisata maupun tujuan lainnya; 2) karakteristik penduduk yang melakukan perjalanan wisata di Provinsi Jambi; 3) Faktor-faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi perjalanan wisata penduduk di Provinsi Jambi. Data bersumber dari ?raw data? SUSENAS Tahun 2015 Provinsi Jambi. Untuk menganalisis karakteristik perjalanan penduduk, dan karakteristik individu wisatawan dilakukan secara deskriptif. Untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perjalanan wisata penduduk digunakan model regresi binary logistik. Hasil penelitian menemukan: 1). Aktivitas perjalanan penduduk di Provinsi Jambi masih relatif rendah. Hanya 14,14 persen dari total penduduk yang pernah melakukan perjalanan dalam enam bulan terakhir; 2)  Selain rendahnya aktivitas perjalanan tersebut, aktivitas perjalanan untuk wisata juga masih relatif terbatas. Hanya 17,79 persen total penduduk yang melakukan perjalanan untuk berwisata; 3) Objek tujuan wisata penduduk Provinsi Jambi didominasi objek wisata yang ada di Provinsi Jambi sendiri, selain objek wisata yang ada di provinsi-provinsi berdekatan yaitu Sumatera Selatan, Sumatera Barat dan Bengkulu; 4). Perjalanan wisata penduduk didominasi oleh perjalanan wisata keluarga, sehingga relatif didominasi oleh anak-anak dan orang tua; 5) Faktor-faktor sosial ekonomi yang berpengaruh nyata terhadap perjalanan wisata penduduk adalah umur, pendidikan dan status dalam keluarga. Selain itu, terdapat perbedaan probabilita perjalanan penduduk untuk wisata antara kabupaten/kota di Provinsi Jambi.Kata Kunci: objek wisata, wisata keluarga, perjalanan wisata REFERENCES Agustin, Sentosa S U, Aimon H. (2014). Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan wisatawan domestik terhadap ojek wisata bahari Pulau Cingkuak Kabupaten Pesisir Selatan. Jurnal Kajian Ekonomi, July, Vol. III No. 5, 2014; 1 ? 20.Cohen, E. (1972). Towards a sociology of international tourism. Social Research, 39(1), 164-182.Damanik, Janianton dan Weber, Helmut. (2006). Perencanaan ekowisata dari teori ke aplikasi. Yogyakarta: PUSPAR UGM and Andi. Ernita. Y 2001. Karakteristik pola perjalanan wisata di obyek-obyek Tawangmangu Kabupaten Karanganyar. Bachelor?s Thesis. Surakarta, Fakultas Geografi, UMSFandeli, C. (1995). Dasar-dasar manajemen kepariwisataan alam. Yogyakarta: LibertyFoster, D. (1985). Perjalanan dan manajemen pariwisata. Mac.MilanGamal, S. (1997). Dasar-dasar pariwisata. Edisi pertama. Cetakan pertama. Penerbit Andi.Yogyakarta.Hardiani,H; Junaidi,J. (2011). Analisis kuantitas dan kualitas penduduk sebagai orientasi pembangunan di Provinsi Jambi. Laporan Penelitian. Kerjasama BKKBN dengan PSK UNJA. JakartaIrawan, K. (2010). Potensi objek wisata air terjun Serdang sebagai daya tarik wisata Di Kabupaten Labuhan Batu Utara. Paper works. Non-Degree Tourism Education Programs. Universitas Sumatera Utara.Junaidi,J; Hardiani,H. (2009). Dasar-dasar teori ekonomi kependudukan. Jakarta. Hamada PrimaJunaidi, J. (2015). Bentuk fungsional regresi linear (aplikasi model dengan Program SPSS). Jambi. Fakultas Ekonomi dan BisnisMarpaung, H.(2002). Pengantar pariwisata. Bandung :AlfabetaMulyani, R. (2006). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan wisatawan ke kawasan wisata Pantai Carita Kabupaten Pandeglang. Bachelor?s Thesis. Fakultas Pertanian. IPBNovitri, Q., Junaidi, J., & Safri, M. S. M. (2014). Determinan penerimaan daerah dari sektor pariwisata di kabupaten/kota Provinsi Jambi. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah, 1(3), 149.Pendit.N S. (1994). Ilmu pariwisata sebuah pengantar. Perdana. Jakarta.Pitana, I Gde. 2005. Sosiologi pariwisata, kajian sosiologis terhadap struktur, sistem, dan dampak-dampak pariwisata. Yogyakarta: Andi OffsetSinclair, M. Theadan Mike Stabler. 1997. Economics of tourism. Routledge LondonSoekadijo, R.G, (2000), anatomi pariwisata: memahami pariwisata sebagai ?system lingage?, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.Smith, Valene., (1977). Hosts and guests: the anthropology of tourism, University of Pennsylvania Press, Philadelphia.Yoon, Y., Uysal, M. (2005).An examination of the effects of motivation and satisfaction on destination loyalty: a structural model. Tourism Management, 26(1), 45-56.Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10.Tahun 2009. tentang Kepariwisataan.
DETERMINAN EKSPOR CPO INDONESIA Rosita, Ratih; Haryadi, Haryadi; Amril, Amril
Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah Vol 1 No 4 (2014): Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah
Publisher : Program Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.577 KB)

Abstract

Palm oil is one of the products that are important to the economy of Indonesia. This study aims to analyze the performance of Indonesia's CPO exports and to look for the influence of the independent variables such as production volume CPO, CPO consumption and the value of the rupiah against the U.S. dollar. The authors of this study tested using the Method of Error Correction Model. The time interval used is from 1998 to 2011 with the data quarter. The findings suggest that Indonesia's CPO production volume variables exert a positive and significant impact on the number of Indonesian CPO exports in both the short and long term, then the variable volume Indonesia CPO consumption in the short and long term is also a significant effect on the number of Indonesian CPO exports but negatively related, this is due to the domestic CPO consumption greater that the capacity to export will be reduced. Variables of the Rupiah against the U.S. dollar also affects Indonesia's CPO exports significantly and negatively related to both the short and long term and conditions of the depreciation of the rupiah exchange rate is not enough to effectively be driving exports. Estimates show that the close relationship between external demand caused exports to Indonesia's export performance vulnerable to external shocks. Side factors are also a determinant of export performance. Keywords: palm oil, CPO consumption, Error Correction Model
Pengaruh Metode Permainan terhadap Hasil Belajar Perkalian pada Mata Pelajaran Matematika Kelas III SDN 319 Lokajaha Kabupaten Bulukumba Amril, Amril; Ernawati, Ernawati
JKPD : Jurnal Kajian Pendidikan Dasar Vol 1, No 2 (2016): (Juli 2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen, dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode permainan terhadap hasil belajar perkalian pada mata pelajaran matematika kelas III SD Negeri 319 Lokajaha Kabupaten Bulukumba tahun ajaran 2017/2018.  Sedangkan penelitian ini mengacu pada criteria hasil pembelajaran yaitu ketuntasan belajar individu. Penelitian ini mengacu pada hasil belajar siswa terhadap pembelajaran matematika. desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design, yaitu penelitian yang hanya menggunakan satu kelas kontrol tanpa ada kelas pembanding. Penelitian dilaksanakan selama 6 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah tes awal dan tes akhir. Lembar observasi untuk mengamati kemampuan hasil belajar perkalian siswa pada mata pelajaran matematika menggunakan metode permainan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) skor rata-rata tes hasil belajar matematika sebelum diterapkannya metode permainan (pretest) adalah 62,56. Dan berada pada kategori sangat rendah dengan standar deviasi 3,81 dimana skor terendah diperoleh adalah 33,00 dan skor tertinggi adalah 93,00 dari skor ideal 100. Dari hasil tersebut diperoleh bahwa 5 siswa atau 17,86% mencapai ketuntasan individu sementara 23 siswa atau 82,14 % tidak mencapai ketuntasan individu dan ini berarti bahwa ketuntasan secara klasikal tidak tercapai dan setelah diterapkannya model pembelajaran tersebut (posttest) diperoleh skor rata-rata  tes hasil belajar siswa adalah 80,93 dan berada pada kategori tinggi dengan standar deviasi 4, 53 dimana skor terendah diperoleh 62,00 dan skor tertinggi 100 dari skor ideal 100. Dari hasil tersebut bahwa 22 siswa atau 78,57% mencapai ketuntasan individu, sementara 6 siswa atau 21,43% tidak mencapai ketuntasan individu dan ini berarti bahwa ketuntasan secara klasikal dapat tercapai. Berdasarkan hasil penelitian, maka metode permainan berpengaruh dan dapat diterapkan terhadap hasil belajar perkalian pada mata pelajaran matematika kelas III SD Negeri 319 Lokajaha Kabupaten Bulukumba.
THE LEVEL OF INFORMATION TECHNOLOGY ADOPTION AND ITS FACTORS IN MICRO, SMALL, AND MEDIUM ENTERPRISES IN JAMBI CITY, INDONESIA Amril, Amril; Sari, Layra Nichi
Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah Vol 6 No 5 (2019): Journal of Perspectives on Financing and Regional Development
Publisher : Program Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.324 KB) | DOI: 10.22437/ppd.v6i5.6590

Abstract

This study aims to analyze the conditions and the level of information technology (IT) adoption in micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Jambi City and its factors. The data was obtained by carrying out a sample survey on MSMEs in Jambi City. The study uses descriptive analysis and Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). The results of the study found that: 1) the level of IT adoption in MSMEs in Jambi City is still relatively low. About one third of MSMEs is still using IT only for internally oriented functional integration. On the contrary, only 1.89 percent of MSMEs have been in the stage of business scope redefinition under influence of IT; 2) Behavior intention has a significant effect on the level of IT adoption in MSMEs. Furthermore, there are five variables that influence behavioral intention of MSMEs related to the use of IT. Those are effort expectance, social influence, hedonic motivation, price value, and habit.
ANALISIS PENGARUH EKSPOR KE JEPANG TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN JUMLAH PENGANGGURAN DI INDONESIA PERIODE 1993 SAMPAI 2013 Mustika, Candra; Amril, Amril; emilia, emilia
Jurnal Paradigma Ekonomika Vol 10 No 1 (2015): Jurnal Paradigma Ekonomika
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.957 KB) | DOI: 10.22437/paradigma.v10i1.3654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan Nilai Ekspor ke Jepang ,Pertumbuhan Ekonomi dan Pengangguran di Indonesia, selama periode tahun 1993 sampai tahun 2013 dan menganalisis pengaruh Nilai Ekspor ke Jepang terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Pengangguran di Indonesia selama periode tahun 1993 sampai 2013. Perkembangan nilai ekspor ke jepang selama periode 1993 sampai 2013 mengalami fluktuasi atau naik turun dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 6,31% dengan pertumbuhan tertinggi pada tahun 2010 sebesar 38,79% dan pertumbuhan terendah sebesar 33,04% Yakni padatahun 2009, pertumbuhan ekonomi selama periode 1993 sampai 2013 juga berfluktuasi naik turun dengan ratarata 4,7% dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi terjadai pada tahun 1995 yakni 8,2% dan pertumbuhan ekonomi terendah terjadi pada tahun 1998 yakni -13,1%, sementara jumlah pengangguran di Indonesia selama periode 1993 sampai 2013 juga berfluktuasi dengan rata-rata 8,32% dengan pertumbuhan pengangguran tertinggi pada tahun 1995 yakni 67,2% dan pertumbuhan pengangguran terendah pada tahun 2007 sebesar -8,42%. Dari hasil regresi menunjukkan bahwa nilai ekspor ke jepang berpengaruh positif tetapi tidak signifikan dalam mempengaruhi pertumbuhan ekonomi,sementara hasil lainnya menunjukkan bahwa nilai ekspor ke jepang berpengaruh positif dan signifikan dalam mempengaruhi jumlah pengangguran di Indonesia. Kata Kunci : Nilai Ekspor ke Jepang, Pertumbuhan ekonomi dan Pengangguran
Improving students ability in counting multiple with Things around on math lesson of fourth grade Students in odd semester no.33 gurun panjang Kecamaatan koto xi tarusan Amril, Amril
Jurnal Ilmiah Langue and Parole Vol 1 No 1 (2017): Jurnal ilmiah Pendidikan Scholastic
Publisher : Macromac-Ind

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.767 KB)

Abstract

Low mastery of the ability to calculate multiplication in pe, the lesson is due to less precisely the model of learning and media used. So students become inactive, easily bored, and less attention to teacher explanations. Therefore to improve the multiplication counting ability Required model of learning with appropriate media. One of them is the model of learning by using the media objects nearby. Based on the results of a daily test of mathematics lessons on multiplication multiplication shows that less successful learning. In the case according to the teachers information in the daily learning has been explained orally, have been given examples, and even have been given the questions of practice and provide opportunities to students To ask, but they did not take advantage of the opportunity. This study aims to improve the ability to calculate multiplication fourth grade students of the first semester of S D Foreign N o. 33 Long Desert Sub Koto XI Tarusan. South Coastal District with total students 49 children, 25 children and 24 children Students daughter male student. The data in this study were obtained from interviews, questionnaires, observation results of action, and evaluation results. This study was conducted in two cycles. Each cycle is done based on the stages: Prepare an action plan, Implement action, Observation, and Analysis followed by reflection. The results showed that according to the results of observations of researchers on preaction is in students less active learning, easy tosaturate, and pay attention to students on teacher explanation is very small. In the first cycle-1 of the mastery of the material before the learning is given 31%, after the activity takes place students activeness shows: active students 58%, students are 30%, and 12% passive students. Student cooperation: active students 62%, students are 28%, and passive students 10%. While the result of average evaluation 68 with students complete 33 students and not complete 16 students.Hasi l-2 action in cycle action sebelun material penguasan 48%. After the action is done student activity: active students 78%, students are 18% and 4% passive students. Student cooperation: active students 84%, students are 14%, and 2% passive students. Evaluation result Average 76 students complete 46 complete students and 3 students not yet completed. Based on the above results kan It can be concluded that learning with the nearest media objects can improve the ability to calculate multiplication, increase student activity, and increase student cooperation in completing group tasks. Learning becomes enabling so students are not easily saturated
PERTUMBUHAN DAN TIPOLOGI PERTUMBUHAN SEKTOR PERTANIAN KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT Mahdi, Mahdi; Amril, Amril; Syaifuddin, Syaifuddin
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol 6 No 2 (2017): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.145 KB)

Abstract

This study aims to analyze the growth rate of GRDP in the agricultural sector and the typology of its growth in Tanjung Jabung Barat District. The data used are secondary data of Tanjung Jabung Barat Regency for the period 2000 - 2013. Data is sourced from the Central Bureau of Statistics of Tanjung Jabung Barat Regency and Jambi Province. Data were analyzed descriptively using the Klassen growth typology model. The results of the study found: 1) the average growth rate of the agricultural sector GRDP of Tanjung Jabung Barat District during the period 2000 - 2013 was 8.25 percent per year. In the same period, almost all sub-sectors of agriculture experienced an increase except for the forestry sub-sector which experienced a decline; 2) based on Klassen's growth typology analysis, the agricultural sector of Tanjung Jabung Barat Regency is classified as a criterion of advanced and fast-growing sectors
FAKTOR PENENTU PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN BUNGO Riani, Eva; Haryadi, Haryadi; Amril, Amril
Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah
Publisher : Program Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.002 KB)

Abstract

This study aims to: (1) analyze the economic growth Bungo district; (2) analyze the factors that affect economic growth Bungo district. The analysis tool used is multiple regression model. Observation data during the period of 2000-2010. The study found that government spending, employment and investment have a significant effect on economic growth Bungo. In contrast, inflation and interest rates showed no significant effect. Keywords: government spending, employment ,investment; inflation; interest rate